Toyota Hilux Rangga terdiri dari dua nama, Hilux dan Rangga, berikut arti dari keduanya, biar jadi produk yang kuat dan melegenda Halaman all [349] url asal
TANGERANG, KOMPAS.com - Toyota Astra Motor (TAM) akan meluncurkan Hilux Rangga dalam waktu dekat. Pikap yang bermain di segmen medium tersebut jadi opsi lebih murah dari Toyota Hilux yang memang sudah dijual sejak lama.
Secara nama, Hilux Rangga memang panjang, terdiri dari dua kata, yaitu Hilux dan Rangga. Ada alasan kenapa nama Hilux dan Rangga disematkan bersebelahan buat pikap baru Toyota ini.
Marketing Director PT TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan, Hilux Rangga mengambil beberapa kelebihan dari nama Hilux dan Rangga.
KOMPAS.com/ADITYO Toyota Hilux Rangga dengan aplikasi layar LED berjalan di GIIAS 2024
"Hilux itu project IMV (Innovative International Multi-purpose Vehicle), dipakai di berbagai negara, terkenal awet, bertenaga, dan aman. Ini produk unggulan, sampai sekarang (jadi) Fortuner, Innova Reborn, dan sebagainya," kata Anton di GIIAS 2024, Kamis (18/7/2024).
Sedangkan kata Rangga, Anton bilang mengenang dulu ada produk Toyota dengan nama Kijang Rangga. Terinspirasi dari pikap tersebut yang bisa dibilang melegenda sampai sekarang.
"Biar bisa jadi legenda baru di Indonesia," kata Anton.
Lebih lanjut, Anton menjelaskan beberapa keunggulan dari Hilux Rangga yang mau meluncur. Pertama soal tenaga, menggunakan basis mesin diesel dengan kode GD dan juga ada versi bensinnya, terkenal punya performa baik dan awet.
"Kedua, keamanan yang lebih baik, ada moncong kap mesin (bonnet), serta radius putar yang pendek, 4,9 meter saja," ucap Anton.
Bicara soal penamaan, Hilux Rangga di Thailand juga terdiri dari dua kata, Hilux dan Champ. Sedangkan di Filipina, konsep Rangga diganti namanya jadi Tamaraw Concept, model mobil yang juga melegenda di sana.
TANGERANG, KOMPAS.com - Toyota Hilux Rangga sebentar lagi rilis di Indonesia. Toyota Astra Motor (TAM) menyiapkan ekosistem yang pas buat Rangga, dari cara pembelian yang beragam, biaya servis, sampai suku cadang.
Bisa dibilang, Hilux Rangga jadi produk Toyota kembali main di segmen pikap medium. Sebelumnya memang ada Hilux, cuma kalah pamornya dengan pesaing seperti Mitsubishi L300 maupun Isuzu Traga.
Menanggapi tantangan yang akan datang, Marketing Director PT TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan, Toyota memang bukan pemain yang mayoritas di segmen tersebut, cuma bisa belajar tentang kendaraan niaga di sektor lain.
KOMPAS.com/ADITYO Toyota Hilux Rangga dengan aplikasi layar LED berjalan di GIIAS 2024
"Toyota punya pengalaman baik. Seperti travel Jakarta-Bandung, kebanyakan sekarang pakai Toyota HiAce dan Premio. Itu jadi pengalaman, pakai mesin yang satu keluarga (dengan Hilux Rangga), bagaimana perawatan yang baik, dan sebagainya," kata Anton di GIIAS, Kamis (18/7/2024).
Kemudian pembelajaran lain bisa dilihat di segmen pikap 4x4. Hilux sempat dipandang sebelah mata dari kompetitornya yakni Triton. Cuma sekarang sudah bisa bangkit, bahkan bersaing ketat dengan pikap Mitsubishi tersebut.
"Kalau lihat di Freeport, cuma ada satu pikap yang dipakai, Toyota Land Cruiser 70. Mereka percaya, kita punya pengalaman," kata Anton.
Berdasarkan pengalaman tersebut, semuanya dipakai buat mempersiapkan Hilux Rangga. Secara bertahap semuanya disiapkan, ekosistem, buat konsumen puas, sampai akhirnya direkomendasikan dan pembelian makin banyak.