#30 tag 24jam
Tips Lifestyle, 7 Cara Lepas dari Candu Game
Anda dapat menentukan jumlah waktu yang tepat dalam menggunakan HP, agar lepas dari kecanduan game online. [530] url asal
#stres #candu #kecanduan-game #cara-melepaskan-diri-dari-kecanduan-game
(Bisnis.Com) 09/07/24 10:17
v/10175768/
Bisnis.com, JAKARTA - Orang yang bermain game dengan durasi yang lama, bisa menyebabkan kecanduan. Hal ini terjadi pada anak-anak dan orang dewasa.
Kecanduan gim dapat menyebabkan kemarahan, depresi, dan kesepian. Dilansir dari laman foothillsatredoak.com dan scoreatthetop.com, berikut adalah deretan tips yang dapat digunakan untuk melawan adiksi bermain gim.
1. Tetapkan batas waktu yang ketat
Menentukan jumlah waktu yang tepat dalam menggunakan layar adalah keputusan pribadi. Namun, menetapkan batasan tersebut dapat menjadi tantangan, terutama ketika harus menggunakan ponsel dan komputer untuk mengerjakan kepentingan-kepentingan tertentu.
Sepakati berapa banyak waktu yang akan dihabiskan untuk bermain gim dan bangunlah komitmen dalam aturan tersebut. Jika khawatir tentang berapa banyak waktu maksimal yang digunakan untuk bermain gim, mulailah dengan membatasi bermain tidak lebih dari 30 menit setiap harinya.
2. Dorong minat dan hobi lainnya
Mendorong hobi seperti membaca atau melukis dapat menjadi alternatif positif yang dapat dilakukan. Doronglah diri untuk berpartisipasi dalam olahraga, seni, membaca, musik, atau apa pun yang disukai.
Hal ini akan membantu mengembangkan keterampilan dan minat secara menyeluruh, serta memberikan keseimbangan yang sehat dan mencegah kecanduan gim. Selain itu, hal tersebut juga dapat membantu membangun kepercayaan diri dalam lingkup sosial secara langsung.
3. Singkirkan gim dari kamar tidur
Memiliki perangkat game di kamar tidur membuat seseorang lebih mudah bermain di waktu apapun. Selain itu, bermain game sebelum tidur dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk.
Menjaga kamar tidur bebas dari layar akan membantu mengendalikan waktu bermain game dan memastikan seseorang merasa lebih segar dan berenergi di kemudian hari. Latihan ini juga dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik secara keseluruhan dengan mendorong kebiasaan tidur yang lebih berkualitas.
4. Mintalah bantuan teman dan keluarga
Beri tahu teman dan keluarga bahwa Anda khawatir akan kecanduan game dan sedang berusaha untuk menguranginya. Jika merasa terlalu pribadi, Anda memberi tahu kepada teman atau keluarga bahwa Anda tertarik untuk melakukan lebih banyak kegiatan sosial. Tetapkan waktu berkumpul dengan teman-teman untuk berlari, bersepeda, ataupun sebatas menghadiri acara sekolah.
5. Lakukan aktivitas penghilang stres lainnya
Mengeksplorasi hobi baru atau bergabung dengan sebuah komunitas dapat memberikan cara alternatif untuk menghabiskan waktu dan bertemu orang baru. Pelajari cara bermeditasi atau yoga, dan cobalah hal baru lainnya.
Menggambar, melukis, menulis, bermain musik, atau menikmati hobi lain yang tidak memerlukan layar juga dapat menjadi opsi. Melakukan berbagai kegiatan ini dapat memberikan jeda mental yang sangat dibutuhkan di luar dunia digital. Selain itu, kegiatan ini juga dapat membantu membangun ketahanan dan meningkatkan kesehatan mental seseorang secara keseluruhan.
6. Jangan abaikan insting, dan pertimbangkan konsekuensi
Jika merasa bahwa menghabiskan terlalu banyak waktu untuk bermain gim, jangan ragu-ragu. Bicaralah dan tanyakan kepada diri sendiri mengapa memilih untuk menghabiskan begitu banyak waktu bermain. Jawaban dari pertanyaan tersebut dapat menentukan apakah seseorang mungkin menggunakan gim sebagai pelarian dari kecemasan, depresi, atau masalah lainnya.
