#30 tag 24jam
Apa Itu Gempa Megathrust yang Bisa Mengancam Indonesia?
Tsunami besar di Jepang dapat menjalar hingga wilayah Indonesia. [882] url asal
#gempa-bumi #gempa-bumi-terdahsyat #sejarah-gempa-bumi #gempa-bumi-megathrust #gempa-jepang #gempa-megathrust #gempa-aceh #gempa-jepang-picu-tsunami #gempa-tsunami #tsunami-di-jepang #ancaman-tsunami
(Republika - News) 13/08/24 10:15
v/14350322/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gempa bumi mengguncang Jepang pekan lalu terjadi di Megathrust Nankai Jepang selatan. Gempa tersebut dinilai berpotensi mengancam kepulauan Indonesia.Gempa megathrust pun menjadi salah satu gempa yang sempat muncul menjadi perbincangan di media sosial.
Lantas, apa sebenarnya yang disebut sebagai Gempa Megathrust? Gempa jenis ini merupakan gempa bumi yang berasal dari zona megathrust. Kata "Mega" itu artinya besar, sedangkan kata "Thrust" itu artinya sesar sungkup. Letaknya itu di perbatasan pertemuan continental crust (kerak benua) dan oceanic crust (kerak samudra).
Dilansir dalam buku Peta Sumber dan Bahaya Gempabumi Indonesia tahun 2017, berdasarkan hasil kajian para pakar gempa bumi, zona tumbukan antara Lempeng Indo-Australia dan Eurasia, yang menunjam masuk ke bawah Pulau Jawa disebut sebagai zona megathrust. Gempa bumi pada lajur atau zona megathrust disebut juga gempa bumi interplate.
Zona megathrust diistilahkan untuk menyebutkan sumber gempa tumbukan lempeng di kedalaman dangkal. Dalam hal ini, lempeng samudra yang menunjam ke bawah lempeng benua membentuk medan tegangan (stress) pada bidang kontak antar lempeng yang kemudian dapat bergeser secara tiba-tiba memicu gempa.
Jika terjadi gempa, maka bagian lempeng benua yang berada di atas lempeng samudra bergerak terdorong naik (thrusting). Gempa dalam skala besar di laut kemudian memicu tsunami. Secara umum zona sumber kejadian gempa bumi di Indonesia berdasarkan mekanisme fisik dapat di bagi menjadi 3, salah satunya zona subduksi yang merupakan zona kejadian gempa bumi yang terjadi di sekitar pertemuan antar lempeng.
Jalur subduksi lempeng umumnya sangat panjang dengan kedalaman dangkal mencakup bidang kontak antar lempeng. Dalam perkembangannya, zona subduksi diasumsikan sebagai “patahan naik yang besar” disebut sebagai Zona Megathrust.
Zona megathrust bukanlah hal baru. Di Indonesia, zona sumber gempa ini sudah ada sejak jutaan tahun lalu saat terbentuknya rangkaian busur kepulauan Indonesia. Zona megathrust berada di zona subduksi aktif, seperti:
1. Subduksi Sunda mencakup Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, dan Sumba,
2. Subduksi Banda
3. Subduksi Lempeng Laut Maluku
4. Subduksi Sulawesi
5. Subduksi Lempeng Laut Filipina,
6. Subduksi Utara Papua.
Megathrust Selatan Jawa
Di Samudra Hindia Selatan Jawa terdapat 3 segmentasi megathrust, yaitu Segmen Jawa Timur, Segmen Jawa Tengah-Jawa Barat, dan Segmen Banten-Selat Sunda.
Ketiga segmen megathrust ini memiliki magnitudo tertarget M 8,7. Namun, jika skenario model dibuat dengan asumsi 2 segmen megathrust yang "bergerak" secara simultan maka magnitudo gempa yang dihasilkan bisa lebih besar dari 8,7.
