Cerita Koordinator Staf Khusus Ari Dwipayana Pamit Jokowi, Siap Pulang ke UGM
Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, koordinator staf khusus Presiden Jokowi saat ini juga menjadi salah satu komisaris PT Pupuk Indonesia.
(Bisnis Tempo) 17/10/24 20:58 16618129
TEMPO.CO, Jakarta - Ari Dwipayana, salah satu dari dua dosen Fakultas Ilmu Sosial Politik UGM yang ditarik Presiden Jokowi ke Istana, berpamitan dan akan kembali ke kampus setelah 10 tahun berkantor di Jakarta.
"Kini, saatnya undur diri. Tanggal 20 Oktober 2024, tugas saya akan berakhir, saya minta izin ke Presiden Jokowi untuk kembali ke kampus UGM," kata Ari Dwipayana kepada Antara di Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2024.
Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, demikian nama lengkapnya, saat ini juga menjadi salah satu komisaris PT Pupuk Indonesia.
Di Istana, jabatannya adalah Koordinator Staf Khusus Presiden RI sejak 2019, setelah pejabat sebelumnya, Teten Masduki, diangkat menjadi Menteri Koperasi dan UUKM.
Ia ditarik oleh seniornya di Fisipol UGM, Pratikno, yang ditunjuk Jokowi sebagai Mensesneg. Ari Dwipayana menjadi Stafsus Menteri Sekretariat Negara periode 2014-2019.
Kini ia berniat kembali ke kampus pada 21 Oktober 2024, setelah surat pengembalian dirinya ke UGM diterbitkan oleh Kementerian Sekretariat Kabinet awal September lalu.
Selain itu, dosen Fisipol itu juga telah memperoleh pengaktifan kembali dirinya sebagai pengajar di UGM dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sejak 2 Oktober 2024.
"Jadi, 21 Oktober bisa pulang ke UGM," katanya.