#30 tag 24jam
Klarifikasi Tether Soal Tuduhan Pencucian Uang, Ada Kepentingan Politik?
Tether membantah laporan WSJ tentang dugaan penyelidikan DOJ terkait pencucian uang dan pelanggaran sanksi. [430] url asal
#tether #tether-stablecoin #usdt #wsj
(BlockChain-Media) 26/10/24 19:06
v/17023978/
Tether, penerbit stablecoin terbesar di dunia, membantah laporan WSJ yang mengklaim perusahaan tersebut sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ) terkait dugaan pencucian uang dan pelanggaran sanksi.
Laporan itu menyebutkan bahwa otoritas AS menyelidiki kemungkinan penggunaan Tether stablecoin USDT oleh pihak ketiga untuk membiayai perdagangan narkoba, terorisme, dan aktivitas pencucian uang.
Selain itu, Departemen Keuangan AS diduga mempertimbangkan sanksi terhadap perusahaan itu karena Tether stablecoin USDT banyak digunakan oleh entitas yang masuk daftar sanksi, termasuk Hamas dan pedagang senjata Rusia.
Namun, Paolo Ardoino, CEO Tether, dengan cepat menepis klaim tersebut. Ardoino menegaskan bahwa perusahaannya tidak sedang diinvestigasi dan menilai laporan WSJ sebagai spekulasi yang tidak berdasar.

“Seperti yang kami sampaikan kepada WSJ, tidak ada indikasi bahwa Tether sedang diselidiki. WSJ hanya mengulang isu lama,” jelasnya, Sabtu (26/10/2024).
Pihaknya juga mengecam WSJ karena pelaporannya yang dinilai tidak bertanggung jawab dan menyebarkan ketidakpastian.
“Kisah-kisah ini didasarkan pada spekulasi murni, meskipun Tether telah mengonfirmasi bahwa mereka tidak memiliki pengetahuan tentang adanya penyelidikan semacam itu terhadap perusahaan,” sebagaimana dinyatakan dalam klarifikasi resminya.
Rekam Jejak Kerja Sama Tether dengan Penegak HukumPihak tether menekankan bahwa laporan WSJ mengabaikan kerja sama ekstensif perusahaan dengan penegak hukum untuk memberantas aktivitas kriminal.
Tether menegaskan bahwa hingga saat ini, mereka telah bekerja sama dengan 180 lembaga di 45 yurisdiksi dan berhasil membekukan lebih dari 1.850 dompet Tether stablecoin USDT yang terlibat dalam aktivitas ilegal.
Perusahaan juga memblokir transaksi senilai lebih dari US$225 juta dan memulihkan hampir US$114 juta sebelum ada perintah resmi.
Pada September 2024, perusahaan tersebut memperkuat langkah antikejahatan dengan membentuk External Investigations Unit, yang terdiri dari mantan aparat penegak hukum, jaksa, dan analis forensik.
Perusahaan yang mengeluarkan Tether stablecoin USDT tersebut menyayangkan pihak WSJ yang secara sembrono mengklaim hal tersebut.
“Artikel tersebut juga dengan sembarangan mengabaikan keterlibatan Tether yang terdokumentasi dengan baik dan luas dalam kerja sama dengan penegak hukum untuk memberantas pelanggar yang berusaha menyalahgunakan Tether dan cryptocurrency lainnya,” tuturnya.
Spekulasi Motif Politik di Balik Tuduhan WSJSelain dampak hukum dan ekonomi, tuduhan ini juga memicu spekulasi adanya motif politik. Howard Lutnick, CEO Cantor Fitzgerald, dikenal sebagai pendukung Donald Trump dan memiliki hubungan bisnis dengan Tether.
Penurunan Harga Bitcoin Pasca Klaim WSJ Dampak ini mengingatkan pasar pada gejolak yang terjadi ketika Binance dan CEO-nya, Changpeng Zhao, didakwa melanggar undang-undang pencucian uang, yang juga mengguncang pasar saat itu.
Di tengah situasi ini, Ardoino menegaskan kembali bahwa Tether akan tetap beroperasi secara transparan dan mendukung stabilitas pasar kripto.
Dengan klarifikasi ini, pihaknya berharap dapat meredakan kekhawatiran pasar dan memulihkan kepercayaan terhadap Tether stablecoin USDT di tengah situasi yang tidak pasti. [dp]
Berita Meme Coin Hari Ini: MOODENG Menggila di Tengah Tren Penurunan
Pasar meme coin hari ini terpengaruh Bitcoin yang melemah, tetapi MOODENG melonjak setelah listing di Binance, menarik perhatian investor. [328] url asal
#koin-meme #meme-coin-hari-ini #memecoin #moodeng
(BlockChain-Media) 26/10/24 15:30
v/17021188/
Dalam sepekan terakhir, pasar kripto mengalami ketidakpastian, dan banyak investor serta trader mulai mencari peluang pada meme coin hari ini yang menguntungkan seiring dengan pelemahan Bitcoin. Dengan perhatian tertuju pada pemilu AS 2024, analis kripto memperkirakan bahwa harga BTC mungkin kesulitan untuk mencapai US$70.000 hingga akhir tahun ini.
Pelemahan Bitcoin ini berdampak pada pasar meme coin, di mana beberapa koin populer seperti DOGE dan GOAT mulai kehilangan momentum. Namun, di tengah kondisi tersebut, MOODENG justru mencuri perhatian. Setelah pengumuman listing di Binance Futures, harga koin meme tersebut melonjak tajam.
Bitcoin Lesu, Berpotensi Terkoreksi Hingga Akhir Tahun 2024Dalam sepekan terakhir, Bitcoin menunjukkan tanda-tanda melemah, dengan investor dan trader terus mencermati perkembangan terkait pemilu AS 2024 yang akan berlangsung pada November mendatang.
Kondisi ini membuat pasar menjadi lebih hati-hati, menunggu kepastian hasil politik yang diperkirakan dapat berdampak besar, termasuk pada keadaan pasar meme coin hari ini.

Analis kripto terkemuka, Alan Santana, dalam analisisnya di TradingView, memprediksi bahwa Bitcoin kemungkinan akan kesulitan menembus resistance level di US$70.000. Dia juga memperkirakan bahwa Bitcoin akan memasuki fase bearish dan akan mengalami koreksi menjelang akhir tahun ini.
“Aksi bearish hari ini mengonfirmasi potensi bearish pada grafik, dan kita dapat mengharapkan harga yang lebih rendah,” jelasnya pada analisa tersebut.
Pergerakan Harga Meme Coin MOODENG – Coinmarketcap Tren kenaikan harganya dimulai pada 25 Oktober ketika pihak Binance mengumumkan secara resmi bahwa perpetual contract MOODENG akan tersedia pada Binance Futures dengan 75x leverages.
Hal tersebut membuat investor dan trader berbondong-bondong membelinya dan dapat dilihat pada harganya sebelumnya tertahan pada level US$0,07 hingga US$0,075, kini harganya telah kembali ke level US$0,2 dan terlihat mulai mendekati titik ATH yang sebleumnya pernah dicapai pada US$0,3.