Dalam catatan sejarah, sejak tahun 1700 zona megathrust Selatan Jawa sudah beberapa kali terjadi aktivitas gempa besar (major earthquake) dan dahsyat (great earthquake).
Gempa besar dengan magnitudo antara 7,0 dan 7,9 sudah terjadi sebanyak 8 kali, yaitu tahun 1903 (M7,9), 1921 (M7,5), 1937 (M7,2), 1981 (M7,0), 1994 (M7,6), 2006 (M7,8) dan 2009 (M7,3). Sementara itu, gempa dahsyat dengan magnitudo 8,0 atau lebih besar sudah terjadi 3 kali, yaitu tahun 1780 (M8,5), 1859 (M8,5), dan 1943 (M8,1).
Bagaimana gempa di Jepang bisa sampai ke Indonesia?
Sumber gempa Megathrust Nankai terletak di sebelah timur lepas pantai Pulau Kyushu, Shikoku dan Kinki di Jepang Selatan. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono menjelaskan Megathrust Nankai merupakan salah satu zona seismic gap yaitu zona sumber gempa potensial tetapi belum terjadi gempa besar dalam masa puluhan hingga ratusan tahun terakhir. Saat ini, Megathrust Nankai sedang mengalami proses akumulasi medan tegangan kerak bumi.
Dalam pernyataannya Daryono mengatakan catatan sejarah menunjukkan Megathrust Nankai membangkitkan beberapa kali gempa dahsyat yang hampir semuanya memicu tsunami. Daryono mengatakan sistem Megathrust Nankai memang sangat aktif. Berdasarkan data sejarah zona sumber gempa ini dapat memicu gempa dahsyat yang bermagnitudo 8,0 lebih di setiap satu atau dua abad.
"Palung Nankai memiliki beberapa segmen megathrust, namun jika seluruh tepian patahan tersebut tergelincir sekaligus, para ilmuwan Jepang yakin palung tersebut mampu menghasilkan gempa berkekuatan hingga 9,1 magnitudo," kata Daryoni dalam pernyataanya, Senin (12/8/2024).
Daryono mencatat para ilmuwan Jepang mengeluarkan peringatan pasca gempa Miyazaki 7,1 magnitudo pekan lalu. Ia menjelaskan kekhawatiran itu muncul karena gempa besar tersebut dipicu salah satu segmen di Megathrust Nankai.
Di zona Megathrust ini terdapat palung bawah laut sepanjang 800 kilometer yang membentang dari Shizouka disebelah barat Tokyo hingga ujung selatan Pulau Kyushu. Gempa 7,1 magnitudo dikhawatirkan menjadi pemicu atau pembuka gempa dahsyat berikutnya di Sistem Tunjaman Nankai.
Daryono mengatakan jika kekhawatiran para ahli Jepang itu menjadi kenyataan maka akan terjadi gempa dahsyat yang tidak saja berdampak merusak tetapi juga akan memicu tsunami."Pertanyaannya, jika gempa dahsyat itu terjadi apakah ada efeknya terhadap lempeng-lempeng tektonik yang ada di Indonesia?" kata Daryono.
Ia menegaskan gempa besar di Megathrust Nankai, dipastikan deformasi batuan skala besar yang terjadi tidak akan berdampak terhadap sistem lempeng tektonik di wilayah Indonesia karena jaraknya yang sangat jauh. Ia menjelaskan biasanya dinamika tektonik yang terjadi hanya berskala lokal hingga regional pada sistem Tunjaman Nankai.
"Selanjutnya, jika gempa dahsyat di Megathrust Nankai tersebut benar-benar terjadi, apakah ada kemungkinan terjadi tsunami? Jawabnya, kemungkinan besar gempa besar tersebut dapat memicu tsunami, karena setiap gempa besar dan dangkal di zona megathrust akan memicu terjadinya patahan dengan mekanisme naik (thrust fault) yang dapat mengganggu kolom air laut (tsunami)," kata Daryono.
