Berhasil Turun Berat Badan 30 Kg dalam 8 Bulan, Ghaida Terbantu Komunitas Diet
Ghaida Gusrinisa berhasil menurunkan berat badan 30 kilogram dalam 8 bulan, dengan diet bersama teman-teman di komunitas diet yang dibuatnya.
(Kompas.com) 08/11/24 20:02 17798469
KOMPAS.com - Ghaida Gusrinisa, seorang aktivis sosial sekaligus Founder & CEO Yayasan Ruang Eskalasi Mandiri, memulai diet ketika berat badannya mencapai 97 kilogram.
Dengan tekad untuk keluar dari zona obesitas, Ghaida menempuh berbagai upaya untuk mencapai berat badan ideal. Namun, perjalanan ini tidak mudah, terutama saat menghadapi godaan saat Hari Raya Idul Fitri.
“Libur dulu seminggu pas Lebaran. Makan banyak santan dan mi. Santan kan enggak boleh karena tinggi kalori. Itu makan mi sampai tiga kali seminggu,” ujar Ghaida saat diwawancarai Kompas.com, Selasa (5/11/2024).
Setelah sempat libur diet, ia mengaku kesulitan untuk memulai kembali. Untuk mengembalikan semangat, ia akhirnya memposting "30 Days Diet Challenges" di Instagram pribadinya dan membentuk komunitas diet bersama teman-teman di media sosial.
Berikut cara diet yang dijalani Ghaida bersama komunitas dietnya, hingga berhasil menurunkan berat badan.
4 Cara Diet Bersama Komunitas ala Ghaida
1. Berbagi Ilmu
Melalui komunitas diet ini, Ghaida membagikan ilmu seputar diet yang ia pelajari dari dokter gizi.
Selain itu, ia dan teman-temannya saling berbagi tips tentang olahraga, cara memasak makanan yang lebih sehat, alat masak, dan berbagai hal lain yang mendukung perjalanan diet mereka.
“Happy banget bisa saling sharing, nggak sekadar diet, tapi sampai ngolah makan, olahraga, dan banyak lagi. Padahal cuma online, enggak saling kenal di dunia nyata,” ungkapnya.
2. Mengikuti Aturan Diet
Komunitas diet ini juga menerapkan aturan ketat, seperti tidak makan semua jenis tepung dan gula, olah raga 30 menit setiap hari, minum 2 liter air mineral per hari, dan melaporkan apa saja yang dimakan.
Ghaida menjaga disiplin di dalam komunitas dengan aturan bahwa setiap pelanggar langsung dikeluarkan dari grup.
“Sistemnya, kalau melanggar aturan, langsung di-kick. Dari 265 peserta, cuma 86 yang berhasil finish sampai akhir,” jelas Ghaida.
3. Melakukan Journaling
Ghaida dan komunitasnya juga rutin melakukan journaling diet.
Setiap peserta melaporkan progres melalui jurnal yang berisi menu makan, jam makan, buah yang dimakan, durasi olahraga, total air minum, dan penurunan berat badan. Baginya, journaling membantu menjaga disiplin dan memantau progres diet.
“Jadi merasa, masa sih mau nunjukin kalau aku cheating ke orang-orang?\'. Journaling benar-benar \'ngebentuk\' disiplin,” ujarnya.
Ghaida pun merasa journaling membuatnya lebih mudah melacak penurunan berat badannya.
4. Saling Menyemangati dan Memotivasi
Menurut Ghaida, diet bersama teman jauh lebih mudah dari pada melakukannya sendirian. Teman-teman dalam komunitas ini saling menyemangati dan memotivasi satu sama lain.
“Ada yang share, ‘Alhamdulillah, aku sudah turun segini,’ rasanya jadi termotivasi, ‘Oke, aku juga mau kaya dia,’” tutup Ghaida.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan teman-teman di komunitas diet, Ghaida berhasil menjalani dietnya dengan lebih konsisten dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
#menurunkan-berat-badan #diet #tips-menurunkan-berat-badan #cerita-diet #komunitas-diet #diet-bersama-teman