JAKARTA, investor.id - Pembangunan Tol Trans Jawa memberi manfaat nyata bagi sektor usaha logistik. Tidak saja menciptakan efisiensi dari sisi waktu, juga aksesibilitas yang terbuka luas ke Pulau Jawa. Hal ini mendorong pengangkutan logisitk beralih dari menggunakan jalan nontol menjadi jalan tol.
Direktur Utama PT Lookman Djaja, Kyatmaja Lookman mengungkapkan, semula perusahaannya lebih banyak menggunakan jalan nontol untuk pengiriman logistik. Namun seiring dengan tersambungnya Tol Trans Jawa, juga karena tuntutan zaman, semua beralih ke jalan tol.
Sekretasi Perkumpulan Perusahaan Multimoda Transport Indonesia (PPMTI) ini menuturkan, di era pemerintahan Jokowi, Tol Trans Jawa lebih digenjot pembangunannya sehingga tersambungnya Tol Trans Jawa memberikan aksesibilitas dari Jakarta hingga ke Banyuwangi.
"Sejak 2018 itu sudah mulai kelihatan, dalam arti aksebilitas atau keterjangkauannnya lebih terbuka ke setiap daerah di Pulau Jawa sehingga kepastian waktu tiba barang juga lebih bisa diprediksi," ucap dia.
Di sisi lain, keterjangkauan aksesibilitas Tol Trans Jawa memberikan kesempatan lahirnya sektor lapanga pekerjaan baru bagi masyarakat dan pebisnis di sektor angkutan logstik. Hal tersebut menurutnya, juga tidak lepas dari pengaruh platform e-commerce.
"Ketika ada pandemi, hampir semua barang-barang konsumtif itu tersedia di e-commerce dan ini memberikan keuntungan lahirnya perusahaan-perusahaan kurir baru," kata dia.
Meski begitu, Kyatmadja juga tak menampik tersambungnya Tol Trans Jawa membuat persaingan sektor angkutan logistik dan barang juga makin ketat dan kompetitif.
"Tapi ini konsekuensi bagi pemain lama dan hidup di sektor ini. Dengan kata lain kami juga harus berinovasi, adaptif dengan teknologi digital dan mengembangkan efek dari digital ini yang mana juga punya potensi untuk dikembangkan," ucap dia.
Kyatmadja menambahkan, keberadaan Jalan Tol Trans Jawa memberikan utilisasi yang besar bagi armada-armada sektor logistik, bahkan merambah pada potensi lahirnya sektoor bisnis baru
“Keberadaan jalan Tol Trans Jawa memberikan tantangan tersendiri untuk bertahan dan berkembang dengan potensi-potensi baru. Saya mengambil contoh, sektor logistik, terutama angkutan logistik yang besar hampir semua memanfaatkan aplikasi digital, mulai dari pantauan truk-truknya hingga utilisasi armada dan ini potensi besar yang harus dimanfaatkan,” pungkas dia.
Editor: Maswin (maswin.investorID@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News