Daryono mengatakan tsunami besar di Jepang dapat menjalar hingga wilayah Indonesia. Namun BMKG dapat memantau apa yang terjadi di Jepang secara realtime dan menganalisanya dengan cepat termasuk memodelkan tsunami yang akan terjadi dan dampaknya menggunakan system InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System).
Apa Itu Gempa Megathrust yang Bisa Mengancam Indonesia?
Tsunami besar di Jepang dapat menjalar hingga wilayah Indonesia. [882] url asal
#gempa-bumi #gempa-bumi-terdahsyat #sejarah-gempa-bumi #gempa-bumi-megathrust #gempa-jepang #gempa-megathrust #gempa-aceh #gempa-jepang-picu-tsunami #gempa-tsunami #tsunami-di-jepang #ancaman-tsunami
(Republika - Khazanah) 13/08/24 10:15
v/14350088/
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gempa bumi mengguncang Jepang pekan lalu terjadi di Megathrust Nankai Jepang selatan. Gempa tersebut dinilai berpotensi mengancam kepulauan Indonesia.Gempa megathrust pun menjadi salah satu gempa yang sempat muncul menjadi perbincangan di media sosial.
Lantas, apa sebenarnya yang disebut sebagai Gempa Megathrust? Gempa jenis ini merupakan gempa bumi yang berasal dari zona megathrust. Kata "Mega" itu artinya besar, sedangkan kata "Thrust" itu artinya sesar sungkup. Letaknya itu di perbatasan pertemuan continental crust (kerak benua) dan oceanic crust (kerak samudra).
Dilansir dalam buku Peta Sumber dan Bahaya Gempabumi Indonesia tahun 2017, berdasarkan hasil kajian para pakar gempa bumi, zona tumbukan antara Lempeng Indo-Australia dan Eurasia, yang menunjam masuk ke bawah Pulau Jawa disebut sebagai zona megathrust. Gempa bumi pada lajur atau zona megathrust disebut juga gempa bumi interplate.
Zona megathrust diistilahkan untuk menyebutkan sumber gempa tumbukan lempeng di kedalaman dangkal. Dalam hal ini, lempeng samudra yang menunjam ke bawah lempeng benua membentuk medan tegangan (stress) pada bidang kontak antar lempeng yang kemudian dapat bergeser secara tiba-tiba memicu gempa.
Jika terjadi gempa, maka bagian lempeng benua yang berada di atas lempeng samudra bergerak terdorong naik (thrusting). Gempa dalam skala besar di laut kemudian memicu tsunami. Secara umum zona sumber kejadian gempa bumi di Indonesia berdasarkan mekanisme fisik dapat di bagi menjadi 3, salah satunya zona subduksi yang merupakan zona kejadian gempa bumi yang terjadi di sekitar pertemuan antar lempeng.
Jalur subduksi lempeng umumnya sangat panjang dengan kedalaman dangkal mencakup bidang kontak antar lempeng. Dalam perkembangannya, zona subduksi diasumsikan sebagai “patahan naik yang besar” disebut sebagai Zona Megathrust.
Zona megathrust bukanlah hal baru. Di Indonesia, zona sumber gempa ini sudah ada sejak jutaan tahun lalu saat terbentuknya rangkaian busur kepulauan Indonesia. Zona megathrust berada di zona subduksi aktif, seperti:
1. Subduksi Sunda mencakup Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, dan Sumba,
2. Subduksi Banda
3. Subduksi Lempeng Laut Maluku
4. Subduksi Sulawesi
5. Subduksi Lempeng Laut Filipina,
6. Subduksi Utara Papua.
Megathrust Selatan Jawa
Di Samudra Hindia Selatan Jawa terdapat 3 segmentasi megathrust, yaitu Segmen Jawa Timur, Segmen Jawa Tengah-Jawa Barat, dan Segmen Banten-Selat Sunda.
