#30 tag 24jam
Tether Cetak Rekor Baru! Laba Fantastis dan Rahasia Keuangan Q3 2024
Tether meraih rekor laba di Q3 2024, memperkuat cadangan USD₮ dan mencapai eksposur US$102,5 miliar di Treasuri AS. [524] url asal
(BlockChain-Media) 01/11/24 10:30
v/17306753/
Tether Holdings Limited baru saja merilis opini kepastian untuk kuartal ketiga 2024 yang dilakukan oleh BDO, firma akuntansi independen global.
Opini terbaru ini kembali menegaskan keakuratan Laporan Angka Keuangan dan Cadangan Terkonsolidasi (CFFRR) milik Tether.
Laporan tersebut juga memberikan gambaran komprehensif tentang kekuatan keuangan grup dan rincian cadangan yang dimiliki entitas yang menerbitkan token Tether per 30 September 2024.
Tether Panen Laba di Kuartal KetigaBerdasarkan performa yang solid sepanjang tahun, kuartal ketiga 2024 menjadi momen bersejarah bagi Tether dengan mencetak laba bersih sebesar US$2,5 miliar.

Total laba konsolidasi selama sembilan bulan pertama 2024 pun mencapai US$7,7 miliar, dengan ekuitas grup menembus US$14,2 miliar dan total aset konsolidasi sebesar US$134,4 miliar—semuanya adalah rekor tertinggi sepanjang masa.
Pencapaian luar biasa ini memperkokoh posisi Tether sebagai pemimpin industri dan memungkinkan perusahaan melakukan reinvestasi signifikan dalam proyek-proyek strategis sesuai misi mereka.
“Performa Tether di Q3 2024 menunjukkan komitmen kami terhadap transparansi, likuiditas, dan manajemen risiko yang bertanggung jawab. Mencapai tonggak USDT sebesar US$120 miliar serta eksposur terhadap Treasuri AS sebesar US$102,5 miliar menegaskan kekuatan finansial perusahaan yang tak tertandingi,” ujar CEO Tether Paolo Ardoino.
Permintaan Global Stablecoin Terus MeningkatSalah satu sorotan pada kuartal ini adalah pencapaian Tether dalam mencatatkan hampir US$120 miliar USDT dalam sirkulasi, menunjukkan tingginya permintaan global terhadap stablecoin unggulan perusahaan ini.
Jumlah tersebut merepresentasikan pertumbuhan sebesar 30 persen dalam penerbitan token USDT sepanjang tahun 2024 atau setara dengan US$27,8 miliar. Angka ini hampir menyamai kapitalisasi pasar pesaing terdekatnya, menegaskan posisi Tether di pasar stablecoin global.
Sebagai entitas penerbit stablecoin, Tether memegang lebih dari US$105 miliar dalam bentuk kas dan setara kas, dengan eksposur langsung dan tidak langsung senilai US$102,5 miliar pada Treasuri AS.
Jika diklasifikasikan sebagai negara, Tether akan berada di antara 18 pemegang Treasuri AS terbesar di dunia, melampaui Jerman, Australia dan UEA. Hal ini menunjukkan komitmen Tether terhadap likuiditas dan stabilitas, menawarkan keamanan yang luar biasa kepada para penggunanya.
Cadangan Ekstra untuk Keamanan yang Lebih TinggiPerusahaan penerbit stablecoin Tether juga meningkatkan cadangan ekstra mereka menjadi lebih dari US$6 miliar, mencerminkan tingkat pertumbuhan sembilan bulan non-tahunan sebesar 15 persen.
Laporan laba bersih kuartal ketiga mencapai US$2,4 miliar, yang didukung oleh kinerja solid dari kepemilikan emasnya, menghasilkan laba tak terwujud sebesar sekitar US$1,1 miliar pada kuartal ini.
Selain itu, investasi proprietary dari Tether, yang tidak termasuk dalam cadangan yang mendukung stablecoin yang diterbitkan, mencapai nilai US$7,7 miliar.
Investasi strategis ini mencakup berbagai industri utama, seperti energi terbarukan, penambangan Bitcoin, kecerdasan buatan, telekomunikasi dan pendidikan.
“Dengan menambah cadangan kami hingga lebih dari US$6 miliar dan tetap berfokus pada investasi strategis, Tether sekali lagi menetapkan standar stabilitas dalam ruang keuangan,” ujar Ardoino.
Manajemen Tether International Limited dan Tether Limited, yang mengelola cadangan token Tether, menyatakan per 30 September 2024 bahwa total aset dalam cadangan mencapai setidaknya US$125,47 miliar. Total kewajiban tercatat sebesar US$119,38 miliar, dengan US$119,38 miliar di antaranya terkait token digital yang diterbitkan.
Aset ini melebihi kewajiban terkonsolidasi mereka, dengan eksposur terhadap Treasuri AS yang meningkat menjadi US$102,5 miliar. [st]
Harga Bitcoin Mulai Masuki Tren Baru? Tanda-Tanda Ini Bikin Penasaran
Analisis terbaru sinyal harga Bitcoin bulanan oleh Alan Santana mengungkap tanda-tanda tren baru. Apakah ini saat koreksi besar atau meroket? [521] url asal
#bitcoin #harga-bitcoin #harga-btc
(BlockChain-Media) 01/11/24 10:00
v/17306752/
Analis popular di TradingView, Alan Santana, baru-baru ini memberikan analisis mendalam terkait harga Bitcoin yang telah menutup bulan Oktober, terutama dalam kejelasan tren yang dibentuk.
Menurutnya, grafik bulanan harga Bitcoin menampilkan pola yang membingungkan dengan beberapa sinyal teknikl yang dapat diinterpretasikan secara berbeda.
Melalui pendekatan dua sisi, Santana menguraikan pandangan objektifnya tentang sinyal teknikal serta interpretasi pribadi berdasarkan pengalaman dan sentimen pasar.
Tinjauan Grafik Bulanan Harga BitcoinSantana menjelaskan bahwa bulan ini BTC mencatat penutupan candlestick hijau secara beruntun, yang menjadi kali pertama sejak puncaknya pada Maret lalu.


Namun, bulan ini juga mencatat volume perdagangan yang sangat rendah, yang merupakan salah satu volume terendah sepanjang tahun ini.
“Bulan ini memiliki hampir volume terendah yang pernah ada. Hanya beberapa bulan dalam beberapa tahun terakhir yang mencatat volume lebih rendah dari bulan ini,” ujar Alan Santana.
Pola double top yang terbentuk pada grafik bulanan harga Bitcoin juga menandai adanya potensi sinyal pembalikan. Pada Maret 2024, RSI bulanan menutup di level 76, sementara pada Oktober, RSI menutup pada 66, menunjukkan penurunan signifikan.
Selain itu, MACD bulanan menunjukkan kurva kenaikan yang standar, meski histogramnya terus menurun sejak Maret 2024.
Menurut Santana, pola double top adalah sinyal pembalikan. Volume yang sangat rendah juga menunjukkan sisi bearish, meskipun masih mungkin volume perdagangan rendah ini terjadi karena aksi utama belumlah dimulai.
Dari pandangan tersebut, Santana menarik kesimpulan bahwa meskipun ada tanda-tanda bullish, kelemahan tetap mengintai pasar.
Sinyal Teknikal yang Bertentangan: Bullish atau Bearish?Santana juga menyoroti bahwa grafik bulanan menunjukkan sinyal campuran. Di satu sisi, Bitcoin telah bergerak naik, tetapi banyak altcoin tidak mengikuti pergerakan ini.
Pola bull flag, yang biasanya menjadi indikasi kelanjutan tren bullish, kini sudah tidak lagi terlihat pada grafik. Santana menyebutkan bahwa ada kesulitan dalam memprediksi pergerakan selanjutnya, dan untuk itu, investor bisa melihat altcoin untuk petunjuk tambahan.
