Gaya hidup generasi milenial yang saat ini cenderung konsumtif semakin mempersempit peluang mereka memiliki kehidupan mapan di masa depan. [592] url asal
Gaya hidup generasi milenial yang saat ini cenderung konsumtif semakin mempersempit peluang mereka memiliki kehidupan mapan di masa depan. Godaan berbagai macam tren makanan, media sosial, dan tuntutan lingkungan sosial turut mempengaruhi perilaku konsumtif mereka.
Salah satu tantangan yang dihadapi milenial saat ini adalah kepemilikan rumah. Pasalnya harga tanah setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan. Hal ini juga diikuti oleh inflasi yang membuat harga-harga bahan material yang terus naik.
Meskipun demikian, keinginan untuk memiliki rumah bagi generasi milenial tetap kuat terutama sebagai bentuk investasi jangka panjang dan stabilitas di masa depan.
Melihat kebutuhan ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memberikan solusi bagi masyarakat terutama generasi milenial dengan menawarkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dibuat untuk membantu milenial mendapatkan rumah impian mereka.
Pada program ini, KPR BRI memungkinkan nasabah untuk memilih jangka waktu atau tenor dan suku bunga sesuai kebutuhan, sehingga membeli rumah tidak perlu lagi merasa khawatir. Terdapat beberapa pilihan tenor mulai dari 8 tahun, 10 tahun, 15 tahun, hingga 20 tahun. Adapun detailnya sebagai berikut:
1. Berjenjang 8 tahun
Tahun ke 1 s.d 3 : 5,10% per tahun
Tahun ke 4 s.d 6 : 9,50% per tahun
Tahun ke 7 s.d 8 : 11,50% per tahun
Selanjutnya counter rate dengan minimal tenor kredit 8 tahun.
2. Berjenjang 10 tahun
Tahun ke 1 s.d 3 : 5,00% per tahun
Tahun ke 4 s.d 6 : 9,00% per tahun
Tahun ke 7 s.d 10 : 11,00% per tahun
Selanjutnya counter rate dengan minimal tenor kredit 10 tahun
3. Berjenjang 15 tahun
Tahun ke 1 s.d 3 : 4,50% per tahun
Tahun ke 4 s.d 6 : 8,30% per tahun
Tahun ke 7 s.d 15 : 10,30% per tahun
Selanjutnya counter rate dengan minimal tenor kredit 15 tahun
4. Berjenjang 20 tahun
Tahun ke 1 s.d 3 : 3,95% per tahun
Tahun ke 4 s.d 6 : 8,00% per tahun
Tahun ke 7 s.d 20 : 10,25% per tahun
Selanjutnya counter Rate dengan minimal tenor kredit 20 tahun
5. Maksimum Tenor Kredit adalah 25 Tahun untuk Fix Income dan 20 Tahun untuk Non Fix Income.
6. Pengendapan dana 1x angsuran dalam bentuk tabungan yang diblokir minimal selama masa fixed rate
Selain itu, pengajuan KPR BRI dapat dilakukan secara online melalui Homespot, sehingga prosesnya akan lebih cepat dan efisien. Tentunya ini sesuai dengan gaya hidup generasi saat ini yang serba digital dan yang menginginkan pelayanan praktis
Dengan program ini, BRI tidak hanya mendukung impian milenial untuk memiliki rumah sendiri, tetapi juga memastikan bahwa mereka dapat tetap menjaga keseimbangan finansial di tengah gaya hidup modern.
Tunggu apa lagi? Segera manfaatkan promo suku bunga berjenjang KPR BRI untuk miliki hunian impian Anda sebelum 31 Desember 2024. Info selengkapnya dapat kunjungi link berikut.
Ketika laki-laki sudah mapan dan mencari perempuan untuk pasangan hidupnya, mereka biasanya memiliki beberapa kriteria. Termasuk, kecerdasan emosional [433] url asal
KOMPAS.com - Mendapatkan laki-laki yang mapan sebagai pasangan hidup adalah impian banyak perempuan.
Nmun, ketika laki-laki sudah mapan dan mulai mencari jodoh untuk dinikahinya. Laki-laki juga cenderung memiliki beberapa kriteria untuk calon pasangan hidupnya. Apa saja?
1. Memiliki tujuan hidup
Menurut Certified Matchmaker Rastrianez, S.PSI., M.M., CPC, CM, laki-laki yang mapan cenderung tidak mencari perempuan berdasarkan finansialnya.
"Karena mereka finansialnya udah stabil, jadi mereka tidak terlalu banyak mencari wanita yang terlalu ambisius," ujarnya ketika diwawancarai Kompas.com, Sabtu (5/10/2024).
Bagi mereka, perempuan tidak harus mapan juga secara finansial, karena nantinya mereka akan support istrinya secara finansial.
Namun, mereka ingin perempuan yang menjadi istrinya memiliki tujuan hidup.
"Tapi at least tahu, apa sih yang ingin dilakukan di dalam hidupnya. Tidak sekadar pasif atau menunggu saja," jelas Rastrianez.
Perempuan yang memiliki tujuan hidup terlihat lebih menarik, karena mereka memiliki minat dan kebahagiaannya sendiri.
2. Aware dan kooperatif
Menurut Rastrianez, laki-laki itu menyukai perempuan yang lebih aware dan kooperatif.
Yaitu, orang yang peka akan kondisinya dan bisa diajak kerja sama, dan mendukungnya.
"Mereka mempertimbangkan apakah orang ini bisa tidak drama, mendukung aku dalam pekerjaanku," jelas Rastrianez.
Laki-laki yang mapan cenderung menyukai perempuan yang tidak drama. Artinya, tidak mempermasalahkan banyak hal dan dapat memahami kondisinya.
"Karena di kerjaan sudah pusing, ia ingin pulang itu merasa nyaman sama pasangannya. Di mana pasangannya bisa take care of herself and me," lanjut Rastrianez.
3. Memiliki kecerdasan emosional
Menurut Rastrianez, laki-laki juga cenderung mencari perempuan dengan kecerdasan emosional yang baik.
Mereka mencari pasangan yang bisa diajak ngobrol, bisa mengonsolidasi perasaannya, tidak melulu memarahinya, juga tidak hanya menuntut.
"Kalau base on psikologi, jadi mereka mencari wanita yang stabil dari segi emosional, sehingga enggak 'ngerempongin' aku," tangkas Rastrianez.
4. Memiliki sifat nurturing
Laki-laki juga mencari perempuan yang memiliki sifat nurturing, yaitu dapat memelihara dan merawat. Atau dapat dikatakan laki-lakii menyukai wanita yang bersikap keibuan.