#30 tag 24jam
Pemkab Tabalong Raih Anugerah Wahana Tata Nugraha lewat Inovasi Langsat Manis
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong sukses meraih Anugerah Wahana Tata Nugraha (WTN) Kategori Kota Kecil Tertib Lalu Lintas dan Angkutan. - Bagian all [783] url asal
#pemkab-tabalong #pj-bupati-tabalong #angkutan-umum #kementeri-perhubungan #budi-karya-sumadi #inews-id-stories
(iNews - Terkini) 09/10/24 21:25
v/16220250/
TABALONG, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong sukses meraih Anugerah Wahana Tata Nugraha (WTN) Kategori Kota Kecil Tertib Lalu Lintas dan Angkutan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Penghargaan ini diterima langsung oleh Pj Bupati Tabalong Hamida Munawarah pada Sabtu (7/10/2024) lalu di Jakarta.
Hamidah mengaku bersyukur atas diraihnya piala WTN 2024 melalui inovasi transportasi umum ‘Langsat Manis’ tersebut. Dia pun mengapresiasi berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya tertib berlalu lintas dan membantu penataan transportasi publik di daerah ini.
“Ke depannya kita akan terus melakukan terobosan dan pengembangan peningkatan inovasi di bidang transportasi publik, utamanya peningkatan dan pengembangan inovasi Langsat Manis,” katanya.
Adapun dampak dari inovasi Langsat Manis nyatanyai begitu dirasakan oleh masyarakat. Kabupaten Tabalong. Dulunya, daerah ini terbilang minim dengan sarana transportasi, sekarang telah memiliki angkutan yang representatif.
Kini, tersedianya angkutan yang representatif turut memberikan kontribusi terhadap capaian tujuan Suistainable Development Goals (SDGs). Terutama dalam hal penyediaan akses transportasi umum yang nyaman, aman, terjangkau, terintegrasi dan berkelanjutan.
Selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kelancaran ketertiban berlalu-lintas dan angkutan, Langsat Manis juga ikut meningkatkan Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), serta menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan daya beli masyarakat
Berkat keberhasilan itu pula, Kabupaten Tabalong selalu menjadi langganan mendapatkan Piala Anugerah Wahana Tata Nugraha (WTN) Kategori Kota Kecil Tertib Lalu Lintas dan Angkutan dari Presiden Republik Indonesia.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong Tumbur Parulian Manalu mengatakan, Berbekal delapan unit armada All Purpose Vehicle, Langsat Manis mulai melayani enam trayek angkutan kota. Kemudian, Langsat Manis pun mengalami pembaruan angkutan kota dari tahun ke tahun, hingga armadanya kini bertambah banyak. Tidak saja berjenis APV, tetapi juga Grandmax dan bus.
Jumlah armada angkutan ini pada 2024 tercatat bertambah menjadi 57 unit dengan 18 trayek angkutan kota dan enam trayek perintis. Langsat Manis jugamemberikan layanan trayek Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP) Tanjung - Banjarbaru - Banjarmasin PP.
Berbeda sedikit dengan trayek angkutan kota yang digratiskan penuh buat masyarakat, Langsat Manis trayek AKDP dan AJDP menggunakan 10 unit armada bus (Hiace), memberikan layanan regular, door to door, serta mengenakan tarif ekonomis sesuai jarak.
Kepala Dishub Tabalong, Tumbur Parulian Manalu mengatakan, bahwasanya Inovasi Langsat Manis merupakan kegiatan unggulan berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, selamat, gratis, dan terintegrasi kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Tabalong,
“Setiap hari Langsat Manis beroperasi memberikan Layanan Angkutan Gratis kepada seluruh masyarakat Tabalong untuk berpindah tempat/transportasi. Langsat Manis ini diperuntukkan untuk masyarakat umum dan pelajar,” katanya.
Kendati itu, pengguna tertinggi Langsat Manis, disebutkan didominasi oleh para pelajar untuk berangkat ke sekolah dan pulang dari sekolahnya.
Hal inilah, menurut Kadishub, diyakini dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), karena turut andil membantu meningkatkan angka Pendidikan di Tabalong. Selain sebagai salah satu upaya menekan angka inflasi, dimana layanan ini terintegrasi melayani masyarakat dalam Wilayah Kabupaten Tabalong.
