#30 tag 24jam
Pendapatan Premi Astra Life Tumbuh 2,27% Jadi Rp 4,5 Triliun pada Kuartal III-2024
PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) mencatatkan pertumbuhan premi yang positif hingga kuartal III-2024. [328] url asal
#pertumbuhan-premi #astra-life #pt-asuransi-jiwa-astra #otoritas-jasa-keuangan #risk-based-capital #nico-tahir #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #asuransi
(Kontan-Keuangan) 29/10/24 16:01
v/17159192/
Reporter: Nadya Zahira | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) mencatatkan pertumbuhan premi yang positif hingga kuartal III-2024. Astra Life mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 4,5 triliun atau naik sebesar 2,27% secara tahunan atau yoy.
Presiden Direktur Astra Life, Nico Tahir mengatakan bahwa sejak awal tahun, nilai premi telah mengalami pertumbuhan sebanyak sembilan kali lipat.
Menurut dia, kondisi perusahaan yang terus positif ini membuat perusahaan mencatatkan laba bersih senilai Rp 40,52 miliar pada September 2024, atau membaik jika dibandingkan dengan periode kuartal III-2023 yang sempat rugi Rp 2,79 miliar.
"Tren positif ini merupakan buah dari fondasi bisnis Astra Life yang dibangun secara kuat sehingga dapat mencapai profitabilitas yang berkelanjutan di tengah situasi ekonomi yang masih bisa dikatakan cukup fluktuatif," ujar Nico kepada KONTAN, Senin (28/10).
Nico mengatakan, hal tersebut tercermin dari World Bank dan IMF yang memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi global di pengujung tahun 2024, akan mengalami perlambatan dengan angka pertumbuhan di rentang 2,6% hingga 3,2% secara YoY.
Terkait dengan klaim, Nico menyebutkan hingga kuartal III-2024, Astra Life telah membayar klaim senilai Rp 553 miliar (di luar manfaat penutupan polis). Angka tersebut naik dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu. Sayangnya, ia tidak menyebutkan besaran dari kenaikan klaim tersebut.
Walaupun demikian, Astra Life tetap mampu melampaui tingkat solvabilitas/Risk Based Capital (RBC) minimum 120% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pada kuartal III 2024, tingkat solvabilitas/Risk Based Capital (RBC) Astra Life berada di angka 256% atau mengalami pertumbuhan sebesar 44% YoY dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 lalu.
Nico mengatakan, sepanjang Januari - September 2024, Astra Life telah melakukan berbagai upaya di antaranya menjaga portofolio bisnis yang baik.
“Tak hanya itu, kami juga melakukan berbagai upaya di antaranya mendorong produk berbasis proteksi, optimalisasi pendapatan investasi, biaya operasional yang tepat sasaran, dan melakukan inovasi-inovasi guna memperkuat pertumbuhan portofolio," ucapnya.
Astra Life Catatkan Total Aset sebesar Rp 8,1 Triliun Hingga September 2024
Capaian tersebut tumbuh 9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. [371] url asal
#asuransi #astra-life #aset-asuransi #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #asuransi
(Kontan-Keuangan) 28/10/24 14:50
v/17103769/
Reporter: Nadya Zahira | Editor: Putri Werdiningsih
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan asuransi jiwa, PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) melaporkan bahwa hingga kuartal III-2024, total aset yang tembus mencapai sebesar Rp8,1 triliun.
Angka tersebut naik sebesar 9% secara tahunan atau year on year (YoY), apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Presiden Direktur Astra Life, Nico Tahir mengatakan kenaikan aset itu merupakan buah dari pondasi bisnis Astra Life yang dibangun secara kuat, sehingga dapat mencapai profitabilitas yang berkelanjutan di tengah situasi ekonomi yang masih fluktuatif.
Selain membukukan pertumbuhan aset, Nico mengatakan bahwa perusahaan juga mencatat kenaikan pendapatan premi bruto dari Rp 4,4 triliun pada kuartal III-2023, menjadi Rp 4,5 triliun untuk periode yang sama pada tahun ini.
“Astra Life juga telah melindungi 3,4 juta jiwa atau telah bertumbuh delapan kali lipat, apabila dibandingkan dengan tahun pertama Astra Life hadir yakni pada tahun 2014," kata Nico dalam keterangan resminya dikutip Senin (28/10).
Menjelang tutup buku 2024, Nico menegaskan bahwa Astra Life masih optimistis terus konsisten untuk bertumbuh di atas rata-rata industri. Kendati begitu, pihaknya mengakui di tengah kontraksi ekonomi yang terjadi ketika aktivitas ekonomi cenderung tidak stabil, situasi pada asuransi jiwa pun menghadapi berbagai tantangan.
“Namun di tengah kondisi tersebut, hingga kuartal III-2024 Astra Life telah memenuhi komitmen dan tanggung jawabnya melalui pembayaran klaim senilai Rp 553 miliar (jumlah tersebut diluar manfaat penutupan polis,” imbuhnya. .
Tak hanya itu, Nico menyebutkan bahwa Astra Life juga mampu melampaui tingkat solvabilitas atau risk based capital (RBC) minimum 120% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun, pada kuartal III-2024, tingkat RBC perusahaan mencapai di angka 256% atau naik sebesar 44% dibandingkan periode yang sama pada 2023.
Disamping itu, Nico menuturkan, Astra Life telah melakukan berbagai aksi korporasi diantaranya dengan meluncurkan produk baru pada kanal distribusi bersama Unit Usaha Syariah (UUS) Permatabank.
Kemudian, Astra Life juga melakukan ekspansi kemitraan bancassurance melalui peresmian kerjasama dengan Bank Jasa Jakarta yang sekaligus menandai kolaborasi dalam ekosistem bisnis grup Astra, terutama Astra Financial.
Di tahun 2024 ini, Astra Life juga secara konsisten terus mengoptimalkan kanal digital maupun direct, agar masyarakat dapat semakin mudah mengakses produk dan layanan yang ditawarkan sehingga semakin banyak lagi masyarakat yang terproteksi dengan produk asuransi jiwa.
Asuransi Jiwa Astra Life Tutup Kuartal III/2024 dengan Aset Rp8,1 Triliun
Astra Life mencatatkan total aset Rp8,1 triliun hingga kuartal III/2024. [390] url asal
#astra-life #asuransi-jiwa-astra-life #aset-astra-life #kinerja-astra-life #kinerja-astra-life-2024 #astra #astra-group #grup-astra #asuransi-grup-astra #asuransi-astra-group
(Bisnis.Com - Finansial) 27/10/24 16:17
v/17058746/
Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan asuransi jiwa di bawah Grup Astra PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) mencatatkan total aset yang tembus Rp8,1 triliun hingga kuartal III/2024. Angka tersebut mengalami peningkatan sebanyak 9% secara tahunan (year on year/YoY) apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Presiden Direktur Astra Life Nico Tahir mengatakan pertumbuhan positif ini merupakan buah dari pondasi bisnis Astra Life yang dibangun secara kuat sehingga dapat mencapai profitabilitas yang berkelanjutan di tengah situasi ekonomi yang fluktuatif.
Nico menambahkan selain membukukan pertumbuhan aset, perusahaan juga mencatat kenaikan pendapatan premi bruto dari Rp4,4 triliun pada kuartal III/2023 menjadi Rp4,5 triliun untuk periode yang sama pada tahun ini.
"Astra Life juga telah melindungi 3,4 juta jiwa atau telah bertumbuh delapan kali lipat jika dibandingkan tahun pertama Astra Life hadir pada 2014," kata Nico dalam keterangan resminya dikutip Minggu (27/10/2024).
Menjelang tutup buku 2024, Nico menekankan Astra Life masih optimistis akan terus konsisten untuk bertumbuh di atas rata-rata industri. Meskipun, pihaknya mengakui di tengah kontraksi ekonomi yang terjadi ketika aktivitas ekonomi cenderung tidak stabil, situasi pada asuransi jiwa pun menghadapi berbagai tantangan.
