Jakarta: Banyak musisi tanah air yang pergi ke luar negeri untuk merekam musik
orkestra. Bagaimana kualitas musik orkestra di Indonesia?
Beberapa penyanyi asal Indonesia kerap memasukan unsur musik orkestra ke dalam karyanya. Namun untuk mewujudkannya, mereka harus pergi ke luar negeri terlebih dahulu.
Salah satunya seperti band rock legendaris Indonesia,
God Bless. Band tersebut harus melakukan rekaman dan mengaransemen lagu-lagunya dengan balutan orkestra bersama musisi Tohpati Ario di Praha, Ceko.
Hal itu pun menuai berbagai pertanyaan dari masyarakat. Apakah kualitas musik orkestra di Indonesia masih belum baik?
Pianis sekaligus komponis
Ananda Sukarlan mengatakan bahwa kualitas orkestra di Indonesia masih belum bagus. Hal itu yang membuat banyak orang, termasuk musisi tanah air, harus ke luar negeri untuk membuatnya.
"Masih belum bagus sih, makanya harus ke luar negeri," kata Ananda Sukarlan kepada Medcom.id, saat ditemui di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis, 4 Juli 2024.
Ia menjelaskan bahwa kurangnya kualitas orkestra di Indonesia karena dari segi pendidikan masih belum baik. Salah satunya adalah kualitas pengajarnya yang masih kurang.
"Kurikulum pendidikannya nggak bagus, untuk menjaring mereka ke akademi belum bagus, dosen-dosennya masih juga kurang," jelas Ananda Sukarlan.
Sebagai informasi, Ananda Sukarlan yang merupakan pianis sekaligus komponis asal Indonesia. Namanya dan karyanya lebih dikenal dalam genre musik klasik.
Pada 2022 lalu, Ananda Sukarlan ditunjuk sebagai pendiri dan penata seni dari G20 Symphony Orchestra. Perannya itu diharapkan bisa menjadi perwakilan Indonesia dalam bidang budaya untuk G20.
(ELG)