Menurutnya, ketika Bitcoin berhenti dan berkonsolidasi, atau masuk dalam zona keraguan, pola ini bisa dijadikan acuan untuk memperkirakan arah pergerakan berikutnya.
“Jika kita melihat altcoin sedang jatuh dan Bitcoin berada dalam fase konsolidasi, ini menandakan bahwa Bitcoin cenderung bergerak turun karena seluruh pasar beroperasi sebagai satu kesatuan,” jelas Santana.
Santana juga menghubungkan pola yang terlihat saat ini dengan pola pada tahun 2021. Ketika sebagian besar altcoin mencapai puncak pada April/Mei 2021, Bitcoin mencapai puncak tertinggi baru di bulan November.
Ini, menurutnya, adalah bagian dari koreksi tidak teratur yang akhirnya membentuk higher high karena adanya inflasi akibat peningkatan suplai uang selama pandemi Covid-19.
Bitcoin: Koreksi Sebelum Melanjutkan Tren Naik?Santana percaya bahwa meskipun harga Bitcoin berada di jalur untuk mencapai level tertinggi baru, yaitu di sekitar level ekstensi Fibonacci 102,000, pasar masih harus menghadapi fase koreksi terlebih dahulu. Ia memperingatkan bahwa koreksi ini mungkin akan mengejutkan sebagian besar pelaku pasar.
“Sebagaimana pasar tumbuh di luar ekspektasi saat bullish, ia juga dapat melakukan hal yang sama saat bearish, mencapai titik likuidasi besar,” ujar Santana.
Menurutnya, fenomena ini terlihat dari banyaknya pemain pasar yang tidak terlibat dalam gelombang kenaikan harga Bitcoin. Hal ini mencerminkan bahwa pasar belum dalam siklus bullish sepenuhnya.
Mayoritas aset kripto, termasuk Ethereum dan altcoin besar lainnya, masih berada pada harga rendah yang tidak mencerminkan partisipasi penuh dari seluruh pelaku pasar. [st]
PHK Massal di Sektor Kripto: Apa yang Terjadi?
PHK massal di dYdX dan Kraken mengejutkan sektor kripto. Sebenarnya, apa yang terjadi? Apakah sektor kripto dilanda krisis lagi? [675] url asal
#layoffs #phk #phk-massal #phk-massal-dydx #phk-massal-kraken
(BlockChain-Media) 31/10/24 18:00
v/17266538/
Pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri kripto kembali menjadi perhatian setelah dua perusahaan besar, dYdX dan Kraken, mengumumkan pengurangan tenaga kerja. Layoffs dYdX berdampak pada sekitar 35 persen karyawannya, sementara PHK massal Kraken merumahkan sekitar 15 persen dari total karyawan.
Meski begitu, data menunjukkan sebaliknya, tren layoffs pada tahun 2024 menunjukkan penurunan, memperlihatkan bahwa kasus ini lebih bersifat pengecualian.
PHK Massal dYdX, 35 Persen Pegawai TerdampakSalah satu perusahaan besar dalam sektor decentralized finance (DeFi), dYdX, baru-baru ini mengumumkan pemutusan hubungan kerja yang melibatkan sekitar 35 persen karyawannya.
CEO dYdX, Antonio Juliano, langsung mengumumkan keputusan PHK massal dYdX sebagai langkah perusahaan untuk merampingkan operasional di tengah perubahan arah strategi bisnis.

“Hari ini, saya harus mengambil keputusan sulit untuk mengurangi 35 persen tim inti dYdX,” ungkapnya, Selasa (29/10/2024).
Ia menambahkan bahwa perusahaan kini memiliki tim yang tepat untuk melangkah ke depan, meskipun harus berpisah dengan sejumlah karyawan yang telah bekerja keras untuk dYdX.
Pengumuman ini membawa dampak eknomi dan kesehatan mental bagi karyawan yang terdampak, mengingat sebagian besar dari mereka telah menghabiskan bertahun-tahun berkontribusi pada pengembangan dYdX.
Ia juga menyampaikan bahwa meskipun keputusan PHK massal dYdX terasa berat, langkah ini merupakan hal penting yang harus diambil untuk memperkuat arah baru perusahaan di masa depan.
“Keputusan untuk melepaskan adalah sebuah kesadaran bahwa perusahaan yang telah kami bangun berbeda dari perusahaan yang harus menjadi dYdX. Kami akan melangkah maju dengan kejelasan dan semangat yang diperbarui,” tuturnya.
Kraken Lakukan Langkah Serupa, 15 Persen Karyawan DirumahkanDi saat yang bersamaan, Kraken, salah satu bursa kripto ternama, juga mengambil langkah serupa pada Rabu (30/10/2024) sebelumnya dengan melakukan layoffs terhadap 15 persen karyawannya, atau sekitar 400 dari total 2.600 pegawai secara global.
Kraken Terpaksa PHK 15 Persen Karyawan di Tahun Ini, Ada Apa?
Berdasarkan laporan terbaru, PHK massal Kraken tidak hanya melibatkan staf di tingkat bawah, tetapi juga dua eksekutif senior, COO Gilles BianRosa dan CTO Vishnu Patankar.
Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi internal yang diambil Kraken dalam menghadapi tantangan yang semakin ketat di pasar kripto.
“Kondisi ekonomi global yang sulit serta tantangan internal industri menjadi faktor utama yang mempengaruhi optimisme jangka pendek terhadap pemulihan sektor kripto,” ujar seorang eksekutif Kraken.
Keputusan PHK massal Kraken dilakukan agar perusahaan tersebut dapat tetap kompetitif dan mempertahankan stabilitas perusahaan di tengah situasi yang tidak menentu.
Kekhawatiran Muncul dari PHK Massal, Tapi Data Menunjukkan SebaliknyaDi tengah maraknya pemberitaan tentang PHK massal dYdX dan Kraken, data terbaru justru menunjukkan bahwa pemulihan sedang berlangsung dalam industri ini.
Menurut data terbaru dari Layoffs.fyi, puncak layoffs dalam industri teknologi, salah satunya industri kripto terjadi pada kuartal pertama tahun 2023, di mana lebih dari 167.000 orang kehilangan pekerjaan.
Pada 2024, situasi justru membaik dengan angka layoffs yang menurun secara bertahap sepanjang tahun. Hal ini mengindikasikan bahwa PHK massal Kraken dan dYdX merupakan pengecualian ketimbang tren yang melanda seluruh sektor.
Data Terbaru Layoff – Layoffs.fyi Selain itu, beberapa perusahaan besar justru mulai menambah jumlah karyawan mereka. Seperti yang diungkapkan pada laporan Bloomberg, Crypto.com bahkan berencana untuk memperluas tim mereka.
“Perusahaan, yang juga memiliki bisnis dompet digital, telah merekrut 700 karyawan tambahan sejak November tahun lalu dan berencana untuk menambah 500 orang lagi di bagian layanan pelanggan, serta 200 orang di posisi korporat,” ungkap Kris Marszalek, CEO Crypto.com menurut laporan tersebut.
Lalu, Apa yang Sebenarnya Terjadi?Meskipun langkah PHK massal dYdX dan Kraken terkesan mencerminkan gejolak dalam industri kripto, sejumlah pihak percaya bahwa ini lebih karena kebutuhan perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi pasar.
Pasca periode pertumbuhan pesat, banyak perusahaan kripto, seperti Kraken mengalami penurunan volume perdagangan dan pengguna baru, yang pada akhirnya harus memaksa mereka untuk mengendalikan biaya operasional.
“Kami telah mencoba menghindari PHK dengan memperlambat perekrutan dan mengurangi pengeluaran di sektor pemasaran,” kata perwakilan Kraken.
