#30 tag 24jam
KPR BRI Bantu Milenial Punya Rumah dengan Suku Bunga Berjenjang
Gaya hidup generasi milenial yang saat ini cenderung konsumtif semakin mempersempit peluang mereka memiliki kehidupan mapan di masa depan. [592] url asal
#berjenjang #hunian #pemilikan #perilaku #tbk #perilaku-konsumtif #bank-rakyat-indonesia #kpr-bri #milenial #harga-tanah #tenor #tren #hunian-impian #pengajuan-kpr-bri #generasi #kredit-pemilikan-rumah #mapan #fix-inco
(detikFinance - Moneter) 05/11/24 10:10
v/17498950/
Jakarta - Gaya hidup generasi milenial yang saat ini cenderung konsumtif semakin mempersempit peluang mereka memiliki kehidupan mapan di masa depan. Godaan berbagai macam tren makanan, media sosial, dan tuntutan lingkungan sosial turut mempengaruhi perilaku konsumtif mereka.
Salah satu tantangan yang dihadapi milenial saat ini adalah kepemilikan rumah. Pasalnya harga tanah setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan. Hal ini juga diikuti oleh inflasi yang membuat harga-harga bahan material yang terus naik.
Meskipun demikian, keinginan untuk memiliki rumah bagi generasi milenial tetap kuat terutama sebagai bentuk investasi jangka panjang dan stabilitas di masa depan.
Melihat kebutuhan ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memberikan solusi bagi masyarakat terutama generasi milenial dengan menawarkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dibuat untuk membantu milenial mendapatkan rumah impian mereka.
Pada program ini, KPR BRI memungkinkan nasabah untuk memilih jangka waktu atau tenor dan suku bunga sesuai kebutuhan, sehingga membeli rumah tidak perlu lagi merasa khawatir. Terdapat beberapa pilihan tenor mulai dari 8 tahun, 10 tahun, 15 tahun, hingga 20 tahun. Adapun detailnya sebagai berikut:
1. Berjenjang 8 tahun
Tahun ke 1 s.d 3 : 5,10% per tahun
Tahun ke 4 s.d 6 : 9,50% per tahun
Tahun ke 7 s.d 8 : 11,50% per tahun
Selanjutnya counter rate dengan minimal tenor kredit 8 tahun.
2. Berjenjang 10 tahun
Tahun ke 1 s.d 3 : 5,00% per tahun
Tahun ke 4 s.d 6 : 9,00% per tahun
Tahun ke 7 s.d 10 : 11,00% per tahun
Selanjutnya counter rate dengan minimal tenor kredit 10 tahun
3. Berjenjang 15 tahun
Tahun ke 1 s.d 3 : 4,50% per tahun
Tahun ke 4 s.d 6 : 8,30% per tahun
Tahun ke 7 s.d 15 : 10,30% per tahun
Selanjutnya counter rate dengan minimal tenor kredit 15 tahun
4. Berjenjang 20 tahun
Tahun ke 1 s.d 3 : 3,95% per tahun
Tahun ke 4 s.d 6 : 8,00% per tahun
Tahun ke 7 s.d 20 : 10,25% per tahun
Selanjutnya counter Rate dengan minimal tenor kredit 20 tahun
5. Maksimum Tenor Kredit adalah 25 Tahun untuk Fix Income dan 20 Tahun untuk Non Fix Income.
6. Pengendapan dana 1x angsuran dalam bentuk tabungan yang diblokir minimal selama masa fixed rate
Selain itu, pengajuan KPR BRI dapat dilakukan secara online melalui Homespot, sehingga prosesnya akan lebih cepat dan efisien. Tentunya ini sesuai dengan gaya hidup generasi saat ini yang serba digital dan yang menginginkan pelayanan praktis
Dengan program ini, BRI tidak hanya mendukung impian milenial untuk memiliki rumah sendiri, tetapi juga memastikan bahwa mereka dapat tetap menjaga keseimbangan finansial di tengah gaya hidup modern.
Tunggu apa lagi? Segera manfaatkan promo suku bunga berjenjang KPR BRI untuk miliki hunian impian Anda sebelum 31 Desember 2024. Info selengkapnya dapat kunjungi link berikut.
(ega/ega)
Ini Dia yang Harus Diincar Gen Z Selain Boneka Labubu
Tren Labubu populer di kalangan Gen Z, namun gaya hidup konsumtif ini bisa berisiko. Investasi properti dengan KPR BRI adalah pilihan bijak untuk masa depan [417] url asal
#bri #kpr-bri #investasi-properti #boneka-labubu #tren-gen-z #generasi #boneka #pemilikan #hunian-impian #gen-z #homespot-bri #instagram #diincar-gen-z #fear #fashion #tren #diincar-gen #tren-labubu #labubu #gen-z #tikto
(detikFinance - Ekonomi dan Bisnis) 22/10/24 15:39
v/16837192/
Jakarta - Siapa yang tidak tahu tren Labubu? Akhir-akhir ini, Labubu sedang naik daun di kalangan Gen Z. Sosok boneka mungil dengan tampilan unik dan karakteristik yang menggemaskan ini menjadi buruan para kolektor, baik untuk kesenangan pribadi maupun ajang pamer di media sosial.
