#30 tag 24jam
KTT ke-27 ASEAN – RRT, Indonesia Tekankan Penguatan Kerja Sama Ekonomi
Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menegaskan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi hijau, ekonomi digital, rantai pasok, serta penguatan UMKM. - Halaman all [553] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #ktt-asean #asean #fdi #airlangga-hartarto #maruf-amin #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 10/10/24 14:45
v/16252250/
VIENTIENE, investor.id - Pada rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-44 dan 45 di hari kedua, yang diawali dengan KTT ke-27 ASEAN – RRT, pada Kamis (10/10/2024) di National Convention Center, Vientiane Laos, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menegaskan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi hijau, ekonomi digital, rantai pasok, serta penguatan UMKM. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut mendampingi Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yang memimpin Delegasi RI.
Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh Kepala Pemerintahan Negara Anggota ASEAN kecuali Myanmar (diwakili oleh Menteri Luar Negeri) dan juga Perdana Menteri Timor Leste, Perdana Menteri RRT Li Qiang, dan Sekretaris Jenderal ASEAN.
Dalam setahun terakhir ini, kerja sama ASEAN dan RRT melaju pesat di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Selain Amerika Serikat, RRT menjadi mitra dagang terbesar sekaligus sumber investasi langsung terbesar di ASEAN.
“Selama 15 tahun berturut-turut, RRT menjadi mitra dagang terbesar ASEAN, dengan nilai perdagangan mencapai US$ 696,7 miliar pada 2023 lalu,” ungkap Wapres Ma’ruf Amin dalam pernyataannya pada KTT ASEAN-RRT.
Perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN-RRT dikembangkan sektornya menjadi lebih luas. Untuk terus memberikan manfaat bagi kedua pihak, selanjutnya Wapres Ma’ruf Amin menegaskan bahwa Indonesia mengharapkan penguatan kemitraan ASEAN-RRT yang harus semakin inklusif dan berkelanjutan.
“Perluasan akses pasar, inovasi dan adaptasi adalah kunci mencapai kemakmuran. Saya mengapresiasi selesainya negosiasi Peningkatan Perjanjian Perdagangan ASEAN RRT 3.0 yang akan memperkuat kerja sama kita di bidang ekonomi hijau, ekonomi digital, rantai pasok dan dukungan untuk UMKM,” terang Wapres Ma’ruf Amin.
Dalam pertemuan ini juga, Perdana Menteri Li menyampaikan beberapa komitmen untuk penguatan hubungan ASEAN-RRT, yakni antara lain meningkatkan dukungan pembangunan infrastuktur rel kereta dan pelabuhan di negara-negara ASEAN, mendorong implementasi AC FTA 3.0, memperluas kerja sama pembayaran lintas batas dan local currency settlement (LCS), menambah pendanaan untuk ASEAN-China Cooperation Fund (ACCF), serta meningkatkan jumlah penerima beasiswa ASEAN-China Youth Leaders Scholarship (ACYLS) menjadi dua kali lipat dalam lima tahun mendatang.
Di antara lima hal yang diadopsi pada pertemuan KTT ini, salah satunya adalah ASEAN China Leaders’ Joint Statement on the Substantial Conclusion of the ACFTA 3.0 Upgrade Negotiation, yang sebelumnya telah disahkan oleh para Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) dalam pertemuan Konsultasi AEM-MOFCOM ke-23 pada September 2024. Deklarasi bersama ini menandai babak baru kerja sama ekonomi ASEAN dan RRT, karena ACFTA 3.0 telah memasukkan isu baru dalam perdagangan seperti rantai pasok, ekonomi digital, hingga ekonomi hijau.
Menko Airlangga dalam pertemuan para Menteri Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN yang mengawali pelaksanaan KTT ini, juga mengajak semua negara Anggota ASEAN untuk mempercepat penyelesaian perundingan Digital Economy Framework Agreement (DEFA) sebagai salah satu program kerja sama unggulan ASEAN dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang sangat pesat. Selain itu, Menko Airlangga juga mengajak ASEAN lebih konkret merealisasikan proyek ASEAN Power Grid, transisi energi, dan penguatan rantai pasok.
Bagi kawasan ASEAN, RRT masih menjadi negara mitra dagang terbesar saat ini, sedangkan bagi RRT tercatat bahwa perdagangan dengan negara-negara ASEAN pada 2023 mencapai 15,9% dari total perdagangan luar negeri Tiongkok. Selain itu, RRT juga menjadi negara sumber foreign direct investment (FDI) terbesar ketiga di kawasan ASEAN, dengan nilai investasi sebesar US$ 17,3 miliar pada tahun yang sama.