“Namun, di tengah kondisi tersebut, hingga kuartal III/2024 Astra Life telah memenuhi komitmen dan tanggung jawabnya melalui pembayaran klaim senilai Rp553 miliar [diluar manfaat penutupan polis],” katanya.
Astra Life juga mampu melampaui tingkat solvabilitas/risk based capital (RBC) minimum 120% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun, pada kuartal III/2024, tingkat RBC perseroan mencapai di angka 256% atau mengalami pertumbuhan sebesar 44% dibandingkan periode yang sama pada 2023.
Tahun ini, Astra Life telah melakukan berbagai aksi korporasi di antaranya meluncurkan produk baru pada kanal distribusi bersama Unit Usaha Syariah (UUS) Permatabank. Selain itu, ekspansi kemitraan bancassurance juga telah dilakukan melalui peresmian kerjasama dengan Bank Jasa Jakarta yang sekaligus menandai kolaborasi dalam ekosistem bisnis grup Astra, terutama Astra Financial.
Astra Life juga secara konsisten terus mengoptimalkan kanal digital maupun direct agar masyarakat dapat semakin mudah mengakses produk dan layanan yang ditawarkan sehingga semakin banyak lagi masyarakat yang terproteksi dengan produk asuransi jiwa.
"Melalui serangkaian pencapaian ini, Astra Life memiliki aspirasi untuk terus menjadi perusahaan asuransi jiwa di Indonesia dengan pertumbuhan yang positif, portofolio bisnis yang kuat, profitable, dan sustainable. Harapannya, Astra Life bisa menjadi brand asuransi jiwa yang resilien terhadap berbagai tantangan ekonomi di masa depan,” ujar Nico.
Astra Life dan UUS Permata Bank Perluas Bancassurance Syariah
Presiden Direktur PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) Nico Tahir mengaku optimistis terhadap pangsa pasar asuransi jiwa syariah ke depan, di antaranya dengan meluncurkan AVA Asya Hasanah Proteksi yang [591] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #astra-life #uus-bank #permata-bank #uus-permata-bank #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 15/10/24 21:57
v/16519271/
JAKARTA, investor.id - Presiden Direktur PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) Nico Tahir mengaku optimistis terhadap pangsa pasar asuransi jiwa syariah ke depan, di antaranya dengan meluncurkan AVA Asya Hasanah Proteksi yang merupakan Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI) atau unit link sesuai prinsip syariah. Produk tersebut dijual lewat kanal distribusi bancassurance bersama Unit Usaha Syariah (UUS) Permata Bank.
“Kami optimis dapat terus menjangkau lebih banyak nasabah melalui produk-produk yang akan kami luncurkan sepanjang 2024. Kali ini, kami meluncurkan AVA Asya Hasanah Proteksi yang sesuai dengan prinsip syariah sebagai wujud upaya Astra Life untuk semakin melengkapi portofolio produk yang ditawarkan di kanal bancassurance Unit Usaha Syariah Permata Bank, setelah sebelumnya hadir melalui produk asuransi jiwa tradisional,”kata dia, dikutip Selasa (15/10/2024).
Nico mengatakan, produk asuransi AVA Asya Hasanah Proteksi memberikan perlindungan menyeluruh dan booster investasi untuk perencanaan keuangan. Produk ini juga telah memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank Rudy Basyir Ahmad menyampaikan bahwa kerja sama pihaknya dengan Astra Life merupakan wujud dari komitmen Unit Usaha Syariah Permata Bank untuk terus berinovasi dalam memberikan solusi investasi syariah melalui ragam produk dan fasilitas yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
“Kami berharap dengan diluncurkannya AVA Asya Hasanah Proteksi dapat memperluas pilihan nasabah Permata Bank akan produk asuransi syariah serta tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.
AVA Asya Hasanah Proteksi merupakan produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (unit link) sesuai prinsip syariah dengan keunggulan perlindungan menyeluruh dalam satu produk, mulai dari perlindungan jiwa, terminal illness, cacat total dan tetap, hingga tambahan manfaat meninggal dunia karena kecelakaan selama periode mudik lebaran (manfaat mudik lebaran).
Selain itu, alokasi investasi yang ditawarkan sebesar 60% dari kontribusi dasar berkala tahun polis ke-1. Nilai alokasi investasi ini bisa meningkat hingga 100% pada tahun polis ke-4 dan seterusnya. Nasabah juga bisa menikmati manfaat booster investasi senilai 5% dari kontribusi dasar berkala di tahun polis pertama yang didapatkan mulai dari awal tahun polis ke-6 hingga tanggal berakhirnya polis, serta manfaat akhir polis sebesar 100% nilai dana akan dibayarkan jika peserta utama yang diasuransikan hidup sampai tanggal berakhirnya polis.
AVA Asya Hasanah Proteksi tersedia dengan kontribusi dasar berkala minimum senilai Rp 6 juta per tahun, serta kontribusi investasi berkala atau kontribusi investasi tunggal minimum senilai Rp 1 juta per tahun. Metode pembayaran kontribusi tersedia dalam periode bulanan, kuartalan, semesteran hingga tahunan. Untuk perlindungan yang lebih optimal, tersedia berbagai pilihan asuransi tambahan (rider), mulai dari Asuransi Tambahan Kecelakaan Diri + Syariah, Asuransi Tambahan Death Contribution Waiver Syariah, Asuransi Tambahan Total Permanent Disability Contribution Waiver Syariah serta Asuransi Tambahan Penyakit Kritis + Syariah.
Sebagai wujud komitmen dalam memastikan aspek perlindungan dan keamanan nasabah, AVA Asya Hasanah Proteksi sudah memenuhi persyaratan dan ketentuan terbaru yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, Astra Life dan Permata Bank juga selalu berupaya mengutamakan kepentingan nasabah melalui produk-produk dan cara penjualan yang telah selaras dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, termasuk SEOJK Nomor 5 tahun 2022 yang mengatur mengenai penjualan PAYDI.
“Secara konsisten, kami berupaya memastikan tenaga pemasar yang handal dan terlatih, evaluasi kerja sesuai pada standard operating procedure (SOP), penjualan produk yang tunduk pada ketentuan regulasi terbaru, serta pelaksanaan welcome call pasca penjualan polis unit link. Hal ini juga kami terapkan sebagai komitmen untuk menjalankan bisnis dengan prinsip penerapan tata kelola yang baik (good corporate governance),” kata Nico.
Editor: Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Astra Life dan Bank Jasa Jakarta Jalin Kerja Sama Bancassurance
Kolaborasi strategis unit usaha Astra Financial yakni Astra Life dan Bank Jasa Jakarta ditandai produk asuransi jiwa AVA Proteksi Pelita. - Halaman all [375] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #astra-life #bank-jasa-jakarta #bancassurance #astra-financial #grup-astra #ava-proteksi-pelita #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 07/10/24 20:09
v/16125345/
JAKARTA, investor.id – PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) dan PT Bank Jasa Jakarta (BJJ) mengumumkan telah menjalin kemitraan dalam rangka distribusi produk asuransi. Kerja sama kanal bancassurance ini juga menandai kolaborasi strategis antara kedua unit bisnis dalam Astra Financial, bagian dari Grup Astra.
“Sejalan dengan visi Astra Life untuk hadir di setiap rumah masyarakat Indonesia, Astra Life terus memperkuat kanal distribusi bancassurance yang dimiliki. Selain melalui penambahan variasi produk, kami juga melakukan ekspansi kemitraan bancassurance, termasuk di dalam ekosistem bisnis grup Astra bersama Bank Jasa Jakarta,” ungkap Presiden Direktur Astra Life Nico Tahir dalam keterangannya, Senin (7/10/2024).
Dia mengatakan, langkah awal kolaborasi itu diwujudkan melalui peluncuran AVA Proteksi Pelita yang tersedia di seluruh cabang Bank Jasa Jakarta. Tujuannya adalah membawa asuransi lebih mudah dijangkau oleh lebih banyak nasabah.
