Nmax Turbo bisa mendapat sensasi tambahan tenaga dan membantu saat deselerasi. Buat yang bingung bagaimana mengaktifkan fitur ini? berikut ini ulasannya. [617] url asal
Nmax Turbo punya teknologi mutakhir Yamaha Electric CVT (YECVT). Hal ini memungkinkan motor mendapat sensasi tambahan tenaga dan membantu saat deselerasi.
Nmax Turbo menawarkan dua mode berkendara, yakni T (town) dan S (sport). Mode T merupakan opsi standar yang bisa dipakai di wilayah perkotaan, sementara mode S menawarkan pengalaman berkendaraan yang lebih agresif.
Saat pengguna memindahkan mode dari T ke S saat sedang berkendara konstan, maka rpm motor akan naik 500-1.000 rpm.
"Salah satu keunggulan yang terdapat pada NMAX "TURBO" adalah teknologi YECVT yang hadir melalui fitur Riding Mode dan juga Y-Shift. Kedua fitur ini jika digunakan secara benar dan optimal dapat memberikan pengalaman berkendara di level tertinggi terutama pada saat cornering, menanjak dan menurun. Karena kedua fitur tersebut bisa membantu pengendara melakukan akselerasi dan deselerasi secara cepat atau instan," ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Mfg dalam keterangannya dikutip Selasa (24/9/2024).
Tuas Y-Shift di Nmax Turbo Foto: Ridwan Arifin
Sementara tombol Y-Shift dapat digunakan oleh pengendara untuk melakukan akselerasi ataupun deselerasi secara lebih cepat dengan menekan tombol Shift yang terletak pada bagian bawah stang kemudi kiri. Adapun cara pengoperasian fitur untuk mendapatkan akselerasi dan deselerasi yang optimal adalah sebagai berikut:
Akselerasi
A. Posisi Standing Acceleration (0 km Saat Start)
Opsi 1 : Membuka gas secara cepat untuk auto shift ke 1. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan shift 2 - 3 kali secara manual dan cepat (rpm kurang lebih akan mencapai angka 7.000). Catatan: Hindari jeda terlalu lama saat melakukan shift 1 - 3, karena jika rpm sudah tinggi, feeling akselerasi instan tidak terasa.
Opsi 2 : Membuka gas secara konstan, kemudian tekan tombol shift 1 kali, lalu buka gas secara cepat untuk auto shift ke 2 dan dilanjutkan dengan menekan tombol shift secara manual dengan cepat untuk shift ke 3.
Jika dengan menekan tombol shift akselerasi dirasa masih kurang, pengendara bisa merubah mode berkendara dari T ke S.
B. Posisi Passing Acceleration (Saat Ingin Mendahului Kendaraan / Keluar Tikungan)
Tutup gas kemudian tekan shift 1-3 kali sesuai kebutuhan.
Buka gas sedikit atau konstan (gantung rpm).
Lanjut dengan membuka gas secara cepat dan akan terasa dorongan instan pada motor.
Deselerasi
Tutup gas dan tekan tombol shift 1-3 kali (shift 3 untuk deselerasi maksimal).
Kondisi saat sebelum masuk atau ketika menikung: tutup gas dan lakukan shift sesuai kebutuhan 1-3 kali, ban belakang motor tidak akan mengunci dan motor tetap stabil untuk dikendarai.
Kondisi saat di jalanan menurun yang panjang: bisa melakukan Shift secara berulang dengan menekan shift 1-3 kali, kemudian tekan tombol Mode untuk me-release shift, dan tekan tombol Shift kembali sesuai kebutuhan.
Me-release Y-Shift
Opsi 1: Membuka gas secara cepat. Opsi 2: Tekan tombol mode sebanyak 1 kali (jika 2 kali akan mengubah mode berkendara). Opsi 3: Tutup gas secara konstan.
Produsen roda dua asal Jepang, Yamaha kabarnya akan meluncurkan Yamaha Aerox baru sebelum pergantian tahun. Menurut kabar yang beredar, motor matik bertampang balap tersebut akan menggunakan teknologi Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT) alias 'turbo'.
Disitat dari Greatbiker, Selasa (10/9), tak disebutkan negara mana yang akan meluncurkan Yamaha Aerox baru lebih dulu. Namun, mengingat kendaraan tersebut diproduksi di Indonesia dan berstatus sebagai produk global, bukan mustahil unitnya akan melakoni debutnya di dalam negeri.
Di Indonesia, Yamaha Aerox tak pernah mendapat perubahan mayor lagi sejak 2020 silam. Artinya, saat ini usianya sudah empat tahun lebih dan memasuki periode pembaruan.
Y-Shift di Yamaha NMax turbo. Foto: Sabil / detikOto.
Sayangnya, belum ada bocoran mengenai perubahan desain atau fitur Yamaha Aerox baru. Meski demikian, tunggangan tersebut konon menggunakan fitur YECVT alias 'turbo' seperti yang tertanam di Yamaha NMax baru.