Tak bisa dipungkiri, tren ini didorong oleh perasaan FOMO (Fear of Missing Out) yang membuat anak muda rela menghabiskan uang jutaan rupiah hanya untuk sebuah mainan edisi terbatas. Oleh karena itu, harga Labubu meroket tinggi terutama jika sudah langka di pasaran.
Tren ini memperlihatkan bagaimana gaya hidup konsumtif terus mengakar di kalangan muda, yang memilih untuk membelanjakan uang pada barang-barang yang sebenarnya tidak mendukung investasi jangka panjang.
Hedonisme yang ditunjukkan melalui tren Labubu ini tentunya bukan hal baru di kalangan Gen Z. Mereka cenderung tertarik pada tren-tren terbaru seperti fashion, teknologi, makanan, hingga koleksi seperti mainan ini.
Aktivitas unboxing atau pamer koleksi di TikTok dan Instagram bahkan menambah daya tarik tren ini. Namun, dalam jangka panjang, gaya hidup konsumtif ini bisa menimbulkan masalah keuangan, terutama jika hanya digunakan untuk memuaskan kebutuhan sesaat.
Dari pada mengikuti arus gaya hidup hedonis yang terus menguras keuangan tanpa memberikan dampak jangka panjang, tentu ada pilihan yang lebih bijak yakni berinvestasi di properti rumah. Memiliki properti untuk rumah pertama bisa menjadi langkah awal untuk membangun kekayaan yang nyata.
Salah satu program yang dapat dimanfaatkan adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari BRI yang mempermudah proses pembelian rumah dengan suku bunga sesuai kebutuhan dan cicilan yang ringan.
Investasi properti memberikan banyak keuntungan. Selain sebagai tempat tinggal, nilai properti cenderung naik dari waktu ke waktu. Dalam situasi ekonomi yang stabil, properti bahkan bisa menjadi sumber pendapatan jika dijual kembali, loh!
Dengan KPR BRI, Gen Z bisa mulai membangun aset mereka sejak dini, sehingga di masa depan mereka tidak hanya memiliki barang-barang koleksi, tetapi juga memiliki properti yang nilainya terus meningkat.
Meskipun tren seperti Labubu terlihat menarik, penting bagi generasi muda untuk mulai berpikir jangka panjang. Dari pada terus mengikuti tren konsumtif, akan lebih baik jika mereka mengalihkan perhatian pada investasi yang tentu memiliki nilai jangka panjang dan bisa menjadi landasan keuangan yang stabil di masa depan.
Untuk kamu yang ingin mulai berinvestasi properti, bisa kunjungiHomespotBRI untuk lakukan simulasi KPR sesuai dengan penghasilanmu. Fitur ini dapat membantu kamu memberikan bayangan pasti untuk mencari properti impianmu.
Selain itu, dengan banyaknya keunggulan dari KPR BRI seperti proses yang mudah dan cepat, biaya kredit ringan, serta jangka waktu pinjaman hingga 20 tahun. Segera ajukanKPR BRIuntuk mewujudkan hunian impian kamu sekarang juga!
(anl/ega)
Miris! 41 Juta Generasi Sandwich Indonesia Tidak Punya Rumah
Sekitar 41 juta generasi sandwich Indonesia tercatat tidak memiliki rumah. Harganya yang tinggi dan tingginya kebutuhan menjadi alasan mereka kesulitan mempunyai... | Halaman Lengkap [355] url asal
#generasi-sandwich #rumah #properti-hunian #hunian-impian
(SINDOnews Ekbis) 12/10/24 11:26
v/16413174/
JAKARTA - Sekitar 41 juta generasi sandwich Indonesia tercatat tidak memiliki rumah. Harganya yang tinggi dan tingginya kebutuhan menjadi alasan mereka kesulitan mempunyai hunian.Hal itu terungkap lewat catatan Pinhome dan YouGov yang menyebutkan bila generasi sandwich baik yang vertikal (menopang anak dan orang tua) maupun horizontal (menopang orang tua dan saudara). Bahkan dalam survei yang dilakukan mereka, motivasi tinggi memiliki rumah terkendala oleh kebutuhan keluarga sebesar 49 persen dan stabilitas 48 persen.
Founder and CEO Pinhome Dayu Dara Permata menyadari bahwa generasi sandwich menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan mimpi memiliki rumah. "Terlebih mereka harus menopang keluarga sekaligus mengejar impian pribadi," ujarnya, belum lama ini.
Karena itu, pihaknya membuka akses bagi seluruh masyarakat, termasuk generasi sandwich untuk memiliki properti pertama. Berkolaborasi dengan YouGov, Pinhome berharap dapat memberikan wawasan kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai kebutuhan dan tantangan generasi sandwich serta menginspirasi mereka untuk mewujudkan mimpi memiliki rumah.
General Manager YouGov Indonesia Edward Hutasoit mengatakan pihaknya sebagai penyedia data publik berusaha menangkap berbagai diskursus penting di masyarakat.
Karena itu, kolaborasi antara Pinhome dan YouGov menghasilkan wawasan berharga tentang perilaku generasi sandwich dalam memiliki properti.
Dalam riset secara daring terungkap bila generasi sandwich menunjukkan bahwa 63 persen konsumen memanfaatkan media sosial dan 35 persen menggunakan aplikasi seperti Pinhome untuk mencari properti.
