Jumlah Anak Muda yang Kesulitan Bayar Pinjol Terus Menurun

Jumlah Anak Muda yang Kesulitan Bayar Pinjol Terus Menurun

Terjadi penurunan jumlah anak muda yang kesulitan membayar pinjaman online (pinjol), tapi yang memanfaatkan layanan juga menurun. - Halaman all

(InvestorID) 25/08/24 18:59 14716228

JAKARTA, investor.id – Jumlah anak muda yang kesulitan bayar pinjaman online (pinjol) di platform fintech p2p lending terus menurun dalam setahun terakhir. Namun demikian, penurunan ini dipengaruhi jumlah peminjam anak muda yang juga menurun, sebagai indikasi fintech p2p lending semakin selektif.

Mengacu statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah rekening pinjol anak muda dengan usia sampai dengan 34 tahun di fintech p2p lending adalah sebanyak 10,04 juta pada Juni 2024. Angka ini menurun hampir 1 juta rekening, dari sebelumnya yang tercatat sebanyak 10,9 juta rekening pada Juni 2023.

Segmen borrower anak muda itu mencatat total outstanding pinjaman mencapai Rp 30,83 triliun, meningkat hampir tiga kali lipat atau 180,68% year on year (yoy) pada Juni 2024. Para anak muda ini mengambil 50,12% atau separuh porsi total pinjaman perseorangan di fintech p2p lending, yang mencapai Rp 61,52 triliun.

Dari jumlah rekening perseorangan yang ada, sebanyak 8,88 juta rekening pinjol anak muda masuk dalam kategori lancar. Ini mewakili 88,1% dari total rekening anak muda pada Juni 2024. Nilai pinjamannya mencapai Rp 28,20 triliun.

Sisanya mencakup sekitar 11,9% rekening pinjol anak muda atau sebanyak 1,20 juta rekening tercatat mengalami kesulitan bayar pinjol di fintech p2p lending, dengan nilai pinjaman sebesar Rp 2,63 triliun. Adapun kesulitan bayar yang dimaksud mencakup kategori tidak lancar (30-90 hari) dan macet (>90 hari).

Berdasarkan trennya, jumlah rekening anak muda yang kesulitan bayar pinjol relatif menurun dibandingkan Juni 2023 yang sebanyak 1,50 juta rekening. Kala itu, mereka kesulitan membayar pinjol dengan nominal mencapai Rp 2,70 triliun.

Dengan demikian, terjadi perbaikan dari sisi jumlah rekening bermasalah maupun nominal pinjaman bermasalah dari segmen anak muda berusia kurang dari 34 tahun. Kendati memang mereka yang memanfaatkan layanan fintech p2p lending juga cenderung menurun.

Sementara secara umum, tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) dari fintech p2p lending memang tengah mengalami perbaikan. Sebagai perbandingan, TWP90 tercatat 3,29% pada Juni 2023, kemudian menurun menjadi 2,79% pada Juni 2024.

Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #pinjaman-online #pinjol #anak-muda-kesulitan-pinjol #bayar-pinjol #fintech-p2p-lending #pinjaman-fintech #twp90-fintech-lending #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/finance/371294/jumlah-anak-muda-yang-kesulitan-bayar-pinjol-terus-menurun