“Ekspansi kemitraan bancassurance ini juga merupakan wujud komitmen kami untuk berkontribusi pada peningkatan inklusi keuangan, senada dengan aspirasi yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” imbuh Nico.
Dia menyatakan, sebagai wujud komitmen dalam memastikan aspek perlindungan dan keamanan nasabah, AVA Proteksi Pelita sudah memenuhi persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan oleh OJK.
“Pemenuhan ini kami pastikan secara konsisten sebagai wujud komitmen kami dalam memberikan produk dan layanan terbaik bagi nasabah sekaligus upaya kami dalam menjalankan bisnis berlandaskan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance),” ujar Nico.
Presiden Direktur PT Bank Jasa Jakarta, Leo Koesmanto menjelaskan, pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan Astra Life yang menjadikan ekosistem bisnis grup Astra Financial semakin kuat. Peluncuran AVA Proteksi Pelita adalah langkah kolaborasi yang penting untuk BJJ terus memberikan pelayanan terbaik melalui solusi perlindungan jiwa yang lebih fleksibel dan terjangkau.
“Sejalan dengan visi kami dalam mentransformasi perbankan, memajukan Indonesia, kolaborasi ini melengkapi penawaran produk Bank Jasa Jakarta kepada para nasabah Relationship Banking. Kedepannya, kami akan terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi yang dapat mendukung serta memajukan kesejahteraan finansial para nasabah kami,” jelas Leo.
AVA Proteksi Pelita merupakan merupakan produk asuransi jiwa berjangka dengan pembayaran premi berkala yang memberikan perlindungan jiwa serta rawat jalan darurat kecelakaan dengan pilihan pengembalian premi. Produk ini tersedia di jalur distribusi bancassurance, melalui kemitraan Astra Life yang bekerjasama dengan Bank Jasa Jakarta (BJJ).
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Astra Life Gencarkan Edukasi Manfaat Memiliki Asuransi
asuransi kesehatan dan asuransi jiwa merupakan investasi masa depan - Halaman all [1,520] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #asuransi #astra-life #nasabah #literasi #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 30/09/24 20:34
v/15783299/
JAKARTA, investor.id – Sedia payung sebelum hujan, pepatah itu dirasakan betul oleh Ahmad Paryadi (49). Di usianya yang menjelang setengah abad pria yang bekerja di industri kreatif ini mulai merasakan penurunan kualitas hidupnya. Warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini merasa tak selincah dulu. “Ada saja gangguan kesehatan, mulai dari kadar asam urat yang tinggi hingga masalah pembuluh darah,”ungkapnya kepada Investor Daily, kemarin.
Beruntung sejak usia 30 tahun, dia sadar pentingnya melindungi diri dengan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. “Dulu memang jarang terpakai, tapi sekarang manfaatnya baru saya rasakan,”katanya.
Dia berkisah pernah mengalami gangguan pernafasan. Untuk mengakses rumah sakit besar dia diharuskan untuk melewati prosedur pemeriksaan di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama. Beruntung, Paryadi mengantongi kartu asuransi swasta di dompetnya. “Saya ingat ikut asuransi swasta. Langsung menuju rumah sakit dan ditangani dengan cepat,”paparnya.
Meskipun hanya dirawat selama lima hari, namun dia mengaku bersyukur mendapatkan penanganan yang cepat tanpa memikirkan biaya. “Semua dicover asuransi, saya tidak mengeluarkan uang sepeserpun,”tegasnya.
Bagi Paryadi, asuransi kesehatan memiliki manfaat yang besar. Terlebih saat seseorang dihadapkan pada kondisi ketidakpastian ekonomi. “Saya bayar premi tahunan sekitar Rp7 jutaan. Jadi jika di masa pertanggungan saya sakit tak perlu memikirkan biaya berobat,”katanya.
Nilai manfaat yang diberikan, lanjut dia, jauh lebih besar dibandingkan dengan premi yang dibayarkan. “Selama ini banyak yang beranggapan memiliki polis asuransi jiwa hanya buang-buang uang. Padahal justru sebaliknya, dengan ada asuransi tak hanya kesehatan, aset kita pun terlindungi karena tak perlu dijual untuk biaya berobat,”katanya.
Dia meyakini asuransi kesehatan dan asuransi jiwa merupakan investasi masa depan. “Memang manfaatnya tak bisa langsung dirasakan. Baru terasa saat ada masalah kesehatan,”sebutnya. Dia pun mengaku juga memiliki asuransi jiwa yang akan memberikan manfaat bagi keluarganya. “Dengan asuransi jiwa, jika kelak ada ketidakmampuan misalnya sakit atau lebih dari itu, masa depan keluarga sudah ada jaminan. Dana dari asuransi jiwa bisa dicairkan,”paparnya.
Paryadi pun menyarankan agar masyarakat, termasuk kalangan muda untuk melindungi masa depanya dengan asuransi. “Musibah, sakit bisa datang kapan saja. Dengan memiliki polis asuransi setidaknya kita bisa mengurangi risiko kehilangan aset untuk biaya berobat,”tutupnya.
Hal yang sama dirasakan Sigit Setiawan, nasabah Astra Life. Dia berkisah mengalami penyempitan pembuluh darah dan harus menjalani tindakan pasang ring jantung. Berbekal asuransi Astra Life, proses pengobatan berjalan lancar. “Prosesnya mudah, saya hanya menunjukkan kartu Astra Life. Alhamdulillah semua tercover,”ungkap Sigit dikutip dari testimoninya.
Sigit pun menilai, memiliki perlindungan asuransi sangat penting. “Penting sekali karena kita tidak pernah tahu seberapa sehat kita,”ungkapnya. Karenanya, penting untuk menyiapkan segala sesuatu sebelum tertimpa musibah. “Saya pikir kita harus prepare, well prepare untuk ke depan. Untuk anak-anak kita,segala macam harus disiapkan,”tegasnya.
Sedangkan nasabah Astra Life bernama Mohammad Yoga menilai, memiliki polis asuransi kesehatan memberikan banyak manfaat. “Saat di rumah sakit saya hanya menunjukkan kartu asuransi Astra Life. Sampai sembuh saya tidak membayar sepeserpun,”katanya.
Menurut dia,memiliki asuransi sangat penting. Terlebih saat ini terjadi gelombang lay off di banyak industri. Kondisi tersebut, lanjut dia, membuat kondisi keuangan seseorang tidak stabil. “Misalkan kita sedang sakit, kondisi keuangan tidak stabil, itu akan merepotkan,”imbuhnya. Dengan memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa maka hidup seseorang menjadi lebih tenang.
Pengamat Asuransi Tri Joko Santoso berharap, industri asuransi terus kreatif dan inovatif mengeluarkan produk-produk baru yang sesuai dengan kemampuan dan tujuan masyarakat.
Astra Life, sebagai perusahaan asuransi dibawah naungan PT Astra International, Tbk. terus mendorong peningkatan literasi berasuransi masyarakat termasuk kalangan generasi muda.
Beberapa waktu lalu, Astra Life memberikan edukasi kepada kalangan mahasiswa dari 4 universitas. Diantaranya, Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran (Unpad) dan Universitas Indonesia.
Direktur Astra Life Cornelius Nangoi mengungkapkan, dalam momentum #AstraLifeSedekatde pihaknya berharap generasi muda bisa mengenal Astra Life secara lebih dekat.
“Hal ini turut mendorong pemahaman peserta akan manfaat memiliki produk perlindungan asuransi jiwa maupun kesehatan, sesuai dengan semangat literasi keuangan untuk kalangan anak muda,”ujarnya. Astra Life berharap dapat menjangkau lebih banyak lagi generasi muda dalam #AstraLifeSedekatde untuk lebih mengenal perusahaan asuransi jiwa, serta memahami pentingnya memiliki kesadaran finansial dan lerencanaan keuangan. Dengan demikian, Astra Life juga bisa berkontribusi dalam membangun generasi muda yang melek finansial.
