AHY Ingatkan Lahan Sawah Dilindungi Tak Boleh Diotak-atik

AHY Ingatkan Lahan Sawah Dilindungi Tak Boleh Diotak-atik

Dia beralasan, apabila lahan sawah di konversi menjadi bangunan beton, maka akan semakin berkurang. Halaman all

(Kompas.com) 05/07/24 19:41 9778143

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) tak boleh diotak-atik.

"Kita punya LSD, Lahan Sawah yang Dilindungi. Jadi, sudah dilindungi jangan lagi diotak-atik harusnya," tegas AHY dilansir dari laman Kementerian ATR/BPN, Jumat (5/7/2024).

Dia beralasan, apabila lahan sawah di konversi menjadi bangunan beton, maka akan semakin berkurang.

Untuk itu, Pemerintah ingin mengelola lahan sawah dengan LSD agar tidak sampai habis.

Hal ini dinilai AHY sangat penting untuk ketahanan pangan agar ekosistem sawah tidak dialih fungsikan.

Sementara dalam memerangi kemiskinan, Kementerian ATR/BPN berperan memberikan kemudahan berusaha. Jadi, bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

"Ekonomi kita harus tumbuh karena memang tata ruangnya di persiapkan sebaik-baiknya dan dari situlah investasi akan mengalir dengan baik," ujar AHY.

Sedangkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN Suyus Windayana, selain upaya di atas, Kementerian ATR/BPN juga meningkatkan produktivitas tanah melalui program Redistribusi Tanah.

"Dengan melakukan Redistribusi Tanah diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengolah tanah yang sebelumnya tidak produktif," tutup Suyus.

#beton #agus-harimurti-yudhoyono #sawah #lsd #lahan-sawah #lahan-sawah-dilindungi #ahy #lsd-adalah #kementerian-atr-bpn #apa-itu-lsd #apa-itu-lahan-sawah-dilindungi

https://www.kompas.com/properti/read/2024/07/05/194113421/ahy-ingatkan-lahan-sawah-dilindungi-tak-boleh-diotak-atik