JAKARTA, KOMPAS.com - Mengemudi di jalan yang menanjak harus perhatikan etika. Apalagi jika melewati jalan yang terjal, harus bergantian, bukan beriringan.
Contoh etika lewat jalan menanjak yang baik bisa dilihat pada unggahan akun garasi BMW di Instagram. Perekam mengabadikan momen beberapa mobil yang antre di bawah sebelum melewati tanjakan di Jalan Bawang, Dieng, menuju Tol Langit Kahyangan.
Pengemudi tersebut secara bergantian naik ke puncak tanjakan. Perilaku seperti ini merupakan etika baik saat melewati jalan menanjak, harus dipahami semua pengemudi.
Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, setiap mau melewati tanjakan, etikanya adalah mengantre di bawah.
"Etikanya antre di bawah, bukan cuma di tanjakan yang terjal," kata Sony kepada Kompas.com, Minggu (7/7/2024).
Sedangkan di jalan, kebanyakan pengguna mobil beriringan saat lewat tanjakan. Padahal ada risiko kendaraan gagal menanjak, apalagi kalau truk, lebih besar kemungkinannya.
Sony menjelaskan, saat mobil menanjak dan bergantian, maka saat gagal masih ada ruang buat mundur dan coba lagi. Bayangkan kalau sempet, mobil gagal nanjak malah bisa menabrak kendaraan di belakangnya.
"Di sini banyak yang enggak sadar karena ilmu nyetirnya cuma gas dan rem, etika dan toleransinya enggak diolah," kata Sony.