“Antusiasme ini selaras dengan semangat sedekatde yang kami bawa sebagai tema ulang tahun ke-10 Astra Life. Semoga Astra Life bisa semakin dekat dengan masyarakat melalui pesan Love Life yang telah kami bawa secara konsisten sejak pertama kali hadir di tahun 2014,”tutup Cornelius.
Selain menggelorakan literasi berasuransi melalui #AstraLifeSedekatde perusahaan asuransi ini juga meluncurkan beragam produk perlindungan bagi masyarakat. Salah satunya ASYA Group Berkah Proteksi yang merupakan asuransi jiwa dan kecelakaan kumpulan berbasis syariah yang memberikan berbagai pilihan perlindungan asuransi bagi peserta dari suatu badan usaha, organisasi atau peserta kumpulan lain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Direktur Bisnis Astra Life Alkaf Ghozali megatakan, sebagai perusahaan asuransi jiwa yang memiliki misi untuk membawa ketenangan pikiran dan membangun masa depan yang sejahtera ke jutaan masyarakat Indonesia, Astra Life menyadari bahwa aspek perlindungan juga diperlukan bagi badan usaha, organisasi atau peserta kumpulan, termasuk karyawan dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi aset paling berharga dari sebuah bisnis.
Namun di sisi lain, keinginan untuk memberikan perlindungan ini sering terkendala anggapan biaya yang besar dan masa kepesertaan yang begitu panjang.
“Kami berharap, ASYA Group Berkah Proteksi bisa menjadi solusi perlindungan untuk badan usaha, organisasi, peserta kumpulan lainnya, hingga UMKM bagi pesertanya dengan biaya yang terjangkau dan masa kepesertaan yang lebih fleksibel,”sebutnya.
ASYA Group Berkah Proteksi tersedia mulai dari Rp5 juta per Pemegang Polis dengan Santunan Asuransi yang besarnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Adapun Masa Kepesertaan tersedia dalam beragam pilihan mulai 1 bulan hingga 7 tahun. ASYA Group Berkah Proteksi tersedia dengan syarat jumlah peserta minimal sebanyak 5 orang dan Peserta Yang Diasuransikan berusia maksimum 69 tahun.
ASYA Group Berkah Proteksi memberikan perlindungan asuransi dasar yang tersedia dalam beragam pilihan, mulai dari Manfaat Meninggal Dunia, Manfaat Meninggal Dunia Karena Sebab Alami, Manfaat Meninggal Dunia Karena Kecelakaan, hingga Manfaat Meninggal Dunia Karena Kecelakaan Lalu Lintas dengan 100% Santunan Asuransi akan dibayarkan apabila Peserta Yang Diasuransikan tutup usia. Selain itu, tersedia juga berbagai jenis asuransi tambahan untuk memperluas risiko dari peserta yang diasuransikan, seperti Manfaat Cacat Total dan Tetap, dan Manfaat Cacat Tetap Karena Kecelakaan dengan 100% Santunan Asuransi akan dibayarkan apabila Peserta Yang Diasuransikan terdiagnosis cacat tetap. Tidak hanya itu, peserta juga bisa memilih asuransi tambahan dengan Manfaat Biaya Perawatan Karena Kecelakaan, maksimum 10% atau 20% dari Santunan Asuransi Manfaat Meninggal Dunia Karena Kecelakaan atau Kecelakaan Lalu Lintas sesuai manfaat yang dipilih.
Dalam usianya yang ke-10, manajemen Astra Life menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi kepada profit tetapi juga aktif berkontribusi dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. Sejalan dengan komitmen grup Astra, Astra Life turut bersinergi mendukung IKN sebagai ibukota dengan sumber daya manusia yang memiliki karakter berdasarkan nilai-nilai agama, memiliki kecakapan hidup yang dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan, serta mencintai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sinergi tersebut dj wujudkan melalui program donasi peralatan sholat, kelas literasi keuangan, dan donasi laptop untuk sejumlah sekolah di IKN. Program ini sekaligus menjadi bagian dari kegiatan HUT ke-10 Astra Life yang telah dimulai pada Mei 2024 lalu.
Program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terdiri dari donasi 150 paket peralatan sholat untuk 15 sekolah, kelas literasi keuangan untuk 200 siswa, dan donasi laptop untuk 2 sekolah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-10 Astra Life. Donasi itu diberikan ke sekolah binaan Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
Satu dekade berkiprah melindungi masyarakag Indonesia, Astra Life terus berkembang dan berinovasi menghadirkan produk perlindungan serta layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Astra Life menawarkan beragam layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari berbagai tingkat kehidupan dan segmen pasar, baik nasabah perorangan berupa asuransi perlindungan jiwa, kesehatan, kecelakaan, asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (unit link), asuransi jiwa syariah, serta nasabah kumpulan berupa program kesejahteraan karyawan (employee benefit group business) dan pendiri dana pensiun (DPLK).
Sejak didirikan pada 2014 silam, Astra Life telah telah melindungi hampir 4 juta tertanggung. Astra Life juga memiliki Employee Benefit Group Business yang telah melayani hampir 800 perusahaan. Ada juga juga DPLK Astra Life sebuah Layanan Program Pensiun Iuran Pasti bagi perorangan, baik peserta individu maupun peserta kelompok dengan total lebih dari 55.000 peserta berasal dari 150 klien.
Astra Life menegaskan komitmennya untuk menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi nasabah serta menjalankan bisnis dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Berdasarkan data per Semester I 2024, Astra Life merupakan perusahaan asuransi jiwa dengan nilai premi bruto sebesar Rp3,01 triliun, total aset senilai Rp7,31 triliun, total tertanggung sebanyak 3,37 juta jiwa dan tingkat Solvabilitas/Risk Based Capital (RBC) berada di angka 193% (untuk asuransi jiwa konvensional), di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni sebesar 120%. Melalui serangkaian pencapaian tersebut, Astra Life telah menjadi perusahaan asuransi jiwa di Indonesia yang memiliki pertumbuhan yang signifikan dan berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan aspirasi perusahaan menjadi asuransi jiwa yang lekat di hati masyarakat Indonesia sekaligus menjadi Life Insurer of The Future
Editor: Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
10 Tahun Kiprah Astra Life, Generasi Muda Makin Melek Finansial
Di usianya yang masih tergolong muda yakni 10 tahun, Astra Life sudah menunjukkan taji sebagai perusahaan asuransi terkemuka yang mampu berkembang dan tumbuh tinggi. Berbekal visi dan misinya, Astra L [1,121] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #astra #astra-life #grup-astra #asuransi #asuransi-jiwa #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 25/09/24 05:30
v/15523699/
JAKARTA, investor.id – Di usianya yang masih tergolong muda yakni 10 tahun, Astra Life sudah menunjukkan taji sebagai perusahaan asuransi terkemuka yang mampu berkembang dan tumbuh tinggi. Berbekal visi dan misinya, Astra Life pun terlihat makin lekat di hati masyarakat dan membawa ketenangan pikiran serta membangun masa depan yang sejahtera bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Astra Life terus berkembang dan berinovasi menghadirkan produk perlindungan serta layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Astra Life menawarkan beragam layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dari berbagai tingkat kehidupan dan segmen pasar, baik nasabah perorangan berupa asuransi perlindungan jiwa, kesehatan, kecelakaan, asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (unit link), asuransi jiwa syariah, serta nasabah kumpulan berupa program kesejahteraan karyawan (employee benefit group business), dan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK).
Dalam kiprahnya itu, Astra Life juga mengajak generasi muda untuk melek finansial, dengan memberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya memiliki kesadaran finansial dan perencanaan keuangan. Ini dilakukan sejak di bangku Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi.
