iPhone 16 jadi perbincangan di Indonesia karena belum memenuhi syarat TKDN. Meski belum resmi, inovasi dan spesifikasinya menarik perhatian penggemar. [702] url asal
iPhone 16 saat ini sedang menjadi perbincangan di Indonesia. Sebab, produk Apple tersebut belum memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
TKDN adalah syarat penting bagi pemasaran produk telekomunikasi di Indonesia. iPhone 16 belum dapat dipasarkan di tanah air karena sertifikasi TKDN dari Kemenperin belum terbit.
Meskipun demikian, iPhone 16 tetap dinantikan oleh para penggemar Apple. Produk ini resmi dipasarkan di Amerika Serikat pada 20 September 2024 dan menghadirkan inovasi serta peningkatan fitur yang signifikan.
Lalu, seperti apa spesifikasi dari iPhone 16 ini? Simak informasinya di bawah ini.
Spesifikasi
1. Desain Ringan dan Tahan Lama dengan Layar Lebih Besar iPhone 16 seri Pro dan Max menghadirkan layar terbesar, yaitu 6,3 inci dan 6,9 inci. Keduanya dilengkapi dengan layar Super Retina XDR yang memiliki teknologi Always On Display, ProMotion, teknologi OLED, dan Dynamic Island.
Desain iPhone 16 menggunakan material titanium yang ringan, tetapi kuat. Ponsel ini memiliki tepian yang tipis serta Ceramic Shield generasi terbaru yang menawarkan ketahanan lebih baik. Selain itu, dengan baterai yang efisien dan sistem pembuangan panas yang optimal, ditambah dengan iOS 18, daya tahan baterai dan suhu perangkat menjadi lebih baik.
2. Tombol Kontrol Kamera Kontrol kamera merupakan perubahan terbesar pada iPhone seri 16 ini. Fitur ini memungkinkan pengguna mengoperasikan kamera dengan cepat, sehingga dapat dengan mudah mengambil foto atau memulai perekaman video tanpa melewatkan momen berharga. Selain itu, pengguna dapat menyesuaikan opsi kontrol lainnya, seperti zoom, pencahayaan, atau kedalaman bidang.
3. Apple Intelligence iPhone terbaru ini dari seri Pro dilengkapi dengan teknologi kecerdasan buatan bernama Apple Intelligence. Teknologi ini memungkinkan pemrosesan bahasa dan gambar, serta berbagai tindakan dalam aplikasi, sambil tetap menjaga privasi data melalui Komputasi Cloud Pribadi.
Apple Intelligence menawarkan fitur seperti Alat Menulis untuk memperbaiki dan meringkas teks, Emoji untuk membuat emoji pribadi, serta Image Playground untuk menciptakan gambar kreatif. Fitur Pesan Prioritas di Mail membantu menyaring pemberitahuan penting, sementara aplikasi Catatan dan Telepon memungkinkan perekaman, transkripsi, dan ringkasan audio.
4. Kamera yang Lebih Baik Para penggemar fotografi akan puas dengan adanya kamera Fusion 48 MP yang baru. Kamera ini tidak hanya menangkap detail dengan sangat baik, tetapi juga dilengkapi dengan kemampuan zoom optik 2x, sehingga pengguna dapat mendekat pada subjek dan mengatur komposisi foto dengan lebih mudah. Selain itu, terdapat kamera Ultra Wide 12 MP yang baru dengan fokus otomatis, memungkinkan fotografi makro yang lebih baik.
5. Prosesor Terbaru iPhone 16 menggunakan chip A18 yang merupakan dapur pacu terbaru, dengan kinerja 40% lebih cepat dan efisiensi 35% lebih baik dibandingkan GPU A16 Bionic. Ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk permainan yang menuntut dan tugas-tugas grafis intensif. Chip A18 Pro juga mengalami peningkatan kinerja sebesar 17% dibandingkan generasi sebelumnya, yang memungkinkan pemrosesan AI lebih cepat dan efisien.
Harga
Saat ini, harga iPhone 16 di Indonesia belum tersedia karena produk ini belum resmi masuk ke pasar Indonesia. Namun, berikut adalah harga iPhone 16 di Amerika Serikat: iPhone 16 128GB: USD 799 (Rp 12,2 jutaan) iPhone 16 256GB: USD 899 (Rp 13,8 jutaan) iPhone 16 512GB: USD 1.099 (Rp 16,8 jutaan) iPhone 16 Plus 128GB: USD 899 (Rp 13,8 jutaan) iPhone 16 Plus 256GB: USD 999 (Rp 16,3 jutaan) iPhone 16 Plus 512GB: USD 1.199 (Rp 18,4 jutaan)
Artikel ini ditulis oleh Firga Raditya Pamungkas, peserta Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom
Jakarta: Fusi merupakan sebuah grup band rock alternative yang berasal dari Cisauk, Kabupaten Tangerang. Berawal dari kisah pertemanan di bangku kuliah, mereka berlima sepakat untuk serius membangun grup musik bernama Fusi.
Untuk diketahui, Fusi berisikan lima punggawa utama. Diantaranya Aryo selaku vokalis, Novian sebagai drum, Hendra sebagai bassist, dan duo gitaris yakni Harry dan Hendry Salim. Dalam wawancara eksklusif bersama Medcom, sang vokalis, Aryo bercerita tentang awal pertemuan mereka yang dibantu oleh Reza (Aco).
