Ekosistem Logistik Industrial Terpadu Dibangun di Gresik
Sektor logistik nasional diharapkan dapat mencapai tingkat efisiensi yang lebih tinggi pada tahun-tahun mendatang. Halaman all
(Kompas.com) 31/10/24 16:51 17262460
JAKARTA, KOMPAS.com — Seiring dengan pesatnya perkembangan industri di Indonesia, sektor logistik nasional diharapkan dapat mencapai tingkat efisiensi yang lebih tinggi pada tahun-tahun mendatang.
Salah satu pendorong utama transformasi ini adalah pengembangan kawasan industri terintegrasi yang terletak di Gresik, Jawa timur, Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).
Langkah PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo ini memainkan peran penting dalam upaya pengintegrasian sektor logistik dan industri, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di pasar global.
PIXABAY/NIKLAS Ilustrasi logistik, pengiriman barang.Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono menyatakan, Pelindo mengambil peranan penting dalam mendukung pemerintah untuk membangun ekosistem logistik nasional. Salah satunya dengan perbaikan layanan dalam mengatasi arus barang di pelabuhan.
Pelindo juga turut aktif membantu pemerintah Indonesia dalam membangun ekosistem logistik nasional, seperti melakukan pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan.
“Saat ini kita mulai bergerak dari pelayanan pelabuhan (gateway) yang efisien menuju traffic stimulator yang tujuannya adalah menciptakan biaya logistik yang lebih efisien dan sekaligus mendorong penguatan ekonomi kawasan,” kata Arif dalam keterangannya, Kamis (31/10/2024).
Menurut Arif, dengan kondisi ekonomi global dan Indonesia yang cenderung stagnan, lalu lintas arus barang akan meningkat terbatas. Karena itu, Pelindo berkepentingan menaikkan volume lalu lintas arus barang dengan mendorong pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri (hinterland) agar pertumbuhan perusahaan bisa meningkat lebih tinggi.
PIXABAY/THANASIS PAPAZACHARIAS Ilustrasi ekspor.JIIPE, yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), merupakan kawasan yang terintegrasi antara pelabuhan laut dalam, kawasan industri, dan perumahan.
Infrastruktur ini menyediakan solusi logistik yang efisien dan cepat, khususnya bagi industri yang berorientasi ekspor.
Kehadiran JIIPE memiliki peran dalam memperkuat rantai pasok nasional dengan menyediakan fasilitas pelabuhan yang mampu menangani kapal besar serta mempercepat arus barang baik domestik maupun internasional.
Melalui JIIPE, Pelindo berharap dapat ikut ambil bagian secara aktif dalam memperbaiki sektor logistik nasional melalui peningkatan efisiensi operasional.
Sebagai informasi, pemerintah telah menargetkan penurunan biaya logistik dari 14,29 persen menjadi 8 persen dari Produk domestik bruto (PDB) pada periode 2024-2045, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih efisien dan kompetitif.
Salah satu pencapaian penting dari kolaborasi ini adalah peresmian produksi smelter tembaga PT Freeport Indonesia di JIIPE dengan nilai investasi Rp 56 triliun pada 23 September 2024.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas memproyeksikan adanya potensi pendapatan negara Rp 80 triliun setiap tahunnya dari produksi yang dihasilkan oleh smelter tembaga single line di Gresik, Jawa Timur.
“Kawasan Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur. memberikan sejumlah keuntungan bagi kami (Freeport), terutama dari segi fasilitas. Ini menjadi salah satu aspek utama yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan JIIPE Gresik sebagai lokasi smelter,” ujarnya.
Aspek itu, kata Tony, berupa kesiapan lahan, perizinan, administrasi, dan dukungan infrastruktur, dari mulai pelabuhan, jalan, area laydown, ketersediaan utilitas, pasokan listrik, gas, dan air hingga pengolahan limbah. Pihaknya juga mengkaji dari aspek ekonomi dan kemudahan jangkauan bagi para off takers.
Tony juga menyoroti status kawasan ekonomi khusus (KEK) dalam hal teknologi dan manufaktur yang diperoleh JIIPE Gresik.
"Tentunya kami bisa mendapatkan banyak hal. Termasuk fasilitas insentif untuk KEK. Kami bisa mendapatkan sebagai tambahan dari fasilitas seperti yang disyaratkan dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK)," katanya.
Keberadaan JIIPE sebagai pusat industri dan pelabuhan terintegrasi yang dilengkapi dengan fasilitas modern seperti smelter Freeport dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
Sementara itu, Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ardhy Wahyu Basuki mengatakan, kenaikan arus barang nonpetikemas pada semester I 2024 didukung oleh tren positif kinerja operasional terutama di Pelabuhan Balikpapan, Gresik, Kotabaru, Tanjung Perak dan Belawan.
Pelindo terus berupaya meningkatkan produktivitas dan kapasitas komersial dengan melakukan transformasi berfokus pada standardisasi dan sistemasi layanan di terminal bongkar muat, komersial di terminal, efisiensi pengelolaan terminal, dan memperkuat bisnis melalui interkoneksi terminal serta kolaborasi dengan pemilik kargo.
Selain itu, Pelindo juga mencatat kenaikan dari sisi arus petikemas, kapal dan penumpang. Arus petikemas naik sebesar 5 persen atau 8,8 juta TEUs.
Hal yang sama terjadi pada arus kapal dan penumpang yang sama-sama naik 9 persen di periode yang sama tahun lalu, di mana arus kapal sebesar 674 juta GT dan arus penumpang sebanyak 9,9 juta orang.
#kawasan-industri #pelindo #logistik #gresik #daya-saing-ekonomi