“Antusiasme ini selaras dengan semangat sedeka(t)de yang kami bawa sebagai tema ulang tahun ke-10 Astra Life #AstraLifeSedekatde. Semoga Astra Life bisa makin dekat dengan masyarakat melalui pesan Love Life yang telah kami bawa secara konsisten sejak pertama kali hadir di (Mei) tahun 2014,” kata Direktur Astra Life Cornelius Nangoi.
Cornelius menyampaikan ini ketika Astra Life menyambut kunjungan dari sekitar 220 mahasiswa dari empat kampus yang berbeda, di kantor Astra Life di kawasan Pondok Indah Jakarta, belum lama ini. Keempat kampus tersebut adalah Universitas Diponegoro (Undip), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran (Unpad), dan Universitas Indonesia (UI).
Kunjungan mahasiswa ke kantor Astra Life ini diharapkan membuat mereka dapat mengenal Astra Life secara lebih dekat. Dan, salah satu metode untuk meningkatkan pemahaman, Astra Life mengajak para mahasiswa mendengarkan sharing session para alumni dari perwakilan kampus masing-masing yang saat ini tengah berkarier di Astra Life.
“Kehadiran para alumni dari kampus masing-masing ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memperkenalkan Astra Life dengan cara yang lebih dekat, hangat, dan menyenangkan. Hal ini juga turut mendorong pemahaman peserta akan manfaat memiliki produk perlindungan asuransi jiwa maupun kesehatan, sesuai dengan semangat literasi keuangan untuk kalangan anak muda,” ujarnya.
Sementara itu, di tingkat sekolah menengah atas, Astra Life di bawah naungan Astra Financial belum lama ini menyampaikan materi literasi dan inklusi keuangan bagi 226 pelajar SMKN 4 Padalarang, Jawa Barat. Program Sekolah Literasi dan Inklusi Keuangan di SMKN 4 Padalarang dirancang secara khusus untuk dapat meningkatkan literasi keuangan siswa, serta menyediakan dukungan infrastruktur melalui Pojok Literasi Keuangan di perpustakaan sekolah. Pelajar juga didorong untuk lebih mengenal dan dapat mengakses layanan keuangan yang dimiliki oleh bisnis unit Astra Financial.
“Pelaksanaan Program Sekolah Literasi dan Inklusi Keuangan di SMKN 4 Padalarang ini juga sejalan dengan program pengembangan masyarakat Astra dengan fokus kepada pilar pendidikan. Astra Life di bawah naungan Financial berupaya untuk terus bertumbuh baik secara portofolio bisnis dengan memperhatikan sisi keberlanjutan serta mendukung capaian Astra Sustainability Aspirations 2030,” tutur Direktur Astra Life Alkaf Ghozali.
Di waktu sebelumnya, Astra Life juga menggelar program literasi keuangan untuk 200 siswa SMKN di Penajam Paser Utara, Ibu Kota Negara (IKN). Juga, Astra Life dalam agenda tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) memberikan donasi berupa 150 paket peralatan sholat untuk 15 sekolah dan donasi laptop. Ini diberikan mulai dari tingkat SDN, SMPN, hingga SMKN di wilayah tersebut. Inisiatif ini dilakukan sebagai wujud dukungan atas program peningkatan literasi dan inklusi keuangan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Sebagai rangkaian dari perayaan HUT ke-10 Astra Life #AstraLifeSedekatde, kami percaya bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi kepada profit tetapi juga aktif berkontribusi dalam memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Sejalan dengan komitmen Grup Astra, Astra Life turut bersinergi mendukung IKN sebagai ibukota dengan sumber daya manusia yang memiliki karakter berdasarkan nilai-nilai agama, memiliki kecakapan hidup yang dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan, serta mencintai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkap Presiden Direktur Astra Life Nico Tahir.
Sementara untuk masyarakat umum Astra Life hadir dalam event olahraga, di antaranya Astra Life hadir sebagai Official Life Insurance Partner di Ajang Pocari Sweat Run Indonesia 2024 yang dilaksanakan di Bandung pada 20-21 Juli 2024. Astra Life hadir untuk memberikan perlindungan asuransi jiwa untuk para pelari Pocari Sweat Run Indonesia 2024. Ini merupakan tahun ke-5 Astra Life hadir sebagai Official Life Insurance Partner di Ajang Pocari Sweat Run Indonesia 2024.
Astra Life memberikan perlindungan pada seluruh peserta melalui produk asuransi AVA Group Proteksi Dinamis dengan manfaat perlindungan terhadap risiko meninggal dunia senilai Rp 25 juta. Konsistensi untuk mendukung kegiatan ini merupakan wujud komitmen Astra Life guna mendukung penerapan gaya hidup sehat di masyarakat sekaligus wujud upaya Astra Life dalam memberikan rasa tenang dan aman saat berolahraga.
Selain itu, para peserta juga dapat menambahkan perlindungan ASLI iSport Protection (iSport) yaitu asuransi olahraga pertama di Indonesia yang memiliki manfaat untuk para pegiat olahraga atas berbagai risiko yang relevan dengan olahraga lari khususnya dislokasi, dehidrasi berat hingga heat stroke dengan pilihan masa perlindungan 1 minggu atau 1 bulan.
Ragam Lini Bisnis
Dari kiprahnya itu, berdasarkan data per semester I-2024, Astra Life membukukan nilai premi bruto sebesar Rp 3,01 triliun, total aset Rp 7,31 triliun, total tertanggung 3,37 juta jiwa, dan tingkat solvabilitas/Risk Based Capital (RBC) berada di angka 218% (untuk asuransi jiwa konvensional), di atas ketentuan minimum OJK yakni sebesar 120%.
Bagi Astra Life, keberhasilan ini berkat employee benefit group business yang telah melayani hampir 800 perusahaan. Juga, tersedianya DPLK Astra Life yang merupakan layanan Program Pensiun Iuran Pasti bagi perorangan, baik peserta individu maupun peserta kelompok dengan total lebih dari 55.000 peserta yang berasal dari 150 klien. “Astra Life hadir sebagai komplementer dalam value chain otomotif Astra yang memberikan perlindungan jiwa melalui beragam produk seperti asuransi jiwa kredit, asuransi mikro, dan asuransi kumpulan dan DPLK,” ujarnya.
Bahkan, Astra Life juga memakai jalur distribusi bancassurance, digital, direct, group business, DPLK, dan syariah. Serta, memiliki jalur distribusi melalui kemitraan dengan perusahaan pembiayaan dan asuransi di bawah naungan Astra Financial (Astra Ecosystem). “Astra Life melengkapi layanan pembiayaan kredit ACC, TAF, FIFGROUP, dan Asuransi Astra melalui produk asuransi jiwa kredit baik konvensional maupun syariah, dan asuransi mikro yang memiliki total lebih dari 2,3 juta tertanggung dengan jangkauan distribusi secara nasional,” tambah Nico.
Di samping itu, Astra Life juga membangun sinergitas dengan AstraPay, Moxa dan Bank Saqu sebagai layanan keuangan berbasis digital, melalui berbagai bentuk kemitraan, baik berupa stand-alone micro-insurance maupun bundling life insurance.
“Upaya Astra Life untuk memperkuat sinergi di dalam ekosistem Astra terutama dengan bisnis unit di bawah naungan Astra Financial merupakan manifestasi dari visi Astra Life untuk membawa asuransi jiwa ke setiap rumah dan keluarga Indonesia,” kata Nico.
Editor: Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Komitmen Satu Dekade Astra Life Melindungi Masa Depan Masyarakat
Industri asuransi jiwa nasional terus mendorong peningkatan literasi berasuransi masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh Astra Life, anak usaha PT Astra International,... | Halaman Lengkap [1,803] url asal
#asuransi #astra #astra-life #berita-ekonomi
(SINDOnews Ekbis - Bursa Finansial) 31/08/24 15:25
v/14842955/
JAKARTA - Musibah maupun masalah kesehatan bisa menimpa siapa saja dan kapan saja. Selain berpengaruh terhadap kualitas hidup, masalah kesehatan, juga kerap menghadirkan beban keuangan terutama bagi masyarakat yang tak memiliki proteksi berupa asuransi kesehatan maupun jiwa.Banyak alasan yang membuat seseorang sadar pentingnya berasuransi atau memiliki polis asuransi. Berangkat dari pengalaman banyak orang bahwa kejadiaan yang tidak diinginkan dan tak terduga bisa terjadi kapan saja. Bahkan, kejadian yang tak diinginkan bisa mengubah arah kehidupan seseorang.