Pilihan meme coin hari ini yang menguntungkan jatuh pada MOODENG. Berbeda dengan beberapa koin meme populer lainnya seperti Dogecoin dan Shiba Inu yang mengalami penurunan harga, MOODENG justru menunjukkan performa kuat dan bahkan mengejutkan pasar dengan lonjakan harga yang fantastis. [dp]
Argumen Bitcoin Sebagai Aset Cadangan Bank Sentral
Matthew Ferranti, ekonom di US Intelligence Community, menawarkan argumen kuat Bitcoin sebagai aset cadangan bank sentral sejumlah negara. [765] url asal
#aset-cadangan #bank-sentral #bitcoin #el-salvador #investasi #the-fed
(BlockChain-Media) 26/10/24 13:00
v/17014266/
Matthew Ferranti, ekonom di US Intelligence Community, menawarkan argumen kuat Bitcoin sebagai aset cadangan bank sentral sejumlah negara. El Salvador, secara parsial, dapat dijadikan sebagai contoh, karena memiliki program pembelian BTC setiap hari sejak 27 September 2024, selain menjadikan kripto itu sebagai legal tender sejak 2021.
Dalam beberapa tahun terakhir, Bitcoin semakin diperhitungkan dalam dunia keuangan global. Sebagai aset digital yang paling dikenal, Bitcoin telah menarik perhatian tidak hanya dari investor ritel tetapi juga dari lembaga keuangan besar, termasuk bank sentral. Meskipun Bitcoin menawarkan potensi diversifikasi yang menarik sebagai aset cadangan bank sentral, ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi jika bank sentral memutuskan untuk menjadikannya sebagai aset cadangan pilihan.
Matthew Ferranti, seorang ekonom di US Intelligence Community menulis makalah menarik di Bitcoin Policy Institute (BPI) beberapa waktu lalu, yang membahas potensi Bitcoin sebagai aset cadangan bank sentral, mencatat bahwa Bitcoin dapat memberikan manfaat diversifikasi yang signifikan.
“Bitcoin dapat membantu bank sentral mendiversifikasi risiko yang terkait dengan inflasi, ketegangan geopolitik, dan sanksi finansial,” tulisnya.

Namun, Ferranti juga mengakui bahwa ada tantangan yang signifikan yang dihadapi dalam penerapan Bitcoin sebagai aset cadangan bank sentral.
Argumen Kuat untuk Bitcoin sebagai Aset Cadangan Bank SentralSalah satu argumen utama Ferranti adalah bahwa Bitcoin dapat berfungsi sebagai alat diversifikasi portofolio bagi bank sentral. Dalam analisis yang dilakukan oleh para peneliti di Federal Reserve Bank of New York, kutipnya, ditemukan bahwa harga Bitcoin tidak terpengaruh oleh banyak berita makroekonomi, kecuali yang berkaitan dengan inflasi.
Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin sebagai aset cadangan bank sentral dapat berfungsi sebagai aset yang tidak berkorelasi dengan aset lainnya, memberikan peluang bagi bank sentral untuk mengurangi risiko portofolio mereka.
“Bitcoin tidak memiliki risiko default, karena tidak mewakili klaim pada aliran kas di masa depan. Ini adalah aset yang terdesentralisasi dan dilindungi oleh proses penambangan yang cryptographically secure,” tambah Ferranti.
Hal ini menjadikan Bitcoin sebagai alternatif menarik dibandingkan aset tradisional seperti obligasi atau saham, yang memiliki risiko yang lebih jelas dan dapat diprediksi.
Bitcoin juga menunjukkan ketahanan terhadap sanksi finansial. Ferranti mencatat bahwa meskipun sanksi dapat mencegah entitas dari menerima aliran kas yang berasal dari aset yang disanksi, Bitcoin tetap dapat diperdagangkan sebagai aset cadangan bank sentral.
“Jika sekelompok penambang menolak untuk memproses transaksi ke atau dari dompet tertentu, pemilik dompet tersebut dapat menawarkan biaya transaksi yang lebih tinggi untuk memotivasi penambang lain,” jelasnya.
Ini menunjukkan bahwa Bitcoin dapat berfungsi sebagai alat untuk menghindari sanksi yang sering kali menghambat arus keuangan internasional.
Lebih lanjut, Ferranti menyoroti kemampuan Bitcoin untuk berfungsi sebagai lindung nilai terhadap risiko geopolitik. Dalam riset yang dilakukan, ia menemukan bahwa risiko geopolitik dapat memprediksi baik imbal hasil maupun volatilitas Bitcoin.
“Hanya lonjakan harga Bitcoin yang tergantung pada lonjakan dalam indeks risiko geopolitik,” katanya, menunjukkan bahwa Bitcoin memiliki posisi unik di antara aset-aset kripto lainnya, menjadikannya pilihan yang menarik untuk bank sentral.
Program El Salvador membeli Bitcoin setiap hari sejak 27 September 2024. Sumber: Kantor Bitcoin El Salvador.Presiden El Salvador, Nayib Bukele, mengklaim bahwa penggunaan Bitcoin akan membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi negaranya, termasuk pengurangan biaya pengiriman uang bagi warga negara yang bekerja di luar negeri. Namun, kebijakan ini juga mendapat kritik karena risiko volatilitas harga yang tinggi dan dampak lingkungan dari proses penambangan Bitcoin.
“Keberanian El Salvador untuk mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran dan sebagai aset cadangan bank sentral menunjukkan bahwa ada potensi bagi negara-negara lain untuk mengeksplorasi penggunaan Bitcoin sebagai bagian dari strategi cadangan mereka,” kata Ferranti. Namun, ia juga menekankan pentingnya kebijakan yang hati-hati dalam pengelolaan risiko yang terkait dengan aset digital.
Berdasarkan pantauan redaksi Blockchainmedia.id dari laman resmi Kantor Bitcoin El Salvador, per Sabtu (26/10/2024) negeri itu memiliki sebanyak 5.914,76 BTC yang setara dengan US$394.745.487 atau Rp6,2 triliun!
Bagi Ferranti, Bitcoin menunjukkan potensi sebagai aset cadangan bank sentral yang dapat membantu bank sentral mendiversifikasi risiko yang dihadapi dalam dunia keuangan yang semakin kompleks.
Dengan sifatnya yang unik (jumlah terbatas, hanya akan ada 21 juta BTC dan diterbitkan secara periodik melalaui mekanisme Halvingdan pasti), Bitcoin dapat memberikan perlindungan terhadap inflasi, risiko geopolitik, dan sanksi finansial. Namun, tantangan yang terkait dengan volatilitas harga, pengakuan global, dan kebutuhan untuk infrastruktur yang tepat harus diperhitungkan dengan cermat.
Seiring dengan contoh yang ditunjukkan oleh El Salvador, adopsi Bitcoin sebagai aset cadangan bank sentral dapat memberikan wawasan berharga bagi negara-negara lain yang mempertimbangkan langkah serupa.