Selain itu, industri cryptocurrency menghadapi tantangan besar dengan meningkatnya tekanan regulasi di berbagai negara, termasuk AS. Ketidakpastian regulasi ini membuat beberapa perusahaan mengambil langkah defensif untuk memastikan stabilitas di masa depan.
Secara keseluruhan, keputusan PHK massal Kraken dan dYdX mencerminkan respons strategis terhadap situasi pasar yang sulit, bukan tanda krisis yang melanda seluruh sektor. [dp]
Investasi Bitcoin Membuahkan Hasil: MicroStrategy Tambah Modal US$42 Miliar
Strategi investasi Bitcoin Microstrategy berhasil, perusahaan ini berencana menambah modal hingga $42 miliar, MetaPlanet siap menyusul! [551] url asal
#bitcoin #investasi-bitcoin #metaplanet #microstrategy
(BlockChain-Media) 31/10/24 16:00
v/17263118/
Dengan strategi investasi Bitcoin MicroStrategy yang semakin agresif, perusahaan ini kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu pemilik BTC terbesar di dunia. Rencana modal baru senilai US$42 miliar akan digunakan untuk menambah cadangan Bitcoin perusahaan secara signifikan.
Di sisi lain, Metaplanet, perusahaan asal Jepang yang juga berinvestasi dalam Bitcoin, telah melihat hasil positif dari strategi mereka yang juga berhasil memberikan keuntungan besar.
Strategi Investasi Bitcoin MicroStrategy Cuan Besar, Tambah Modal US$42 MiliarMicroStrategy mengumumkan rencana untuk meningkatkan modal mereka sebesar US$42 miliar dalam tiga tahun mendatang, di mana modal ini akan didistribusikan dalam dua tahap besar: US$21 miliar dari ekuitas dan US$21 miliar dari surat utang.
Strategi investasi Bitcoin MicroStrategy bertujuan untuk memperkuat cadangan BTC mereka sebagai aset treasury perusahaan dan memberikan keuntungan bagi para pemegang saham.

“Fokus kami tetap pada peningkatan nilai yang dihasilkan untuk pemegang saham kami dengan memanfaatkan transformasi digital modal,” ujar Phong Le, CEO MicroStrategy, Rabu (30/10/2024).
Selama kuartal ketiga tahun 2024, MicroStrategy telah berhasil meningkatkan kepemilikan Bitcoin mereka sebesar 11 persen, dengan total cadangan mencapai 252.220 BTC pada akhir September.
Andrew Kang, CFO MicroStrategy, menegaskan bahwa strategi investasi Bitcoin perusahaan sejauh ini telah membuahkan hasil yang positif bagi perusahaan dan para pemegang sahamnya.
“Q3 2024 menjadi periode transformasi lainnya bagi MicroStrategy. Kami berhasil meningkatkan yield Bitcoin tahunan menjadi 17,8 persen dan mengurangi total beban bunga tahunan sebesar US$24 juta,” ungkapnya.
Metaplanet Ikuti MicroStrategy, Raup Untung Besar dari BitcoinSelain strategi investasi Bitcoin MicroStrategy yang dinilai berhasil, Metaplanet di Jepang juga sukses meraih keuntungan besar dari investasi mereka. Dengan kepemilikan BTC yang signifikan, Metaplanet kini menjadi salah satu perusahaan dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di Jepang, dan fokus mereka pada peningkatan daya tarik saham terus menarik minat investor serta para pemegang sahamnya.
Metaplanet Tambah Investasi Bitcoin, Harga Saham Langsung Naik!
Pasar merespons positif langkah Metaplanet dalam memperluas investasinya. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah pengumuman pembelian BTC pada 28 Oktober, harga saham Metaplanet di pasar saham mengalami kenaikan sebesar 7,18 persen
Strategi investasi Bitcoin MicroStrategy yang diikuti oleh Metaplanet telah terbukti efektif dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perusahaan. Dari tanggal 1 Juli hingga 30 September 2024, BTC Yield mereka mencapai 41,7 persen, dan bahkan melonjak menjadi 155,8 persen dari 1 hingga 28 Oktober 2024.
Hasil ini mengindikasikan bahwa strategi akumulasi BTC yang dijalankan oleh Metaplanet telah berhasil meningkatkan nilai aset perusahaan dalam jangka panjang, memberikan keuntungan bagi pemegang saham, serta memperkuat posisi mereka di pasar.
Dampak Akumulasi Bitcoin Bagi Kinerja PerusahaanDengan strategi investasi Bitcoin MicroStrategy yang diperbarui untuk menambah modal, perusahaan berharap dapat mempertahankan tren positif BTC Yield mereka.
MicroStrategy menggunakan “BTC Yield” sebagai indikator utama untuk menilai kinerja strategi investasi Bitcoinnya, yang mengukur persentase perubahan total kepemilikan Bitcoin terhadap jumlah saham yang sepenuhnya terdilusi.
Di sisi lain, Metaplanet juga menunjukkan hasil serupa. Peningkatan BTC Yield yang drastis selama kuartal ketiga dan awal kuartal keempat 2024 ini semakin memperkuat strategi investasi Bitcoin mereka, yang tidak hanya memperkaya aset perusahaan, tetapi juga meningkatkan daya tarik saham di pasar.
Keputusan kedua perusahaan ini untuk mempertahankan strategi investasi Bitcoin tampaknya memberikan hasil yang positif, baik bagi MicroStrategy maupun Metaplanet.
Dengan terus memperkuat akumulasi BTC, kedua perusahaan tersebut optimis terhadap potensi jangka panjang investasi ini, yang semakin menarik perhatian pasar dan memberikan keuntungan yang signifikan bagi pemegang saham. [dp]
Skandal Mengejutkan! MrBeast Dicurigai Terlibat dalam Skema Insider Trading Kripto
MrBeast dicurigai terlibat skema insider trading kripto, merugikan para investor dan pengikutnya dengan praktik promosi yang tak etis. [649] url asal
#insider-trading-kripto #kripto #mrbeast #rug-pull #skandal-mrbeast
(BlockChain-Media) 31/10/24 15:00
v/17259520/
Investigasi terbaru terkait dengan skandal MrBeast menunjukkan adanya pola transaksi yang mencurigakan terkait proyek kripto seperti SuperVerse, Ethernity Chain, dan lainnya, di mana dirinya diduga menggunakan pengaruhnya untuk mengangkat harga token, hanya untuk kemudian meraup keuntungan dengan menjual token tersebut.
Skandal SuperVerse MrBeast dan proyek lainnya menyoroti semakin perlunya regulasi dalam industri kripto, khususnya terkait peran influencer, agar dapat melindungi investor dari kerugian akibat strategi promosi yang tak etis.
Fenomena “Dukungan” Influencer dalam Dunia KriptoPerkembangan dunia kripto yang pesat menciptakan peluang baru bagi banyak pihak, termasuk influencer terkenal. Dalam beberapa kasus, influencer ikut mempromosikan proyek kripto atau NFT tertentu untuk meningkatkan popularitas aset tersebut.
Berkat pengaruh besar di kalangan pengikutnya, proyek-proyek ini langsung menarik minat investor yang berharap kehadiran influencer bisa menjamin keamanan atau kredibilitas proyek tersebut.

Namun, skandal SuperVerse MrBeast dan proyek lainnya menunjukkan bahwa tidak semua yang bersinar adalah emas. Sejumlah influencer, termasuk MrBeast, diduga menggunakan pengaruhnya untuk mendorong investor masuk, namun hasil akhirnya justru merugikan.
Salah satu figur yang dikenal terlibat dalam praktik “kripto scam” dengan menggunakan selebritas adalah Sahil Arora. Ia bekerja sama dengan berbagai artis besar, termasuk Drake dan Caitlyn Jenner, untuk mempromosikannya.
