Pemerintah Anggarkan Rp 139,4 Triliun untuk Pangan pada 2025, Termasuk Makan Bergizi Gratis dan Cetak Sawah
Angggaran itu tersebar untuk kementerian dan lembaga/badan yang menyelenggarakan program-program ketahanan pangan. Halaman all
(Kompas.com) 30/10/24 14:36 17205491
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menganggarkan dana Rp 139,4 triliun untuk ketahanan pangan pada 2025, termasuk untuk program makan bergizi gratis dan cetak sawah.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) usai memimpin rapat koordinasi bidang pangan di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2024). Rakor dihadiri jajaran Kementerian Keuangan dan Sekretaris Bapanas Sarwo Edhy.
“Ternyata anggaran cukup besar untuk ketahanan pangan, itu tahun 2025 ada Rp 139,4 triliun totalnya, tapi tersebar,” kata Zulhas dalam konferensi pers usai rakor.
Angggaran itu tersebar untuk kementerian dan lembaga/badan yang menyelenggarakan program-program ketahanan pangan.
Sebagai contoh, Kementerian BUMN mendapat anggaran sekitar Rp 44 triliun untuk distribusi pupuk.
Kemudian, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga mendapatkan anggaran untuk program bendungan dan irigasi. Namun, Zulhas tidak menyebut jumlah anggaran yang diterima Kementerian PU.
Kementerian Desa juga mendapatkan anggaran sebesar Rp 16,25 triliun untuk program ketahanan pangan di desa-desa.
“Nah ini kami akan koordinasikan, nanti outputnya apa, apa yang akan dikerjakan, harus betul-betul bisa terintegrasi, terarah, sehingga target yang kita ingin capai, swasembada pangan itu betul-betul bisa kita realisasikan,” tutur Zulhas.
Sementara itu, Kementerian Pertanian mendapatkan anggaran sekitar Rp 15 triliun untuk program cetak sawah dan intensifikasi lahan.
Untuk tahun depan, target cetak sawah 150.000 hektar, sedangkan intensifikasi 80.000 hektar.
“Totalnya Rp 15 triliun. Intensifikasi 80.000 hektar. Cetak sawah atau ekstensifikasi 150 ribu hektar,” kata Zulhas.
Kemudian, untuk program makan bergizi gratis, Badan Gizi Nasional sebagai penyelenggara mendapatkan anggaran Rp 71 triliun.
“Program pemenuhan gizi nasional itu ada Rp 63,356 triliun. Tapi juga ada dukungan manajemennya, itu Rp 7,433 triliun,” kata Zulhas.
Dalam kesempatan itu, Zulhas juga mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menargetkan swasembada pangan pada 2028 atau 2029.