Namun, kesuksesan jangka panjang akan bergantung pada kebijakan yang bijaksana dan pemahaman yang mendalam tentang risiko dan manfaat yang terlibat.
Seperti yang disimpulkan oleh Ferranti, “Bitcoin dapat memberikan manfaat diversifikasi sebagai aset cadangan bank sentral, tetapi pengelolaan yang hati-hati sangat penting untuk mencapai hasil yang positif.” [ps]
Perusahaan Kimia Tiongkok Didakwa, Penggunaan Kripto dalam Transaksi Ilegal Kembali Disorot
Departemen Kehakiman AS mendakwa delapan perusahaan kimia Tiongkok terkait opioid dan penggunaan kripto dalam transaksi ilegal. [518] url asal
#crytocurrency #kripto #narkotika #transaksi-ilegal-kripto
(BlockChain-Media) 26/10/24 12:30
v/17014261/
Departemen Kehakiman Amerika Serikat baru-baru ini mendakwa delapan perusahaan kimia berbasis di Tiongkok beserta delapan karyawan mereka atas tuduhan distribusi opioid sintetis dan bahan prekursor yang digunakan untuk memproduksi fentanyl, serta penggunaan kripto dalam transaksi ilegal.
Jaksa Agung Merrick B. Garland menyatakan bahwa kasus ini menunjukkan skala ancaman global yang disebabkan oleh jaringan narkotika lintas negara.
“Hari ini, Departemen Kehakiman mengumumkan dakwaan terhadap delapan perusahaan yang berbasis di Tiongkok dan delapan individu yang kami duga bertanggung jawab atas perdagangan bahan kimia prekursor yang digunakan kartel untuk memproduksi fentanyl mematikan,” ujarnya dalam dakwaan tersebut, Kamis (24/10/2024).
Kasus ini menyoroti peran penting penggunaan kripto dalam transaksi ilegal untuk perdagangan pasar gelap, terutama dalam transaksi yang bersifat internasional, yang semakin kompleks dan sulit diatasi oleh otoritas penegak hukum.

Mata uang digital, yang sering kali sulit dilacak, digunakan oleh pelaku untuk menghindari pengawasan ketat dari otoritas. Dalam dakwaan yang kini terbuka untuk umum, dinyatakan bahwa terdakwa memasarkan layanan mereka secara terang-terangan dan mengiklankan kemampuan untuk menghindari deteksi perbatasan.
Mereka juga diduga menyamarkan kiriman mereka untuk mengelabui pemeriksaan petugas perbatasan di Amerika Serikat dan selain itu juga menggunakan cryptocurrency untuk membuatnya lebih aman dari jangkauan petugas.
Menurut Anne Milgram, Administrator Badan Penegakan Obat-Obatan AS (DEA), tindakan hukum ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan lembaganya untuk menghentikan rantai pasokan narkotika seperti fentanyl.
“Dakwaan hari ini terhadap delapan perusahaan kimia yang berbasis di Tiongkok dan delapan warga negara Tiongkok merupakan bukti lebih lanjut dari komitmen tak tergoyahkan DEA untuk mengganggu setiap aspek dari rantai pasokan fentanyl global,” tegasnya,.
Ia juga menambahkan bahwa ini adalah kali ketiga dalam setahun lembaga tersebut mengajukan dakwaan terhadap perusahaan kimia di Tiongkok terkait penyediaan prekursor fentanyl.
Jenis Narkotika Fentanyl – DEAPenggunaan kripto dalam transaksi ilegal juga menambah tantangan tersendiri bagi penegak hukum. Transaksi melalui cryptocurrency memberikan lapisan anonimitas tambahan bagi pelaku, apalagi jiga menggunakan alat seperti crypto mixer yang semakin membuatnya semakin sulit untuk dilacak.
Hal tersebut memungkinkan perusahaan-perusahaan di Tiongkok yang awalnya berfokus pada produksi narkotika, seperti fentanyl untuk tetap melanjutkan bisnis melalui prekursor setelah adanya larangan produksi terkait bahan kimia tersebut di Tiongkok pada 2019.
Sejak saat itu, prekursor fentanyl telah banyak dijual ke kartel besar di Meksiko, seperti Sinaloa dan Jalisco, yang memproduksi lalu mengedarkan fentanyl di Amerika Serikat, mereka juga menggunakan kripto dalam transaksi ilegal tersebut untuk membuatnya lebih aman dari pihak berwajib.
Selain itu, pemerintah Tiongkok telah memperketat regulasi terhadap bahan-bahan kimia tertentu untuk mengendalikan produksi prekursor. Milgram mengapresiasi langkah pemerintah Tiongkok yang memantau secara ketat produksi bahan kimia tersebut.
“Saya juga ingin mengakui kerja yang dilakukan oleh Kementerian Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok dalam mengambil tindakan untuk mengatur protonitazene, piperidone, dan 1-BOC-4-AP, yang sebelumnya tidak diatur pada saat penyelidikan ini, tetapi sekarang telah diatur,” imbuhnya.
Dakwaan ini merupakan bagian dari strategi lebih besar Departemen Kehakiman AS untuk memberantas organisasi kriminal melalui program Organized Crime Drug Enforcement Task Forces (OCDETF).
Program ini bertujuan mengidentifikasi dan menghentikan operasi organisasi kriminal besar yang mengancam keamanan publik di Amerika Serikat. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan akan ada penurunan dalam penyebaran narkotika dan meminimalisir penggunaan kripto dalam transaksi ilegal. [dp]
Ramalan Harga BTC Terbaru: US$130 Ribu pada Akhir 2025
Ramalan harga Bitcoin (BTC) dapat mencapai enam digit pada akhir 2025 jika momentum bullish terus terjaga dan faktor pendukung stabil. [353] url asal
#bitcoin #harga-btc #ramalan-harga-btc
(BlockChain-Media) 26/10/24 12:00
v/17014263/
Dalam sebuah ramalan, harga Bitcoin (BTC) tampak akan mengalami peningkatan signifikan dalam 12 bulan ke depan, berpotensi mencapai nilai enam digit jika momentum positif yang sedang berlangsung dapat dipertahankan.
Berdasarkan analisis dari Ecoinometrics, harga BTC bisa mencapai sekitar US$130.000 pada akhir 2025, asalkan sejumlah faktor mendukung pergerakan tersebut, seperti momentum aset berisiko yang tetap kuat dan aktivitas on-chain yang stabil.
“Jika Bitcoin tetap berada di atas ambang harga saat ini, yakni US$65.000, maka kemungkinan besar kita akan melihat harga mencapai enam digit pada tahun depan,” ujar seorang analis Ecoinometrics dalam publikasi terbarunya.
Prediksi tersebut didasarkan pada model sederhana yang mempertimbangkan empat faktor utama, yaitu aktivitas on-chain, volatilitas, momentum harga Bitcoin, dan momentum harga aset berisiko lainnya.

Skenario optimistis mereka menunjukkan bahwa jika Bitcoin dan aset risiko lain mempertahankan momentum mereka saat ini, maka Bitcoin dapat memberikan rata-rata return tahunan sebesar 148 persen, dengan proyeksi median return sekitar 103 persen.