Wajah Baru Kripto Scam? Waspada dengan Dukungan Selebritas
Dalam banyak skema seperti skandal insider trading MrBeast, selebritas dipekerjakan untuk mempromosikan token atau proyek tertentu. Sayangnya, harga token sering kali jatuh setelah promosi berakhir, meninggalkan investor dengan kerugian besar. Salah satu modus yang sering digunakan dalam skema ini adalah “rug pull,” yaitu menarik likuiditas secara tiba-tiba setelah token diluncurkan.
Terdapat indikasi bahwa beberapa influencer tidak hanya berperan sebagai promotor, namun juga sebagai investor yang meraih keuntungan besar. Skandal MrBeast memperlihatkan bahwa influencer besar mungkin tak hanya secara sukarela mendukung proyek tersebut.
Pola Transaksi Mencurigakan dalam Skandal SuperVerse MrbeastMrBeast, salah satu YouTuber terbesar dengan lebih dari 320 juta pengikut, dikenal sebagai sosok yang karismatik dan memiliki pengaruh besar. Popularitasnya tak hanya membantunya meraih jutaan penonton, tetapi juga memberinya daya tarik sebagai mitra bagi proyek-proyek kripto yang ingin meningkatkan eksposur mereka.
Beberapa proyek kripto terkenal seperti SuperVerse, Ethernity Chain, dan Refinable dilaporkan telah memanfaatkan nama MrBeast sebagai strategi pemasaran, membuat banyak penggemarnya berinvestasi pada proyek-proyek ini.
Namun, menurut temuan pada skandal SuperVerse MrBeast dan proyek lainnya yang dikemukakan sejumlah analis pada investigasi tersebut, telah ditemukan indikasi kuat bahwa dirinya mungkin tidak hanya sekadar menjadi “pendukung”.
“Sebuah tim peneliti telah melakukan analisis lebih detail, mengungkap hubungan dengan lebih dari 50 dompet cryptocurrency yang terkait dengan MrBeast. Temuan mereka menunjukkan sejarah panjang insider trading, menyesatkan investor, dan menggunakan pengaruhnya untuk mempromosikan token, hanya untuk kemudian menjualnya di pasar,” ungkap investigasi tersebut, Selasa (29/10/2024).
Transaksi Token Ethernity MrBeast – Arkham Intelligence Kemudian, token–token tersebut dijual pada saat harga mencapai puncaknya, menghasilkan keuntungan signifikan. Pada temuan yang melibatkan Ethernity Chain, dirinya dilaporkan meraup keuntungan sebesar US$4,6 juta.
Tidak hanya berhenti disitu saja, dirinya terindikasi terlibat dalam proyek lainnya. Pola yang ditemukan pada skandal insider trading MrBeast memunculkan kecurigaan bahwa MrBeast dan beberapa influencer besar lainnya mungkin memanfaatkan informasi eksklusif atau status mereka untuk meraih keuntungan pribadi.
Dugaan ini semakin kuat dengan adanya transaksi yang menunjukkan bahwa MrBeast menjual token saat harga berada di titik tertinggi, yang sering kali diikuti dengan penurunan drastis pada nilai token tersebut.
Dampak Jangka Panjang Skandal MrBeast Terhadap Pasar KriptoSkandal MrBeast dan para influencer besar lainnya dalam proyek-proyek kripto ini mengundang perhatian dari berbagai pihak, termasuk regulator dan komunitas kripto. Dampak dari aktivitas ini sangat merugikan bagi investor kecil yang mengikuti jejak para influencer dengan harapan mendapat keuntungan yang sama.
Namun, kenyataannya, pola penjualan strategis yang dilakukan oleh influencer justru meninggalkan investor biasa dalam posisi rugi besar setelah harga token anjlok.
Skandal SuperVerse MrBeast dan keterlibatan dengan proyek lainnya juga menunjukkan perlunya regulasi dan transparansi yang lebih ketat dalam investasi kripto yang melibatkan influencer.
Para influencer yang memiliki jutaan pengikut memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga integritas pasar dan memastikan bahwa rekomendasi mereka tidak merugikan. [dp]
Cara Licik Trading Kripto Diduga Dilakukan Influencer Ini
MrBeast dicurigai terlibat skema insider trading kripto, merugikan para investor dan pengikutnya dengan praktik promosi yang tak etis. [651] url asal
#insider-trading-kripto #kripto #mrbeast #rug-pull #skandal-mrbeast
(BlockChain-Media) 31/10/24 15:00
v/17332847/
Investigasi terbaru terkait dengan skandal MrBeast menunjukkan adanya pola transaksi yang mencurigakan terkait proyek kripto seperti SuperVerse, Ethernity Chain, dan lainnya, di mana dirinya diduga menggunakan pengaruhnya untuk mengangkat harga token, hanya untuk kemudian meraup keuntungan dengan menjual token tersebut.
Skandal SuperVerse MrBeast dan proyek lainnya menyoroti semakin perlunya regulasi dalam industri kripto, khususnya terkait peran influencer, agar dapat melindungi investor dari kerugian akibat strategi promosi yang tak etis.
Fenomena “Dukungan” Influencer dalam Dunia KriptoPerkembangan dunia kripto yang pesat menciptakan peluang baru bagi banyak pihak, termasuk influencer terkenal. Dalam beberapa kasus, influencer ikut mempromosikan proyek kripto atau NFT tertentu untuk meningkatkan popularitas aset tersebut.
Berkat pengaruh besar di kalangan pengikutnya, proyek-proyek ini langsung menarik minat investor yang berharap kehadiran influencer bisa menjamin keamanan atau kredibilitas proyek tersebut.

Namun, skandal SuperVerse MrBeast dan proyek lainnya menunjukkan bahwa tidak semua yang bersinar adalah emas. Sejumlah influencer, termasuk MrBeast, diduga menggunakan pengaruhnya untuk mendorong investor masuk, namun hasil akhirnya justru merugikan.
Salah satu figur yang dikenal terlibat dalam praktik “kripto scam” dengan menggunakan selebritas adalah Sahil Arora. Ia bekerja sama dengan berbagai artis besar, termasuk Drake dan Caitlyn Jenner, untuk mempromosikannya.
Wajah Baru Kripto Scam? Waspada dengan Dukungan Selebritas
Dalam banyak skema seperti skandal insider trading MrBeast, selebritas dipekerjakan untuk mempromosikan token atau proyek tertentu. Sayangnya, harga token sering kali jatuh setelah promosi berakhir, meninggalkan investor dengan kerugian besar. Salah satu modus yang sering digunakan dalam skema ini adalah “rug pull,” yaitu menarik likuiditas secara tiba-tiba setelah token diluncurkan.
Terdapat indikasi bahwa beberapa influencer tidak hanya berperan sebagai promotor, namun juga sebagai investor yang meraih keuntungan besar. Skandal MrBeast memperlihatkan bahwa influencer besar mungkin tak hanya secara sukarela mendukung proyek tersebut.
Pola Transaksi Mencurigakan dalam Skandal SuperVerse MrbeastMrBeast, salah satu YouTuber terbesar dengan lebih dari 320 juta pengikut, dikenal sebagai sosok yang karismatik dan memiliki pengaruh besar. Popularitasnya tak hanya membantunya meraih jutaan penonton, tetapi juga memberinya daya tarik sebagai mitra bagi proyek-proyek kripto yang ingin meningkatkan eksposur mereka.
Beberapa proyek kripto terkenal seperti SuperVerse, Ethernity Chain, dan Refinable dilaporkan telah memanfaatkan nama MrBeast sebagai strategi pemasaran, membuat banyak penggemarnya berinvestasi pada proyek-proyek ini.
Namun, menurut temuan pada skandal SuperVerse MrBeast dan proyek lainnya yang dikemukakan sejumlah analis pada investigasi tersebut, telah ditemukan indikasi kuat bahwa dirinya mungkin tidak hanya sekadar menjadi “pendukung”.
