Kasus phishing kripto di menunjukkan peningkatan yang besar. Serangan siber ini semakin canggih, dengan kerugian yang dialami korban melonjak hingga 215 persen dalam satu tahun terakhir.
Phishing, teknik penipuan dengan cara meniru situs web asli, membuat banyak investor kripto menjadi korban peretasan yang menggunakan situs palsu untuk mencuri dana mereka.
KerugianPhishingKripto Naik 215 Persen Dalam Setahun TerakhirMenurut perusahaan keamanan Web3, Scam Sniffer, kerugian yang ditimbulkan oleh serangan phishing kripto meningkat sangat besar.
Salah satu serangan terbesar terjadi pada bulan Agustus, di mana lebih dari 9.100 korban kehilangan total sekitar US$63 juta.
“Pada Agustus, sekitar 9.145 korban kehilangan sekitar US$63 juta akibat penipuan phishing kripto. Meskipun jumlah korban menurun 34 persen dibandingkan bulan Juli, jumlah uang yang dicuri melonjak 215 persen,” tulis mereka di X.

Yu Xian, pendiri dari perusahaan keamanan SlowMist, juga memperingatkan bahwa serangan phishing kripto juga tidak hanya terjadi pada mesin pencarian, tetapi juga sosial media seperti Telegram, di mana tautan disebarkan melalui grup pesan dan airdrop palsu untuk menipu pengguna.
“Phishing di ekosistem TON semakin meningkat. Karena karakteristik ekosistem Telegram yang terlalu bebas, banyak tautan phishing (atau dalam bentuk bot) disebarkan melalui grup pesan, airdrop, dan metode penipuan lainnya untuk mencuri aset,” sebutnya.
Pentingnya Teliti Saat Mengunjungi Situs WebMelihat skala dan kerugian yang ditimbulkan oleh serangan phishing, baik di sektor perbankan maupun kripto, penting bagi pengguna untuk selalu teliti dalam memeriksa keaslian situs web yang mereka kunjungi.
Jangan pernah terburu-buru menghubungkan dompet kripto atau memasukkan informasi pribadi tanpa terlebih dahulu memverifikasi keaslian URL.
“Pengguna harus lebih waspada, terutama ketika menggunakan dompet digital atau melakukan transaksi perbankan online,” tulis Scam Sniffer dalam peringatannya.
Menurut mereka, salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari serangan phishing adalah dengan selalu memeriksa URL secara hati-hati dan teliti, memastikan bahwa situs yang dikunjungi adalah situs resmi, dan tidak sembarangan mengunjungi tautan yang mencurigakan dari email atau pesan instan.
Dengan kerugian phishing yang semakin besar, baik di dunia perbankan maupun kripto, menjadi lebih penting dari sebelumnya bagi pengguna internet untuk waspada dan berhati-hati setiap kali mengakses situs web yang berpotensi rentan terhadap penipuan.
Lakukan verifikasi URL secara teliti dan tidak sembarangan menghubungkan dompet digital menjadi langkah penting untuk menghindari phishing.[dp]