Lebih lanjut, analisis menunjukkan bahwa potensi keuntungan terbesar Bitcoin dalam 12 bulan ke depan dapat mencapai kenaikan hingga 465 persen, meskipun risiko penurunan juga ada, dengan kemungkinan penurunan hingga 26 persen dalam skenario terburuk.
Ecoinometrics menekankan bahwa mempertahankan harga di atas US$65.000 akan sangat penting untuk membangun momentum bullish di pasar.

Meskipun demikian, Ecoinometrics menegaskan bahwa Bitcoin masih bisa memberikan imbal hasil yang stabil tanpa perlu tambahan triliunan dolar baru dalam sistem ekonomi.
Analis mereka menambahkan bahwa ancaman pelemahan nilai mata uang fiat tetap nyata, terutama dengan defisit anggaran yang terus berjalan dan peningkatan utang pemerintah.
“Kita tahu bahwa Bitcoin cemerlang di masa penciptaan uang yang cepat. Namun, bahkan tanpa penciptaan uang yang berlebihan, Bitcoin tetap merupakan lindung nilai yang strategis,” ujar analis Ecoinometrics, merujuk pada peran Bitcoin sebagai pelindung nilai (hedge) terhadap depresiasi mata uang fiat.
Dengan semua faktor tersebut, ramalan harga BTC dalam jangka menengah hingga panjang tampaknya masih optimistis, terutama jika momentum positif saat ini bisa dipertahankan.
Analis Ecoinometrics menyimpulkan bahwa peluang Bitcoin untuk mencapai harga enam digit di akhir tahun 2025 masih terbuka lebar, asalkan tidak terjadi perubahan besar dalam kebijakan moneter global yang dapat memengaruhi sentimen pasar secara signifikan. [st]
Alamat Pengiriman XRP Naik Drastis, Apakah Tren Bullish Akan Kembali?
Jumlah alamat pengiriman aktif di jaringan XRP melonjak ke angka tertinggi dalam 6 bulan terakhir. Apa yang mendorong tren ini? [516] url asal
(BlockChain-Media) 26/10/24 11:30
v/17014267/
Pada Oktober 2024, jumlah alamat pengiriman aktif di jaringan XRP melonjak ke angka tertinggi dalam enam bulan terakhir, dengan 12.230 alamat aktif per hari.
Lonjakan ini menandakan peningkatan aktivitas pengguna di jaringan, yang mungkin mencerminkan meningkatnya ketertarikan dan penggunaan XRP dalam ekosistem kripto.
Peningkatan signifikan dalam jumlah alamat aktif sering kali dianggap sebagai sinyal positif bagi pertumbuhan dan kesehatan jaringan blockchain. Mari kita lihat lebih dalam apa arti dari peningkatan ini.
Kenaikan Aktivitas Alamat Pengiriman di Jaringan XRPPada dasarnya, jumlah alamat aktif menunjukkan seberapa banyak pengguna yang mengirimkan transaksi di jaringan blockchain.

Dalam konteks ini, berdasarkan data dari CryptoQuant, lebih dari 12.000 alamat yang aktif dalam satu hari di XRP Ledger merupakan tanda kuat bahwa ada peningkatan penggunaan jaringan ini.
Aktivitas ini tidak terbatas hanya pada transaksi pengiriman, tetapi juga bisa melibatkan berbagai tindakan lain seperti perdagangan, pembayaran lintas batas, atau partisipasi dalam ekosistem desentralisasi.
Dengan meningkatnya partisipasi ini, jaringan XRP menunjukkan tanda-tanda vitalitas yang kuat. Aktivitas yang meningkat ini juga dapat mencerminkan penguatan adopsi XRP sebagai alat pembayaran dan kepercayaan pengguna terhadap kestabilan dan keamanan teknologi yang mendasarinya.
Faktor Penyebab Lonjakan Alamat Pengiriman XRPAda beberapa faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan aktivitas ini. Salah satunya adalah perkembangan signifikan dalam ekosistem XRP, seperti integrasi teknologi baru atau kolaborasi strategis dengan perusahaan besar.
Di bulan-bulan sebelumnya, XRP juga terlibat dalam berbagai inovasi yang mendukung penggunaan kripto untuk pembayaran lintas batas, yang tentunya menarik lebih banyak pengguna untuk menggunakan jaringan ini.
Selain itu, faktor-faktor eksternal seperti perkembangan pasar kripto yang lebih luas atau perubahan regulasi juga dapat berkontribusi pada lonjakan ini.
Terlebih lagi, XRP telah lama dianggap sebagai salah satu aset digital yang menjanjikan di sektor pembayaran internasional, yang menjadikannya salah satu pilihan utama bagi pengguna yang membutuhkan efisiensi dan kecepatan dalam transaksi.
Dampak Lonjakan Alamat Aktif bagi JaringanPeningkatan alamat aktif tidak hanya berdampak pada volume transaksi tetapi juga pada keamanan dan desentralisasi jaringan. Semakin banyak pengguna yang terlibat, semakin kuat jaringan dalam hal ketahanan terhadap serangan dan sentralisasi.
Lonjakan aktivitas ini juga dapat memberikan sinyal yang positif bagi investor, karena tingginya tingkat partisipasi sering kali dikaitkan dengan peningkatan harga atau kapitalisasi pasar aset kripto.
Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun peningkatan alamat aktif adalah tanda positif, hal ini juga harus dilihat dalam konteks yang lebih besar.
Aktivitas ini bisa jadi mencerminkan minat jangka pendek dari para trader, atau bisa juga menjadi tanda adopsi jangka panjang oleh pengguna institusi dan individu.
Berita Terkait XRP di Oktober 2024Selain lonjakan aktivitas alamat aktif, XRP juga mencatatkan beberapa perkembangan penting di bulan Oktober 2024. Salah satunya adalah pengumuman mengenai ekspansi baru ke sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Langkah ini diambil untuk memperkuat posisinya di pasar yang kompetitif dan memberikan lebih banyak kasus penggunaan bagi XRP. Platform DeFi baru yang berbasis di jaringan XRP diharapkan dapat menawarkan solusi inovatif dalam hal likuiditas dan manajemen aset.
Selain itu, laporan terbaru menunjukkan bahwa XRP mengalami peningkatan signifikan dalam hal staking, di mana jumlah delegator dan validator di ekosistem XRP terus bertumbuh.
Ini menunjukkan bahwa semakin banyak pengguna yang terlibat dalam pengelolaan jaringan, yang pada gilirannya memperkuat desentralisasi jaringan tersebut. [st]
Ada Patung Satoshi Nakamoto di Lugano: Desain Unik yang Penuh Makna
Patung Satoshi Nakamoto di Lugano bisa menghilang dari pandangan! Bagaimana desainnya mencerminkan anonimitasnya? [522] url asal
#patung-satoshi-nakamoto #satoshi-nakamoto
(BlockChain-Media) 26/10/24 11:00
v/17012349/
Pada hari Jumat (25/10/2024), Kota Lugano di Swiss menghadirkan patung Satoshi Nakamoto, Pencipta Bitcoin yang identitasnya masih misterius. Patung ini diresmikan dalam acara tahunan Plan ₿ Forum, yang merupakan kolaborasi antara Tether dan kota Lugano.
