Jasa Marga (JSMR) Jadi Penghuni LQ45, Sahamnya Bisa Kasih Cuan Berapa?

Jasa Marga (JSMR) Jadi Penghuni LQ45, Sahamnya Bisa Kasih Cuan Berapa?

Saham Jasa Marga (JSMR) menjadi penghuni baru indeks LQ45. Lantas, seberapa menjanjikan saham JSMR ke depan? - Halaman all

(InvestorID) 07/08/24 14:00 13649252

JAKARTA, investor.id – Saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menjadi penghuni baru indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk periode 1 Agustus-31 Oktober 2024. Lantas, seberapa menjanjikan saham JSMR ke depan?

Analis MNC Sekuritas, Vera memproyeksikan Jasa Marga mampu mencatatkan peningkatan pendapatan operasional sebesar 15,1% dan 12,8% yoy pada 2024 dan 2025. Diikuti, pertumbuhan laba bersih inti mencapai 22,1% dan 25,2% yoy, dengan margin laba bersih (net profit margin/NPM) sebesar 18% dan 20%.

Pertumbuhan kinerja Jasa Marga tersebut bakal ditopang oleh penerapan kenaikan tarif tol dan peningkatan volume lalu lintas seiring libur panjang pada musim libur nasional, terutama di ruas tol baru (Metropolitan, Trans Jawa, dan Nusantara).

Di sisi lain, aksi emiten berkode saham JSMR tersebut mendivestasi 35% saham PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) senilai Rp 15,8 triliun (Rp 2.068,5/saham) menghasilkan valuasi PBV 2 kali dan PER 8 kali. “Kami melihat ini tak hanya sebagai transaksi yang menguntungkan JSMR, tapi juga indikasi optimisme pembeli terhadap potensi pertumbuhan JTT, yang tercermin dari komitmen mereka untuk membayar pada harga premium,” tulis Vera dalam risetnya.

Karena itu, MNC Sekuritas memberikan pandangan yang relatif positif terhadap recycle aset tersebut. JSMR pun dapat memanfaatkan dananya untuk pembiayaan di masa mendatang, pengurangan utang, dan potensi efisiensi biaya keuangan.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham JSMR. Target harga saham JSMR dipatok sebesar Rp 6.250. Target harga tersebut menyiratkan EV/EBITDA 2024 dan 2025 sebesar 11,2 kali dan 10,8 kali.

Hingga berita ini ditayangkan, JSMR berada di level Rp 5.450. Dengan demikian, potensi cuan saham JSMR sebesar 14,6%.

Di lain pihak, Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Arvin Lienardi mengungkapkan bahwa laba bersih JSMR pada semester I-2024 jauh melampaui ekspektasi, karena setara 74% dari estimasi konsensus tahun ini. JSMR mencetak laba bersih sebesar Rp 2,4 triliun sepanjang semester I-2024 atau melesat 104% yoy. Adapun pada kuartal II-2024, laba bersih JSMR tergolong kuat mencapai Rp 1,8 triliun, melejit 170,5% yoy atau melonjak 200% qoq.

Secara umum, performa BUMN infrastruktur itu disokong oleh peningkatan pendapatan tol berkat konsolidasi 3 ruas yang belum tercatat pada semester I-2023, beban bunga yang lebih rendah dibandingkan estimasi, dan pengembalian pajak tangguhan.

“Secara kuartalan, kinerja JSMR pada kuartal II-2024 meningkat karena faktor musiman, dimana lalu lintas meningkat seiring mudik Lebaran,” jelas Arvin dalam ulasannya.

Di sisi lain, JSMR mencatat pengembalian pajak tangguhan sebesar Rp 843,5 miliar pada kuartal II-2024, seiring mulai diterapkannya Peraturan Menteri Keuangan No 27 Tahun 2023 yang mengatur pengakuan penyusutan dan amortisasi aset. Dalam konteks JSMR adalah konsesi jalan tol.

Pada kuartal III-2024, JSMR berpotensi mencatatkan one-off gain dari penjualan 35% saham PT Jasamarga Transjawa Tol. “Kami menilai bahwa estimasi laba bersih JSMR pada tahun ini berpotensi direvisi naik oleh konsensus, seiring solidnya kinerja selama semester I-2024 dan ekspektasi keuntungan divestasi,” pungkasnya.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #jsmr #saham-jsmr #jasa-marga #laba-jasa-marga #jalan-tol-jasa-marga #indeks-lq45 #rekomendasi-saham #mnc-sekuritas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/369389/jasa-marga-jsmr-jadi-penghuni-lq45-sahamnya-bisa-kasih-cuan-berapa