7. Konsultasikan dengan profesional kesehatan mental
Jika sudah mencoba segala cara untuk lepas dari candu game dan tetap tidak menyadari waktu, melewatkan waktu makan, melewatkan waktu mandi, nilai ujian sekolah menurun, sering begadang, dan mengisolasi diri dari keluarga dan teman dengan bermain game bersama orang asing, mungkin sudah waktunya untuk mencari bantuan profesional.
Berkonsultasi dengan konselor pembimbing terapis kecanduan adalah salah satu contoh bantuan yang bisa didapatkan guna menentukan pilihan terbaik untuk masa yang akan datang. (Yoga Al Kemal)
Cara Mengatasi Kecanduan Video Game pada Anak
Kecanduan video game dapat berdampak buruk pada anak. Jika anak sudah kecanduan game, bagaimana penanganannya? [757] url asal
#parenting #kecanduan-game-online #anak-kecanduan-game-online #dampak-kecanduan-game #anak-kecanduan-game #ciri-anak-kecanduan-game #tanda-anak-kecanduan-game #kecanduan-game #cara-mengatasi-anak-kecan
(Kompas.com) 08/07/24 07:07
v/10049143/
JAKARTA, KOMPAS.com – Anak yang kecanduan bermain video game akan menghabiskan sebagian besar waktunya di sana dan tidak berinteraksi dengan keluarga atau teman sebayanya.
Belum lagi, ketika suatu video game mengeluarkan event dengan durasi tertentu, anak yang sudah kecanduan akan menghabiskan lebih banyak waktu daripada biasanya untuk bermain.
Hal tersebut dapat merugikan anak baik secara fisik dan mental karena anak memaksakan diri untuk bermain meski sudah merasa lelah.
Disadur dari CBT Professionals, Minggu (7/7/2024), kencaduan video game juga disebut dengan Internet Gaming Disorder.
Adapun, CBT Professionals adalah situs yang menyediakan layanan psikologi klinis untuk orang dewasa, anak-anak, pasangan, keluarga, dan pihak ketiga di Australia.
- 8 Tanda Anak Kecanduan Game, Salah Satunya Suka Bohong
- Benarkah Video Game Bisa Membuat Anak Kecanduan?
Pada 2013, gangguan ini diusulkan untuk dimasukkan ke dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM). Saat ini, gangguan itu merupakan bagian dari DSM-5.
DSM adalah panduan yang diterbitkan oleh Asosiasi Psikiater Amerika yang menyampaikan tanda dan gejala dari beberapa ratus kondisi kesehatan mental, termasuk kecemasan, depresi, gangguan makan, gangguan stres pasca-trauma, dan skizofrenia.
Lantas, apakah ada cara untuk mengatasi anak kecanduan game?
Cara mengatasi anak kecanduan game
Pemahaman dan pengobatan diagnosis baru ini masih dalam evaluasi.
Namun, ada bukti penelitian yang menunjukkan, program cognitive-behavioural therapy (CBT) efektif dalam membantu anak-anak yang kecanduan bermain video game.
Ada beberapa komponen program dalam CBT yang mencakup edukasi tentang manfaat dan kerugian dari video game, serta alat untuk mengatasi keinginan dan desakan untuk bermain.
Dikutip dari Cleveland Clinic, CBT termasuk dalam terapi bicara atau psikoterapi, yang mana psikoterapi adalah pilihan pengobatan utama untuk anak dengan kecanduan bermain video game.
Sebagai informasi, Cleveland Clinic merupakan pusat medis akademis multispesialisasi nirlaba yang mengintegrasikan perawatan klinis dan rumah sakit dengan riset dan edukasi.
- 3 Penyebab Gadget Mudah Bikin Penggunanya Kecanduan
- 5 Ciri Anak Kecanduan Gadget, Salah Satunya Sakit Kepala
Psikoterapi adalah istilah untuk berbagai teknik pengobatan yang bertujuan untuk membantu seseorang mengidentifikasi dan mengubah emosi, pikiran, dan perilaku yang mengganggu.