Kadishub mengungkapkan, seluruh unit angkutan Langsat Manis selalu dilakukan perawatan secara rutin dan intens, serta dilakukan Uji Kir secara berkala yang tujuannya untuk memastikan unit armada aman dan laik jalan.
Selain itu Langsat Manis memiliki fasilitas khusus yang diperuntukkan bagi penumpang [rioritas. “Langsat Manis menyediakan angkutan khusus disabilitas guna memudahkan masyarakat yang ingin bepergian ke Rumah Sakit dan tujuan lainnya,” ujar Tumbur.
Semua armada Langsat Manis dilengkapi dengan GPS tracking, stiker Call Center Layanan Pengadauan Pelanggan, dilengkapi CCTV luar dan dalam (AKDP dan AJDP), serta jaminan asuransi penumpang.
Penumpang juga tidak diperkenankan membayar secara tunai, melainkan menggunakan metode pembayaran yang sifatnya non tunai (sistem pembayaran digital melalui transfer bank atau QRIS).
Komitmen Berkelanjutan
Sebagai upaya menjamin keberlanjutan tujuan pembangunan transportasi di Tabalong, inovasi Langsat Manis telah mendapatkan legalitas berupa Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup), Surat Keputusan (SK) dan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Ada Perda Nomor 07 Tahun 2014 tentang Penyelenggraan Perhubungan, Perbup Nomor 12 Tahun 2023 tentang Jaringan Trayek Angkutan Kota di KabupatenTabalong, SK BLUD UPTD PKB, SK Kepala Dinas Perhubungan Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penetapan Jaringan Trayek Perintis Kabupaten Tabalong, dan Kumpulan SOP tentang Angkutan Umum (trayek, kedisplinan, operasional).
Demikian dijamin pula dengan adanya penyediaan sumber dana yang berasal dari DPA Dinas Perhubungan Kabupaten Tabalong, CSR PT Adaro Indonesia dan mitra kerja, serta Perbankan.
Kemudian, terdapat kelembagaan berupa Penyelenggara Langsat Manis Angkutan Kota dan Langsat Manis AKDP/AJDP yakni Dishub sendiri dan BLUD UPTD PKB, serta sumber daya manusia yang terdiri dari driver, mekanik, pengawas lapangan, dan petugas administrasi.
“Penumpang bertambah setiap tahun. Dalam waktu 2 tahun ke belakang ini saja, jumlah penumpang angkutan Langsat Manis kurang lebih sebanyak 198 ribu,” kata Tumbur.
Bahkan, ada permintaan-permintaan penambahan angkutan dari masyarakat baik berupa surat maupun proposal. Namun begitu, evaluasi angkutan umum Langsat Manis juga secara rutin dilakukan oleh Dishub, baik melalui survei kepuasan masyarakat maupun survei langsung ke lapangan.
Editor: Rizqa Leony Putri
Evaluasi Kinerja Triwulan II, Pj Bupati Tabalong: Inflasi Terkendali Stabil
Pj Bupati Tabalong Hamida Munawarah memamparkan laporan lima indikator yang menjadi bahan evaluasi kepada Tim Evaluator Kinerja Kemendagri. - Bagian all [598] url asal
#pemkab-tabalong #evaluasi-kinerja #kemendagri #inews-id-stories
(iNews - Terkini) 23/09/24 20:59
v/15453515/
JAKARTA, iNews.id - Tim Evaluator Kinerja Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) mengevaluasi kinerja Penjabat Bupati Tabalong Hamida Munawarah pada periode pertama triwulan II, Senin (23/9/2024).
Bertempat di Kantor Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Hamida memaparkan laporan atas lima indikator yang menjadi bahan evaluasi, yaitu tentang inflasi, stunting, tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan ekstrem, dan penyerapan anggaran.
"Inflasi Kabupaten Tabalong sebagaimana dirilis BPS, selama periode Juni-Agustus 2024 selalu stabil dan berada di bawah angka inflasi nasional. Pada Agustus 2024, tercatat angka inflasi hanya sebesar 2,11 persen," kata Hamida.
Adapun komoditas pendorong inflasi di Tabalong, sambung Pj Bupati, adalah cabe, bawang, dan kedelai. Telah dilakukan juga berbagai upaya konkret melalui pengendalian inflasi lewat penyimpanan cadangan pangan, pendistribusian pupuk bersubsidi, dan lain sebagainya.