Selain itu, laporan mengidentifikasi tiga tantangan utama yang dihadapi generasi sandwich dalam memiliki rumah yaitu menemukan properti yang tepat, biaya tambahan yang berlebihan dan tidak transparan, serta cicilan tinggi.
Karena itu solusi tepat dilakukan untuk tantangan tersebut dimulai dari jutaan listing properti untuk memudahkan pencarian, simulasi KPR yang transparan dan jelas menampilkan seluruh biaya terkait, hingga fitur PinValue untuk penilaian harga pasaran properti.
Almira Bastari, penulis novel "Home Sweet Loan" yang telah difilmkan menambahkan bila generasi sandwich dan kepemilikan properti ternyata sangat relatable untuk banyak orang. Hal ini terbukti dari filmnya yang hingga saat ini sudah tembus 1 juta penonton dan respons di sosial media yang luar biasa.
"Saya sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Pinhome bersama YouGov dalam mengangkat isu ini dan terus berupaya memberikan solusinya. Pesan saya untuk generasi sandwich adalah jadilah pribadi yang empowered dalam menghadapi tantangan hidup, termasuk membeli rumah sambil membantu keluarga," ujarnya.
Sanditerior Hadirkan Layanan Lengkap untuk Desain Interior dan Pembangunan Hunian
Sanditerior hadir dengan berbagai layanan desain dan konstruksi yang bisa kamu andalkan untuk berbagai macam proyek. Halaman all [417] url asal
#jasa-interior #hunian-impian #sanditerior
(Kompas.com) 01/10/24 16:21
v/15816122/
KOMPAS.com - Terdapat berbagai cara untuk membuat hunian yang nyaman dan sesuai dengan keinginan sendiri. Salah satunya adalah membangun sendiri dari nol atau melakukan renovasi dengan mempertimbangan jasa desain dan interior.
Dengan cara tersebut, kamu dapat memilih model desain, mulai dari warna, pencahayaan, dan tata letak yang bisa disesuaikan dengan gaya hidup serta kebutuhan.
Contohnya, bagian ruang tamu dibuat besar dengan terdapat banyak kursi untuk menerima banyak tamu dan bagian dapur dibuat minimalis untuk mempermudah kegiatan memasak.
Pemilik rumah pun wajib mempertimbangan berbagai aspek, salah satunya keberlanjutan dengan memakai material ramah lingkungan dan menerapkan teknologi hemat energi. Dengan begitu, hunian tidak hanya nyaman, tetapi juga ramah lingkungan.
Untuk mewujudkan hal tersebut, kamu bisa memanfaatkan jasa penyedia layanan interior berpengalaman, seperti Sandinterior.
Sandinterior menyediakan layanan membangun hunian yang lengkap, mulai dari desain bangunan, pembuatan dan pemasangan interior, renovasi rumah, dan pembuatan konstruksi (dengan konfirmasi klien), desain bangunan, pembuatan dan pemasangan interior, serta konstruksi.
Sanditerior Desain interior meeting room oleh SanditeriorDikutip dari laman sandinterior.co.id, perusahaan yang dirintis dari 2016 itu telah dipercaya banyak klien untuk pembuatan interior design Jakarta, jasa arsitek, custom furniture, desain interior kantor, restoran, gudang, showroom, hingga taman.
Sandinterior pun berpengalaman pada pembuatan furnitur, seperti meja, kursi, sofa, lemari, hingga panel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan klien.
Selain itu, Sandinterior juga dapat diandalkan pada pemasangan wallpaper, gorden (vertical blind, roller blind, dan vitrage), dan lantai vinil.
Untuk memaksimalkan hasilnya, seluruh proses dari awal hingga akhir, Sandinterior mempekerjakan tim-tim yang berbeda di setiap bidang.
Pada 2024, perusahan itu sudah menyelesaikan lebih dari 325 proyek lebih dari 120 klien dari berbagai wilayah Indonesia. Tak hanya itu, Sandinterior juga telah mendapat 15 penghargaan yang sudah diakui dari berbagai pihak.
Salah satu proyek besarnya adalah renovasi kantor satpam di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma di Jakarta, renovasi mes TNI Angkatan Udara (AU) di Bali, dan pembangunan mes TNI AU di Merauke.
Perusahaan itu pun mengerjakan berbagai proyek desain interior kantor, restoran, showroom, dan taman.
Sementara untuk furnitur custom, perusahaan tersebut telah menangani proyek walk-in closet, kamar tidur, dan showroom.
Sanditerior Salah satu proyek desain kamar oleh SanditeriorUntuk melihat lebih banyak proyek dan portofolio Sandinterior sebagai perusahaan konstruksi tepercaya, kamu bisa mengunjungi situs web https://sandinterior.co.id/, TikTok, Youtube, Facebook, dan Instagram Sanditerior.
Kamu juga bisa berkunjung langsung ke kantor yang berlokasi di Ruko Commpark, Jl. Canadian Broadway Jl. Kota Wisata No.22 Blok E, Limus Nunggal, Kec. Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16820. Kantor Sandinterior buka setiap Senin hingga Minggu 09.00 - 17.00 WIB.