Salah satu jenis psikoterapi tertentu yang mungkin bermanfaat untuk mengatasi kecanduan video game pada anak adalah CBT. CBT merupakan jenis terapi terstruktur dan berorientasi pada tujuan.
Dalam terapi itu, terapis atau psikolog akan membantu anak yang kecanduan bermain video game mencermati pikiran dan emosi mereka.
Anak-anak akan memahami bagaimana pikiran mereka memengaruhi tindakan mereka.
Melalui CBT, anak-anak dapat melupakan perilaku dan pikiran negatif dan obsesif terkait video game. Mereka dapat belajar untuk menerapkan pola dan kebiasaan berpikir yang lebih sehat.
Terapi kelompok
FREEPIK Ilustrasi anak main game.Selain CBT, terapi lainnya yang bisa dilakukan adalah terapi kelompok. Ini adalah jenis psikoterapi ketika sekelompok orang bertemu untuk menceritakan dan mendiskusikan permasalahan mereka bersama-sama di bawah pengawasan terapis atau psikolog.
Terapi kelompok adalah sumber motivasi dan dukungan moral yang berharga bagi orang-orang yang kecanduan bermain game, terutama jika mereka pernah hilang kontak dengan teman-temannya karena gangguan itu.
Jika anak hanya senang bermain video game
Jika anakmu hanya senang bermain video game untuk waktu yang lama, tetapi tidak pernah berbohong soal itu atau tidak marah ketika dilarang bermain, mereka masih belum kecanduan.
Namun, dilansir dari Institute for Family Studies, kegiatan bermain video game mereka bisa dibatasi untuk mencegahnya berkembang menjadi sebuah adiksi.
Institute for Family Studies adalah laman riset dan edukasi publik tentang pernikahan, kesejahteraan anak-anak, dan pola asuh di Amerika Serikat.
Cara mencegah anak kecanduan bermain video game termasuk membatasi durasi bermainnya menjadi 40 menit pada hari sekolah, dan tidak lebih dari satu jam sehari pada akhir pekan.
Kemudian, meski anak tidak bermain video game selama berminggu-minggu, bukan berarti mereka diizinkan untuk bermain dalam durasi waktu yang berlebihan, misalnya tujuh jam pada hari Sabtu atau Minggu.
8 Tanda Anak Kecanduan Game, Salah Satunya Suka Bohong
Jika anakmu berbohong tentang durasi mereka bermain game, atau bermain game diam-diam, bisa jadi mereka sudah kecanduan. [722] url asal
#parenting #kecanduan-game #anak-kecanduan-game #ciri-anak-kecanduan-game #tanda-anak-kecanduan-game #kecanduan-game
(Kompas.com) 07/07/24 19:07
v/9993901/
JAKARTA, KOMPAS.com – Kecanduan game pada anak-anak dapat berdampak buruk pada kehidupan sosialisasinya.
Dilansir dari CBT Professionals, Minggu (7/7/2024), kecanduan yang juga disebut dengan Internet Gaming Disorder ini dapat membuat anak-anak mungkin merasa sulit untuk berinteraksi dengan anak-anak lain dalam aktivitas di dunia nyata.
Adapun, CBT Professionals adalah situs yang menyediakan layanan psikologi klinis untuk orang dewasa, anak-anak, pasangan, keluarga, dan pihak ketiga di Australia.
Anak kecanduan game juga dapat kesulitan mengendalikan emosinya. Mereka akan beralih ke solusi pengendalian emosi yang mudah seperti video game.
- Benarkah Video Game Bisa Membuat Anak Kecanduan?
- 3 Penyebab Gadget Mudah Bikin Penggunanya Kecanduan
Bukannya menghadapi emosi yang dirasakan, anak yang kecanduan lebih memilih untuk bermain video game sebagai selingan atau pelarian.
Namun, apakah anak yang setiap hari bermain video game sudah dikategorikan kecanduan? Berikut tanda anak kecanduan game yang perlu orangtua ketahui.
1. Terlalu asyik bermain
Video game adalah hiburan yang populer di kalangan orang dewasa dan anak-anak. Jadi, bisa cukup sulit untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan bermain cukup lama.