Forum tersebut bertujuan untuk mempromosikan adopsi Bitcoin serta teknologi blockchain di Lugano, yang semakin dikenal sebagai Bitcoin City karena adopsi kripto yang pesat.
Patung Satoshi Nakamoto dengan Desain UnikBerdasarkan laporan Bitcoin Magazine, patung ini memiliki desain yang unik dengan efek menghilang seiring perubahan sudut pandang orang yang melihatnya.
Desain ini melambangkan cara Satoshi Nakamoto perlahan menghilang dari pandangan publik setelah Bitcoin mulai berkembang, sebuah simbol dari anonimitasnya yang terus dipertahankan hingga kini.

Patung ini ditempatkan di Villa Ciani, dan menjadi daya tarik baru di tengah komunitas kripto internasional yang terus tumbuh di Lugano.
CEO Tether, Paolo Ardoino, menekankan pentingnya patung ini sebagai simbol dari desentralisasi.
“Patung Satoshi Nakamoto berdiri sebagai bukti dari dampak revolusioner Bitcoin dan gagasan desentralisasi. Keputusan Satoshi untuk mundur dan membiarkan komunitas memimpin menunjukkan esensi sejati dari desentralisasi,” ujar Ardoino.
Lugano: Pusat Inovasi DigitalSelain sebagai penghormatan kepada Pencipta Bitcoin, patung ini juga mencerminkan visi inovatif Kota Lugano. Wali Kota Lugano, Michele Foletti, mengungkapkan bahwa kota ini terus berkembang sebagai pusat inovasi digital, dengan dukungan penuh terhadap teknologi blockchain dan aset digital.
“Lugano dengan cepat menjadi pusat terkemuka untuk inovasi digital, dan patung ini tidak hanya menghormati Satoshi Nakamoto, tetapi juga mewujudkan semangat berpikiran maju yang mendorong kota kami,” ujar Foletti.
Lugano memang telah menjadi sorotan di dunia kripto, terutama setelah meluncurkan inisiatif Plan ₿ pada 2021, yang memungkinkan penggunaan Bitcoin untuk berbagai pembayaran sehari-hari di kota tersebut.
Dari toko roti hingga restoran, Bitcoin diterima sebagai alat pembayaran yang sah, memperkuat reputasi Lugano sebagai pusat ekonomi berbasis blockchain.
Mengingatkan pada Patung di BudapestIni bukan kali pertama patung Satoshi Nakamoto diresmikan. Sebelumnya, pada tahun 2021, patung pertama Satoshi diresmikan di Budapest, Hungaria.
Namun, berbeda dengan patung di Budapest yang berbentuk bust atau patung setengah badan, patung di Lugano dibuat dalam ukuran tubuh penuh. Patung ini bukan sekadar penghormatan, tetapi juga representasi dari perpaduan seni dan teknologi Bitcoin.
Pengunjung diharapkan dapat merenungkan makna dari identitas Satoshi yang misterius dan dampak Bitcoin terhadap dunia keuangan.
Kontroversi Dokumenter HBOPatung ini diresmikan di tengah perdebatan mengenai identitas Satoshi Nakamoto. Baru-baru ini, sebuah dokumenter HBO mengklaim telah menemukan identitas sebenarnya dari Pencipta Bitcoin.
Namun, individu yang diduga sebagai Satoshi dalam dokumenter tersebut, seorang pengembang kriptografi bernama Peter Todd, secara tegas membantah klaim tersebut.
“Saya bukan Satoshi Nakamoto,” tegas Peter Todd.
Kontroversi ini menambah misteri di sekitar identitas Satoshi, membuat patung di Lugano semakin relevan sebagai simbol dari anonimitas dan dampak global Bitcoin.
Dengan diresmikannya patung ini, Lugano semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kota yang paling mendukung perkembangan teknologi digital dan blockchain.
Patung Satoshi Nakamoto ini diharapkan menjadi landmark baru yang menarik perhatian wisatawan serta komunitas kripto dari seluruh dunia. Selain itu, patung ini juga mengingatkan kita akan pentingnya inovasi desentralisasi yang telah mengubah dunia keuangan global.
Sebagai simbol dari era digital yang penuh dengan inovasi, anonimitas dan desentralisasi, patung ini tidak hanya menghormati Pencipta Bitcoin, tetapi juga mendorong masyarakat untuk terus merenungkan dampak teknologi kripto terhadap dunia. [st]
Pola Bearish di POPCAT: Benarkah Ini Awal dari Kejatuhan Besar?
POPCAT mengalami penurunan signifikan setelah terbentuk pola bearish wedge. Apakah ini pertanda koreksi besar yang lebih dalam? [346] url asal
(BlockChain-Media) 26/10/24 10:30
v/17012348/
POPCAT, salah satu memecoin yang banyak diperhatikan, sedang mengalami tekanan di pasar. Berdasarkan analisis dari salah satu analis kripto popular di TradingView, Cobra Vanguard, terbentuknya pola bearish wedge pada time frame harian POPCAT menunjukkan tanda-tanda koreksi harga yang signifikan.
Pola ini merupakan sinyal yang sering diidentifikasi oleh para trader sebagai indikasi bahwa reli harga sebelumnya mungkin akan segera berakhir, dengan koreksi yang akan terjadi sebagai bagian alami dari siklus pasar.
“Bearish wedge telah terbentuk pada kerangka waktu harian POPCAT, yang berarti sudah saatnya terjadi koreksi harga. Setiap tren naik harus mengalami koreksi, itu adalah sifat alami pasar,” ujar Cobra Vanguard.
Bearish Wedge: Indikasi Koreksi Harga POPCATDalam analisis teknikal, pola bearish wedge biasanya menunjukkan adanya pelemahan momentum bullish dan kemungkinan besar akan disusul oleh penurunan harga token.

Hal ini sering terjadi setelah periode kenaikan harga yang signifikan, di mana pasar membutuhkan koreksi untuk menyeimbangkan kembali posisi para pelaku pasar.

Lebih lanjut, Cobra Vanguard menyebutkan bahwa level support terdekat bagi POPCAT berada di kisaran US$0,80, yang dipetakan berdasarkan lower high terdekat.
Level ini menjadi titik penting yang akan diperhatikan oleh para trader untuk melihat apakah harga dapat bertahan atau akan terus merosot lebih dalam. Jika harga berhasil bertahan di level tersebut, mungkin ada potensi untuk pemulihan jangka pendek, tetapi jika tidak, penurunan lebih lanjut bisa terjadi.
Pergerakan Harga TerbaruPada saat penulisan, POPCAT diperdagangkan di kisaran US$1,38, mengalami penurunan tajam sebesar 8,41 persen dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini tidak hanya memengaruhi harga, tetapi juga menyebabkan kapitalisasi pasar token meme ini jatuh di bawah US$1,4 miliar.