Konsep Eco Green Living Elevee Menjadi Tren Baru Hunian Ramah Lingkungan
Konsep apartemen ramah lingkungan dengan mengedepankan green living akan menjadi tren di masa depan. Dengan green living akan tercipta harmonisasi kehidupan yang... | Halaman Lengkap [1,993] url asal
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 29/09/24 23:27
v/15739814/
JAKARTA - Bermukim di kawasan hunian yang sejuk, segar, jauh dari polusi kini menjadi pilihan masyarakat. Koridor barat Jakarta kini menjadi pilihan masyarakat untuk menjalani hidup bersama keluarganya. Novel S Putro menikmati akhir pekannya di rumahnya yang asri di kawasan Sutera Gardenia 4, kawasan Alam Sutera, Tangerang. Mantan Direktur di PT Asuransi Harta Aman Pratama, Tbk. yang kini bekerja di agen asuransi Pro Asia itu sehari-hari melakoni pekerjaannya di kawasan Matraman Jakarta Pusat.?Selain asri, tinggal di kawasan ini (Alam Sutera) dekat dengan berbagai fasilitas. Rumah sakit, pusat perbelanjaan, sekolah, semua dekat. Jadi, di akhir pekan saya tak perlu keluar kawasan,?ujarnya kepada SINDOnews, kemarin.
Novel membeli hunian di kawasan yang dikembangkan PT Alam Sutera Realty, Tbk. itu pada 2013 silam. Dengan luas lahan 200 meter persegi, Novel memanfaatkan halaman rumahnya untuk taman. ?Di seluruh kawasan, ruang terbuka hijaunya 30%. Akhir pekan saya manfaatkan untuk olahraga di sekitar rumah. Untuk belanja kebutuhan pokok, lokasi pusat perbelanjaan dekat,?imbuhnya.
Novel memiliki dua anak yang bersekolah tak jauh dari tempat tinggalnya. Anak sulungnya bersekolah di SMP Negeri 14 Tangerang Selatan, sedangkan anak bungsunya di SD Savana Islamic School. ?Dengan lingkungan yang nyaman dan aman, tentu mendukung tumbuh kembang anak,?ungkapnya. Menurut Novel dengan beragam fasilitas yang ada di Alam Sutera, dirinya tak perlu pergi keluar kawasan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. ?Semua ada disini, jadi tak perlu bermacet-macet ke pusat Jakarta hanya utuk sekadar berbelanja,?imbuhnya.
Dia pun meyakini kawasan Alam Sutera akan berubah menjadi kawasan kota baru yang ramai. Hal itu karena mulai dibangunnya kawasan hunian baru berupa hunian vertikal atau apartemen. ?Ada tetangga saya yang mengaku beli apartemen Elevee karena lokasinya yang strategis dan fiturnya ramah lingkungan. Saya juga tertarik, untuk persiapan anak-anak jika sudah dewasa, tapi masih menunggu ada dana dulu,?ungkapnya.
Kawasan Koridor Barat Jakarta kini menjadi pilihan masyarakat untuk bermukim, bahkan menjalankan bisnis. ?Koridor Barat sudah dikembangkan selama 3 dekade. Sekarang menjadi magnet industri properti nasional,?tegas Pengamat Properti Urban Ace, Ronny Wuisan kepada SINDOnews. Dia menilai, pengembangan hunian vertikal dinilai menjadi solusi jitu untuk menyediakan kebutuhan perumahan bagi masyarakat. Hal itu lantaran harga tanah di koridor barat sudah membumbung tinggi. ?Lahan sudah mahal, karenanya pembangunan hunian vertikal seperti Elevee di CBD Alam Sutera merupakan solusi dan strategi yang jitu,?tegasnya.
Ronny pun meyakini, animo masyarakat khususnya dari kalangan menengah ke atas untuk bermukim di pusat bisnis atau CBD semakin tinggi. Sebab, beragam fasilitas untuk memenuhi kebutuhan hidup sudah tersedia. ?Apartemen di CBD selalu diminiati end user dari kalangan menengah atas. Karenanya, untuk semen menengah atas akan berkontribusi terhadap ?hidup? nya sebuah kawasan,?paparnya.
Ronny menilai, konsep apartemen ramah lingkungan dengan mengedepankan green living akan menjadi tren di masa depan. Sebab, di negara-negara maju, pengembangan hunian sudah mengedepankan green living dengan berlandaskan konsep Environmental, Social and Governance (ESG). Komitmen ESG yang diusung Elevee, lanjut dia, tentunya akan memberikan nuansa baru bagi kehidupan penghuninya. ?Dengan green living akan tercipta harmonisasi kehidupan yang baik. Tentu itu menjadi harapan masyarakat masa kini,?kata Ronny.
Menurut Ronny, Koridor Barat Jakarta menjadi ikon industri properti di Jabodetabek. Banyaknya proyek properti berkonsep township development yang dikembangkan di kawasan Tangerang Raya membuat kawasan ini menjadi kawasan baru yang menjanjikan.
Pengembangan proyek skala kota di koridor barat Jakarta sudah direncanakan secara matang sejak pertama kali dikembangkan pada 30 tahun silam. ?Pengembang properti di koridor barat seperti Alam Sutera sudah memiliki visi masa depan. Sehingga sekarang kawasan yang dikembangkan menjadi pilihan masyarakat karena menyodorkan beragam fasilitas yang dibutuhkan masyarakat,?paparnya.