Sebelumnya, kami sempat bertanya ke Yamaha Indonesia mengenai kemungkinan fitur YECVT disematkan pada Aerox baru di masa depan. Mereka mengaku kemungkinan itu terbuka lebar.
"Ya, nantinya jika ada konsumen yang menginginkan kita tentunya akan consider. Tapi kita fokus ke NMax," ujar Antonius Widiantoro saat masih menjabat sebagai Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Juni lalu.
"Kita pertimbangkan jika ada permintaan dari konsumen, membuat motor kan tidak hanya dari kemauan Yamaha tetapi juga ada masukan konsumen," tambahnya.
Ilustrasi Yamaha Aerox baru Foto: Dok. Yamaha
Meski demikian, saat ini pihaknya mau fokus ke Yamaha NMax baru. Menurutnya, menyematkan 'Turbo' atau YECVT merupakan keputusan yang tepat. Bahkan, teknologi tersebut menjadi bahasan seru di mana-mana.
"Kita fokus ke NMax dahulu karena ini cukup viral, jadi saya pikir teknologi berkembang terus. Kita mau lihat responsnya seperti apa, ternyata diterima dengan positif," kata dia.
Sebagai catatan, fitur YECVT memberikan sensasi berkendara seperti menggunakan turbo. Fitur tersebut memungkinkan kita memilih dua mode, yakni T atau town dan S atau Sport. Perubahan mode membuat rpm-nya mengalami peningkatan instan.
Selain itu, ada Y-shift dengan tiga tingkatan berbeda, yaitu low, medium dan high. Pilihan tersebut membuat pengendara bisa merasakan sensasi manual di motor yang sejatinya matik.
Ada cerita unik saat prosesi penyerahan unit Yamaha NMax 'Turbo' varian tertinggi di Cipete, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8). Sebab, salah satu konsumen bernama Ibrahim mengaku bingung bagaimana cara menggunakan fitur YECVT alias 'turbo' di motor yang telah dibelinya tersebut.
Kebingungannya itu membuatnya ragu mengendarai Yamaha NMax 'Turbo' ke luar rumah. Itulah mengapa, selama berhari-hari, motornya tersebut hanya didiamkan di garasi rumah.
"Kalau motor lain kan, pas dateng langsung kita pakai. Nah, kalau ini, kita bingung kan gimana cara pakainya. Tapi saya tetap beli, kenapa? Karena saya penasaran dan pengen coba, apalagi saya sudah biasa pakai motor Yamaha," ujar Ibrahim saat ditemui di Cipete, Jakarta Selatan, Sabtu (3/8).
Meski demikian, Ibrahim tak mau lama-lama membiarkan Yamaha NMax 'Turbo'-nya menginap di garasi rumah. Dia akhirnya memutuskan datang ke seremoni penyerahan unit kendaraan. Pada kesempatan tersebut, dia dijelaskan bagaimana cara menggunakan fitur 'Turbo' di motornya.
"Saya sempat diamkan di rumah dulu, setelah ada event ini, saya datang. Terus tahu bagaimana cara-cara kerjanya. Sekarang sudah paham, kalau mau naik begini, mau turun begitu," ungkapnya.
"Jadi sampai hari ini belum saya pakai, setelah pulang dari acara ini baru saya coba pakai," tambahnya.
Ibrahim membeli Yamaha NMax 'Turbo' varian tertinggi atau Tech Max Ultimate melalui diler resmi di dekat rumahnya. Dia membelinya secara tunai tanpa melalui skema inden.
Ibrahim mengaku penggemar berat Yamaha NMax. Bahkan, sebelumnya, dia sempat punya model generasi pertama dan kedua. Menurutnya, motor gambot tersebut nyaman untuk dipakai harian.
"Generasi 1 dan 2 punya semua, tapi sudah dijual. Jadi saya lihat mana yang antik saya beli," kata dia.
Cara Kerja Turbo di Yamaha NMax Baru
Berbeda dengan turbo di mobil yang memanfaatkan gas buang, pada Yamaha NMax baru, akselerasi datang dari teknologi YECVT. Jadi ada bantuan motor listrik pada transmisinya untuk menggerakkan pulley depan dan menggantikan kinerja roller yang sudah ditinggalkan.
Pada Nmax Turbo ada Y-Shift yang mampu memberikan sensasi berkendara berbeda karena fungsinya mampu membantu pengendara melakukan akselerasi kecepatan secara instan layaknya Turbo dengan tiga tingkatan, yakni Low (1), Medium (2), dan High (3) sehingga cocok untuk mendahului kendaraan di depan dan melibas tanjakan.
Penyerahan unit Yamaha NMax Turbo Tech Max Ultimate. Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikOto
Berdasarkan pengetesan internal Yamaha, fitur Turbo ini bisa berakselerasi dari titik nol ke 100 meter bisa diraih dalam waktu 7,2 detik. Sedangkan Nmax versi sebelumnya memakan waktu 7,43 detik.