“Awal pertemuannya, saya ini sahabatan sama si pembuat lagu Aco (produser). Ini Aco sering ngobrol, sering sharing. Nah, Aco ini punya komunitas musik di Trisakti. Semua ini anak-anak Trisakti (Novian, Hendra, Harry, Hendry), sedangkan gue beda kampus sendiri, gue di UI.Nah, si pelatih (Aco) sering ngajak main, jadi terus kita sering sharing-sharing musik,” ujar Aryo kepada Medcom, di kantor Media Grup Network, Kedoya, Jakarta Barat, Jumat, 27 September 2024. Aco atau dengan nama lengkap Reza Grenaldi adalah seorang produser musik. Awalnya, Ia bersama Aryo kerap membuat lagu bersama, hingga keduanya mantap untuk menuangkan karya-karyanya melalui grup band Fusi.
Kendati demikian, Aco sendiri tidak tergabung secara resmi dengan grup band tersebut. Pasalnya, Aryo mengatakan, Aco sudah bersama dengan grup musik lain, jauh sebelum grup band Fusi terbentuk.
“Terus di rumah itu kan sering bikin-bikin lagu-lagu gitu. Terus banyak keresahan-keresahan dari kita dan pencipta lagu (Aco). Memang dia sebelumnya juga udah punya band juga. Dan akhirnya mengajak, yaudah yuk kita bikin deh buat Fusi ini,” tuturnya.
Mengusung genre rock alternative, mereka menyajikan perpaduan bakat musik yang terpendam dari rutinitas keseharian anggotanya. Menurut pengakuannya, Aryo selaku vokalis berprofesi sebagai dokter gigi di salah satu rumah sakit ternama di BSD, Tanggerang Selatan.
“Fusi ini untuk menyalurkan hobi-hobi yang mungkin dulu belum kesampaian. Jadi, akhirnya kita udah mulai main musik lah di tengah-tengah kesibukan kita bekerja,” kata Aryo.
Hal tersebut sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi grup band asal Cisauk itu untuk berusaha tampil eksis di industri musik saat ini. Mengingat, banyak musisi-musisi lain yang telah lebih dulu dikenal, berbarengan dengan lahirnya mereka sebagai sebuah grup band.
“Nah itu tantangan kita sekarang ya. Waktu dari masing-masing kita ini punya kesibukan masing-masing yang memang harus komitmen di waktu untuk bisa main musik,” tukasnya.
Bisnis.com, JAKARTA - Reaktor fusi terbesar di dunia akhirnya berhasil dirakit, namun reaktor tersebut baru akan berfungsi dalam 15 tahun ke depan.
Reaktor fusi Proyek Energi Fusi Internasional (ITER), yang terdiri dari 19 kumparan besar yang dilingkarkan ke beberapa magnet toroidal, awalnya dijadwalkan untuk memulai pengujian penuh pertamanya pada tahun 2020.
Kini para ilmuwan mengatakan reaktor tersebut akan terbakar paling cepat pada tahun 2039.
Artinya, kekuatan fusi, yang mana tokamak ITER adalah yang terdepan, kemungkinan besar tidak akan mampu menjadi solusi krisis iklim.
“Tentu saja penundaan ITER tidak menuju ke arah yang benar,” kata Pietro Barabaschi, Direktur Jenderal ITER, dikutip dari livescience.
Reaktor fusi nuklir terbesar di dunia adalah produk kolaborasi antara 35 negara termasuk setiap negara di Uni Eropa, Rusia, Tiongkok, India, dan AS ITER mengandung magnet paling kuat di dunia, sehingga mampu menghasilkan medan magnet 280.000 kali lipat. sekuat yang melindungi Bumi.
Desain reaktor yang mengesankan hadir dengan label harga yang sama besarnya. Awalnya direncanakan menelan biaya sekitar $5 miliar dan mulai beroperasi pada tahun 2020, namun kini mengalami banyak penundaan dan anggarannya membengkak melebihi $22 miliar, dengan tambahan $5 miliar diusulkan untuk menutupi biaya tambahan.
Pengeluaran dan penundaan yang tidak terduga ini merupakan penyebab penundaan terbaru selama 15 tahun.
Para ilmuwan telah mencoba memanfaatkan kekuatan fusi nuklir proses pembakaran bintang selama lebih dari 70 tahun. Dengan menggabungkan atom hidrogen menjadi helium di bawah tekanan dan suhu yang sangat tinggi, bintang-bintang deret utama mengubah materi menjadi cahaya dan panas, menghasilkan energi dalam jumlah besar tanpa menghasilkan gas rumah kaca atau limbah radioaktif yang bertahan lama.
Namun mereplikasi kondisi yang ditemukan di dalam jantung bintang bukanlah tugas yang mudah. Desain reaktor fusi yang paling umum, tokamak, bekerja dengan memanaskan plasma (salah satu dari empat wujud materi, yang terdiri dari ion positif dan elektron bebas bermuatan negatif) sebelum menjebaknya di dalam ruang reaktor berbentuk donat dengan medan magnet yang kuat.
Namun, mempertahankan kumparan plasma yang bergejolak dan super panas cukup lama agar fusi nuklir dapat terjadi merupakan suatu tantangan. Ilmuwan Soviet Natan Yavlinsky merancang tokamak pertama pada tahun 1958, namun belum ada yang berhasil menciptakan reaktor yang mampu mengeluarkan lebih banyak energi daripada yang dibutuhkan.
Salah satu kendala utama adalah penanganan plasma yang cukup panas untuk melebur. Reaktor fusi memerlukan suhu yang sangat tinggi (beberapa kali lebih panas dari matahari) karena harus beroperasi pada tekanan yang jauh lebih rendah daripada yang ditemukan di dalam inti bintang.
Inti matahari, misalnya, mencapai suhu sekitar 27 juta Fahrenheit (15 juta Celcius) namun memiliki tekanan yang kira-kira sama dengan 340 miliar kali tekanan udara di permukaan laut di Bumi.