Profil Rachmat Pambudy, Guru Besar IPB yang Menjabat Menteri PPN di Kabinet Merah Putih

Profil Rachmat Pambudy, Guru Besar IPB yang Menjabat Menteri PPN di Kabinet Merah Putih

Rachmat Pambudy ditunjuk menjabat Menteri PPN/Kepala Bappenas. Dia memiliki banyak pengalaman di bidang pertanian dan agribisnis Halaman all

(Kompas.com) 21/10/24 01:38 16763358

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menunjuk Prof., Dr. Rachmat Pambudy menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Nama Rachmat Pambudy pernah diperkenalkan Prabowo Subianto saat masih menjadi calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sebagai salah satu pakar dari puluhan pakar lainnya untuk Indonesia Menang saat Pidato Kebangsaan bertema "Mewujudkan Swasembada Energi, Pangan, dan Air" di Semarang, Jawa Tengah pada 15 Februari 2019.

Dikutip dari Antaranews, Rachmat Pambudy saat itu diperkenalkan sebagai pakar di bidang pangan.

Lantas, siapakah sosok Rachmat Pambudy?

Pria kelahiran Yogyakarta, 23 Desember 1956 tersebut tercatat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) saat Prabowo Subianto menjabat sebagai ketua umumnya pada tahun 2006.

Hingga akhirnya, pada 2015, dia diangkat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina HKTI dan mendirikan sekaligus menjadi Dewan Pakar Komite Pemantau dan Pengawasan Pertanian Indonesia (KP3I) pada 2016.

Berdasarkan pemberitaan Antaranews pada Mei 2007, Rachmat Pambudy juga pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat (PP) Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LP2NU).

Dalam bidang akademik, pria yang meraih gelar doktor di bidang Penyuluhan Pembangunan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) ini tercatat sebagai dosen senior Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB.

Kemudian, politikus Partai Gerindra ini merupakan Guru besar fakultas Ekonomi Manajemen IPB University.

Selain menjadi praktisi dan staf pengajar di IPB, dikutip dari Antaranews, Rachmat Pambudy juga terjun ke dunia korporasi dengan menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS) Tbk sejak 2018.

NSS merupakan salah satu produsen minyak kelapa sawit terkemuka di Indonesia yang mengelola perusahaan perkebunan sawit di Kalimantan Tengah.

Dalam pemerintahan, Rachmat Pambudy ternyata pernah menjabat sebagai pejabat struktural di Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Bungaran Saragih pada 2004.

Namanya juga pernah diajukan untuk bergabung dalam Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II bentukan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhyono (SBY).

Namun sayangnya, Rachmat Pambudy gagal masuk dalam kabinet karena Partai Gerindra memutuskan untuk tidak bergabung dengan pemerintahan SBY pada 2009-2014.

Terkait harta kekayaan, berdasarkan penelusuran Kompas.com di laman elhkpn.kpk.go.id, ada satu Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) atas nama Rachmat Pambudy.

Hanya saja, tidak ditulis jelas asal instansi dan jabatannya. Dalam laman resmi tersebut hanya tertulis bahwa LHKPN itu dilaporkan pada 22 Juli 2003 dan merupakan laporan periodik.

Selanjutnya, total harta kekayaan atas nama Rachmat Pambudy itu tercatat mencapai Rp 12.025.292.540.

Namun sayangnya LHKPN tersebut tidak bisa dibuka. Demikian juga, selalu gagal saat dicoba untuk diunduh.

#kepala-bappenas #menteri-prabowo #menteri-ppn #rachmat-pambudy #kabinet-prabowo-gibran #susunan-menteri-prabowo #kabinet-prabowo #kabinet-merah-putih #menteri-ppn-rachmat-pambudy

https://nasional.kompas.com/read/2024/10/21/01383521/profil-rachmat-pambudy-guru-besar-ipb-yang-menjabat-menteri-ppn-di-kabinet