“Sebuah tim peneliti telah melakukan analisis lebih detail, mengungkap hubungan dengan lebih dari 50 dompet cryptocurrency yang terkait dengan MrBeast. Temuan mereka menunjukkan sejarah panjang insider trading, menyesatkan investor, dan menggunakan pengaruhnya untuk mempromosikan token, hanya untuk kemudian menjualnya di pasar,” ungkap investigasi tersebut, Selasa (29/10/2024).
Transaksi Token Ethernity MrBeast – Arkham IntelligenceKemudian, token–token tersebut dijual pada saat harga mencapai puncaknya, menghasilkan keuntungan signifikan. Pada temuan yang melibatkan Ethernity Chain, dirinya dilaporkan meraup keuntungan sebesar US$4,6 juta.
Tidak hanya berhenti disitu saja, dirinya terindikasi terlibat dalam proyek lainnya. Pola yang ditemukan pada skandal insider trading MrBeast memunculkan kecurigaan bahwa MrBeast dan beberapa influencer besar lainnya mungkin memanfaatkan informasi eksklusif atau status mereka untuk meraih keuntungan pribadi.
Dugaan ini semakin kuat dengan adanya transaksi yang menunjukkan bahwa MrBeast menjual token saat harga berada di titik tertinggi, yang sering kali diikuti dengan penurunan drastis pada nilai token tersebut.
Dampak Cara Licik Trading Kripto MrBeastSkandal MrBeast dan para influencer besar lainnya dalam proyek-proyek kripto ini mengundang perhatian dari berbagai pihak, termasuk regulator dan komunitas kripto. Dampak dari aktivitas dan cara licik trading kripto ini sangat merugikan bagi investor kecil yang mengikuti jejak para influencer dengan harapan mendapat keuntungan yang sama.
Namun, kenyataannya, pola penjualan strategis yang dilakukan oleh influencer justru meninggalkan investor biasa dalam posisi rugi besar setelah harga token anjlok.
Skandal SuperVerse MrBeast dan keterlibatan dengan proyek lainnya juga menunjukkan perlunya regulasi dan transparansi yang lebih ketat dalam investasi kripto yang melibatkan influencer.
Para influencer yang memiliki jutaan pengikut memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga integritas pasar dan memastikan bahwa rekomendasi mereka tidak merugikan. [dp]
Kraken Terpaksa PHK 15 Persen Karyawan di Tahun Ini, Ada Apa?
Bursa Kraken umumkan PHK 15 persen karyawannya di tengah kondisi pasar kripto yang menantang. Apakah ini tanda bahaya di industri? [612] url asal
#bursa-kraken #kraken #kraken-phk
(BlockChain-Media) 31/10/24 13:43
v/17257022/
Pada hari Rabu (30/10/2024), bursa kripto terkemuka, Kraken, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 15 persen karyawannya, yang setara dengan sekitar 400 orang dari total staf global sebanyak 2.600 karyawan.
Berdasarkan laporan NY Times, langkah ini tidak hanya berdampak pada para staf tingkat bawah tetapi juga melibatkan dua eksekutif senior, yaitu Chief Operating Officer (COO) Gilles BianRosa dan Chief Technology Officer (CTO) Vishnu Patankar.
Keputusan ini menjadi bagian dari restrukturisasi perusahaan yang dilakukan untuk menghadapi tantangan di pasar kripto yang kian menekan.
Menurut Kraken, PHK ini adalah pilihan berat yang diambil untuk menyeimbangkan operasi perusahaan dengan kondisi pasar saat ini yang sulit diprediksi.

“Kondisi ekonomi makro yang sulit dan berbagai masalah internal industri menekan optimisme jangka pendek kami terhadap pemulihan pasar kripto,” ujar salah seorang Eksekutif Kraken.
Langkah ini menandai respons tegas Kraken terhadap kondisi pasar yang tidak menentu, dan sekaligus upaya untuk mempertahankan posisi bisnis di tengah persaingan industri kripto.
Mengapa Bursa Kraken Mengambil Langkah Ini?Beberapa faktor utama mendorong Kraken untuk merampingkan tenaga kerjanya. Di antara faktor tersebut adalah penurunan volume perdagangan serta berkurangnya jumlah pengguna baru di tengah masa sulit yang dialami pasar kripto.
Pada tahun sebelumnya, Kraken bahkan menggandakan jumlah karyawan untuk menangani pertumbuhan pesat di industri ini. Namun, saat ini mereka menghadapi realitas pahit akibat perputaran pasar yang lesu. Dampaknya, Kraken merasa perlu untuk memperketat pengelolaan biaya operasional.
“Kami telah mencoba untuk menghindari pengurangan staf dengan memperlambat laju perekrutan dan mengurangi pengeluaran di sektor pemasaran,” jelas pihak perusahaan.
Meski demikian, penurunan drastis dalam volume perdagangan dan penurunan signifikansi pasar membuat Kraken terpaksa mengambil langkah ini untuk menjaga stabilitas jangka panjang perusahaan.
Dampak dan Manfaat Bagi Para KaryawanUntuk mendukung para karyawan yang terdampak, Kraken menjanjikan paket pesangon yang mencakup 16 minggu pembayaran gaji dasar, bonus kinerja dan asuransi kesehatan selama empat bulan.
Selain itu, mereka juga menyediakan bantuan untuk kebutuhan imigrasi serta layanan konseling dan bimbingan karir. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap karyawan yang terimbas tetap mendapatkan dukungan di masa transisi.
“Kami berupaya memastikan bahwa para karyawan yang terdampak mendapatkan hak-haknya, dan ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk tetap berintegritas dalam segala situasi,” kata Perwakilan dari Manajemen Kraken.
Menyoroti Tantangan Pasar dan Krisis Kepercayaan IndustriIndustri kripto global saat ini tengah dilanda tekanan yang berat, ditandai dengan serangkaian skandal dan penurunan harga yang memengaruhi kepercayaan investor.
Salah satu faktor utama yang memperburuk situasi adalah runtuhnya beberapa platform besar, yang mengakibatkan berkurangnya likuiditas dan meningkatnya kebutuhan akan regulasi yang lebih ketat di beberapa negara.
“Kami menghadapi situasi yang penuh tantangan dan ini tidak hanya memengaruhi Kraken, tetapi juga bursa kripto lainnya,” ujar seorang analis industri yang memantau dampak makroekonomi terhadap pasar kripto.
Selain tekanan internal, industri ini juga sedang berada di bawah pengawasan ketat regulator di berbagai negara, termasuk AS.
Kondisi ini semakin memperumit lingkungan bisnis bagi perusahaan kripto yang kini harus memenuhi ekspektasi pasar sekaligus tunduk pada aturan-aturan baru yang kian ketat.
Menanggapi hal ini, pihak Kraken menyatakan bahwa perusahaan akan fokus untuk mengembangkan produk dan layanan yang benar-benar memberikan nilai tambah bagi klien, sembari memastikan bisnis mereka tetap berkelanjutan dalam jangka panjang.
Strategi dan Langkah Ke Depan bagi Bursa KrakenMeskipun menghadapi tantangan berat, bursa Kraken bertekad untuk tetap bertahan dengan melakukan beberapa strategi penyesuaian yang diharapkan dapat menjaga keberlangsungan perusahaan.
“Langkah ini kami ambil sebagai respons atas kondisi pasar yang sangat fluktuatif, namun kami tetap optimis terhadap masa depan industri kripto,” kata seorang juru bicara Kraken.
Ke depannya, Kraken akan mengarahkan fokusnya pada layanan inti yang dianggap paling berkontribusi terhadap stabilitas perusahaan.