Beragam alasan pentingnya memiliki asuransi itulah yang menjadi pertimbangan M. Chalil, 55, memutuskan untuk memiliki perlindungan berupa polis asuransi baik asuransi jiwa, kesehatan, maupun asuransi kerugian saat usianya masih relatif muda. "Pertimbangannya, musibah bisa menimpa siapa saja dan kapan saja. Karena itu saya menganggap perlu punya asuransi," ujar pria yang bermukim di Kompleks Hankam, Joglo, Jakarta Barat, itu kepada SINDOnews, kemarin.
Sudah dua dekade, Chalil menjaga dirinya dan keluarganya dengan ?payung? asuransi. Bagi dia, asuransi tak hanya memberikan perlindungan atas dirinya, tetapi juga masa depan buah hatinya, termasuk aset-aset yang dimilikinya. Karena saat terjadi musibah risiko tak dia tanggung sendiri, tetapi ada risiko yang juga ditanggung oleh perusahaan asuransi.
Dia berkisah, empat tahun silam. mengalami kecelakaan di Cianjur, Jawa Barat, saat mengendarai motor. Kecelakaan yang sama sekali tak dia duga itu menyebabkan tangan kanannya patah. Dia harus menjalani serangkain tindakan di rumah sakit. Jika saja tak memiliki asuransi tentu dia akan menguras tabungan yang disiapkan untuk masa tuanya. Biaya pengobatan hingga sembuh ditanggung seluruhnya oleh perusahaan asuransi. ?Andai saja saya tak memiliki jaminan kesehatan asuransi tentu harus menjual aset atau menguras tabungan,?kenang pria yang menjabat Publisher Oto Group itu.
Kesadaran Chalil untuk memiliki produk asuransi juga dipicu pengalaman teman-temannya yang meskipun memiliki gaji besar, namun kurang memperhatikan pentingnya memiliki tabungan dan asuransi. "Saat sakit mereka harus jual semua aset yang dikumpulkan pelan-pelan, bertahun-tahun. Sebab, tidak semua biaya berobat ditanggung perusahaan tempat bekerja," urainya.
Dia pun bercerita, beberapa sahabatnya mengidap penyakit kritis. Karena tak memiliki asuransi, aset yang dikumpulkan selama 35 tahun habis dalam beberapa bulan untuk berobat. Chalil pun menyayangkan masih banyak orang yang tidak memiliki asuransi, padahal banyak pilihan asuransi yang bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan seseorang. "Minimal dianggarkan 10% dari penghasilan sebulan. Tidak besar, tapi manfaatnya di masa depan sangat besar,?katanya.
Pendapat yang sama disampaikan Eka Cahya, wanita yang memiliki satu anak ini menyadari pentingnya berasuransi saat melihat beberapa orang dekatnya sakit dan tak memiliki biaya untuk berobat. Karenanya, pekerja industri kreatif yang berkantor di Space Q, jalan Duren Tiga Jakarta Selatan itu memiliki beragam produk asuransi jiwa dan kesehatan.
Meskipun perusahaan tempatnya bekerja memberikan coverage berupa asuransi kesehatan, namun dirinya menilai perlu untuk memiliki asuransi jiwa. ?Saya pernah dirawat karena penyakit tertentu. Karena memiliki asuransi kesehatan dari kantor, pikiran tenang saat menjalani perawatan,?katanya.
Dia pun menyarankan agar anak-ana usia muda perlu memiliki perlindungan berupa jaminan asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa. ?Kita tak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan, bahkan esok hari. Jangan kemudian menyesal karena harus menjual aset yang dikumpulkan bertahun-tahun untuk biaya berobat,? sarannya.
Chalil dan Eka hanyalah segelintir masyarakat yang sadar akan pentingnya asuransi. Namun tidak semua orang berpikir demikian. Buktinya penetrasi industri asuransi jiwa masih rendah. Berdasarkan data Roadmap Perasuransian atau Peta Jalan Pengembangan dan Penguatan Industri Perasuransian 2023 ? 2027 yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada November 2023 lalu, tingkat pertumbuhan premi asuransi jiwa hanya 1,89% per tahun. Sedangkan pertumbuhan premi asuransi jiwa konvensional hanya bertumbuh 0,9%.
Tingkat pendidikan, kesadaran dan pendapatan yang rendah, masih memengaruhi minat masyarakat dalam berasuransi. Kondisi tersebut menjadi tantangan seluruh komponen industri asuransi nasional. Stakeholder asuransi nasional perlu memacu kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menyiapkan masa depan yang lebih baik. Juga menyiapkan perlindungan diri dan aset-asetnya di tengah kondisi perekonomian yang tak menentu.
?Perusahaan asuransi jiwa perlu mengintensifkan edukasi untuk meningkatkan literasi asuransi masyarakat,?ujar Perencana Keuangan Safir Senduk kepada SINDOnews.
Safir mengatakan, memiliki polis asuransi kesehatan dan jiwa sangat penting. Tak sekadar untuk melindungi diri, tetapi juga melindungi aset dan masa depan. ?Sekarang anak usia SMA pun bisa terserang penyakit kritis. Kejadian seperti itu tentu harus dimitigasi dengan memiliki asuransi,?paparnya.
Dia pun menyarankan agar masyarakat memiliki perlindungan asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, asuran jiwa, dan asuransi kerugian.
Asuransi penyakit kritis, lanjut dia, di masa sekarang sangat penting, mengingat beragam penyakit serius bisa menyerang usia muda. ?Tentu penting, karena coverage-nya lebih spesifik yakni penyakit kritis. Penting, karena anak muda pun bisa mengidap penyakit kritis,?paparnya.
Sedangkan asuransi jiwa, akan memberikan perlindungan terhadap masa depan keluarga. ?Misalnya, seseorang meninggal, maka ada dana yang bisa dicairkan dan menjadi bekal untuk kehidupan anak-anak atau ahli waris yang ditinggalkan,?urainya.
Dengan adanya mitigasi terhadap beragam risiko kesehatan dan jiwa yang akan dihadapi oleh seseorang, lanjut dia, kehidupan seseorang menjadi lebih tenang. ?Premi dan jenis produk tentunya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan seseorang,?katanya.
Tantangan untuk meningkatkan literasi berasuransi adalah mindset masyarakat yang berbeda-beda di setiap daerah. Ada yang menilai asuransi sebagai beban,padahal fungsi dari asuransi adalah risk mitigation. Untuk melindungi diri dari ketidakpastian, seperti kecelakaan, penyakit kritis, bencana alam yang bisa terjadi kapan saja dan di mana saja.
Menyodorkan Beragam Solusi untu Masa Depan
Edukasi untuk meningkatkan literasi berasuransi masyarakat terus dilakukan oleh stakeholder perasuransian di Tanah Air. Salah satunya PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) yang merupakan anak usaha PT Astra International, Tbk. Bagi perusahaan asuransi ini, merdeka secara finansial menjadi harapan semua orang terutama bagi para pekerja atau pencari nafkah yang berjuang untuk memiliki keadaan finansial yang stabil.
Marketing, Alternate & Direct Business Group Head Astra Life Windy Riswantyo dikutip dari keterangan resmi Astra Life menegaskan, sebagian masyarakat mungkin memiliki pemikiran bahwa merdeka finansial sulit terjadi.