Kondisi ini mencerminkan sentimen bearish yang berkembang di sekitar aset kripto tersebut, dengan para pelaku pasar yang mulai khawatir bahwa koreksi harga ini bisa berlanjut lebih dalam.
Secara keseluruhan, pasar kripto terkenal dengan volatilitasnya yang tinggi, dan kondisi ini tidak terkecuali untuk POPCAT. Meskipun demikian, beberapa trader yang lebih berpengalaman melihat peluang di tengah situasi ini.
Koreksi harga sering kali dianggap sebagai kesempatan untuk masuk ke pasar pada level harga yang lebih rendah, terutama jika mereka percaya pada prospek jangka panjang aset tersebut. [st]
Lonjakan Nilai Ekonomi Blockchain Solana: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Solana cetak rekor nilai ekonomi riil US$11,09 juta. Apa yang memicu lonjakan ini? Simak peran Memecoin dan inovasi Firedancer. [537] url asal
#blockchain #blockchain-solana #nilai-ekonomi-solana #solana
(BlockChain-Media) 26/10/24 10:00
v/17012350/
Beberapa hari lalu, jaringan blockchain Solana mencatatkan nilai ekonomi riil tertinggi yang mencapai US$11,09 juta. Angka ini terdiri dari biaya transaksi dan tips nilai ekstraktif maksimal (MEV), menandakan lonjakan besar dalam aktivitas on-chain, terutama dari pasar memecoin yang sedang naik daun.
Sejak 19 Oktober, nilai ekonomi riil Solana telah melampaui Ethereum, menjadikannya pesaing kuat dalam ekosistem kripto yang semakin kompetitif.
Lonjakan Aktivitas Solana Berkat MemecoinSolana mengalami lonjakan signifikan dalam aktivitas jaringan, yang didorong oleh popularitas memecoin di platform ini. Pasar memecoin, dengan volatilitas yang tinggi, telah mendorong banyak transaksi di Solana, yang menyebabkan peningkatan dalam biaya transaksi dan tips MEV.
Salah satu memecoin yang mendapatkan sorotan adalah Moo Deng, yang melonjak hingga 100 persen setelah diumumkan terdaftar di Binance Futures.

Kenaikan harga dan volume transaksi yang besar dari memecoin di jaringan Solana menunjukkan bahwa blockchain ini terus menarik perhatian para trader dan investor yang mencari keuntungan cepat.
Fenomena ini mencerminkan potensi besar yang ditawarkan oleh pasar kripto berbasis Solana, meskipun masih ada beberapa skeptisisme terkait masa depan memecoin.
Solana Melampaui Ethereum dalam Nilai Ekonomi JaringanKeberhasilan Solana melampaui Ethereum dalam hal nilai ekonomi riil menjadi bukti bahwa jaringan ini semakin matang dan mampu bersaing dengan blockchain raksasa seperti Ethereum.
Meskipun Ethereum masih dikenal sebagai blockchain yang mendominasi sektor kripto, terutama dalam hal aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi), Solana dengan cepat mendapatkan tempat, berkat biaya transaksi yang lebih rendah dan kecepatan jaringan yang lebih tinggi.
Salah satu faktor yang mendorong perbedaan ini adalah meningkatnya aktivitas memecoin di Solana, sementara Ethereum menghadapi peningkatan biaya gas hingga 500 persen dalam beberapa minggu terakhir.
Ini menunjukkan bahwa aktivitas di jaringan Ethereum mulai bergeser, sementara Solana berhasil menangkap momentum pasar memecoin yang kian popular.
Dampak Firedancer pada Performa Blockchain SolanaSelain lonjakan aktivitas pasar memecoin, peningkatan performa blockchain Solana juga didorong oleh peluncuran Firedancer, klien validator baru yang dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi jaringan.
Firedancer telah diuji di mainnet Solana dan diharapkan dapat memberikan peningkatan signifikan dalam kecepatan dan keamanan jaringan.
Peningkatan kinerja ini sangat penting, mengingat Solana dikenal dengan kemampuan transaksinya yang cepat dan efisien.
Dengan adanya klien Firedancer, validator di jaringan ini diharapkan dapat menangani beban transaksi yang lebih besar dengan biaya yang tetap rendah, menjaga Solana tetap kompetitif di antara blockchain-blockchain besar lainnya.
Kinerja apik ini juga berdampak positif pada harga koin jaringan ini, SOL, yang harganya telah melesat 6,49 persen dalam 7 hari terakhir ke kisaran US$164,79. Ini telah membawa kapitalisasi pasarnya melesat melampaui US$75 miliar.
Tantangan dan Peluang di Masa DepanMeskipun Solana mencatatkan peningkatan yang luar biasa, jaringan ini juga menghadapi tantangan. Salah satunya adalah bagaimana memastikan bahwa lonjakan aktivitas yang berasal dari pasar memecoin dapat bertahan dalam jangka panjang dan tidak hanya menjadi tren sementara.
Banyak pengembang dan pelaku industri kripto menginginkan Solana berkembang menjadi lebih dari sekadar platform dengan transaksi murah, melainkan sebagai jaringan yang mampu mendukung aplikasi-aplikasi yang lebih kompleks dan berkelanjutan, seperti DeFi dan NFT.
Solana juga menghadapi tantangan regulasi, terutama di AS, di mana Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) telah menunjukkan sikap skeptis terhadap beberapa altcoin, termasuk Solana.
Meski demikian, jaringan ini tetap menarik perhatian institusi besar, dengan beberapa pengumuman penting yang terkait dengan peluncuran dana pasar uang dan stablecoin Euro berbasis Solana. [st]
Peretas Kembalikan US$19,3 Juta Kripto yang Dicuri dari Pemerintah AS
Peretas yang mencuri US$20 juta dari dompet kripto pemerintah AS mengembalikan US$19,3 juta, memicu spekulasi tentang motivasi di baliknya. [510] url asal
#cryptocurrency #hack #kripto #peretasan-kripto
(BlockChain-Media) 26/10/24 09:42
v/17012351/
Seorang peretas yang sebelumnya berhasil melakukan peretasan kripto dari dompet milik pemerintah AS secara mengejutkan mengembalikan dana sebesar US$19,3 juta dari total US$20 juta yang dicurinya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah serangan terjadi.

Peretas Kembalikan Aset Curian Milik Pemerintah AS – Arkham Intelligence Dompet kripto milik pemerintah yang berhasil diretas berisi hasil penyitaan dari beberapa kasus terkait kriminal kripto besar, termasuk kasus peretasan Bitfinex.
ZachXBT, salah satu investigator kripto terkemuka juga melaporkan bahwa para pelaku peretasan kripto belum sepenuhnya mengembalikan aset yang dicuri. Beberapa aset yang telah dikirim ke bursa kripto tertentu masih tetap dipegang oleh mereka.
“Jumlah ini tidak termasuk dana yang sudah ditransfer ke bursa instan (Switchain, HitBTC, N Exchange),” jelasnya pada saluran telegram.