Dengan pengurangan tenaga kerja ini, Kraken berharap bisa lebih efisien dalam alokasi sumber daya sekaligus memperkuat fokusnya pada inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan pasar. [st]
Ulang Tahun ke-16 Whitepaper Bitcoin: Apa Artinya Bagi Kita?
Memperingati ulang tahun whitepaper Bitcoin yang ke-16: Refleksi atas ide, tantangan, dan dampaknya yang mengubah dunia. [662] url asal
#bitcoin #blockchain #btc #satoshi-nakamoto #whitepaper-bitcoin
(BlockChain-Media) 31/10/24 13:30
v/17269484/
Siapa sangka, sebuah dokumen yang dirilis pada tahun 2008 oleh sosok misterius bernama Satoshi Nakamoto akan mengubah dunia keuangan selamanya? Ya, kita sedang berbicara tentang whitepaper Bitcoin, fondasi dari mata uang digital pertama dan terbesar di dunia.
Kini, tepat pada ulang tahun whitepaper Bitcoin yang ke-16, kita merayakan perjalanan luar biasa ini, yang tidak hanya mengguncang sistem keuangan global, tetapi juga menciptakan sebuah gerakan besar untuk kebebasan finansial dan desentralisasi.
Whitepaper Bitcoin: Dari Ide Radikal Menjadi Sistem Keuangan yang RevolusionerDulu, ide tentang uang digital yang tidak diatur oleh pemerintah dianggap tidak masuk akal. Bayangkan saja, uang yang bisa kalian kirim ke teman di belahan dunia lain hanya dalam hitungan menit, tanpa perlu antri di bank.
Namun, hari ini, Bitcoin telah menjelma menjadi kenyataan. Ini bukan sekadar eksperimen; kini aset digital tersebut telah bernilai triliunan dolar, diperdagangkan secara global, dan diakui oleh berbagai institusi keuangan besar.

Perjalanannya dari yang awalnya hanya sekadar ide eksperimen radikal yang tertuang pada whitepaper Bitcoin, kini telah menjadi aset yang mapan menunjukkan ketahanan dan inovasi yang luar biasa.
Banyak investor yang melihatnya sebagai “emas digital,” sebuah pelindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi. Ini adalah transisi yang menunjukkan penerimaan yang luas terhadap potensi Bitcoin sebagai penyimpan nilai.
Bitcoin, Lebih dari Sekadar “Uang”Saat ini, Bitcoin bukan hanya sekadar alat pembayaran digital; ini adalah simbol kebebasan finansial. Tepat pada momen ulang tahun whitepaper Bitcoin, kita kembali diingatkan tentang visinya untuk menawarkan cara menghindari kendali pemerintah dan sistem perbankan yang sering dianggap tidak adil.
Di negara-negara dengan rezim otoriter, misalnya, Bitcoin bisa menjadi penyelamat, memungkinkan individu untuk menyimpan kekayaan mereka dengan aman dan melakukan transaksi tanpa bergantung pada mata uang fiat yang sering dikendalikan oleh otoritas represif.
Selain itu, Bitcoin juga memberikan akses bagi mereka yang tidak memiliki layanan perbankan tradisional. Di negara-negara berkembang, di mana infrastruktur keuangan terbatas, Bitcoin dan teknologi blockchain yang mendasarinya membuka peluang bagi banyak orang untuk terlibat dalam ekonomi global.
Ini adalah langkah besar menuju inklusi keuangan, yang memungkinkan individu di seluruh dunia memiliki kendali penuh atas kekayaan mereka.
Inovasi Blockchain yang Mengubah SegalanyaPada ulang tahun whitepaper Bitcoin ini, kita mengingat kembali bagaimana Bitcoin melahirkan teknologi blockchain yang revolusioner, yang bisa kita bayangkan sebagai buku besar digital yang aman dan transparan. Setiap transaksi tercatat dengan rapi dan tidak dapat diubah, memberikan jaminan akan integritas data.
Lebih dari sekadar mengubah cara kita memandang uang, teknologi ini juga membuka pintu bagi inovasi-inovasi baru seperti smart-contracts, NFT, DeFi, dan masih banyak lainnya.
Salah satu inovasi yang sangat menarik adalah Lightning Network, yang memungkinkan transaksi berlangsung lebih cepat dan murah. Dengan demikian, Bitcoin semakin praktis untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Seiring perkembangan ekosistem ini, terlihat jelas bahwa Bitcoin berperan penting dalam mendorong pengembangan infrastruktur keuangan yang lebih canggih dan terdesentralisasi.
Namun, manfaat blockchain tidak terbatas pada sektor keuangan saja. Teknologi ini kini mulai diterapkan dalam berbagai bidang, seperti sistem pemilihan yang lebih transparan dan pengelolaan sistem kesehatan yang aman.
Dengan beragam aplikasi tersebut, jelas bahwa potensi blockchain sangat luas dan dapat memberikan dampak positif di berbagai aspek kehidupan.
Whitepaper Bitcoin: Revolusi yang Mengguncang Regulasi!Namun, perjalanan Bitcoin tidak selalu mulus. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari regulasi yang ketat hingga fluktuasi harga yang tinggi. Sejak awal, banyak negara berusaha mengatur atau bahkan melarangnya.
Memperingati ulang tahun whitepaper Bitcoin kali ini, kita diingatkan kembali pada ideologi Satoshi Nakamoto: menciptakan sistem keuangan inklusif yang mengedepankan akses dan kebebasan finansial. Meski sering dikaitkan dengan aktivitas ilegal, inti dari Bitcoin adalah mendorong kemandirian finansial bagi semua.
Seiring waktu, semakin banyak negara menerima kehadiran Bitcoin, menyadari bahwa melarangnya sepenuhnya bukan solusi yang realistis. Tokoh yang dulu mengecam Bitcoin, seperti Donald Trump, kini bahkan mendukungnya.
Perubahan besar dalam pandangan publik ini menunjukkan bahwa meskipun tantangan regulasi masih ada, Bitcoin telah membuktikan diri sebagai kekuatan yang tak bisa diabaikan dalam dunia keuangan.
Meski masa depannya masih penuh ketidakpastian, satu hal yang pasti: Bitcoin telah mengubah lanskap keuangan global. Ini adalah aset yang sangat volatil, tetapi juga sangat menarik. [dp]
Airdrop vs ICO: Mana yang Diam-diam Mengubah Nilai Token?
Airdrop dan ICO adalah bentuk perilisan token yang memengaruhi pasar kripto. Ketahui efek tersembunyinya terhadap harga dan suplai token! [611] url asal
(BlockChain-Media) 31/10/24 12:30
v/17254161/
Dalam dunia kripto, strategi peredaran token seperti airdrop dan ICO (Initial Coin Offerings) memiliki dampak yang besar terhadap dinamika pasar serta nilai suatu token.
Meskipun kedua metode ini sama-sama digunakan untuk memperkenalkan dan mendistribusikan token, pendekatan serta efeknya terhadap pasar kripto sangat berbeda.
Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan bagaimana airdrop dan ICO memengaruhi suplai atau pasokan token, dinamika harga, serta dampak lainnya yang relevan bagi komunitas dan investor.
Airdrops vs ICO: Mari Mengenal KeduanyaAirdrops adalah distribusi token secara gratis, seringkali bertujuan untuk meningkatkan kesadaran merek, memberikan apresiasi kepada pengguna awal, atau mendorong keterlibatan komunitas.

Sementara itu, ICO (Initial Coin Offerings) adalah mekanisme penggalangan dana dengan cara menjual token pada tahap awal proyek. Dana yang diperoleh dari ICO memungkinkan pengembang untuk membangun visi proyek mereka dengan dukungan modal yang diperlukan.
Menurut Tokenomist, airdrop dan ICO mencerminkan pendekatan berbeda dalam memposisikan token di pasar, yang masing-masing membawa keuntungan dan risiko tersendiri bagi proyek serta investor.