Editor: Yurike Metriani (yurikemetriani@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
AFDI Diajak Perkuat Keamanan Siber Nasional
Upaya kolaboratif pun perlu dilakukan guna mempertahankan kedaulatan bangsa di ruang digital. - Halaman all [604] url asal
#berita-terkini #berita-hari-ini #afdi #siber #nasional #keamanan #didital #forensik-digital #berita-ekonomi-terkini
(InvestorID) 20/07/24 07:30
v/11400395/
JAKARTA, investor.id - Asosiasi Forensik Digital Indonesia (AFDI) diajak lebih terlibat dalam pengembangan kebijakan dan meningkatkan keamanan siber nasional. Pasalnya, saat ini, keamanan siber telah menjadi salah satu ancaman krusial bagi lembaga pemerintah dan swasta. Upaya kolaboratif pun perlu dilakukan guna mempertahankan kedaulatan bangsa di ruang digital.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan, keterlibatan semua pihak, termasuk AFDI, menjadi kunci dalam mengembangkan postur keamanan siber berbasis teknologi terkini yang lebih baik di Tanah Air.
“Soal keamanan siber memang menjadi isu krusial kita, hari ini dan ke depan pasti akan lebih dibutuhkan di tengah kemajuan transformasi digital Indonesia,” ujar Budi Arie di Jakarta, dikutip Jumat (19/7/2024).
Keterlibatan pemangku kepentingan terkait pun disebutnya makin penting untuk memperkuat keamanan siber nasional. Serangan siber ransomware Lockbit 3.0 oleh kelompok Brain Chiper terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya bisa menjadi pelajaran sangat penting untuk bekerja sama lintas sektor.
“Itu agar AFDI tidak hanya aktif mengembangkan kebijakan forensik digital nasional. Jika perlu, AFDI bersama BSSN, Kemenkominfo, dan Siber Polri dapat membuat Tim Incident Response yang beranggota praktisi dan jagoan forensik digital kita. AFDI dapat setidaknya memberikan second opinion atau suatu hasil forensik digital,” tuturnya.
Menkominfo berpendapat bahwa audit forensik digital untuk memetakan root cause insiden siber makin penting. Selain itu, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan akan meningkatkan sistem keamanan siber yang lebih baik.
“Pertukaran informasi dan kemampuan antarpelaku kepentingan sangat penting. Apalagi, jika itu untuk menutupi celah overlook, dibutuhkan lebih satu pihak yang melakukan audit forensik," ungkap Budi Arie.
Amerika Serikat pun dicontohkannya telah membentuk Cyber Forensics Lab dengan kapasitas analisis malware dan gangguan keamanan siber mumpuni. Selain itu, terdapat Unit Cyber Security Kementerian Digital Malaysia yang memfasilitasi berbagai kebutuhan keamanan siber, termasuk analisis barang bukti digital.
“Kita jangan sampai ketinggalan. Mitigasi dan resiliensi menjadi hal yang sangat penting. Karena, fokus utamanya memastikan sesuatu dalam sistem dapat kembali beroperasi dengan baik pascainsiden siber," tuturnya.
Tak hanya itu, Budi Arie juga optimistis bahwa dengan penguatan kolaborasi lintas sektor, Indonesia dapat mengembangkan ilmu forensik digital agar dapat menghadirkan ekosistem digital yang lebih baik dan aman ke depan.
“Karena, kita percaya digitalisasi adalah keniscayaan, sehingga aspek sekuriti menjadi sangat penting, terutama di sektor ekonomi digital. Karena, penipuan dan jenis kejahatan siber apa pun adalah musuh-musuh baru kita,” imbuhnya.
Kesadaran Siber
Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian menegaskan bahwa keamanan siber telah menjadi isu strategis yang mendesak bagi negara-negara secara global, termasuk Indonesia.
Hinsa pun menyoroti bahwa data kini dianggap sebagai kekayaan baru bangsa yang harus dijaga dengan kecanggihan keamanan siber. Namun, keamanan siber juga memerlukan respons yang cepat dan efektif agar insiden tidak sampai merugikan.
“Ini dibutuhkan kombinasi tiga aspek utama dalam membangun keamanan siber, yaitu sumber daya manusia (people), proses, dan teknologi,” kata Hinsa.
Hal itu disampaikan oleh Kepala BSSN dalam Rakorwas Kompolnas Tahun 2024 yang bertema Akselerasi Transformasi Digital dalam Pengawasan untuk Mewujudkan Polri yang Profesional dan Mandiri di Jakarta, Rabu (17/7/2024).
Dia menjelaskan, pada 2024, serangan siber, seperti ransomware, phishing, dan advanced persistent threat (APT) diperkirakan terus dan masih dominan karena kemampuannya dalam memberikan dampak keuntungan besar bagi pelakunya.
Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan serba internet (internet of things/IoT) juga diingatkannya bisa menjadi sarana potensial bagi peretas (hacker) untuk menargetkan infrastruktur informasi vital nasional yang dapat berdampak luas kepada layanan publik.