Beberapa pengguna media sosial berspekulasi bahwa peretas tersebut mungkin tidak berniat mencuri dana secara permanen, tetapi lebih ingin menguji atau mengeksploitasi kerentanan keamanan dari dompet pemerintah, sebelum mengembalikan dana sebagai “pemberitahuan”.
Ada juga dugaan bahwa peretas tersebut sadar akan kemampuan pemerintah AS untuk melacak transaksi kripto, yang membuat mereka merasa terpaksa mengembalikan dana tersebut demi menghindari konsekuensi hukum yang lebih besar.
Spekulasi di Balik Tindakan Pelaku Peretasan KriptoPengembalian dana yang dilakukan oleh peretas memicu spekulasi tentang motivasi sebenarnya. Beberapa pihak berpendapat bahwa pelaku tersebut mungkin hanya ingin menunjukkan kelemahan keamanan yang ada pada dompet pemerintah, tanpa niat untuk melakukan pencurian permanen.
Namun, ada juga dugaan bahwa hacker tersebut merasa tertekan karena transaksi di blockchain bersifat transparan dan mudah dilacak, terutama oleh otoritas penegak hukum yang memiliki akses ke alat pelacakan canggih.
Selain itu, terdapat juga teori yang mengindikasikan motif lain di balik pengembalian aset tersebut. Spekulasi mengenai hal ini muncul di media sosial, terutama di X, di mana berbagai pengguna memberikan teori mereka.
Salah satu teori menarik datang dari seorang pengguna bernama Agent Wiz, yang menyatakan bahwa ini mungkin adalah “permainan orang dalam.”
Ia berpendapat bahwa ada agen yang awalnya mencoba mencuri dana tersebut melalui skenario peretasan kripto. Namun, karena pengawasan yang ketat di platform seperti X, mereka merasa terdesak untuk mengembalikan uang itu.
“Sepertinya ada agen yang mencoba mengambil dana, lalu melihat transparansi di Twitter, dan akhirnya memutuskan untuk mengembalikannya,” tulisnya di X.
Meskipun terdengar spekulatif, teori ini sebenarnya tidak sepenuhnya mustahil. Ada kemungkinan bahwa si “peretas” berasumsi pemerintah AS akan melihat pengembalian coin crypto curian tersebut sebagai bentuk “bounty“.
Begini Cara Membuat Meme Coin Crypto Sendiri di Pump Fun
Pada akhirnya, pemerintah bisa saja memilih untuk melepaskan peretas tanpa konsekuensi hukum, yang membuka peluang bahwa pelaku “peretasan” ini berhasil lolos tanpa konsekuensi apapun.
Motif di Balik Pengembalian Aset Curian yang Masih MisteriusPengembalian dana sebesar US$19,3 juta oleh hacker yang meretas dompet pemerintah AS menimbulkan berbagai spekulasi mengenai motifnya. Apakah karena takut terlacak, sekadar menguji sistem keamanan, atau ada faktor lain yang tidak terlihat?
Kasus ini tidak hanya menjadi pengingat bahwa bahkan pemerintah dengan keamanan tinggi bisa menjadi target, tetapi juga memberikan pelajaran penting bagi para pengguna, termasuk kita semua, bahwa keamanan dalam dunia kripto harus selalu diutamakan.
Di balik inovasi dan keuntungan yang ditawarkan oleh cryptocurrency, risiko peretasan kripto selalu mengintai, mengingatkan kita untuk terus waspada. [dp]
CoinEx Prediksi Kapitalisasi Pasar Memecoin Tembus US$1 Triliun!
CEO dan Pendiri CoinEx memprediksi bahwa kapitalisasi pasar sektor memecoin dapat menembus angka US$1 triliun. [575] url asal
#doge #dogecoin #meme-coin #meme-token #memecoin #pepe #shib #shiba-inu #token-meme
(BlockChain-Media) 25/10/24 18:13
v/16981294/
CEO dan Pendiri CoinEx, Haipo Yang, memprediksi bahwa kapitalisasi pasar sektor memecoin dapat menembus angka US$1 triliun. Ia pun memaparkan memaparkan sejumlah alasan dan faktor pendorong peningkatan memecoin di pasar kripto secara global.
Dalam beberapa tahun terakhir, memecoin alias meme token telah berkembang pesat dan mulai menggeser pandangan para investor kripto global. Dimulai dari sekadar lelucon di Internet, token ini kini menjadi fenomena yang diikuti dengan serius oleh para pendukungnya. Basis komunitas yang kuat dan rasa loyalitas memainkan peran sentral dalam membentuk nilai memecoin.
Popularitas memecoin seperti Dogecoin (DOGE) dan Shiba Inu (SHIB) mencerminkan fase baru dalam dunia kripto. Berbeda dengan kripto lainnya yang menekankan teknologi dan utilitas, memecoin tumbuh dari budaya internet dan kekuatan komunitas. Saat jumlah memecoin di pasar terus bertambah, persaingan di antara mereka pun makin ketat, terutama mengingat jenis kripto ini sangat spekulatif.
“Orang-orang tertarik pada kripto yang sering disebut meme token ini, karena mereka merasa memiliki keterikatan dan rasa kebersamaan dalam komunitasnya,” ungkap Haipo Yang, CEO dan Pendiri CoinEx, dalam sebuah pernyataan tertulis, Jumat (25/10/2024).

Nilai pasar tertinggi di sektor ini mencapai US$89 miliar pada awal Mei 2021. Sumber: CoinMarketcap.Dogecoin, yang diluncurkan pada 2013 sebagai referensi meme anjing Shiba Inu, merupakan pelopor di sektor ini.
Sejak saat itu, memecoin lainnya, seperti Shiba Inu dan Pepecoin (PEPE) yang terinspirasi oleh karakter ‘Pepe the Frog’, serta DOGS, memecoin yang didukung oleh The Open Network (TON), mulai bermunculan, membawa simbol-simbol unik yang diikuti antusiasme besar dari komunitas daring. DOGS sendiri terinspirasi dari anjing peliharaan Pendiri Telegram, Pavel Durov.
Menurut Haipo, keberhasilan koin-koin ini dalam menarik perhatian komunitas yang loyal membuat harga memecoin bisa meningkat signifikan, meski nilai intrinsiknya terbatas. Ekonomi global yang tidak stabil dan tingkat inflasi yang meningkat juga memperkuat tren ini, sebab para investor cenderung mencari alternatif investasi dengan potensi keuntungan tinggi, dan memecoin menjadi salah satu opsi yang menarik.
Bappebti: Memecoin PEPE Masuk 5 Besar Transaksi Kripto di Indonesia Sepanjang September 2024
“Pasar kripto yang semakin kompetitif menawarkan memecoin sebagai pilihan bagi investor yang ingin mencoba aset unik,” tambah Haipo Yang, menyoroti keistimewaan koin berbasis komunitas ini.
Selain komunitas, platform seperti CoinEx berperan besar dalam mempopularkan meme token. CoinEx mencatat berbagai memecoin, baik yang sudah populer maupun yang baru rilis, dengan komitmen untuk mendukung proyek berbasis komunitas melalui proses pencatatan yang cepat.