Nmax Turbo mampu berakselerasi lebih cepat untuk menempuh jarak 200 meter dibandingkan dengan NMAX generasi sebelumnya, dengan selisih jarak terpaut 9,2 meter.
Dengan penggunaan teknologi ini, maka Nmax Turbo telah memiliki fitur Riding Mode yang menawarkan dua opsi, yakni T-Mode (Town Commuting) dan juga S-Mode (Sport Touring) yang dapat dioperasikan melalui tombol "Mode" pada bagian depan stang.
T mode untuk commuting dan S mode untuk mode sport. Sedangkan T mode digunakan untuk di perkotaan, sedangkan S mode bisa digunakan untuk touring, jalan menanjak, berboncengan dan bermanuver untuk menyusul kendaraan lain.
PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) telah meluncurkan generasi baru Nmax beberapa waktu lalu. Kini, skutik bongsor di kelas 150 cc tersebut punya emblem 'Turbo' yang diadaptasi dari teknologi terbaru Yamaha.
Sebagai informasi, Yamaha Nmax terbaru hadir dalam beberapa varian, yakni Neo, Neo S, Turbo, Turbo Tech Max, dan Turbo Tech Max Ultimate. Hanya tipe Turbo, Turbo Tech Max, dan Turbo Tech Max Ultimate yang mengusung teknologi Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT).
Nah, teknologi YECVT yang disebut Yamaha sebenarnya adalah 'Turbo' pada Nmax terbaru. Bagaimana cara pakainya? Lalu apa benar memberikan 'Turbo' pada tenaga motor? Berikut ulasannya.
Mengenal YECVT pada Nmax Baru
Perlu diketahui, kata 'Turbo' pada Nmax terbaru merupakan bahasa marketing yang diciptakan oleh produsen garpu tala tersebut. Sebenarnya, maksud kata 'Turbo' adalah agar memudahkan penyebutan Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT).
Teknologi tersebut merupakan nilai jual utama di Yamaha Nmax generasi ketiga. YECVT menggantikan sistem CVT konvensional pada motor, jadi tidak lagi menggunakan roller.
Dengan hadirnya YECVT, Nmax Turbo memiliki fitur Riding Mode yang menawarkan dua mode berkendara, yaitu T-Mode (Town Commuting) dan juga S-Mode (Sport Touring). Mode tersebut dapat dioperasikan lewat tombol 'Mode' yang ada di bagian kiri setang motor.
T mode dapat digunakan untuk berkendara di perkotaan. Sedangkan S mode lebih cocok digunakan untuk touring, jalan menanjak, berboncengan, dan bermanuver untuk menyusul kendaraan lain.
Fitur 'Turbo' bisa didapat melalui tombol Y-Shift. Y-Shift mampu memberikan sensasi berkendara berbeda karena fungsinya mampu membantu pengendara untuk melakukan akselerasi kecepatan secara instan layaknya 'Turbo'.
Terdapat tiga tingkatan yang bisa diatur secara manual, yakni Low (1), Medium (2), dan High (3). Fitur ini cocok dioperasikan ketika ingin mendahului kendaraan di depan, melewati tanjakan, ataupun saat berkendara tandem.
Selain untuk berakselerasi, Y-Shift juga dapat digunakan untuk melakukan deselerasi kecepatan motor ketika menghadapi jalanan yang menurun dan juga saat masuk ke tikungan (cornering).
Apakah 'Turbo' Berpengaruh Besar?
Beberapa waktu lalu, tim detikOto berkesempatan mengendarai Yamaha Nmax Turbo Tech Max Ultimate, varian tertinggi dalam Nmax terbaru.
Dalam pengetesannya, motor dikendarai sebanyak 3-4 putaran. Lalu, kami mencoba fitur-fitur elektrik yang ditawarkan YECVT alias 'Turbo'.
Dalam kondisi konstan, peralihan mode dari T ke S membuat putaran roda naik 500-1.000 rpm. Sementara untuk mengganti mode tersebut, pengendara hanya tinggal menekan tombol khusus di setang kiri yang tertanam agak ke depan.
Foto: Sabil/detikOto.
Saat dites, kami melakukan peralihan model dari T ke S ketika berakselerasi. Meski tidak terlalu signifikan, namun terasa ada tambahan 'nafas' yang membuat motor lebih berdaya.
Kemudian tombol Y-Shift juga berperan penting pada Yamaha Nmax baru. Tombol tersebut bisa digunakan pengendara untuk melakukan akselerasi dan deselerasi secara lebih mantap.
Setelah dicoba, dapat disimpulkan bahwa fitur 'Turbo' di Yamaha Nmax baru bukan sekadar gimik. Sebab, teknologi itu membuat motor lebih berdaya dan responsif. Khusus untuk varian ultimate, keberadaan performance dumper membuat kestabilan motor lebih terjaga.
Demikian ulasan singkat mengenai 'Turbo' pada Yamaha Nmax terbaru. Jadi, tertarik untuk membelinya?