Senada dengan Ronny, Pengamat Properti F Rach Suherman menilai, konsep green living sudah harus menjadi perhatian utama industri properti nasional. Untuk mengakselerasi penerapan green living tersebut, Suherman menilai perlu kolaborasi dengan stakeholder lain. ?Pengmbang tak bisa sendirian. Harus ada kolaborasi dari produsen material misalnya, harus menghadirkan produk yang ramah lingkungan. Juga dri pemerintah, harus mendukung dengan regulasi yang memudahkan pengembang,?tuturnya kepada SINDOnews.
Proses pembangunan properti ramah lingkungan sendiri umumnya menerapkan teknologi dan praktik-praktik dengan prinsip berkelanjutan. Mulai dari proses perencanaan, konstruksi, hingga saat produk properti sudah dihuni oleh masyarakat. Selain menggunakan material ramah lingkungan, memanfaatkan energi terbarukan, dan efisiensi penggunaan sumber daya, properti ramah lingkungan juga memperhatikan aspek pengelolaan limbah, pemanfaatan lahan, dan kualitas udara.
Suherman menilai, sebagai pengembang besar di Koridor Barat Jakarta, Alam Sutera dinilai sudah menerapkan kaidah-kaidah ESG dalam pengembangan produk propertinya. ?Alam Sutera sudah berkembang sangat pesat. Koridor barat menjadi kawasan baru yang diminati masyarakat,?tegasnya.
Menurut Suherman, dengan membaiknya kondisi ekonomi terlebih stabilnya kondisi politik nasional, permintaan hunian residensial termasuk hunian vertikal akan meningkat. ?Setelah pandemi orang yang punya uang tentu akan membeli properti. Terlebih bagi masyarakat yang ingin hidup di kawasan yang memiliki beragam fasilitas,?katanya.
Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2024 meningkat terbatas. Hal ini tecermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan II 2024 tercatat sebesar 1,76% (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan I 2024 sebesar 1,89% (yoy).
Penjualan properti residensial di pasar primer tercatat tumbuh sebesar 7,30% (yoy), melambat dibandingkan penjualan triwulan sebelumnya sebesar 31,16% (yoy). Perlambatan penjualan rumah primer tersebut terjadi pada seluruh tipe rumah, terutama pada rumah tipe kecil.
Dari sisi pembiayaan, hasil survei menunjukkan pembiayaan pembangunan properti residensial terutama bersumber dari dana internal pengembang dengan pangsa sebesar 74,69%. Sementara dari sisi konsumen, pembelian rumah primer mayoritas dilakukan melalui skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 75,52% dari total pembiayaan. ?Sekarang kuncinya adalah bagaimana pengembang menghadirkan produk yang sesuai dengan ekspektasi konsumen,?tutup Suherman.
Komitmen Menghadirkan Properti Ramah Lingkungan
Di industri properti, untuk mewujudkan eco city atau eco living ada empat pilar yang harus dijalankan. Pertama, membuat kondisi yang nyaman untuk mobilisasi masyarakat dengan mengurangi jumlah kendaraan bermotor untuk menuju satu tempat ke tempat lainnya, misalkan ke sekolah, pasar dan fasilitas lainnya. Kedua, kawasan yang dikembangkan harus mengakomodasi dengan lingkungan yang sehat, dari air dan udaranya.
Ketiga, pengembangan berorientasi pejalan kaki (pedestrian oriented development), keempat memberikan ruang ekologi pada makhluk lain. Dengan udara bersih dan lingkungan sehat, maka makhluk lain seperti burung akan menjadikan kawasan yang dikembangkan untuk berkembang biak dan menciptakan harmoni ekosistem kehidupan dengan manusia.
?Kami ingin menciptakan harmoni kehidupan yang nyaman bagi penghuni dan masyarakat sekitar,?tegas Chief Marketing Officer Elevee Condominium Alvin Andronicus saat dihubungi SINDOnews. Dengan komitmen terhadap ESG, lanjut dia, masyarakat akan termotivasi untuk membeli hunian di Elevee karena merasa nyaman dengan lingkungan Alam Sutera yang mengusung konsep eco green living.
"Kami menerapkan prinsip pedestrian oriented development (POD). Ini sarana yang mumpuni bagi penghuni untuk berjalan kaki. Dan budaya jalan kaki, bersepeda ini telah menjadi kesadaran masyarakat Indonesia," ujarnya.
Alvin menegaskan, penerapan prinsip ESG oleh Elevee tak sekadar slogan, namun nyata diimplementasikan. Bagi, Elevee, penerapan ESG juga akan memberikan dampak positif bagi pengembang dan pemilik properti.
?Seperti pengurangan biaya operasional, penghematan penggunaan energi listrik, hingga peningkatan kesehatan dan produktivitas penghuni,? tegasnya.
Dia menyebutkan, Elevee Condominium sudah menggunakan material ramah lingkungan. Salah satunya, pengunaan double glass pada jendela apartemen. Penggunaan material itu diyakini mampu mereduksi sengatan sinar matahari sehingga mengurangi pemakaian pendingin udara di dalam ruangan.
Elevee Condominium juga memiliki fasilitas forest park seluas 4 hektare untuk berbagai aktivitas. yang merupakan bagian dari Alam Sutera sudah menerapkan konsep yang bersentuhan dengan lingkungan. Seperti adanya kawasan green tunnel hingga traffic management agar menciptakan suasana yang nyaman bagi penghuni.