“CoinEx berkomitmen mendukung proyek berbasis komunitas melalui pencatatan cepat,” ujar Haipo Yang. CoinEx mengklaim memiliki pendekatan yang lebih gesit dalam mencatatkan kripto berjenis ini dibandingkan platform lain, memberikan peluang bagi pengguna untuk berinvestasi lebih awal dan berpotensi mendapatkan keuntungan dari tren awal harga.
CoinEx juga mengklaim setiap memecoin yang dicatat telah melalui proses pengecekan ketat, demi menjaga keamanan pengguna. Pendekatan ini membedakan CoinEx dari platform lain yang terkadang melonggarkan standar dalam pencatatan.
Komitmen CoinEx dalam mendukung memecoin mencerminkan pemahaman mendalam terhadap dinamika komunitas kripto, serta kebutuhan pengguna akan nilai yang berasal dari interaksi komunitas.
Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan koin berbasis meme menggarisbawahi pentingnya peran komunitas dalam ekosistem kripto. Apa yang dahulu dianggap remeh kini telah bertransformasi menjadi aset dengan kapitalisasi pasar yang mencapai miliaran dolar.
Haipo Yang memprakirakan, total kapitalisasi pasar memecoin akan segera menembus US$1 triliun, dengan semakin banyak investor yang ikut terlibat dalam budaya Internet dan berpotensi meraih keuntungan. Nilai pasar tertinggi di sektor ini mencapai US$89 miliar pada awal Mei 2021.
Kombinasi dari pengaruh budaya dan komunitas sosial menjadikan memecoin sebagai kekuatan yang kemungkinan besar akan terus mendominasi pasar kripto dalam waktu dekat. [ps]
Ulasan Pasar Kripto Hari Ini, Nasib XRP dan DOGE di Tengah Pusaran Pilpres AS
Pasar kripto dan saham AS bergerak mixed menjelang akhir Oktober, dengan nasib harga XRP dan DOGE ada di pusaran pilpres AS. [615] url asal
#bitcoin #btc #nasdaq #pasar-kripto #saham
(BlockChain-Media) 25/10/24 16:43
v/16983805/
Pasar kripto dan saham AS mengalami pergerakan mixed menjelang akhir bulan Oktober, dengan nasib harga Ripple (XRP) dan Dogecoin (DOGE) ada di pusaran pilpres AS.
Pasar kripto dan saham AS mengalami pergerakan mixed menjelang akhir Oktober 2024, dengan aset kripto utama seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) serta indeks saham utama S&P 500 dan Nasdaq menunjukkan tren yang bervariasi. Kinerja XRP disebutkan bisa semakin moncer karena unsur kedekatan Pendiri Ripple dengan Kamala Harris. Sementara itu DOGE diprediksi mencuri perhatian publik, jika Donald Trump kelak menang.
Kenaikan harga di pasar kripto terhenti setelah sebelumnya sempat mencapai rekor, sementara saham AS terkoreksi cukup signifikan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dan mendekatnya pemilu presiden AS.
Tren Pergerakan Pasar Kripto dan Sentimen Investor
Pasar kripto menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi sepanjang pekan ini. Bitcoin, yang sebelumnya mencatatkan kenaikan signifikan hingga US$69.200 pada Senin (21/10/2024), kemudian terkoreksi tajam dan berada di level US$65.400 pada Kamis (24/10). Ethereum juga mengalami tren yang serupa, turun dari area harga US$2.740 ke level US$2.470.
Menurut data dari Blockchain.com, hashrateBitcoin mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di angka 700 EH/s pada 21 Oktober 2024, yang menunjukkan optimisme tinggi di kalangan miner atau penambang.
Optimisme ini juga dikonfirmasi oleh indikator Puell Multiple, yang mengukur pendapatan harian penambang relatif terhadap rata-rata tahunan.
Analis dari Reku, Fahmi Almuttaqin, mengindikasikan bahwa level rendah Puell Multiple saat ini (0,9) mencerminkan potensi kenaikan harga Bitcoin yang kuat.
“Dinamika di pasar kripto dan saham menunjukkan kehati-hatian investor jelang pemilu AS dan pertemuan The Fed awal bulan depan. Namun, investor mulai menunjukkan langkah akumulasi di pasar kripto, terlihat dari arus dana ke instrumen Spot Bitcoin ETF dalam beberapa pekan terakhir,” ujar Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/10/2024). Ia menambahkan bahwa lonjakan hashrate ini sering menjadi indikasi awal bagi tren harga Bitcoin yang semakin positif.
3 Sinyal Beli BTC dari Para Ahli
Pasar Saham AS dan Optimisme InvestorDi sisi lain, pasar saham AS turut mengalami koreksi, terutama pada indeks S&P 500 dan Nasdaq yang mulai menunjukkan penurunan sejak Selasa (22/10). Pada Rabu (23/10), indeks S&P 500 turun sebesar 0,92 persen dan Nasdaq sebesar 1,6 persen. Penurunan ini terjadi di tengah sentimen kehati-hatian menjelang pengumuman kebijakan dari The Fed dan dampak potensial dari hasil pemilu AS.
Fahmi Almuttaqin juga menyebut bahwa pemilu AS diprediksi akan mempengaruhi pasar kripto dan saham, dengan potensi perubahan kebijakan yang berpotensi menguntungkan beberapa perusahaan teknologi dan aset kripto tertentu.
“Jika kandidat dari Partai Demokrat, Kamala Harris, menang, ada kemungkinan kenaikan harga XRP, didukung oleh hubungan kuat dengan Co-Founder Ripple. Sebaliknya, aset seperti DOGE mungkin akan mencuri perhatian jika Donald Trump menang,” jelas Fahmi.
Optimisme investor turut dipengaruhi oleh laporan keuangan kuartal III dari perusahaan besar seperti Tesla (TSLA), Apple (AAPL), Microsoft (MSFT), dan Amazon (AMZN), yang menunjukkan ketahanan di tengah gejolak pasar. Kinerja solid dari sektor teknologi ini menjadi katalis bagi investor, meskipun saham AS masih berada dalam fase koreksi akibat kebijakan suku bunga The Fed.
Dogecoin Bakal Anjlok Lagi? Analisis Terbaru Bikin Penasaran
Arah Investasi di Tengah Kondisi Pasar MixedMelihat kondisi pasar kripto dan saham yang mixed, investor diimbau untuk menyesuaikan strategi investasinya berdasarkan analisis fundamental dan teknikal. Di platform Reku, investor dapat memanfaatkan fitur Insights untuk memantau kinerja saham AS, termasuk sentimen berita di Buzz Score, serta penilaian fundamental di Quality Score. Sementara untuk portofolio aset kripto, fitur Portfolio Analysis memungkinkan investor untuk melacak harga rata-rata, alokasi, serta laba rugi dari aset yang dimiliki.
Pasar kripto dan saham saat ini tengah berada dalam periode volatilitas tinggi yang menuntut investor untuk lebih cermat dan bijak dalam membuat keputusan investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global. [ps]