Namun,sejatinya merdeka finansial bisa tercapai dengan tekad yang kuat. ?Kami mengajak para pekerja untuk optimistis bisa memperbaiki arus keuangan dengan disiplin mengontrol keuangan keluarga dan hal penting lainnya seperti investasi dan proteksi diri yang perlu dimulai sejak awal untuk menuju merdeka finansial versi keluarga masing-masing,?katanya.
Dengan tema #AstraLifeSedekatde, Astra Life terus menggelorakan edukasi untuk mencapai merdeka finansial bagi masyarakat. Menurut Windy, proteksi dan investasi adalah kunci agar terhindar dari tekanan finansial di masa depan. Proteksi berperan melindungi aset yang susah payah dikumpulkan oleh para pekerja atau pencari nafkah.
Memproteksi diri dari berbagai risiko di masa depan adalah sebuah keharusan. ?Karenanya, dana untuk risiko kesehatan, risiko kematian, bahkan untuk dana ketika sudah masuk usia pensiun harus disiapkan dari sekarang,?katanya. Untuk mengakomodir kebutuhan para pekerja, Astra Life, dengan salah satu produknya yaitu ASLI Ultimate Protection, para pekerja atau pencari nafkah dapat terproteksi dengan perlindungan jiwa seumur hidup hingga usia 99 tahun. Dengan perlindungan jiwa sebesar 125% dari uang pertanggungan mulai tahun polis ke-15. Hingga adanya kepastian manfaat akhir kontrak 125% dari uang pertanggungan.
Komitmen Astra Life untuk melindungi masa depan masyarakat diakui oleh salah satu keluarga nasabahnya. Salah satu keluarga nasabah Astra Life Faizal berkisah mengenai penyakit kanker yang diduga menjadi penyakit turun menurun di keluarganya. Dalam unggahan video di akun resmi Astra Life, Faizal berkisah, adiknya memutuskan membeli polis asuransi yang memberikan manfaat perlindungan terhadap penyakit kritis, salah satunya kanker.
Tak disangka sang adik meninggal karena serangan jantung. Pihak Astra Life pun menghubungi keluarganya untuk keperluan dokumen klaim. Proses pencairan nilai manfaat diperkirakan tiga bulan. ?Kurang lebih sebulan sudah selesai dan mendapatkan nilai (manfaat) yang signifikan dan sangat bermanfaat,?paparnya. Dia menilai asuransi sangat dibutuhkan oleh masyarakat. ?Untuk layanan, saya ucapkan terima kasih kepada Astra Life,?tegasnya.
Selain edukasi terkait merdeka secara finansial melalui asuransi, Astra Life juga gencar mengedukasi masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keuangan pendidikan anak. Head of Bancassurance Astra Life Heckhel, CFP mengatakan, perencanaan keuangan untuk pendidikan anak merupakan rencana keuangan jangka panjang. Dalam mewujudkannya, orang tua sebaiknya melakukan investasi pada instrumen keuangan dengan risiko rendah dan imbal balik hasil yang pasti.
Idealnya, dalam mempersiapkan dana pendidikan ini, orang tua wajib memiliki proteksi khususnya asuransi jiwa bagi pencari nafkah. ?Baik proteksi jiwa maupun kebutuhan untuk mengembangkan dana untuk pendidikan anak, terdapat pada manfaat produk asuransi dwiguna dari Astra life, yaitu AVA Proteksi Pasti,?katanya. Dengan manfaat utama, proteksi untuk pencari nafkah, AVA Proteksi Pasti juga menyediakan manfaat tahapan yang bisa digunakan sebagai dana pendidikan anak, karena manfaat tahapan tersebut dijamin untuk cair pada periode yang telah dipilih oleh orang tua, misalnya ketika anak bersiap masuk kuliah.
Bermodalkan pencapaian yang baik selama 2023, Astra Life pun berkomitmen untuk mencapai profitabilitas yang kuat dan berkesinambungan dengan melanjutkan inovasi produk, pertumbuhan bisnis dengan kualitas portofolio yang baik di semua jalur distribusi yang ada, serta meningkatkan layanan nasabah. Termasuk layanan berbasis digital di seluruh lini untuk nasabah kumpulan maupun individu.
Dengan demikian, selain membantu merencanakan masa depan masyarakat, Astra Life dapat meningkatkan pertumbuhan premi seperti pada tahun-tahun sebelumnya, yaitu di atas rata-rata industri.
?Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan seluruh nasabah dan mitra bisnis yang telah membawa Astra Life berhasil mencapai profitabilitas yang meningkat secara signifikan. Kami berkomitmen untuk tetap terus berinovasi agar bisa menghadirkan ketenangan pikiran di setiap rumah keluarga Indonesia,?ujar Presiden Direktur Astra Life Nico Tahir.
Astra Life, lanjut dia, memiliki komitmen kuat untuk melindungi lebih banyak masyarakat di Tanah Air. Sejak didirikan pada 2014 silam, Astra Life telah telah melindungi 3,6 juta tertanggung. Astra Life juga memiliki Employee Benefit Group Business yang telah melayani hampir 800 perusahaan. Ada juga juga DPLK Astra Life sebuah Layanan Program Pensiun Iuran Pasti bagi perorangan, baik peserta individu maupun peserta kelompok dengan total lebih dari 55.000 peserta berasal dari 150 klien.
Nico mengungkapkan, sebagai rangkaian dari perayaan HUT ke-10 Astra Life, melalui tema #AstraLifeSedekade pihaknya percaya bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi kepada profit tetapi juga aktif berkontribusi dalam memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Sejalan dengan komitmen grup Astra, Astra Life turut bersinergi mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai ibukota dengan sumber daya manusia yang memiliki karakter berdasarkan nilai-nilai agama, memiliki kecakapan hidup yang dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan, serta mencintai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui program donasi peralatan sholat, kelas literasi keuangan, dan donasi laptop untuk sejumlah sekolah di IKN. Program Corporate Social Responsibility (CSR) itu digelar di sekolah binaan Yayasan Pendidikan Astra ? Michael D. Ruslim (YPA-MDR) di wilayah IKN.
Ekonom Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menilai, saat ini literasi masyarakat terhadap pentingnya berasuransi masih rendah. ?Karena itu, kita perlu meningkatkan literasi masyarakat. Sehingga masyarakat semakin paham, literasi sangat krusial,?tegasnya.
Dia melihat, penetrasi asuransi kesehatan dan asuransi jiwa perlu ditingkatkan. Karenanya, edukasi harus dilakukan secara masif oleh stakeholder perasuransian nasional. ?Semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa asuransi kesehatan dan asuransi jiwa itu penting, maka ekosistem asuransi jiwa akan bertumbuh,?urainya.
Nailul pun menyarankan agar sosialisasi digencarkan pada manfaat dan risiko, dengan memberikan informasi yang simetris. ?Perusahaan asuransi tetap harus prudent, agar jangan sampai mendapatkan nasabah dengan tingkat risiko tinggi. Perlu ada kriteria terhadap premi dan manfaat,?tutupnya.
Astra Life Beri Proteksi untuk Pelari di Ajang Pocari Sweat Run Indonesia 2024
Astra Life akan memberikan perlindungan asuransi jiwa untuk para pelari di ajang Pocari Sweat Run Indonesia 2024. [401] url asal
#astra-life #asuransi-jiwa #pocari-sweat-run-indonesia-2024
(Bisnis.Com - Finansial) 20/07/24 07:26
v/11396439/
Bisnis.com, JAKARTA - PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) kembali hadir sebagai Official Life Insurance Partner di Ajang Pocari Sweat Run Indonesia 2024 yang dilaksanakan di Bandung pada 20-21 Juli 2024.
Direktur Astra Life Alkaf Ghozali menyampaikan Astra Life akan memberikan perlindungan asuransi jiwa untuk para pelari yang mengikuti ajang tersebut.
