Jasa Marga (JSMR) Update soal Divestasi JTT
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) buka suara soal duit (proceed) hasil pelepasan 35% saham anak usaha, PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT). - Halaman all
(InvestorID) 12/09/24 17:31 14977631
JAKARTA, investor.id – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengumumkan perkembangan terbaru (update) mengenai divestasi 35% saham anak usahanya, PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT), senilai US$ 960,3 juta atau ekuivalen Rp 15 triliun kepada konsorsium Grup Salim yang ditandatangani pada 28 Juni 2024.
Berkaca dari riset BRI Danareksa Sekuritas yang disusun Richard Jerry dan Christian Sitorus, kedua analis merevisi besaran duit kas (proceed) yang akan diterima JSMR dari hasil pelepasan JTT. Dari semula sebesar Rp 15 triliun menjadi sekitar Rp 12 triliun.
Revisi itu mereka lakukan setelah mengonfirmasi langsung kepada Manajemen JSMR. Revisi juga dilakukan setelah kedua analis mempertimbangkan adanya biaya dan pengeluaran yang terkait dengan transaksi tersebut.
Di luar itu, Richard dan Christian juga menyoroti soal kekhawatiran investor mengenai potensi molornya proceed yang diterima Jasa Marga dari hasil divestasi JTT.
Kekhawatiran para pelaku pasar cukup beralasan. Pasalnya, Manajemen JSMR sempat menargetkan transaksi equity financing pengelola tol Transjawa ini rampung pada September 2024.
Namun, bagi Richard dan Christian, potensi delay tersebut terlalu dibesar-besarkan. Sebab, kalaupun JSMR terlambat menerima proceed dari transaksi divestasi JTT, operator jalan tol pelat merah tersebut diyakini tetap memiliki ruang untuk mengelola beban bunga.
Hal ini didukung oleh pengelolaan utang jangka pendek JSMR yang efisien dan tidak adanya kebutuhan mendesak bagi JSMR untuk melakukan refinancing.
Karena itu, Richard dan Christian merekomendasikan beli (buy) untuk saham JSMR dengan target harga sebesar Rp 6.500 didukung dengan kondisi fundamental perseroan yang tangguh. Dengan demikian, saham JSMR tetap menjadi peluang investasi yang menarik bagi investor.
Terlebih, saat ini JSMR diperdagangkan pada valuasi 8,3x EV/EBITDA, yang berada pada -1 standar deviasi (SD) dari rata-rata tujuh tahun terakhir.
“Ini memperlihatkan bahwa saham JSMR dihargai diskon, sehingga berpotensi memberikan peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih tinggi jika valuasi kembali mendekati rata-rata historisnya,” tulis kedua analis.
JSMR Angkat Bicara
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana angkat bicara perihal proceed hasil divestasi JTT yang akan diterima JSMR. Menurut dia, seluruh proses transaksi equity financing JTT diharapkan berjalan lancar sesuai target sebagaimana yang direncanakan selesai pada tahun ini.
“Kami juga akan selalu menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) pada setiap tahapannya, hingga penandatanganan Share Purchase Agreement (SPA),” ucap Lisye kepada Investor Daily dikutip, Kamis (12/9/2024).
Lisye melanjutkan, penyelesaian atas penjualan saham JSMR di JTT kepada calon mitra strategis pada prinsipnya bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan yang diatur dalam Conditional Share Purchase Agreement (CSPA).
“Informasi lebih lanjut mengenai transaksi ini akan kami sampaikan setelah SPA ditandatangani,” tutup Lisye.
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #jsmr #saham-jsmr #jasa-marga #divestasi-jtt #grup-salim #target-harga-jsmr #bri-danareksa-sekuritas-brids #equity-financing-jasa-marga #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/373304/jasa-marga-jsmr-update-soaldivestasi-jtt