Ketiga segmen megathrust ini memiliki magnitudo tertarget M 8,7. Namun, jika skenario model dibuat dengan asumsi 2 segmen megathrust yang "bergerak" secara simultan maka magnitudo gempa yang dihasilkan bisa lebih besar dari 8,7.
Dalam catatan sejarah, sejak tahun 1700 zona megathrust Selatan Jawa sudah beberapa kali terjadi aktivitas gempa besar (major earthquake) dan dahsyat (great earthquake).
Gempa besar dengan magnitudo antara 7,0 dan 7,9 sudah terjadi sebanyak 8 kali, yaitu tahun 1903 (M7,9), 1921 (M7,5), 1937 (M7,2), 1981 (M7,0), 1994 (M7,6), 2006 (M7,8) dan 2009 (M7,3). Sementara itu, gempa dahsyat dengan magnitudo 8,0 atau lebih besar sudah terjadi 3 kali, yaitu tahun 1780 (M8,5), 1859 (M8,5), dan 1943 (M8,1).
Bagaimana gempa di Jepang bisa sampai ke Indonesia?
Sumber gempa Megathrust Nankai terletak di sebelah timur lepas pantai Pulau Kyushu, Shikoku dan Kinki di Jepang Selatan. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono menjelaskan Megathrust Nankai merupakan salah satu zona seismic gap yaitu zona sumber gempa potensial tetapi belum terjadi gempa besar dalam masa puluhan hingga ratusan tahun terakhir. Saat ini, Megathrust Nankai sedang mengalami proses akumulasi medan tegangan kerak bumi.
Dalam pernyataannya Daryono mengatakan catatan sejarah menunjukkan Megathrust Nankai membangkitkan beberapa kali gempa dahsyat yang hampir semuanya memicu tsunami. Daryono mengatakan sistem Megathrust Nankai memang sangat aktif. Berdasarkan data sejarah zona sumber gempa ini dapat memicu gempa dahsyat yang bermagnitudo 8,0 lebih di setiap satu atau dua abad.
"Palung Nankai memiliki beberapa segmen megathrust, namun jika seluruh tepian patahan tersebut tergelincir sekaligus, para ilmuwan Jepang yakin palung tersebut mampu menghasilkan gempa berkekuatan hingga 9,1 magnitudo," kata Daryoni dalam pernyataanya, Senin (12/8/2024).
Daryono mencatat para ilmuwan Jepang mengeluarkan peringatan pasca gempa Miyazaki 7,1 magnitudo pekan lalu. Ia menjelaskan kekhawatiran itu muncul karena gempa besar tersebut dipicu salah satu segmen di Megathrust Nankai.
Di zona Megathrust ini terdapat palung bawah laut sepanjang 800 kilometer yang membentang dari Shizouka disebelah barat Tokyo hingga ujung selatan Pulau Kyushu. Gempa 7,1 magnitudo dikhawatirkan menjadi pemicu atau pembuka gempa dahsyat berikutnya di Sistem Tunjaman Nankai.
Daryono mengatakan jika kekhawatiran para ahli Jepang itu menjadi kenyataan maka akan terjadi gempa dahsyat yang tidak saja berdampak merusak tetapi juga akan memicu tsunami."Pertanyaannya, jika gempa dahsyat itu terjadi apakah ada efeknya terhadap lempeng-lempeng tektonik yang ada di Indonesia?" kata Daryono.
Ia menegaskan gempa besar di Megathrust Nankai, dipastikan deformasi batuan skala besar yang terjadi tidak akan berdampak terhadap sistem lempeng tektonik di wilayah Indonesia karena jaraknya yang sangat jauh. Ia menjelaskan biasanya dinamika tektonik yang terjadi hanya berskala lokal hingga regional pada sistem Tunjaman Nankai.