“Karena itu, kesadaran keamanan siber harus ditingkatkan di semua tingkatan. Selain itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk meminimalisasi potensi keberhasilan serangan serta mengurangi dampaknya, baik secara
Editor: Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
IMF: Arus Modal Asing ke Negara Berkembang Kembali di Level Tertinggi, Termasuk Indonesia?
China mengalami arus keluar modal bersih selama periode 2022—2023. [656] url asal
#imf #arus-modal-asing #fdi #pdb #china #negara-berkembang
(Republika - Ekonomi) 13/07/24 10:53
v/10627499/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa arus masuk modal bruto ke negara-negara berkembang, kecuali China, pada tahun lalu meningkat menjadi 110 miliar dolar AS atau 0,6 persen dari output ekonomi negara-negara berkembang tersebut. Itu merupakan tingkat tertinggi sejak 2018.
Temuan IMF tersebut merupakan bagian dari Laporan Sektor Eksternal IMF mengenai mata uang, arus modal, dan ketidakseimbangan keuangan. Temuan itu menunjukkan adanya ketahanan di negara-negara berkembang, meskipun suku bunga AS yang meningkat tajam menarik dana ke aset-aset dolar.
Mengutip dari Reuters, IMF mengatakan dalam laporannya bahwa negara-negara berkembang mengalami penurunan aliran masuk portofolio bersih yang lebih fluktuatif. Namun arus masuk bersih investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) lebih stabil.
“Hal ini sebagian disebabkan oleh fundamental yang lebih kuat,” kata IMF dalam postingan blog yang menyertai laporan tersebut.
“Memang benar bahwa banyak negara kini memperoleh manfaat dari kerangka kebijakan fiskal, moneter, dan keuangan yang lebih kuat, serta penerapan kebijakan dan perangkat yang lebih efektif,” IMF menambahkan.
Pada saat yang sama, laporan tersebut menyatakan, China mengalami arus keluar modal bersih selama periode 2022—2023, termasuk arus masuk FDI bersih yang negatif.
“Beberapa diantaranya mungkin mencerimankan perusahaan multinasional yang melakukan repatriasi pendapatan. Namun hal ini juga mungkin mencerminkan pergeseran ekspektasi mengenai pertumbuhan Tiongkok dan fragmentasi geo-ekonomi,” kata IMF.
Secara keseluruhan, arus masuk modal bruto global menurun menjadi 4,4 persen dari PDB global atau 4,2 triliun dolar AS pada periode 2022—2023, dari 5,8 persen PDB global atau 4,5 triliun dolar AS pada tahun 2017—2019.
IMF mengatakan hal ini sebagian mencerminkan penghematan aliran modal, dimana orang asing membeli lebih sedikit aset lokal, dan penduduk membeli lebih sedikit aset di luar negeri.
Namun AS mendapat manfaat besar dari perubahan ini, dengan menyumbang 41 persen arus masuk bruto global selama periode 2022—2023, hampir dua kali lipat pangsanya sebesar 23 persen pada medio 2017—2019. Porsi arus keluar bruto global AS juga meningkat menjadi 21 persen dari 14 persen pada periode yang sama.
Hal ini mungkin mencerminkan meningkatnya fragmentasi keuangan, namun juga mencerminkan melemahnya beberapa strategi perpajakan dan peraturan yang dilakukan oleh perusahaan multinasional besar.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa nilai tukar efektif riil dolar AS dinilai terlalu tinggi dibandingkan dengan PDB AS sebesar rata-rata 5,8 persen pada 2023. Euro dinilai terlalu rendah sebesar 1,7 persen, Yen dinilai terlalu tinggi sebesar 1,7 persen, dan Yuan dinilai terlalu tinggi sebesar 0,7 persen.
Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk bersih di pasar keuangan domestik mencapai Rp 5,59 triliun dalam periode 8-11 Juli 2024. Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (12/7/2024), menuturkan nilai tersebut terdiri atas modal asing masuk bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp 3 triliun, pasar saham Rp 0,32 triliun, dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp 2,27 triliun.
Dengan perkembangan tersebut, sejak awal 2024 sampai dengan 11 Juli 2024, aliran modal asing keluar bersih di pasar SBN mencapai Rp 28,82 triliun dan di pasar saham Rp 6,75 triliun, sedangkan modal asing masuk bersih di SRBI Rp 153,20 triliun.
Lebih lanjut, Erwin mengatakan premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun per 11 Juli 2024 sebesar 69,03 basis poin (bps), turun dibandingkan 5 Juli 2024 sebesar 72,98 bps.
Sementara, imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun turun ke 6,88 persen, dan imbal hasil surat utang AS alias US Treasury Note tenor 10 tahun juga turun ke level 4,21 persen.
Rupiah di awal perdagangan Jumat dibuka pada level Rp 16.120 per dolar AS, menguat dibandingkan penutupan perdagangan Kamis (11/7/2024) yang sebesar Rp 16.190 per dolar AS. Indeks dolar AS melemah ke level 104,44 di akhir perdagangan Kamis (11/7/2024).
Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia.