Selama Era Jokowi, Ini Infrastruktur Bidang Cipta Karya yang Dibangun
Infrastruktur yang dimaksud mulai dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), sanitasi dan persampahan, kawasan, hingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Halaman all
(Kompas.com) 30/09/24 18:00 15773415
KOMPAS.com - Selama 10 tahun terakhir pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), berbagai infrastruktur bidang cipta karya telah selesai dibangun.
Mulai dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), sanitasi dan persampahan, kawasan, hingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Dikutip dari unggahan akun Instagram Ditjen Cipta Karya pada Senin (30/9/2024), berikut capaian pembangunan bidang Cipta Karya periode tahun 2019-2024:
1. SPAM
Pembangunan SPAM baru yang beberapa di antaranya yakni SPAM Semarang Barat, dan SPAM Kota Bandar Lampung.
Capaian akses air minum layak hingga tahun 2024 mencapai 36.380 liter/detik atau setara 93 persen.
Periode tahun 2015-2019 sebesar 25.230 liter/detik, kemudian 2020-2024 sebesar 12.082 liter/detik.
Dok. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik-Terpusat (SPALD-T) di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.2. Sanitasi dan persampahan
Pembangunan sanitasi dan persampahan, beberapa di antaranya yakni TPA Banjardowo di Jawa Timur, dan SPALD-T Losari di Sulawesi Selatan.
Secara keseluruhan, hadirnya infrastruktur yang telah dibangun bisa melayani kebutuhan 13,7 juta Kepala Keluarga (KK).
Periode tahun 2015-2019 sebanyak 10,3 juta KK, kemudian 2020-2024 sebanyak 3,4 juta KK.
Dok. Kementerian PUPR Kementerian PUPR Rampungkan Infrastruktur Pariwisata KSPN Wakatobi Sultra Tahap I3. Kawasan
Pembangunan ini dilaksanakan melalui penanganan permukiman kumuh, pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan penataan kawasan cagar budaya.
Beberapa di antaranya yaitu Penataan Kawasan Mrican di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Penataan KSPN Wakatobi di Sulawesi Tenggara.
Secara keseluruhan kegiatan ini telah menyentuh luasan 94.321 hektar. Periode tahun 2015-2019 seluas 32.222 hektar, kemudian 2020-2024 seluas 62.099 hektar.
KOMPAS.com/Ervan Yudhi Tri Atmoko Suasana Stadion Manahan di Kota Solo. Stadion Manahan akan digunakan untuk menggelar laga semifinal, perebutan tempat ketiga, dan final Piala Dunia U17 2023.4. Sarana pendidikan, olahraga, dan pasar
Selama hampir 10 tahun terakhir, telah dilaksanakan pembangunan, rehabilitasi, atau renovasi sarana pendidikan, olahraga, dan pasar, dengan total 5.939 unit.
Rinciannya, sekolah/madrasah/PTN/PTKIN sebanyak 5.725 unit, stadion/venue 126 unit, dan pasar 88 unit.
Beberapa di antaranya yakni SDN 124 Desa Kedataran di Bengkulu, Stadion Manahan Solo di Jawa Tengah, serta Pasar Tempe di Sulawesi Selatan.
Dok. Kementerian PUPR Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya telah menyelesaikan pembangunan tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang tersebar di berbagai wilayah perbatasan di seluruh Indonesia.5. PLBN
Pembangunan yang telah diselesaikan sebanyak 15 PLBN, tersebar di berbagai wilayah perbatasan negara Indonesia.
Rinciannya, pembangunan PLBN Gelombang I tahun 2015-2019 sebanyak 7 PLBN, dan Gelombang II tahun 2019-2024 sebanyak 8 PLBN.
Untuk PLBN Gelombang I, berikut daftarnya:
- PLBN Aruk, Sambas
- PLBN Entikong, Sanggau
- PLBN Nanga Badau, Kapuas Hulu
- PLBN Motaain, Belu
- PLBN Motamasin, Malaka
- PLBN Wini, Timor Tengah Utara
- PLBN Skouw, Jayapura
Sementara untuk PLBN Gelombang II meliputi:
- PLBN Serasan, Natuna
- PLBN Jagoi Babang, Bengkayang
- PLBN Long Nawang, Malinau
- PLBN Labang, Nunukan
- PLBN Sei Pancang, Nunukan
- PLBN Napan, Kupang
- PLBN Sota, Merauke
- PLBN Yetetkun, Boven Digoel.
#spam #sekolah #sampah #kawasan-kumuh #air-minum #sanitasi #cipta-karya #plbn