#30 tag 24jam
Jadi Bacagub Jateng dari PKB, Ini Penjelasan Gus Yusuf
PKB masih terus melakukan konsolidasi di daerah-daerah. [532] url asal
#bacagub-jawa-tengah #bacagub-jateng #pilgub-jateng #pilkada-jateng #gus-yusuf
(Republika - News) 26/07/24 17:04
v/12200314/
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) baru-baru ini mengumumkan nama Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf untuk maju dalam pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah (Jateng). Saat ini Gus Yusuf menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKB Jateng.
Dalam wawancara via telepon dengan Republika pada Jumat (26/7/2024), Gus Yusuf mengungkapkan, pembahasan tentang pemilihannya sebagai bakal calon gubernur Jateng sudah berlangsung cukup lama. "Ya memang itu sudah diproses sudah lama. Sudah diproses tiga bulan ini," ucapnya.
Menurut Gus Yusuf, sejak awal PKB tidak menggodok kandidat lain untuk maju dalam kontestasi pilgub Jateng. Dia pun sempat merespons hasil survei Litbang Kompas tentang elektabilitasnya yang masih kecil sebagai kandidat cagub Jateng, yakni hanya 1,2 persen.
Gus Yusuf mengatakan, dalam survei Litbang Kompas, terdapat 64 persen responden yang belum memutuskan pilihan. Oleh sebab itu elektabilitas semua nama yang masuk dalam survei tersebut, termasuk putra Presiden Joko Widodo, yakni Kaesang Pangarep, masih kecil.
Dia menambahkan, pada survei di pilgub Jateng terakhir, Litbang Kompas hanya sebut calon PKB delapan persen. "Tapi pada saatnya kita turun dan pilgub berjalan, kita bisa (meraih) 41 persen. Artinya bahwa mayoritas pemilih PKB itu memang silent majority. Ada di kampung-kampung, ada di desa-desa, yang mungkin tidak terjangkau oleh survei. Itu yang menjadikan optimisnya kita," ujarnya.
Gus Yusuf mengungkapkan, saat ini PKB masih terus melakukan konsolidasi di daerah-daerah. "Memang kalau ngomong baliho, di kota-kota kita minim ya. Tapi kita dengan banner-banner kecil, sampai ke pelosok desa, sudah masif, sudah jalan lah," ucapnya.
Sebelumnya Wakil Sekretaris Jenderal PKB Syaiful Huda mengatakan, partainya akan mengusung kader internal untuk pilgub Jateng. "(Pilgub) Jateng, Gus Yusuf yang maju. Kita pemenang kedua di Jateng. Kita pastikan kader kita maju," ujarnya kepada awak media di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2024) lalu.
Saat ini setidaknya tiga partai, yakni Gerindra, Golkar, dan PAN, sudah mengumumkan akan mengusung Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi dalam pilgub Jateng.
Sementara itu PDIP masih menggodok nama yang akan dimajukan sebagai calon. Mantan panglima TNI Jendral (Purn) Andika Perkasa menjadi salah satu nama yang santer disebut akan dipilih PDIP untuk berlaga dalam pilgub Jateng.
Kaesang
Kaesang menjadi nama yang juga diperbincangkan dalam Pilgub Jateng. Kaesang disebut bakal menjadi calon wakil gubernur.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menilai nasib Kaesang Pangarep dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 akan ditentukan oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Menurut dia, keputusan PSI akan sangat tergantung pada keputusan koalisi pendukung Prabowo-Gibran. "Ya jawaban saya tadi ya keputusan PSI itu sangat tergantung kepada keputusan KIM secara kolektif," kata dia di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (26/7/2024).
Raja Juli menilai, ketua umumnya itu siap untuk maju di pilkada, baik di DKI Jakarta maupun Jawa Tengah (Jateng). Bahkan, apabila Kaesang diminta untuk jadi calon wakil gubernur (cawagub).
"Kalau memang diperintahkan maju untuk kemaslahatan bersama di Jakarta, ayo. Kalau diamanahkan di Jawa Tengah nomor satu, ayo ya nomor dua monggo," kata dia.
Meski begitu, Kaesang belum menunjukkan pilihannya secara langsung dalam Pilkada 2024. Dalam beberapa kesempatan, Kaesang hanya meminta semua pihak untuk menunggu keputusan PSI. "Jadi sekali lagi enggak lama lagi. Kata Mas Kaesang tadi, kita tunggu keputusan bersama keputusan dari teman-teman KIM ini," kata Raja Juli.
Profil Bakal Cawagub Jawa Tengah Berelektabilitas Tinggi: Witjaksono
Bakal Cawagub Jawa Tengah Witjaksono merupakan pengusaha bidang perikanan. [418] url asal
#witjaksono #bakal-cawagub-jawa-tengah #bacagub-jawa-tengah #pilkada-jateng-2024 #pengusaha-muda-nu #nahdlatul-ulama #serikat-nelayan-nahdlatul-ulama #snnu
(Republika - News) 26/07/24 14:24
v/12185075/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pilkada 2024 menjadi semakin menarik untuk diikuti. Sebabnya, pesta demokrasi tingkat daerah lima tahunan ini ternyata memunculkan figur baru. Dengan begitu, kontestasi ini berpeluang melahirkan pemimpin baru, orang baru, sekaligus kebijakan dan program yang lebih segar nantinya. Siapakah dia?