Terkait perkembangan penjualan Elevee Condominium, Alvin menjelaskan bahwa saat ini pembangunan menuju fase topping off yang akan dilakukan pada bulan Oktober mendatang. Dan dijadwalkan serah terima kunci pada Desember 2025. Dari 2 tower yang sedang dibangun saat ini, tersisa sekitar 150 unit dari total unit sebanyak 550 unit. ?Kami yakin, selepas topping off penjualan akan lebih cepat dan saya yakin akan diserap pasar sisa unit tersebut,? jelas Alvin.
Alam Sutera merupakan kawasan seluas 800 hektare yang dikembangkan selama tiga dekade. Beragam properti sudah dikembangjan, mulai dari hunian berkonsep cluster, hingga properrti komersial dan bisnis. Saat ini Alam Sutera mengembangkan Elevee Condominium, hunian vertikal yang dilengkapi dengan beragam fasilitas untuk kebutuhan penghuninya dan juga forest park seluas 4 hektare yang akan menjadi jantung kehidupan, central living Alam Sutera.
Selain melakukan penanaman pohon sebagai kanopi yang menaungi pedestrian, Alam Sutera juga menggencarkan penggunaan transportasi publik terpadu, pengolahan sampah terpadu, water treatment plan (WTP) yang memproduksi air bersih untuk dialirkan ke rumah-rumah warga di Alam Sutera.
Ada 500 closed circuit TV (CCTV) di sejumlah titik sebagai alat pemantau arus lalu lintas di kawasan Alam Sutera. CCTV itu merupakan bagian dari Traffic Management System yang dijalankan oleh pengelola Alam Sutera untuk mengantisipasi tumpukan kendaraan agar tidak menimbulkan polusi udara. Alvin menjelaskan, konsep properti hijau juga harus menjangkau seluruh kalangan terkait. Tak hanya masyarakat yang bermukim di proyek properti yang dikembangkan oleh developer, tetapi juga masyarakat di sekitarnya.
?Alam Sutera selalu mengajak warga untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga keasrian lingkungan. Contoh sederhananya, kami mengajak warga dan masyarakat sekitar untuk tidak membuang sampah sembarangan di kawasan Alam Sutera,? tegasnya.
Chairperson Green Building Council Indonesia (GBCI) Iwan Prijanto dalam Elevee Media Talk, di Alam Sutera, Tangerang beberapa waktu lalu mengatakan, GBCI mencatat, proses konstruksi sebuah bangunan mengkonsumsi 35% energi dan 12% air, menghasilkan 25% sampah serta mengeluarkan 39% emisi gas rumah kaca (greenhouse gases). Setelah pembangunan selesai, operasionalisasi bangunan bertingkat itu berkontribusi tiga besar teratas produksi emisi karbondioksida (CO2).
?Developer harus turut berperan aktif dalam kegiatan memerangi perubahan iklim dunia. Bagi developer yang tidak bisa mengikuti ketentuan net zero carbon dalam aktivitas usahanya, maka dalam 10 tahun mendatang pasti akan terlambat. Risikonya adalah mereka bakal sulit menjual unit properti miliknya,? kata Iwan.
GBCI telah menerbitkan sertifikasi bangunan hijau atau greenship kepada sejumlah proyek properti. Bahkan, sertifikasi hijau terbitan GBCI sudah mendapat pengakuan dari World Green Building Council lantaran GBCI merupakan anggota World Green Building Council sejak tahun 2017 silam. ?Konsep bangunan hijau bertujuan melakukan konservasi, efisiensi serta saling berbagi dalam pemanfaatan sumber daya energi, air, lahan, udara dan lingkungan,? kata Iwan.
Konsep environmental, social, governance (ESG) merupakan tiga pilar penting dalam menilai performa bisnis properti saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, penerapan ESG sudah menjadi fokus pengembang properti di Tanah Air seiring dengan tren konsumen yang mengarah kepada produk berkelanjutan.
Menurut Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia Ardiadi Dimastanto, pasar terbesar dan potensial dalam sebuah proyek properti adalah Gen Z dan Milenial. Segmen ini, sangat peduli terhadap produk properti yang mengedepankan aspek keberlanjutan.
?Mereka cukup detail dalam melihat fasilitas-fasilitas yang ada di sekitar proyek properti seperti ruang terbuka hijau, ruang interaksi, sarana olahraga untuk jogging dan lainnya. Pengembang properti saat ini sudah sangat concern dengan apa yang diinginkan masyarakat terkait kebutuhan tempat tinggal yang berkelanjutan,? tegas Ardiadi dalam acara Elevee Media Talk beberapa waktu lalu.
Tak sekadar diminati masyarakat, penerapan prinsip ESG bermanfaat untuk nilai investasi. ?Dalam pengembangan properti berprinsip ESG, selain memberikan kelestarian lingkungan dan tata kelola yang baik, juga memberikan manfaat ekonomi,? tuturnya. Ardiadi mengakui bahwa pengembangan properti skala kota yang menerapkan prinsip ESG membutuhkan dana yang tak sedikit. Namun, ia mengakui prinsip ini akan berdampak pada penjualan pengembang dan bermanfaat untuk konsumen.
