Ternyata Saham Ini Jadi Pilihan Utama di Sektor Otomotif
Saham Astra Otoparts (AUTO) ternyata menjadi pilihan utama di sektor otomotif saat ini. Mengapa bukan saham Astra (ASII), malah saham AUTO? - Halaman all
(InvestorID) 14/10/24 13:36 16448666
JAKARTA, investor.id – Volume penjualan kendaraan roda empat (4W) selama Januari-September 2024 tetap lemah, sedangkan penjualan kendaraan roda dua (2W) di pasar domestik masih sesuai ekspektasi. Lantas, saham otomotif mana yang paling direkomendasikan? Apakah saham PT Astra International Tbk (ASII) atau PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dan lainnya?
Sebelum masuk ke situ, perlu diketahui bahwa volume penjualan mobil sepanjang Januari-September 2024 yang masih lemah disebabkan oleh lambatnya pemulihan pasca pemilu, serta mulai normalnya segmen xEV secara bulanan.
Volume penjualan mobil secara grosir (wholesales) pada September 2024 tercatat sebanyak 72,6 ribu unit, turun 4,8% mom atau melemah 9,1% yoy. Alhasil, total penjualan mobil sepanjang Januari-September 2024 mencapai 633,2 ribu unit atau anjlok 16,2% yoy.
“Pencapaian itu sekitar 69% dari target 2024 kami atau di bawah ekspektasi,” tulis RHB Sekuritas dalam risetnya.
Meski penjualan mobil pada kuartal III-2024 yang sebanyak 232,2 ribu unit (+15% qoq atau -10% yoy) menunjukkan pemulihan secara kuartalan berkat faktor musiman, RHB memperkirakan laju yang lebih cepat didukung oleh Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 pada bulan Juli dan permintaan tertunda pasca pemilu.
Sementara itu, volume penjualan segmen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) secara grosir di pasar domestik pada September mulai normal mencapai 9,8 ribu unit atau turun 9% mom, tapi melonjak 52% yoy. Dengan begitu, total penjualan xEV selama Januari-September 2024 sebanyak 68,3 ribu unit, melejit 57% yoy.
Pangsa pasar xEV pada Januari-September 2024 juga meningkat menjadi 10,8% dibandingkan Januari-September 2023 yang sebesar 5,8%. Toyota Zenix Hybrid mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di segmen ini, dengan penjualan 3 ribu unit pada September atau turun 2% mom, namun naik 24% yoy. Diikuti oleh BYD dengan penjualan 2 ribu unit atau turun 29% mom.
“Secara keseluruhan, model hybrid masih mendominasi segmen tersebut dengan pangsa pasar 56% dibandingkan EV baterai yang sebesar 44%,” ungkap RHB.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Untuk sisa waktu tahun ini, RHB melihat hanya ada sedikit katalis untuk mendorong volume penjualan mobil, karena kurangnya insentif ditambah daya beli yang lemah. Broker efek itu memperkirakan volume penjualan mobil di pasar domestik turun 15% yoy menjadi 850 ribu unit pada akhir 2024.
Sedangkan volume penjualan sepeda motor tetap sesuai ekspektasi. Volume penjualan motor di pasar domestik pada September sebesar 528,7 ribu unit atau turun 7,9% mom, tapi tumbuh 3,7% yoy. Dengan demikian, total penjualan motor sepanjang Januari-September 2024 mencapai 4,8 juta unit atau naik 3,3% yoy.
“Pencapaian itu sekitar 77% dari target 2024 kami yang sebanyak 6,3 juta unit, meningkat 2% yoy atau sesuai ekspektasi. Kami perkirakan volume penjualan bulanan akan normal pada akhir tahun,” jelas RHB.
Dengan berbagai faktor tersebut, RHB mempertahankan rekomendasi netral untuk sektor otomotif. Pilihan utama ternyata jatuh pada Astra Otoparts (AUTO). Sebab AUTO memiliki kemampuan menangkap kenaikan permintaan di pasar suku cadang.
Rekomendasi untuk saham Astra Otoparts atau AUTO ini adalah buy dengan target harga Rp 2.800. Sedangkan saham Astra International (ASII) tetap direkomendasikan buy dengan target harga Rp 6.000.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #saham-otomotif #saham-auto #astra-otoparts #astra #asii #auto #penjualan-mobil #penjualan-motor #rhb #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/376536/ternyata-saham-ini-jadi-pilihan-utama-di-sektor-otomotif