Dampak Airdrop terhadap Suplai dan Harga TokenAirdrop memiliki dampak signifikan pada suplai token di pasar, sering kali memicu tekanan inflasi dan volatilitas harga. Dengan memperkenalkan token dalam jumlah besar secara tiba-tiba, suplai token yang beredar akan meningkat drastis.
Hal ini biasanya menciptakan tekanan inflasi, yang bisa mendorong harga token menjadi lebih rendah.
Di sisi lain, sentimen pasar terhadap airdrop biasanya positif di awal, di mana komunitas merasa antusias dan banyak orang tertarik pada token yang didistribusikan.
Namun, begitu penerima airdrop mengklaim token mereka, sering kali terjadi penjualan massal yang dapat menurunkan harga token secara signifikan.
Sebagai contoh, airdrop dari proyek Scroll sempat diperdagangkan pada harga US$1,40, tetapi setelah token diambil dan dijual oleh para penerima, harganya turun menjadi US$0,77. Ini menggambarkan volatilitas yang umumnya terjadi setelah pelaksanaan airdrop.
Dampak ICO terhadap Suplai dan Harga TokenDalam konteks ICO, suplai token biasanya diatur dengan mekanisme distribusi yang lebih terkendali, misalnya dengan jadwal pelepasan token secara bulanan atau triwulanan.
Mekanisme ini dapat menstabilkan suplai pada tahap awal, tetapi potensi tekanan jual tetap ada saat investor awal memutuskan untuk menjual kepemilikan mereka. Hal ini dapat menyebabkan harga mengalami tekanan turun dan memengaruhi sentimen pasar terhadap proyek tersebut.
Selain itu, ICO dapat memunculkan permintaan awal yang tinggi terhadap token, yang sering kali mendorong valuasi token pada tahap awal.
Namun, ketika pelepasan token berikutnya dilakukan, pasokan yang bertambah bisa berdampak pada harga, kadang memicu tekanan harga yang berdampak pada sentimen investor jangka panjang.
Perbedaan Utama dalam Hal Ekonomi TokenAirdrop dan ICO juga berbeda dalam aspek ekonomi token, terutama terkait mekanisme vesting dan lockup.
Pada ICO, token yang didistribusikan sering kali memiliki periode lockup untuk mengurangi tekanan jual awal, sedangkan airdrop jarang menerapkan pembatasan semacam ini, yang menyebabkan airdrop cenderung lebih volatil.
Risiko juga terlihat dalam aspek tata kelola (governance). Airdrop yang mendistribusikan token ke basis pengguna yang luas menciptakan ketidakpastian dalam keputusan tata kelola karena sulitnya memprediksi hasil voting yang berpotensi bervariasi secara luas.
Sebaliknya, ICO sering kali memiliki struktur kepemilikan yang lebih terkonsolidasi di kalangan investor awal, sehingga pengambilan keputusan cenderung lebih terkendali.
Untuk menangani risiko inflasi, beberapa proyek telah menerapkan strategi seperti mekanisme burn token atau insentif staking yang bertujuan untuk menjaga nilai token dan mendorong kepemilikan jangka panjang.
Dengan adanya mekanisme ini, token yang diperoleh dari airdrop tidak hanya digunakan sebagai alat perdagangan jangka pendek, tetapi juga mendukung stabilitas nilai token dalam jangka panjang.
Baik airdrop maupun ICO adalah strategi penting dalam dunia kripto, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan dalam mendorong keterlibatan komunitas dan membangun nilai proyek.
Airdrop membawa risiko volatilitas yang lebih tinggi karena tidak adanya pembatasan pada distribusi token, sementara ICO memiliki mekanisme kontrol yang lebih ketat terhadap suplai token, meskipun tetap rentan terhadap penjualan oleh investor awal. [st]
Memecoin Terpandang, Pepecoin (PEPE), Resmi Masuk Jepang
BitPoint resmi meluncurkan PEPE, memecoin pertama di Jepang. Apa saja keistimewaannya dan peluang yang ditawarkan bagi investor? [531] url asal
#memecoin #pepe-jepang #token-pepe
(BlockChain-Media) 31/10/24 12:06
v/17299220/
BitPoint Japan baru saja mengumumkan peluncuran perdagangan untuk token PEPE, sebuah memecoin yang kini menjadi aset digital pertama dalam kategorinya sebagai memecoin yang terdaftar secara resmi di Jepang.
PEPE, yang terinspirasi dari meme ikonik PEPE the Frog, kini tersedia di platform BitPoint untuk perdagangan spot, peminjaman, serta investasi berjangka. Langkah ini menandakan pencapaian penting bagi pasar kripto di Jepang, membawa angin segar dalam tren memecoin yang semakin merambah dunia.
Pada saat perilisan kabar terbaru ini, harga PEPE pun melesat lebih dari 5 persen, dan saat ini diperdagangkan di kisaran US$0,00000956, membawa kapitalisasi pasarnya melampaui US$4 miliar.
Bappebti: Memecoin PEPE Masuk 5 Besar Transaksi Kripto di Indonesia Sepanjang September 2024
Peluang Baru bagi Investor Kripto JepangDengan listing ini, BitPoint memberikan kesempatan kepada investor Jepang untuk berpartisipasi dalam memecoin, yang telah menjadi salah satu fenomena terbesar dalam pasar kripto global.
Berdasarkan laporan Coindesk Jepang, kehadiran PEPE di BitPoint tidak hanya memungkinkan investor untuk membeli dan menjual token ini, tetapi juga membuka peluang investasi tambahan melalui program peminjaman dan investasi tetap.
Dalam perdagangan kripto yang kerap didominasi oleh aset tradisional seperti Bitcoin dan Ethereum, masuknya memecoin seperti PEPE memberikan pilihan baru bagi investor yang ingin mengejar tren baru dengan potensi imbal hasil yang tinggi.
Selain itu, BitPoint menjalankan dua kampanye khusus untuk menarik perhatian investor lokal terhadap PEPE. Kampanye pertama berupa undian bagi pengguna yang membeli minimal 10.000 yen PEPE, di mana 10 pemenang akan memperoleh PEPE tambahan senilai 100.000 yen.
Sementara itu, kampanye kedua melibatkan pengikut media sosial BitPoint dan dirancang untuk meningkatkan keterlibatan serta memperluas basis investor.
PEPE dan Daya TariknyaSalah satu aspek yang membuat PEPE menonjol di pasar adalah model deflasinya. Dalam setiap transaksi, sebagian kecil token PEPE dibakar, yang berarti token tersebut dihapus permanen dari peredaran.
Dengan demikian, seiring waktu dan semakin banyaknya transaksi, jumlah total token PEPE yang tersedia akan semakin berkurang.
Prinsip dasar ini dipercaya dapat menciptakan permintaan yang lebih tinggi karena kelangkaan yang bertambah, sehingga menawarkan potensi apresiasi nilai bagi investor yang memilih untuk memegang token ini dalam jangka panjang.
Deflasi ini merupakan fitur yang tidak umum pada sebagian besar aset kripto, menjadikan PEPE pilihan yang menarik bagi investor yang tertarik dengan mekanisme ekonomi token yang unik.
Dengan terbatasnya jumlah token yang beredar, PEPE berhasil menarik perhatian besar, terutama di kalangan investor muda yang melihatnya sebagai kesempatan untuk meraih keuntungan dalam waktu singkat.
Tren Memecoin dan Dampaknya di JepangFenomena memecoin bukanlah hal baru di pasar kripto global, tetapi penerimaan regulasi di Jepang membuat langkah ini menjadi momen bersejarah.
BitPoint menjadi platform pertama di Jepang yang me-listing memecoin, menunjukkan adanya perubahan sikap dalam regulasi dan pandangan umum terhadap aset digital yang dulu dianggap hanya sebagai meme atau lelucon.