"Tahun ini merupakan tahun ke-5 kami hadir sebagai Official Life Insurance Partner di Ajang Pocari Sweat Run Indonesia 2024. Ini merupakan kebanggaan bagi Astra Life untuk dapat turut berkontribusi pada event lari hybrid terbesar di Indonesia dengan memberikan rasa aman bagi para pelari," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/7/2024).
Astra Life memberikan perlindungan pada seluruh peserta melalui produk asuransi AVA Group Proteksi Dinamis dengan manfaat perlindungan terhadap risiko meninggal dunia senilai Rp25 juta.
Dia mengatakan konsistensi untuk mendukung kegiatan Pocari Sweat Run Indonesia 2024 merupakan wujud komitmen Astra Life guna mendukung penerapan gaya hidup sehat di masyarakat sekaligus wujud upaya kami dalam memberikan rasa tenang dan aman saat oia09dsberolahraga.
“Hal ini selaras dengan visi misi yang kami miliki yaitu untuk membawa ketenangan pikiran dan membangun masa depan yang sejahtera ke jutaan masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, para peserta juga dapat menambahkan perlindungan ASLI iSport Protection (iSport), yaitu asuransi olahraga pertama di Indonesia yang memiliki manfaat untuk para pegiat olahraga atas berbagai risiko yang relevan dengan olahraga lari khususnya dislokasi, dehidrasi berat hingga heat stroke dengan pilihan masa perlindungan 1 minggu atau 1 bulan.
Produk iSport dapat dibeli dengan mudah melalui situs ilovelife.co.id dengan harga mulai dari Rp26 ribuan untuk perlindungan dasar dan Rp64 ribuan untuk perlindungan dasar, fisioterapi, dan patah tulang.
Untuk meramaikan sekaligus memanjakan para pelari Pocari Sweat Run Indonesia 2024, Astra Life menggelar booth bertema “Runner’s Life Buddy” yang diisi dengan berbagai aktivitas seru.
"Peserta dapat mencetak inisial nama pada jersey bagi pelari yang telah membeli iSport. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa membawa pulang beragam merchandise menarik dari Astra Life dengan mengikuti Wheel of Fortune yang tersedia di dalam booth," ucapnya.
Untuk memeriahkan acara, Astra Life meluncurkan program Cashback hingga 50% dengan maksimal Rp 500.000 untuk pembelian Asuransi Jiwa Flexi dari ilovelife.co.id yang berlaku hingga 21 Juli 2024. Anda bisa mengecek alife.id/flxpocari untuk informasi selengkapnya.
“Kami berharap produk perlindungan yang kami tawarkan bagi para pelari dapat menjadi inspirasi untuk bisa menjalani olahraga tanpa rasa ragu serta merasa aman atas risiko yang mungkin terjadi,” tutup Alkaf.
Astra Life Hadirkan Asuransi Khusus Olahraga iSport pada Pocari Sweat Run 2024
Astra Life menjadi Official Life Insurance Partner Ajang Pocari Sweat Run Indonesia 2024 yang dilaksanakan di Bandung 20-21 Juli 2024. - Halaman all [376] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #pocari-sweat-run-indonesia-2024 #astra-life #official-life-insurance-partner #asuransi-untuk-pelari #produk-asuransi-isport #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 19/07/24 22:42
v/11365222/
BANDUNG, investor.id - PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) kembali hadir sebagai Official Life Insurance Partner di Ajang Pocari Sweat Run Indonesia 2024 yang dilaksanakan di Bandung pada 20-21 Juli 2024. Tahun ini merupakan tahun ke-5 Astra Life hadir sebagai Official Life Insurance Partner di ajang tersebut.
Direktur Astra Life Alkaf Ghozali menyampaikan, Astra Life hadir untuk turut berkontribusi pada event lari hybrid terbesar di Indonesia dengan memberikan perlindungan asuransi kepada para pelari. Melalui produk asuransi AVA Group Proteksi Dinamis para pelari mendapat perlindungan dari risiko meninggal dunia selama lomba dengan nilai pertanggungan sebesar Rp25 juta.
Menurut Alkaf, partisipasi Astra Life mendukung kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap penerapan gaya hidup sehat di masyarakat sekaligus wujud upaya dalam memberikan rasa tenang dan aman saat berolahraga.
“Hal ini selaras dengan visi misi yang kami miliki yaitu untuk membawa ketenangan pikiran dan membangun masa depan yang sejahtera ke jutaan masyarakat Indonesia.” tambah Alkaf.
Selain itu, para peserta juga dapat menambahkan perlindungan ASLI iSport Protection (iSport) yaitu asuransi olahraga pertama di Indonesia yang memiliki manfaat untuk para pegiat olahraga atas berbagai risiko yang relevan dengan olahraga lari khususnya dislokasi, dehidrasi berat hingga heat stroke dengan pilihan masa perlindungan 1 minggu atau 1 bulan.
Produk iSport dapat dibeli secara mudah melalui online di ilovelife.co.id dengan harga mulai dari Rp26 ribuan untuk perlindungan dasar dan Rp64 ribuan untuk perlindungan dasar, fisioterapi, dan patah tulang.
Astra Life juga menggelar booth bertema “Runner’s Life Buddy” yang diisi dengan berbagai aktivitas seru misalnya peserta dapat mencetak inisial nama pada jersey bagi pelari yang telah membeli iSport. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa membawa pulang beragam merchandise menarik dari Astra Life dengan mengikuti Wheel of Fortune yang tersedia di dalam booth.
Pada kegiatan ini, Astra Life menawarkan program Cashback hingga 50% dengan maksimal Rp 500.000 untuk pembelian Asuransi Jiwa Flexi dari ilovelife.co.id yang berlaku hingga 21 Juli 2024. Cek alife.id/flxpocari untuk informasi selengkapnya.
“Kami berharap produk perlindungan yang kami tawarkan bagi para pelari dapat menjadi inspirasi untuk bisa menjalani olahraga tanpa rasa ragu serta merasa aman atas risiko yang mungkin terjadi.” tutup Alkaf.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
Astra Life Edukasi Siswa SMKN 4 Padalarang Agar Melek Finansial
PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) mengedukasi para pelajar SMKN 4 Padalarang, Bandung, Jawa Barat tentang literasi dan inklusi keuangan. [198] url asal
#astra-life #asuransi-jiwa-astra #astra #literasi-keuangan #inklusi-keuangan #ojk #asuransi
(CNN Indonesia - Ekonomi) 05/07/24 12:17
v/9744604/
PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) mengedukasi para pelajar SMKN 4 Padalarang, Bandung, Jawa Barat tentang literasi dan inklusi keuangan.
Kegiatan edukasi tersebut diikuti 226 pelajar dan berlangsung pada akhir Juni lalu. Materi yang disampaikan seputar perencanaan serta pengelolaan keuangan bagi para siswa.
Direktur Astra Life Alkaf Ghozali menuturkan pihaknya berkomitmen untuk turut mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Hal ini kami lakukan untuk turut mewujudkan pelajar yang melek finansial dan memiliki kecakapan dalam pengelolaannya saat nanti sudah menjadi generasi yang lebih produktif," kata Alkaf melalui keterangan resmi, Kamis (4/7).
Pemateri yang dihadirkan pun tak kaleng-kaleng, yakni Marketing Branding and Corporate Communication Department Head Astra Life Kurniasari S. Supriatin. Ia memiliki sertifikasi sebagai pengelola keuangan (CertifiedFinancial Planner/CFP).
Program Sekolah Literasi dan Inklusi Keuangan di SMKN 4 Padalarang dirancang secara khusus untuk meningkatkan literasi keuangan siswa, serta menyediakan dukungan infrastruktur melalui Pojok Literasi Keuangan di perpustakaan sekolah.
Astra Life juga mendorong para pelajar untuk lebih mengenal dan dapat mengakses layanan keuangan yang dimiliki oleh bisnis unit Astra Financial.
Tidak hanya itu, Astra Life juga melantik tujuh siswa sebagai Duta Literasi Keuangan yang sebelumnya mengikuti seleksi peminatan pada isu keuangan.