Kabinet Prabowo Harus Gerak Cepat Respons Dinamika Ekonomi
Dunia usaha merespon positif masuknya sejumlah menteri dari kabinet lama. - Halaman all
(InvestorID) 15/10/24 21:30 16516235
JAKARTA, investor.id–Kalangan pelaku usaha berharap tim ekonomi dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) begitu dilantik langsung bisa bergerak cepat merespons dinamika ekonomi global maupun nasional.
Dinamika ekonomi global yang perlu diantisipasi adalah perlambatan perdagangan dan investasi lintas negara serta pergerakan modal antarnegara. Sementara itu, dinamika ekonomi di dalam negeri yang perlu dijaga dengan baik adalah daya beli masyarakat.
Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sarman Simanjorang mengatakan, tim ekonomi kabinet baru Prabowo-Gibran diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global dengan memperkuat potensi ekonomi nasional.
Dunia usaha merespon positif masuknya sejumlah menteri dari kabinet lama (Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma\'ruf Amin) yang akan bergabung di kabinet Prabowo-Gibran. Sebab, mereka sudah teruji dan memiliki kinerja yang baik di bidangnya.
Beberapa menteri era Presiden Jokowi itu adalah Erick Tohir, Bahlil Lahadalia, Sri Mulyani, Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Sakti Wahyu Trenggono, Tito Karnavian, Agus Gumiwang, Pratikno, Budi Gunadi Sadikin, Dito Ariotedjo, dan lain-lain. “Sekarang, pelaku usaha berharap para menteri kabinet baru dapat bergerak cepat merespons dinamika ekonomi global dan nasional,” ujar Sarman.
Dalam keterangan yang dikutip Selasa (15/10/2024), Sarman Simanjorang, yang juga salah satu wakil ketua umum Kadin Indonesia, mengatakan, dinamika ekonomi global yang perlu diantisipasi di antaranya perlambatan perdagangan dan investasi lintas negara serta pergerakan modal antarnegara.
Sedangkan di dalam negeri, yang perlu dicermati adalah pengendalian deflasi yang terjadi dalam lima bulan terakhir, turunnya daya beli masyarakat, angka penganguran yang saat ini menembus 7,2 juta, penduduk miskin yang sampai Maret 2024 di angka 9,03% setara 25,33 juta orang, juga pertumbuhan ekonomi 2024 yang ditargetkan 5%.
Target pertumbuhan ekonomi kuartal III-2024 dan kuartal IV-2024 diharapkan berada di angka 5%, mengingat pertumbuhan ekonomi kuartal II-2024 sebesar 5,05% dan kuartal I-2024 sebesar 5,11%. Kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi yang mewajibkan belanja pemerintah dan BUMN mengutamakan produk dalam negeri agar dilanjutkan dan dipastikan.
Dengan begitu, belanja negara tersebut akan berputar di dalam negeri untuk meningkatkan produktivitas berbagai industri dan UMKM di seluruh Indonesia.
Jauh dari Ego Sektoral
Pelaku usaha berharap agar kabinet Prabowo-Gibran lebih mengedepankan figur yang profesional, memiliki pengalaman, leadership, dan semangat kolaboratif, mumpuni pada bidang yang dipimpinnya, serta jauh dari sifat ego sektoral.
Sekalipun merupakan perwakilan partai politik, tetap mengedepankan profesionalisme yang dimiliki, sehingga ketika menjabat 100% mengabdi untuk rakyat, bukan pada partai politik yang diusungnya. “Kami berharap kabinet Prabowo-Gibran akan profesional, kolaboratif, dan jauh dari ego sectoral,” tandas Sarman.
Karena itu, Presiden Prabowo harus selektif dalam memilih anggota kabinetnya, terlebih kementerian yang menangani perekonomian diperlukan tim yang berpengalaman mengingat perekonomian global dan nasional sedang tidak baik-baik saja. Di sisi lain, diperlukan anggota kabinet yang mampu bekerja sama, menciptakan strategi dan terobosan baru dalam menghadapi dinamika perekonomian global yang penuh ketidakpastian.
“Kita berharap ketika nama-nama menteri diumumkan mendapat respons yang positif dari pasar keuangan, indikatornya misalnya IHSG dan nilai tukar mata uang kita menguat,” jelas Sarman.
Menyikapi jumlah kabinet yang demikian gemuk, diperkirakan 46 pos kementerian, sejauh itu merupakan kebutuhan presiden dan wakil presiden terpilih untuk mencapai visi dan misi yang akan ditetapkan maka pelaku usaha dapat memahami.
Dengan catatan, jangan sampai memperpanjang mata rantai birokrasi yang memperlambat pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha. “Dunia usaha juga berharap kabinet Probowo-Gibran adalah kabinet yang kompak, serasi, sevisi, searah, dan jauh dari praktik korupsi,” tutur Sarman.
Editor: Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #kabinet-prabowo #kabinet-prabowo-gibran #menteri-prabowo-gibran #apindo #kadin-indonesia #sarman-simanjorang #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/business/376733/kabinetprabowo-harus-gerak-cepat-respons-dinamika-ekonomi