?Seperti Alam Sutera sudah sangat maju dalam pengembangannya, dan ini perlu pendanaan besar dalam pengembangannya. Dan sekali lagi saya tegaskan ujungnya selain konsep suistainble development yang dikembangkannya, konsumen pun diuntungkan karena nilai properti akan terus naik,? tegasnya.
Sedangkan Chief Executive Officer (CEO) Leads Property Services Indonesia Hendra Hartono menilai, proyek hunian vertikal di kawasan township terlahir karena adanya kebutuhan dan juga karena hunian tapak harganya semakin mahal. ?Seperti di Jakarta, harga rumah tapak sudah sangat mahal karena harga tanah per meternya juga sudah mahal, maka opsinya bangunan vertikal,?tuturnya.
Hunian vertikal atau kondominium yang memiliki fasilitas lengkap,nyaman, dan aman serta berkonsep mixed use kini lebih diminati. Menurut Hendra, selain dari luar kawasan, potensi hunian vertikal seperti Elevee akan diminati oleh konsumen yang ada di dalam Alam Sutera sendiri.
?Area yang sudah well established atau berbasis township, dan dekat dengan akses transportasi umum menjadi daya tarik pembeli kondominium. Elevee, yang berada di kawasan CBD dan dekat berbagai fasilitas maka potensi pasarnya besar,? tegas Hendra
Pengembang Bidik Kalangan Muda dengan Konsep Eco City
Pengembangan sebuah kawasan dilakukan dengan perencanaan matang yang berpatokan pada rencana tata ruang maupun masterplan yang detail untuk menciptakan sebuah kawasan... | Halaman Lengkap [328] url asal
#properti #industri-properti #pt-sentul-city-tbk #hunian-impian
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 13/09/24 22:59
v/14988706/
JAKARTA - Bisnis pengembangan properti bukan sekadar membangun rumah maupun berbagai fungsi bangunan lain dan menyerahterimakan kepada konsumen.Menurut Eddy Sindoro, CEO PT Sentul City Tbk , pengembangan sebuah kawasan dilakukan dengan perencanaan matang yang berpatokan pada rencana tata ruang maupun masterplan yang detail untuk menciptakan sebuah kawasan baru yang nyaman.
Karenanya, lanjut dia, pihaknya mengusung konsep eco city yang kami terapkan bertujuan untuk memberikan kenyamanan optimal bagi penghuni. ?Dengan keunggulan lokasi yang berada di area pegunungan, kami mengonsep sebuah kawasan berupa perpaduan perkotaan yang modern dengan keindahan yang diberikan oleh alam,?ujarnya Jumat (13/9/2024).
Dia mengatakan, untuk mengakomodir pasar, pihaknya menghadirkan infrastruktur lengkap dengan fasilitas kelas global untuk menunjang kenyamanan kawasan. Hingga saat ini pengembangan kawasan telah mencapai lebih dari 1.250 hektar dan kami telah mewujudkan sebuah kawasan dengan pengelolaan town management software yang efektif.
?Sentul City berada di ketinggian 175-300 meter diatas permukaan laut sehingga menciptakan lingkungan asri yang dapat dilihat pada kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) di Sentul City yang memiliki nilai AQI 8. Ini menandakan kondisi udara yang 'clear and unpolluted air' artinya good air quality. Kategori indeks good di angka 0-50," klaim Eddy.
Saat ini PT Sentul City Tbk tengah mengembangkan cluster hunian terbaru "Spring Residence", landed house yang berlokasi di kawasan baru Spring City seluas 34 Hektar. Spring Residence berada di posisi titik paling tinggi mencapai 440 meter di atas permukaan laut dengan view indah dari Gunung Pancar (ketinggian 800 meter).
Direktur Marketing PT Sentul City Tbk Timotius Thendean menjelaskan, Spring Residence merupakan kawasan yang menerapkan smart home system dengan utilitas underground yang ditanam dibawah tanah. Kawasannya juga menyediakan sembilan fasilitas seperti gazebo, reflexology path, children playground, pond, viewing deck, BBQ area, zen garden, outdoor gym, dan walking track.
?Konsep eco city yang kami terapkan bertujuan untuk memberikan kenyamanan optimal bagi penghuni,?ujarnya. Dia menambahkan, dari sisi lokasi, Sentul City berada di lintasan jalan tol Jagorawi yang telah tersambung ke berbagai jaringan jalan tol Jabodetabek.
Alasan Jabodetabek Masih Jadi Incaran Pencari Hunian Idaman
Jabodetabek menjadi wilayah metropolitan terbesar di Asia Tenggara dan kedua di dunia. Maka, masih banyak orang mengincar hunian di Jabodetabek. Apa alasannya?... | Halaman Lengkap [653] url asal
#bri #hunian-impian #jabodetabek #sindonewsstories
(SINDOnews Ekbis) 24/07/24 13:30
v/12190424/
JAKARTA - Berpenduduk lebih dari 30 juta jiwa, Jabodetabek menjadi wilayah metropolitan terbesar di Asia Tenggara dan kedua di dunia. Di sini juga, pusat pemerintahan, industri, dan ekonomi Indonesia banyak berjalan. Jadi, jangan heran, masih banyak orang mengincar hunian di Jabodetabek.Tak hanya di Jakarta, peminat hunian di kota-kota sekitar Ibu Kota seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi pun mengalami peningkatkan seiring dengan semakin banyaknya unit perumahan.
