Berapa Uang yang Dibutuhkan Nasabah Kelas Atas di Masa Pensiun?
Nasabah kaya (affluent) di Indonesia memprioritaskan perencanaan masa pensiun sebagai satu dari tiga tujuan utama rencana keuangan mereka saat ini. Halaman all
(Kompas.com) 07/11/24 21:12 17698060
JAKARTA, KOMPAS.com - Nasabah kaya atau nasabah affluent di Indonesia menganggap dana yang menjadi jumlah ideal untuk memasuki masa pensiun sebesar 340.000 dollar AS atau setara sekitar Rp 5,37 miliar dengan asumsi kurs Rp 15.796 per dollar AS.
Riset HSBC Quality of Life 2024 menunjukkan, nasabah kaya (affluent) di Indonesia memprioritaskan perencanaan masa pensiun sebagai satu dari tiga tujuan utama rencana keuangan mereka saat ini.
Salah satu temuan dari riset HSBC Quality of Life 2024 juga menemukan sebanyak 5 dari 10 individu kelas atas di Indonesia berencana untuk tetap bekerja di usia tua.
KOMPAS.com/ AGUSTINUS RANGGA RESPATI Acara Insights Day: HSBC Quality of Life 2024, Kamis (7/11/2024).Rencana untuk tetap bekerja di masa pensiun terkait kekhawatiran terhadap sejumlah hal. Kekhawatiran terbesar nasabah kelas atas adalah tidak memiliki dana yang cukup untuk mengatasi penurunan kesehatan fisik dan biaya perawatan kesehatan yang terus meningkat.
Namun demikian, 32 persen nasabah affluent di Indonesia masih berada di luar jalur perencanaan pensiun yang komprehensif.
Penyebabnya adalah ketidakpastian tentang dana pensiun yang dibutuhkan dan pengelolaan dana pensiun yang tidak konsisten.
Nasabah kaya juga khawatir inflasi akan mengalahkan nilai dana pensiun yang telah dikumpulkan untuk menikmati masa pensiun yang nyaman, terlebih bagi mereka yang akan menyekolahkan anaknya di luar negeri.
Direktur Wealth and Personal Banking HSBC Indonesia Lanny Hendra mengatakan, Riset HSBC Quality of Life 2024 menunjukkan kelas affluent di Indonesia memiliki kesenjangan antara aspirasi dan kesiapan terkait rencana pensiun mereka.
"Meskipun dianggap sebagai salah satu prioritas, tetapi aspirasi lain seperti menyekolahkan anak ke luar negeri, tekanan ekonomi global dan meningkatnya biaya hidup dapat menjadi aspek yang membuat rencana pensiun tidak tercapai atau bahkan belum memiliki rencana yang komprehensif,” kata dia dalam acara Insights Day: HSBC Quality of Life 2024, Kamis (7/11/2024).
SHUTTERSTOCK/TWINSTERPHOTO Ilustrasi pensiun, masa pensiun.Pertama, masyarakat harus mulai sedini mungkin. Pasalnya, semakin awal memulai perencanaan pensiun, semakin besar peluang untuk memaksimalkan pertumbuhan investasi dan mencapai tujuan keuangan.
Selain itu, nasabah perlu menyusun rencana komprehensif dengan menetapkan tujuan pensiun, hitung kebutuhan dana, dan pilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko dan jangka waktu pensiun.
"Evaluasi dan sesuaikan secara berkala. Kondisi keuangan dan tujuan hidup dapat berubah seiring waktu. Pastikan untuk meninjau dan menyesuaikan rencana pensiun Anda secara berkala," tutup dia.
#hsbc #tujuan-keuangan #nasabah-kaya #masa-pensiun #pensiun #dana-pensiun