Hasil survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) terkait elektabilitas sejumlah nama bakal calon wakil gubernur Jawa Tengah, menunjukkan nama Witjaksono pengusaha di bidang perikanan di Pati mendapatkan elektabilitas tertinggi dibandingkan nama-nama yang sudah dikenal publik.
Witjaksono, pria kelahiran Pati Jawa Tengah 1981 merupakan jebolan Fakultas Administrasi Niaga Universitas Diponegoro. Pemuda yang aktif di badan otonom Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini juga dikenal sebagai pendiri dan pemilih puluhan perusahaan.
Sejumlah organisasi yang digelutinya sekaligus jabatan yang melekat padanya adalah sebagai berikut:
Ketua Umum SNNU (Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama)
Ketua Kornas Pertanian PBNU – Kementan
Wakil Ketua Pengusaha & Profesional Nahdliyin (P2N)
Ketua Pergerakan Kyai & Mubaligh NU
Wakil Ketua KADIN Jawa Tengah
Penasihat Komunitas Bisnis “Tangan Di Atas (TDA)”
Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pemuda Maritim Indonesia
Dewan Penasihat Asosiasi Petani Muda Indonesia (HTMI)
Wakil Sekjen Ikatan Alumni Univeritas Diponegoro
Asal keluarga
Pria yang akrab disapa Mas Witjak ini dikenal baik oleh Presiden Jokowi yang mengkategorikannya sebagai pengusaha besar pada acara sosialisasi Tax Amnexty di Jawa Tengah.
Pria sederhana ini bukanlah lahir dari keluarga yang sudah kaya. Dia tumbuh di lingkungan keluarga yang sederhana. Orang tuanya berprofesi sebagai asisten rumah tangga. Namun, meski punya masa lalu yang penuh keprihatinan, Mas Witjak selalu memiliki pandangan optimistis. Masa lalu adalah pelajaran berharga, ibrah yang harus selalu dikenang untuk menjadi batu lompatan ke tingkatan lebih tinggi.
Lihat halaman berikutnya >>>>
Sedangkan masa kini adalah tantangan dan kolaborasi untuk menggapai cita-cita membangun bangsa bersama-sama.
Masa depan adalah apa yang dinanti, yang sekadar diprediksi, tapi sudah pasti diketahui Tuhan yang Mahaesa. Untuk menghadapi masa depan, tentu harus dibarengi usaha dan doa yang harus diperbanyak.
Pada saat kecil, Witjak tumbuh dalam keterbatasan dan kesederhanaan harta. Orang tuanya yang hidup seadanya ternyata memiliki cita-cita luhur agar anaknya, Witjak, dapat menjadi insan penebar banyak manfaat kepada orang lain, harus hidup sukses, dan menginspirasi banyak orang. Karena itulah orang tuanya banting tulang bekerja keras untuk membekali Witjak pendidikan setinggi mungkin.
Apa yang dicita-citakan dahulu, kini pun terwujud. Witjak menjadi insan penebar manfaat kepada banyak orang.
Bahkan kini dia mendirikan Witjaksono Foundation, lembaga sosial yang memberdayakan dhuafa plus membantu rakyat Palestina yang menjadi korban perang Israel.
Masih banyak prestasi Mas Witjak yang informasinya disebarluaskan banyak orang di media sosial. Yang menarik dari dirinya adalah, dia selalu berusaha memberikan manfaat kepada orang banyak.
Bukan Luthfi atau Kaesang, Ini Nama Baru Bacagub Jateng dengan Elektabilitas Tertinggi
Nama pengusaha Witjaksono melejit berdasarkan survei LKPO. [740] url asal
#bacagub-jawa-tengah #pilgub-jateng #pilkada-jateng #witjaksono #pengusaha-witjaksono
(Republika - News) 26/07/24 05:05
v/12138022/
REPUBLIKA.CO.ID, PATI -- Pemilihan kepala daerah di Jawa Tengah semakin seru. Persaingan diperkirakan bakalan berlangsung sengit karena tidak ada gubernur pejawat dalam kontestasi pada Pilgub kali ini.
Hasil survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) terkait elektabilitas sejumlah nama bakal calon wakil gubernur Jawa Tengah, menunjukkan nama Witjaksono pengusaha di bidang perikanan di Pati mendapatkan elektabilitas tertinggi dibandingkan nama-nama yang sudah dikenal publik.