Namun, Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) bagian DSM-5 menyebutkan, anak yang kecanduan bermain video game bisa menghabiskan delapan sampai 10 jam per hari dan 30 jam per minggu, untuk bermain video game.
DSM adalah panduan yang diterbitkan oleh Asosiasi Psikiater Amerika yang menyampaikan tanda dan gejala dari beberapa ratus kondisi kesehatan mental, termasuk kecemasan, depresi, gangguan makan, gangguan stres pasca-trauma, dan skizofrenia.
Pada 2013, Internet Gaming Disorder diusulkan untuk dimasukkan ke dalam DSM. Saat ini, gangguan itu merupakan bagian dari DSM-5.
2. Tidak melakukan aktivitas lain
Pertanyaan yang penting untuk ditanyakan adalah apakah anakmu melepaskan hobi atau tanggung jawab lain demi bermain video game.
Jika mereka berhenti menyelesaikan pekerjaan rumah, bertemu dengan teman-teman, atau melakukan hobi lain seperti olahraga, ada kemungkinan anakmu terlalu banyak bermain video game.
3. Emosional saat dipisahkan dari video game
Tanda hubungan yang tidak sehat dengan video game adalah ketika anak menjadi galak, cemas, atau sedih saat kamu mencabut akses bermain game-nya.
Dikutip dari Institute for Family Studies, anak yang kecanduan video game juga bisa marah, mudah tersinggung, atau cemas ketika kamu membatasi waktu bermainnya.
Institute for Family Studies adalah laman riset dan edukasi publik tentang pernikahan, kesejahteraan anak-anak, dan pola asuh di Amerika Serikat.
4. Tidak bisa membatasi waktu
Anak yang kecanduan video game mungkin terus bermain untuk waktu yang lama, meski tahu bahwa mereka perlu mengurangi durasinya.
5. Bermain game di tengah masalah
DOK. Pexels.com/RDNE Stock project. Ilustrasi anak bermain game mobile.Terlalu sering bermain game dapat menyebabkan anak mengalami gangguan tidur, merasa sangat lelah, tidak memenuhi tanggung jawabnya, sering bertengkar dengan keluarga, atau merasa moody.
Apabila anak menyadari konsekuensi negatif seperti itu dari bermain game tetapi tetap melakukannya, ada kemungkinan ia sudah kecanduan.
6. Berbohong
Tanda anak kecanduan game lainnya adalah ketika mereka mencoba menyembunyikan berapa lama waktu yang dihabiskan untuk bermain game.
Bisa pula mereka berbohong dengan secara diam-diam bermain game tanpa sepengetahuan atau di belakang orangtuanya, meski sudah tahu bahwa mereka seharusnya tidak bermain.
7. Bermain untuk meredakan emosi negatif
Bermain game dapat digunakan sebagai pelarian atau pelepas suasana hati yang negatif. Namun, ini membangun ketergantungan pada game demi mendapatkan rasa nyaman, sehingga menjadi tanda lainnya dari kecanduan game.
8. Mengeluarkan uang
Beberapa game mengharuskan pemain untuk mengeluarkan uang demi konten, misalnya skin karakter, daily pass, atau paket koin dan berlian in-game.
Dikutip dari Mayo Clinic Health System, apabila anakmu ketahuan menghabiskan uang untuk video game, ini termasuk salah satu ciri anak kecanduan game.
Mayo Clinic Health System adalah laman layanan kesehatan yang mencakup klinik, rumah sakit, dan fasilitas layanan kesehatan lainnya di Amerika Serikat.
Benarkah Video Game Bisa Membuat Anak Kecanduan?
Bermain video game memang menyenangkan, terutama bagi anak-anak yang jenuh dengan pekerjaan rumah. Namun, mereka dapat menyebabkan kecanduan. [588] url asal
#kecanduan-game-online #anak-kecanduan-game-online #dampak-kecanduan-game #kecanduan-game #kecanduan-game-pada-anak #anak-kecanduan-game
(Kompas.com) 07/07/24 17:14
v/9984866/
JAKARTA, KOMPAS.com – Video game adalah salah satu kegiatan alternatif yang bisa dilakukan ketika anak-anak jenuh dengan rutinitas sehari-hari, misalnya mengerjakan pekerjaan rumah.
