Penjualan Mobil Nasional Diproyeksikan Tembus 1 Juta Unit pada 2025
Setelah melalui periode suram sepanjang tahun 2024, pasar otomotif Indonesia diproyeksi akan tumbuh lebih baik pada 2025.
(Kontan-Industri) 08/11/24 19:48 17812504
Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli
Sementara itu, PT Toyota Astra Motor (TAM) optomistis dengan prospek pasar otomotif nasional pada 2025. Sebab, biasanya penjualan mobil usai tahun pemilu cenderung meningkat.
"Rasanya ada potensi peningkatan penjualan jika melihat data historis," imbuh Marketing Director Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy, Jumat (8/11).
Toyota memastikan akan terus menghadirkan model baru pada 2025, baik berupa mobil berbasis internal combustion engine (ICE) maupun elektrifikasi.
Toyota juga senantiasa memperkuat kualitas layanan purnajual demi kenyamanan konsumen.
Aion Indonesia juga bersiap menyongsong industri otomotif tahun depan dengan menjanjikan beberapa model mobil listrik baru yang menyasar berbagai segmen konsumen.
Lewat kolaborasi dengan Indomobil Group, Aion Indonesia akan mengoperasikan pabrik mobil listrik di Cikampek, Jawa Barat pada kuartal I-2024.
"Seluruh model kami di Indonesia akan diproduksi secara CKD (completely knock down) tahun depan," tutur CEO Aion Indonesia Andry Ciu, Jumat (8/11).
Asal tahu saja, Aion Indonesia baru saja mengumumkan harga jual SUV listrik barunya yakni Hyptec HT senilai Rp 685 juta untuk varian Premium dan Rp 835 juta untuk varian Ultra.
Hyptec HT akan melengkapi line up model yang telah lebih dulu dipasarkan Aion di Tanah Air seperti Aion Y Plus dan Aion ES.
#gabungan-industri-kendaraan-bermotor-indonesia-gaikindo #gaikindo #industri-otomotif #penjualan-mobil #penjualan-mobil-listrik #industri-otomotif-china #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebij