Anak perusahaan Pertamina ini mendapat penghargaan The Outstanding Achievement in Energy and Corporate Insurance Solutions dalam kategori Best Innovation. [473] url asal
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance meraih penghargaan dalam ajang Certified Securities Analyst (CSA) Awards 2024. Anak perusahaan PT Pertamina (Persero) ini mendapatkan penghargaan The Outstanding Achievement in Energy and Corporate Insurance Solutions dalam kategori Best Innovation (Spesial).
Diketahui, Certified Securities Analyst (CSA) Awards merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas analis pasar modal yang tergabung dalam Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI). Sebanyak 121 emiten masuk menjadi nominator dari 934 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Adapun untuk pemilihan nominasi untuk emiten yang terpilih, didasarkan pada aspek profitabilitas di masa mendatang, aspek keterbukaan terhadap pemegang saham, aspek good corporate governance (GCG), aspek likuiditas saham, aspek manajemen risiko dan aspek environment social governance (ESG).
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko sekaligus Corporate Secretary Tugu Insurance Edi Yoga Prasetyo mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya intensitas penilaian pemenang dalam CSA Awards sangat ketat dan objektif.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Tugu Insurance kali ini. Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi seluruh upaya insan Tugu yang tak lepas dari penerapan tata kelola keuangan berkelanjutan dan komitmen terhadap keberlanjutan kinerja yang positif. Kami berharap pencapaian ini terus mendorong kami untuk memberikan dampak nyata bagi seluruh stakeholders dan masyarakat tentunya," jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/11/2024).
Adapun, CSA Awards pada tahun ini mengangkat tema 'Indonesia Capital Markets: Adapting and Evolving in Global Economic Changes, untuk menggambarkan dengan kondisi ekonomi saat ini. CSA Awards 2024 diberikan dalam tiga kategori, yaitu Kategori Sektor untuk Papan Utama dan Pengembangan yang diraih oleh 23 emiten, Kategori Pilihan Analis yang diterima oleh 11 emiten, serta Kategori Inovasi Khusus yang dianugerahkan kepada 7 emiten dan menetapkan 41 emiten yang berhak mendapat penghargaan tersebut dan terbagi menjadi tiga kategori yang antara lain, Best Emiten Sector Main and Development Board Category, Best Emiten Analyst Favorite Category, serta Best Innovation/Special Category.
Simak juga video: PT Pertamina (Persero) Sabet 2 Penghargaan di Detikcom Awards
Skor ESG ini untuk mengukur sejauh mana kinerja dan pengelolaan risiko perusahaan, peluang, serta dampak ESG yang material bagi lingkungan dan sosial. [712] url asal
Lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings, bagian dari divisi rating S&P Global, memberikan skor peringkat lingkungan, sosial, dan tata kelola atau Environment, Social, Governance (ESG) cukup tinggi untuk emiten teknologi Indonesia PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Berdasarkan keterangan resmi yang diperbaharui per 8 Oktober 2024, S&P Global memberikan skor GoTo yakni 44 dari 100 (44/100). Skor ini adalah sistem penilaian yang dikembangkan S&P Global untuk menilai kinerja ESG perusahaan dunia.
Sebagai perbandingan, skor ESG GoTo mendekati skor perusahaan global lainnya seperti Alphabet Inc, perusahaan induk Google yakni 47/100. Kompetitor terdekat GoTo, Grab Holdings Limited mendapatkan nilai 28/100 dan induk Shopee, Sea Limited 21/100. Perusahaan induk WhatsApp, Facebook, dan Instagram yakni Meta Platform juga mendapatkan skor 30/100.
S&P mengungkapkan skor ESG ini untuk mengukur sejauh mana kinerja dan pengelolaan risiko perusahaan, peluang, serta dampak ESG yang material bagi lingkungan dan sosial.
"Penilaian ini berdasarkan kombinasi pengungkapan perusahaan, analisis media dan pemangku kepentingan, pendekatan pemodelan, serta keterlibatan perusahaan secara mendalam melalui penilaian keberlanjutan perusahaan atau Corporate Sustainability Assessment (CSA)," tulis S&P, dalam keterangannya, dikutip Selasa (22/10).
S&P menyatakan GoTo merupakan responden survei CSA sehingga skor ESG GoTo didasarkan pada jawaban terhadap penilaian kuesioner dan metodologi dalam CSA, ditambah informasi publik, dan pendekatan pemodelan.
Menurut lembaga rating yang masuk 'Big Three' bersama Moody's Ratings dan Fitch Ratings ini, semua perusahaan dinilai menggunakan CSA yang terbagi dalam dua kategori, pertama, perusahaan yang berpartisipasi menjawab penilaian CSA di mana skor ESG didasarkan respons atas CSA, informasi publik, dan pendekatan permodelan. Contoh GoTo, Grab, Alibaba, dan Alphabet.
Kedua, perusahaan yang tidak berpartisipasi dalam CSA sehingga skor ESG didasarkan pada informasi publik dan pendekatan pemodelan, karena tidak ada partisipasi aktif dalam menjawab CSA, contohnya Sea Ltd.
Apa yang Dinilai?
S&P Global memilih kriteria yang paling relevan dalam setiap dimensi keberlanjutan berdasarkan bobot dalam penilaian dan signifikansinya saat ini atau yang diharapkan bagi industri.
Hasil riset S&P Foto: dok. S&P
Secara detail, pemberian skor ini merupakan bagian dari evaluasi yang lebih luas tentang seberapa baik perusahaan mengelola risiko dan peluang terkait isu keberlanjutan, seperti perubahan iklim, praktik ketenagakerjaan, tata kelola perusahaan, dan lainnya.
Ada beberapa kriteria, dan dengan rating penilaian paling tinggi GoTo yakni sampah dan polusi dengan skor 69/95, melebihi nilai rata-rata (mean) industri 24/100. Kriteria lain dengan nilai tinggi yakni manajemen SDM 49/100, melebihi rata-rata industri 30/100.
Lainnya yakni strategi perubahan iklim 89/100, packaging 54/99, dan manajemen risiko dan krisis 51/100. Berikutnya ada praktik pekerja 35/100 dan hubungan pelanggan 30/100.
S&P menilai skor ESG memungkinkan investor untuk membandingkan perusahaan dalam sektor yang sama. Skor ini sering digunakan oleh investor yang menggabungkan faktor ESG dalam keputusan investasi mereka untuk mengidentifikasi perusahaan yang menjadi pemimpin dalam keberlanjutan dan yang mungkin menghadapi risiko ESG yang lebih tinggi.
Sebelumnya, berdasarkan riset Morningstar Sustainalytics, lembaga riset yang fokus pada pemeringkatan perusahaan dalam hal isu keberlanjutan, peringkat risiko ESG atau ESG Risk Rating GOTO berada di kategori low risk dengan skor 17. Sementara, Grab dan Sea berada di kategori medium risk dengan skor masing-masing 23,9 dan 22,9.
Morningstar Sustainalytics mengategorikan peringkat risiko ESG ke dalam lima tingkat risiko, mulai dari tingkat negligible atau bisa diabaikan (0-10), low (10-20), medium (20-30), high (30-40), hingga tingkat severe atau parah (lebih dari 40).