KPU Batam telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada Kepulauan Riau (Kepri) dan Batam 2024, yang akan digelar November 2024. [192] url asal
Bisnis.com, BATAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada Kepulauan Riau (Kepri) dan Batam 2024, yang akan digelar November 2024.
Penetapan DPT ini dalam pleno baru-baru ini sesuai dengan Pasal 43 PKPU Nomor 7/2024 tentang penyusunan DPT Dalam Pilkada.
"DPT untuk pilgub dan pilwako Batam nanti sebanyak 899.666 pemilih, yang mencakup 12 kecamatan dan 64 keluarahan di Batam," kata Ketua KPU Batam, Mawardi, di Batam pada Kamis (19/9/2024).
Jumlah DPT tersebut tersebar di 1.821 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Batam. "Lebih rinci lagi, DPT tersebut terbagi atas 448.965 laki-laki dan 450.701 perempuan," jelasnya.
Menurut Mawardi, penetapan DPT dari rapat pleno ini sesuai dengan tahapan dan jadwal penyelenggaraan pilkada serentak 2024. Sebelum jumlah DPT terakhir ini keluar, jumlah sebelumnya yang tercatat sebanyak 896.342 pemilih dari 1.821 TPS.
Adapun peserta Pilkada Batam nanti akan diikuti pasangan calon (paslon) Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra yang akan melawan paslon Nuryanto-Hardi S Hood.
Sedangkan untuk Pilkada Kepri, petahana Ansar Ahmad yang berpasangan dengan Nyanyang Haris akan melawan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan pasangannya Aunur Rafiq.
JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan rekomendasi dukungan kepada Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad untuk kembali maju pada Pilkada Kepri 2024.
Surat rekomendasi diberikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono kepada Ansar dan pasangannya, Nyangnyang Haris di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta, Jumat (23/8/2024).
"PP memberikan dukungan kepada Pak Ansar Ahmad selaku incumbent gubernur Kepri,” ujar Mardiono dalam keterangannya, Sabtu (24/8/2024).
Ia berjanji bakal mengerahkan semua kader PPP di Kepri untuk menjadi mesin politik pemenangan Ansar-Nyangnyang.
Menurut Mardiono, hal itu penting dilakukan untuk menjamin keberlanjutan pembangunan Kepri yang selama ini sudah dilakukan Ansar sebagai gubernur.
“Kami juga insya Allah menggerakkan semua kader di lapangan untuk kerja politik memenangkan Pak Ansar dan Pak Nyangnyang agar melanjutkan program kerja, supaya mempercepat kesejahteraan masyarakat Kepri,” kata dia.
Sementara itu, Ansar berjanji bakal selalu berkolaborasi dengan kader PPP di Kepri untuk ikut memperbesar partai berlambang Kabah itu.
“Ini amanah yang besar buat kami untuk memenangkan pertarungan pilkada di Kepri. Mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi dengan PP, baik yang mencalonkan diri maupun jajaran di Kepri,” kata.
Adapun Ansar merupakan kader Partai Golkar yang sudah menerima dukungan dari Partai Gerindra untuk maju di Pilkada Kepri 2024.
Bahkan, surat rekomendasi dukungan dari Partai Gerindra diberikan langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto saat mengunjungi Kota Batam, Minggu (4/8/2024).
Kala itu, Prabowo berpesan jika terpilih, Ansar mesti menjadi kepanjangan tangan pemerintah pusat yang bakal dipimpinnya kelak.
“Dalam penyampaian program diselaraskan dengan program pemerintah pusat agar nantinya berjalan berkesinambungan dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ucap Prabowo.
Selain itu, Ansar dan Nyangnyang juga telah mendapatkan dukungan dari DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan juga Partai Demokrat.