Langkah BitPoint ini juga mencerminkan permintaan yang terus meningkat terhadap memecoin, yang kerap kali menjadi sorotan karena potensi kenaikannya yang tajam, meskipun juga diiringi dengan risiko yang tinggi.
Secara global, memecoin telah menarik perhatian yang luas dari investor, berkat popularitas Dogecoin dan Shiba Inu sebelumnya. Kini, PEPE tampil sebagai pesaing baru yang memanfaatkan momentum tersebut.
Menariknya, tren ini tidak hanya melibatkan platform berbasis Ethereum, tetapi juga blockchain lainnya seperti Solana dan TON, yang mengalami peningkatan aktivitas pengguna secara signifikan akibat melonjaknya minat pada memecoin. [st]
BitPoint Luncurkan PEPE di Jepang, Apa Kejutan di Baliknya?
BitPoint resmi meluncurkan PEPE, memecoin pertama di Jepang. Apa saja keistimewaannya dan peluang yang ditawarkan bagi investor? [517] url asal
#memecoin #pepe-jepang #token-pepe
(BlockChain-Media) 31/10/24 12:06
v/17251734/
BitPoint Japan baru saja mengumumkan peluncuran perdagangan untuk token PEPE, sebuah memecoin yang kini menjadi aset digital pertama dalam kategorinya yang terdaftar secara resmi di Jepang.
PEPE, yang terinspirasi dari meme ikonik PEPE the Frog, kini tersedia di platform BitPoint untuk perdagangan spot, peminjaman, serta investasi berjangka. Langkah ini menandakan pencapaian penting bagi pasar kripto di Jepang, membawa angin segar dalam tren memecoin yang semakin merambah dunia.
Pada saat perilisan kabar terbaru ini, harga PEPE pun melesat lebih dari 5 persen, dan saat ini diperdagangkan di kisaran US$0,00000956, membawa kapitalisasi pasarnya melampaui US$4 miliar.
Peluang Baru bagi Investor Kripto JepangDengan listing ini, BitPoint memberikan kesempatan kepada investor Jepang untuk berpartisipasi dalam memecoin, yang telah menjadi salah satu fenomena terbesar dalam pasar kripto global.

Berdasarkan laporan Coindesk Jepang, kehadiran PEPE di BitPoint tidak hanya memungkinkan investor untuk membeli dan menjual token ini, tetapi juga membuka peluang investasi tambahan melalui program peminjaman dan investasi tetap.
Dalam perdagangan kripto yang kerap didominasi oleh aset tradisional seperti Bitcoin dan Ethereum, masuknya memecoin seperti PEPE memberikan pilihan baru bagi investor yang ingin mengejar tren baru dengan potensi imbal hasil yang tinggi.
Selain itu, BitPoint menjalankan dua kampanye khusus untuk menarik perhatian investor lokal terhadap PEPE. Kampanye pertama berupa undian bagi pengguna yang membeli minimal 10.000 yen PEPE, di mana 10 pemenang akan memperoleh PEPE tambahan senilai 100.000 yen.
Sementara itu, kampanye kedua melibatkan pengikut media sosial BitPoint dan dirancang untuk meningkatkan keterlibatan serta memperluas basis investor.
PEPE dan Daya TariknyaSalah satu aspek yang membuat PEPE menonjol di pasar adalah model deflasinya. Dalam setiap transaksi, sebagian kecil token PEPE dibakar, yang berarti token tersebut dihapus permanen dari peredaran.
Dengan demikian, seiring waktu dan semakin banyaknya transaksi, jumlah total token PEPE yang tersedia akan semakin berkurang.
Prinsip dasar ini dipercaya dapat menciptakan permintaan yang lebih tinggi karena kelangkaan yang bertambah, sehingga menawarkan potensi apresiasi nilai bagi investor yang memilih untuk memegang token ini dalam jangka panjang.
Deflasi ini merupakan fitur yang tidak umum pada sebagian besar aset kripto, menjadikan PEPE pilihan yang menarik bagi investor yang tertarik dengan mekanisme ekonomi token yang unik.
Dengan terbatasnya jumlah token yang beredar, PEPE berhasil menarik perhatian besar, terutama di kalangan investor muda yang melihatnya sebagai kesempatan untuk meraih keuntungan dalam waktu singkat.
Tren Memecoin dan Dampaknya di JepangFenomena memecoin bukanlah hal baru di pasar kripto global, tetapi penerimaan regulasi di Jepang membuat langkah ini menjadi momen bersejarah.
BitPoint menjadi platform pertama di Jepang yang me-listing memecoin, menunjukkan adanya perubahan sikap dalam regulasi dan pandangan umum terhadap aset digital yang dulu dianggap hanya sebagai meme atau lelucon.
Langkah BitPoint ini juga mencerminkan permintaan yang terus meningkat terhadap memecoin, yang kerap kali menjadi sorotan karena potensi kenaikannya yang tajam, meskipun juga diiringi dengan risiko yang tinggi.
Secara global, memecoin telah menarik perhatian yang luas dari investor, berkat popularitas Dogecoin dan Shiba Inu sebelumnya. Kini, PEPE tampil sebagai pesaing baru yang memanfaatkan momentum tersebut.
Menariknya, tren ini tidak hanya melibatkan platform berbasis Ethereum, tetapi juga blockchain lainnya seperti Solana dan TON, yang mengalami peningkatan aktivitas pengguna secara signifikan akibat melonjaknya minat pada memecoin. [st]
Begini Sekarang Nasib Token ASIX (ASIX+) Besutan Anang Hermansyah
Beginilah sekarang nasib token ASIX+ besutan Anang Hermansyah. Di media sosial token ini dicerca, harganya pun tak jelas hendak ke mana. [226] url asal
#anang-hermansyah #asix #token-asix
(BlockChain-Media) 31/10/24 11:36
v/17259525/
Tak terasa sudah dua tahun berlalu sejak peluncuran token kripto ASIX (lalu berubah menjadi ASIX+), besutan selebriti tanah air papan atas, Anang Hermansyah. Beginilah sekarang nasibnya.
Sekadar pengingat, token ASIX diluncurkan pada 26 April 2022, saat pasar kripto mulai beralih ke fase bearish kuat dan telah membentuk puncak tertinggi sepanjang masa (ATH) baru di akhir 2021. Kali pertama, token itu diperdagangkan di PancakeSwap.
Token ASIX+ diluncurkan di tengah hype seputar metaverse yang sangat digandrungi, di mana token ini hadir untuk mendukung proyek berbasis blockchain di dalam ekosistem ASIX+, seperti permainan play-to-earn, NFT dan aplikasi metaverse, yang nantinya akan tersedia di situs resminya, Asixplus.io.
ASIX+ juga sempat ramai dibicarakan karena beberapa kolaborasi dengan selebriti lain dan target pengembangannya yang ambisius, seperti masuknya ke platform lokal maupun global.

Lalu, bagaimana nasib token dan proyeknya kini? Apakah sudah dekat dengan yang diharapkan, atau justru sudah ditinggalkan?
Nasib Proyek ASIX+ Kini, di Media Sosial Mereka DicercaPertama, mari kita jelajahi proyek dari token ASIX, yang niatannya akan menghadirkan ruang untuk musik, pasar NFT, ASIX Earn, Nusantara Verse dan perluasan use case token ASIX Plus (ASIX+).

Terpantau di akun Telegram Channel ASIX+ Announcement (tertaut di situs resmi mereka) ada sejumlah kabar terbaru. Salah satunya adalah pada 25 Oktober 2024 lalu, acara Ask Me Anyting (AMA) bertajuk “ASIX+ Relaunch” dengan foto tersemat, sang CEO, Juny Maimun. [st]