Lantas, apa yang membuat masih banyak orang masih berminat mencari tempat tinggal di Jabodetabek?
1. Infrastruktur dan Fasilitas Modern
Salah satu keuntungan saat tinggal di Jakarta adalah Anda bisa lebih mudah mengakses berbagai fasilitas modern yang memadai. Mulai dari pusat berbelanjaan yang lengkap, pusat kuliner dari berbagai daerah bahkan negara di dunia, hingga pusat kantor pemerintahan.
Destinasi wisatanya juga terbilang lengkap dan menjangkau berbagai kalangan. Ada taman kota untuk wisata terjangkau, destinasi keluarga seperti museum, kebun binatang, wisata laut, dan lain sebagainya.
2. Moda Transportasi Lengkap
Dari pusat kota hingga kawasan pinggiran Jabodetabek telah terjangkau berbagai moda transportasi. Jabodetabek dikelilingi oleh 15 ruas tol yang melintas, angkutan umum dalam kota seperti TransJakarta, KRL, MRT, dan kereta cepat Whoosh yang terintegrasi, taksi, hingga ojek online. Moda transportasi yang lengkap ini mempermudah masyarakat untuk bepergian.
3. Banyak Lapangan Pekerjaan
Mayoritas perusahaan-perusahaan besar?nasional maupun multinasional berpusat di Jakarta dan sekitarnya. Sehingga, lapangan pekerjaannya pun memang lebih banyak dan beragam dibandingkan daerah lainnya. Selain itu, UMR yang lebih tinggi juga menjadi salah satu faktor terus meningkatnya pendatang yang hijrah ke Jabodetabek.
Bertolak belakang dengan banyaknya peluang yang bisa didapatkan di Jabodetabek, faktanya lahan tempat tinggal yang tersedia justru semakin terbatas. Namun jangan khawatir, BRI punya beberapa rekomendasi wilayah yang masih menyediakan hunian terjangkau di kawasan Jabodetabek.
Rekomendasi Rumah Murah di Jabodetabek
1. Pejaten
Temukan kedamaian di Pejaten, Jakarta Selatan, dengan akses mudah ke pusat kota. Rumah murah di Pejaten ini sangat di rekomendasi dan tidak boleh dilewatkan!
2. Bekasi
Bekasi menawarkan kenyamanan tinggal dengan infrastruktur modern dan transportasi lengkap. Dapatkan rekomendasi rumah mewah murah di Grand Wisata Tambun Bekasi dan nikmati kemudahan akses ke Jakarta!
3. Green Andara
Green Andara menghadirkan hunian berkelas dengan fasilitas modern di lokasi strategis.
4. Cilandak
Temukan hunian mewah dan terjangkau di Cilandak, pusat bisnis bergengsi Jakarta Selatan.
5. BSD
Kawasan dengan perkembangan pesat dan fasilitas lengkap. Cari rumah impian Anda di BSD dan nikmati hidup yang lebih nyaman!
6. Gading Serpong
Hunian asri dengan banyak ruang terbuka hijau. Miliki rumah minimalis ini dan rasakan kenyamanan tinggal di lingkungan hijau!
Sudah siap memilih kawasan ideal untuk hunian impian Anda? Temukan rumah idaman dengan harga terjangkau di BRI Info Lelang, di mana Anda bisa mendapatkan rumah dengan harga lebih rendah dari pasar!
Cara Beli Rumah di BRI Info Lelang
- Cari Rumah
Masuk ke laman infolelang.bri.co.id lalu cari aset dan lokasi yang hendak dipilih. Anda dapat menyesuaikan harga hunian dan spesifikasi yang diinginkan ketika proses pencarian.
- Pilih Aset yang Diinginkan
Setelah itu, tentukah pilihan rumah lelang yang diminati dan pastikan Anda telah membaca spesifikasi huniannya.
- Klik ?Hubungi Kami?
Langkah selanjutnya usai memilih aset, klik ?Hubungi Kami? kemudian masukkan alamat email.
- Tentukan Metode Pembelian
Pembelian bisa dilakukan melalui proses lelang maupun beli secara langsung (non lelang).
- Pelunasan melalui Cash atau KPR BRI
Tahap terakhir adalah pelunasan dan melengkapi berkas sesuai ketentuan. Terdapat dua metode pelunasan rumah, yaitu pembayaran tunai (cash) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BRI.
KPR Solusi BRI akan memberikan solusi bagi calon pembeli asset lelang dan non lelang BRI yang memiliki dana tunai terbatas, atau ingin mengatur keuangan dengan membagi pembayaran dalam jangka waktu yang panjang, sehingga keuangan tetap terjaga untuk kebutuhan lainnya.
Melalui solusi pembiayaan ini, pembeli akan difasilitasi dengan dengan suku bunga mulai dari 3,25 persen fixed 1 tahun, bebas biaya provisi, dan biaya administrasi.
Selain aset rumah, BRI Info Lelang juga menyediakan informasi tentang tanah, bangunan gedung, kendaraan, ruko, dan lainnya. BRI Info Lelang menjadi solusi tepat bagi Anda yang ingin memiliki aset dengan harga lebih terjangkau.
