BTN (BBTN) Ketiban Berkah, Sahamnya Bisa Melaju Sampai Berapa?

BTN (BBTN) Ketiban Berkah, Sahamnya Bisa Melaju Sampai Berapa?

Saham BTN (BBTN) atau PT Bank Tabungan Negara Tbk dalam tren menguat. BBTN bisa melaju sampai berapa? Simak di sini... - Halaman all

(InvestorID) 11/09/24 13:30 14962326

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN dalam tren menguat pada September ini. Investor asing pun mulai mengakumulasi saham BBTN dengan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp 47,99 miliar dalam sebulan terakhir.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BBTN naik 1,79% ke level Rp 1.425 pada Selasa (10/9/2024). Alhasil, BBTN melonjak 8,78% dalam sebulan dan melejit 14% dalam tiga bulan.

Tren kenaikan harga saham BTN atau BBTN tersebut seiring banjir sentimen positif, antara lain potensi pemangkasan suku bunga acuan, perpanjangan insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP), wacana pembentukan kembali Kementerian Perumahan, tambahan plafon kredit rumah bersubsidi, dan tren peningkatan kredit pemilikan rumah (KPR) dalam beberapa bulan terakhir.

Mengenai suku bunga acuan, ekonom Mandiri Sekuritas Rangga Cipta dan Raden Rami Ramdana dalam risetnya mengungkapkan, data ekonomi Amerika Serikat (AS) menunjukkan perlambatan. Dengan begitu, peluang pemangkasan suku bunga The Fed makin terbuka lebar, dengan perkiraan 125 bps tahun ini dan 125 bps pada 2025.

Sinyal suku bunga The Fed segera turun mulai diantispasi sejumlah bank sentral dunia, seperti pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB), Bank Sentral Kanada (BOC), Bank Sentral Inggris (BOE), dan Bank Sentral Filipina (BSP). Begitu juga dengan Bank Indonesia (BI) yang diperkirakan bakal mengambil keputusan serupa, sehingga dapat berdampak positif terhadap emiten perbankan.

Sebagai emiten bank dengan spesialis KPR, BTN diyakini bakal menikmati keuntungan ganda berkat lonjakan bisnis properti, seiring penurunan suku bunga. Di sisi lain, penurunan suku bunga bakal meringankan biaya dana yang menjadi tantangan utama BTN dalam setahun terakhir. “Perbaikan biaya dana akan berdampak langsung pada margin dan laba bersih,” tulis Rangga.

Sentimen positif lainnya datang dari perpanjangan insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) sebesar 100% hingga Desember 2024. Selain itu, pemerintah akan mendorong fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Target FLPP dinaikkan dari semula 166.000 unit menjadi 200.000 unit. Dengan begitu, ada tambahan sebanyak 34 ribu unit rumah dengan anggaran Rp 4,3 triliun. Kebijakan tersebut efektif mulai 1 September 2024.

Lebih lanjut, emiten berkode saham BBTN tersebut juga bakal diuntungkan oleh rencana presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menghidupkan Kementerian Perumahan. Pembentukan kementerian itu sejalan dengan fokus pemerintah untuk membangun 2 juta unit rumah di perdesaan dan 1 juta unit rumah di perkotaan setiap tahun. Penguatan sektor properti juga bagian dari strategi pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi 8% per tahun.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Secara kinerja, BBTN mencatatkan lompatan kredit properti ke level tertinggi sebesar 11,2% pada Juli 2024. Angka tersebut menjadi pertumbuhan tertinggi dalam 18 bulan terakhir. Menurut Statistik Sistem Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia (BI), kredit di sektor properti mencapai Rp 915,93 triliun, tumbuh 11,2% yoy atau 7,6% ytd.

Dengan berbagai faktor yang ada, Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBTN dengan target harga Rp 1.800. Target harga tersebut mempertimbangkan revisi skema penyaluran KPR bersubsidi, spin off unit usaha syariah, dan penjualan aset bermasalah.

Di lain pihak, analis Sinarmas Sekuritas Arief Machrus dalam risetnya juga merekomendasikan beli saham BBTN. Target harga saham BBTN dipatok sebesar Rp 1.500. Target harga tersebut mempertimbangkan langkah ekspansi BTN dalam menyalurkan kredit.

Hal serupa juga diungkapkan analis Sucor Sekuritas Edward Lowis. Melalui risetnya, dia mempertahankan rekomendasi beli saham BBTN dengan target harga Rp 1.640. Potensi penurunan harga saham BBTN kian mengecil alias cenderung menguat.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #bbtn #btn #saham-bbtn #bank-tabungan-negara #kpr-btn #kredit-btn #suku-bunga-bank #rekomendasi-saham #mandiri-sekuritas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/373113/btn-bbtn-ketiban-berkah-sahamnya-bisa-melaju-sampai-berapa