"Menjelang Pilgub Jateng 2024, nama baru Witjaksono muncul sebagai calon kuat Wakil Gubernur (Cawagub) Jateng. Hal ini bisa dilihat dari hasil paparan survei yang kami lakukan," kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) Togu Lubis dalam rilis yang diterima Antara di Pati, Kamis.
Ia mengungkapkan Witjaksono merupakan pengusaha muda NU yang berhasil membuat perusahaannya 'Go Public' hingga namanya dikenal, termasuk oleh Presiden Joko Widodo.
Dari hasil survei dengan uji simulasi lima nama bakal cawagub yang disodorkan pada responden untuk dipilih. Hasilnya, Witjaksono mendapat angka 33,1 persen, lalu Kaesang Pangarep sebesar 29,4 persen, Sri Mulyani sebesar 10,6 persen, Yusuf Chudlori sebesar 7,1 persen, Dico Ganinduto sebesar 5,2 persen, dan tidak memilih sebesar 14,6 persen.
Kemudian, pada simulasi dengan menyodorkan sembilan nama kepada para responden dan ditanyakan tokoh mana yang dipilih sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah jika pemilihan langsung gubernur dilaksanakan, maka hasil survei nama Witjaksono pendiri perusahaan perikanan yang merupakan pendiri perusahaan perikanan PT Dua Putra Utama Makmur di Pati dan Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) itu kembali berada di urutan teratas di angka 28,2 persen.
Disusul mantan wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen sebesar 18,5 persen, Bupati Klaten Sri Mulyani sebesar 10,3 persen, Kaesang Pangarep sebesar 7,4 persen, mantan Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjarmoko sebesar 6,3 persen, Yusuf Chudlori sebesar 5,7 persen, Bupati Kendal Dico Ganinduto sebesar 5,2 persen, Bupati Banyumas Achmad Husein sebesar 3,2 persen, Raffi Ahmad sebesar 1,3 persen, dan tidak memilih sebesar 13,9 persen.
Sementara itu, pada simulasi tiga pasang bakal calon gubernur dan wakil gubernur Andika Perkasa berpasangan dengan Witjaksono unggul dengan angka keterpilihan 39,7 persen. Disusul urutan kedua pasangan Kaesang Pangarep - M Yusuf Chudlori dengan angka 28,3 persen, dan Ahmad Luthfi - Taj Yasin dengan angka keterpilihan sebesar 16,2 persen,dan tidak memilih sebesar 15,8 persen.
LKPI juga melakukan survei preferensi masyarakat Jateng untuk mengukur elektabilitas para bakal Calon Gubernur (Cagub) Jateng 2024. Hasil survei semi-terbuka memunculkan 12 nama, di antaranya ada mantan Panglima TNI Jendral Andika Perkasa berada di urutan teratas di angka 29,7 persen dan urutan kedua Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berada di angka 15,1 persen.
"Ketika responden ditanyakan latar belakang tokoh yang diinginkan untuk menjadi kepala daerah di Jateng maka sebanyak 35,2 persen ingin tokoh dari pensiunan TNI- Polri, sebanyak 25,7 persen. Kemudian, latar belakang pengusaha sukses, latar belakang ormas Islam 18,7 persen, latar belakang ASN sebesar 7,3 persen, latar belakang politisi 6,4 persen, dan lainnya 6,7 persen.
Lebih lanjut, pada simulasi menyodorkan 12 nama calon gubernur kepada para responden dan ditanyakan jika pemilihan langsung Gubernur Jateng dilaksanakan sekarang, siapa yang akan dipilih. Hasilnya mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Andika Perkasa berada di urutan pertama dengan angka keterpilihan 29,7 persen.
Urutan kedua Kaesang Pangarep 15,1 persen, Irjen Ahmad Luthfi 13,3 persen, Hendrar Prihadi 7,4 persen, Taj Yasin Maimoen 6,4 persen, Sudirman Said 5,3 persen, Bambang Wuryanto 4,6 persen, M Yusuf Chudlori 4,2 persen, Dico Ganinduto 2,4 persen, Raffi Ahmad 1,2 persen, Achmad Husein 1,2 persen, Joko Sutopo 1,1 persen, dan tidak memilih 8,1 persen.
"Pada uji simulasi lima nama calon gubernur yang disodorkan kepada responden untuk dipilih sebagai gubernur jika pemilihan gubernur di gelar, maka Andika Perkasa memperoleh dukungan sebanyak 34,7 persen. Disusul Kaesang Pangarep 18,3 persen dan Ahmad Luthfi 13,1 persen, sedangkan Hendrar Prihadi 10,6 persen, dan Taj Yasin 9,1 persen, serta tidak memilih 14,2 persen," ujarnya.
Survei elektabilitas bakal calon digelar pada 9-19 Juli 2024 di Provinsi Jateng. Responden survei dilibatkan sebanyak 1.680 orang dengan kriteria usia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.
"Para responden yang dipilih dengan metode simple random sampling ini diwawancara secara tatap muka. Margin of error survei tercatat kurang lebih 2,39 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen," ujarnya.