Kemudian mengenai stunting, berdasarkan Data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat, Hamida mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tabalong secara konsisten berhasil menurunkan angka prevelensi stunting.
"Sebelumnya di 2019, angka stunting di Tabalong sebesar 17,65 persen, menurun menjadi 7,60 persen pada 2024. Demikian dengan berbagai upaya spesifik dan sensitif pada Juni 2024 terjadi penurunan balita stunting. Dari sebelumnya terdapat 1.192 balita stunting, sebanyak 235 Balita telah sembuh dari stunting, hingga bersisa 957 balita lagi pada Agustus 2024," ujarnya.
Pj Bupati mengungkapkan, bahwa sebanyak dua desa di Kabupaten Tabalong telah dinyatakan bebas stunting, yaitu Desa Lano, Kecamatan Jaro dan Desa Kinarum di Kecamatan Upau dengan 0 persen stunting.
Sedangkan masalah pengangguran, disebutkan berbagai intervensi telah pula dilakukan Pemkab Tabalong, sehingga per 12 September 2024 jumlah penduduk yang mengganggur hanya sebesar 1.521 orang atau turun 0,23 persen.
Menyinggung angka kemiskinan, Srikandi Pj Bupati Tabalong tersebut mengatakan, kondisinya yang terjadi terus menerus mengalami penurunan. Berdasarkan data statistik, pada 2021 sempat meningkat akibat pandemi Covid-19, kemudian pada 2022-2023 mengalami penurunan sebesar 5,20 persen.
"Pemkab Tabalong juga memiliki Sistem Penanggulangan Kemiskinan Terpadu yang disebut Silangkar. Update setiap bulan dengan data base dan keluarga miskin yang ada terintegrasi by name, by address," ucapnya.
Angka kemiskinan di Tabalong, diutarakan Hamida, relatif kecil. Pada 2024 sebanyak 54.731 jiwa dan yang berstatus ekstrem ada sebanyak 950 jiwa.
Sementara berbicara realisasi anggaran, Hamida menuturkan per 31 Agustus 2024 realisasi pendapatan daerah Kabupaten Tabalong telah mencapai sebesar Rp1,345 triliun (53,63 persen), dengan realisasi belanja triwulan ketiga sebesar Rp1,310 triliun (50,55 persen).
"Kondisi serapan anggaran dan realisasi anggaran hampir berimbang. Kendati kami menyadari masih berada di bawah target yang diinginkan pemerintah pusat," tuturnya.
Berikan Saran
Usai memaparkan kinerja triwulan II, Pj Bupati Tabalong yang didampingi kepala satuan kerja perangkat daerah, asisten, dan staf ahli Setda Kabupaten Tabalong, langsung mendapatkan tanggapan dan saran-saran dari Tim Evaluator Kememdagri.
Auditor Ahli Madya Tumonggi Siregar, selaku evaluator menyarankan, ke depan Pj Bupati agar membawa, membuat rencana bisnis indikator kinerja 2024. "Tujuannya agar kami bisa melihat secara komprehensif antara rencana dan realisasi kinerja," katanya.
Evaluator DPUPD Ahli Utama, Rolekson menghendaki adanya inisiasi kebijakan-kebijakan untuk pencegahan korupsi yang dikeluarkan oleh Pj Bupati Tabalong. Bukan peraturan pencegahan korupsi yang sudah ada dan lama.
Selain ditekankan oleh Rolekson, perlunya Pj Bupati menjaga kondusifitas dan netralitas ASN dalam Pilkada. "Kebijakan dan langkah-langkah yang diambil supaya ASN netral. Selain kepatuhan, pelarangan mutasi ASN," tuturnya.
Evaluator DPUD Ahli Utama Himawan, berupaya memastikan kegiatan Pemkab Tabalong yang memback-up program kesehatan, penanggulangan stunting, dan posyandu sebagaimana yang jumlahnya dilaporkan Pj Bupati.
Dia juga menanyakan keaktifan 2.240 kader dan 297 Posyandu yang langsung dijawab dengan anggukan oleh Pj Bupati Tabalong Hamida.
Selain itu, Himawan menyarankan adanya progress laporan Tindak Lanjut atas Laporan Pengaduan dari masyarakat. Jika berisiko, pintanya, sesegera mungkin ditindaklanjuti.
Editor: Anindita Trinoviana