Sebab, ada banyak genre dalam video game yang bisa disesuaikan dengan preferensi masing-masing.
Bahkan, saat ini ada video game jenis virtual reality (VR) yang akan membawamu seolah masuk ke dalam dunia game.
- Orangtua, Ini 5 Cara Ampuh Atasi Kecanduan Gadget pada Anak
- Arti Kata GG yang Biasa Digunakan Saat Main Game Online
Kendati demikian, sesuatu yang berlebihan tidaklah baik bagi manusia, termasuk bermain video game.
Bahkan, terlalu sering bermain game bisa berujung pada kecanduan. Tentunya, hal ini cukup merugikan jika yang terdampak adalah anak-anak.
Dilansir dari CBT Professionals, Minggu (7/7/2024), perilaku kecanduan game yang ditunjukkan oleh anak-anak pada 2013 membuat istilah Internet Gaming Disorder diusulkan untuk dimasukkan ke dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM).
Bahkan, Internet Gaming Disorder ditambahkan ke gangguan terkait zat dan kecanduan yang merupakan bagian dari DSM-5.
Penyebab video game membuat kecanduan
Penelitian terbaru menunjukkan, Internet Gaming Disorder mungkin paling akurat diklasifikasikan sebagai gangguan kecanduan.
Sebab, kemiripan telah ditemukan antara Internet Gaming Disorder dengan kecanduan lainnya, dengan cara sistem “penghargaan” dopamin diaktifkan.
Dopamin adalah neurotransmitter yang membantu manusia merasakan kesenangan. Mereka dilepaskan di otak sepanjang kamu melakukan aktivitas yang menyenangkan.
Dengan kata lain, kamu lebih cenderung mengulangi perilaku tersebut berulang kali. Dengan cara ini, dopamin memperkuat aktivitas yang menyenangkan itu.
- 3 Penyebab Gadget Mudah Bikin Penggunanya Kecanduan
- Sebelum Memberi, Simak Tips Mencegah Anak Kecanduan HP
Game dapat memberi anak-anak perasaan berprestasi.
Namun, mereka yang mengidap Internet Gaming Disorder atau kecanduan video game mungkin kurang sensitif terhadap imbalan, yakni perasaan berprestasi itu.
Sehingga, mereka butuh lebih banyak waktu untuk bermain game untuk merasa “dihargai” atau “berprestasi”. Inilah perilaku yang membentuk pola kecanduan.
Siapa yang berisiko kecanduan video game?
DSM-5 menemukan, laki-laki berusia 12-20 tahun adalah yang paling umum didiagnosis dengan Internet Gaming Disorder.
Mereka juga menyatakan, individu dengan Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) kemungkinan berisiko lebih tinggi terkena gangguan tersebut, mengingat sifat impulsif penderita ADHD.
Ketika anak menderita Internet Gaming Disorder, mereka terdampak pada tiga hal yang mencakup pengambilan keputusan, keterampilan sosial, dan pengendalian emosi.
1. Pengambilan keputusan
Anak-anak yang kecanduan game mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan yang tepat tentang bagaimana mereka menggunakan waktunya.
- Apa yang Dimaksud Sindrom Anak Tunggal, Benarkah Mereka Selalu Egois?
- Orangtua, Begini Seharusnya Mengisi Waktu Libur Anak Menurut Psikolog
2. Keterampilan sosial
Selanjutnya, kecanduan video game juga menyebabkan anak-anak mungkin merasa sulit untuk berhubungan dengan anak-anak lain dalam aktivitas dunia nyata. Dengan kata lain, mereka memiliki keterampilan sosial yang buruk.
3. Pengendalian emosi
Terakhir, anak-anak bisa kesulitan dalam mengendalikan emosinya.
Mereka yang mengalaminya akan beralih ke solusi pengendalian emosi yang mudah seperti video game, entah sebagai selingan atau pelarian dari menghadapi emosi itu sendiri.
Sieh dir diesen Beitrag auf Instagram anEin Beitrag geteilt von KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)