KOMPAS.com - Bibir kering dan pecah-pecah sangat mengganggu, karena umumnya terasa perih. Bahkan, bisa berdarah dan infeksi jika tak segera ditangani dengan baik.
Ada berbagai penyebab bibir pecah-pecah, antara lain paparan cuaca ekstrem, dehidrasi, alergi, atau sekadar karena terlalu sering menjilat bibir.
Banyak orang mengira menjilat bibir merupakan salah satu cara melembabkan bibir, faktanya enzim yang terkandung dalam air liur justru bisa menyebabkan bibir kering.
Jika kamu mengalami bibir kering dan pecah-pecah, ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi bibir kering dan pecah-pecah.
1. Lakukan pengelupasan kulit bibir dengan lembut
Saat bibir pecah-pecah, bibir akan terasa kasar dan mulai mengelupas. Namun, mengelupas secara paksa kulit yang belum sepenuhnya mati, justru dapat menyebabkan pendarahan dan rasa sakit.
Cobalah untuk mengoleskan eksfoliator lembut seperti scrub gula dengan jari. Setelah itu, lanjutkan dengan memakai pelembab.
2. Lembabkan bibir
Gunakan pelembab untuk menjaga bibir agar tidak semakin kering. Produk yang mengandung bee wax atau minyak yang berfungsi untuk menahan kelembapan.
Kamu bisa mengoleskan lebih banyak pelembab di malam hari sebelum tidur. Pelembab bibir yang mengandung minyak kelapa atau shea butter bisa jadi pilihan.
Kedua metode perawatan tersebut jika dikombinasikan akan mempercepat penyembuhan bibir kering dan pecah-pecah.
Selain itu, perbanyak minum air putih untuk menghidrasi tubuh, mengonsumsi makanan kaya vitamin B, zat besi, dan zinc seperti sayuran hijau, daging tanpa lemak, dan biji-bijian.
Jika kamu sedang berada di lingkungan yang kering, kamu juga bisa menggunakan humidifier di dalam ruangan untuk membantu menjaga kelembapan udara, sehingga bibir dan kulit tidak mudah kering.