"Selanjutnya, jika gempa dahsyat di Megathrust Nankai tersebut benar-benar terjadi, apakah ada kemungkinan terjadi tsunami? Jawabnya, kemungkinan besar gempa besar tersebut dapat memicu tsunami, karena setiap gempa besar dan dangkal di zona megathrust akan memicu terjadinya patahan dengan mekanisme naik (thrust fault) yang dapat mengganggu kolom air laut (tsunami)," kata Daryono.
Daryono mengatakan tsunami besar di Jepang dapat menjalar hingga wilayah Indonesia. Namun BMKG dapat memantau apa yang terjadi di Jepang secara realtime dan menganalisanya dengan cepat termasuk memodelkan tsunami yang akan terjadi dan dampaknya menggunakan system InaTEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System).
Tokyo Diguncang Gempa 5,3 Magnitudo
Beberapa layanan kereta, termasuk kereta cepat Shinkansen, menghentikan operasinya. [340] url asal
#gempa-tokyo #gempa-jepang #gempa-bumi #gempa-jepang-picu-tsunami #gempa-jepang-dan-reaktor-nuklir #jepang-gempa-lagi
(Republika - News) 09/08/24 22:02
v/13959132/
REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Pemerintah Jepang mengatakan, Tokyo dan wilayah timur negara itu diguncang gempa 5,3 magnitudo. Satu hari sebelumnya, pemerintah mengeluarkan peringatkan gempa besar di sebelah barat negara itu.
Walaupun kerusakan di daerah dekat pusat gempa masih belum diketahui. Dari kantornya di Tokyo, Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan, pemerintah tidak menerima laporan kerusakan besar.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan, pusat gempa terjadi di Prefektur Kanada sebelah selatan ibu kota dengan kedalaman 10 kilometer (km). Kanagawa tidak berada di zona barat di sepanjang pesisir Pasifik yang dikenal sebagai Palung Nankai.
Pada Kamis (8/8/2024) kemarin pihak berwenang memperingatkan gempa bumi berkekuatan 8 Skala Richter atau lebih tinggi di sepanjang pesisir Pasifik.
Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan setelah pemerintah mengirimkan peringatan gempa kuat untuk penduduk di Tokyo dan prefektur Kanagawa, Saitama, Yamanashi, dan Shizuoka.
Beberapa layanan kereta, termasuk kereta cepat Shinkansen, Central Japan Railway, menghentikan operasinya di wilayah dekat Tokyo dan Kanagawa. Stasiun televisi NHK melaporkan tidak ada laporan kerusakan di pembangkit listrik tenaga nuklir Hamaoka di Shizuoka dan pembangkit listrik tenaga panas di Kanagawa.
Pada Kamis lalu Jepang mengeluarkan peringatan kemungkinan gempa besar dengan kekuatan 7,1 magnitudo di sepanjang pesisir Pasifik yang dikenal Palung Nankai. Gempa besar dan tsunami di daerah itu dapat menewaskan ratusan ribu orang dan menimbulkan kerugian triliunan dolar.
Panel gempa Palung Nankai JMA mengatakan, peluang terjadi gempa dengan kekuatan 7 magnitudo satu dari beberapa kasus, lebih tinggi dibandingkan waktu biasa. Gempa lebih besar dari 8 Skala Richter disebut gempa besar.
Jepang memperkirakan gempa bumi besar Palung Nankai berikutnya bisa berkekuatan 9,1 SR. Dalam konferensi pers Ketua panel tersebut Profesor Naoshi Hirata dari Universitas Tokyo mengatakan, penduduk di daerah yang akan dilanda bencana seperti itu harus meninjau kembali prosedur evakuasi dan tetap waspada selama satu pekan.
Jepang salah satu negara rawan gempa yang terletak di "Cincin Api" Pasifik yang pepat dengan gunung berapi dan palung. Gempa berkekuatan 9 Skala Richter yang mengguncang utara Jepang pada 2011 lalu menewaskan 15 ribu orang dan memicu tsunami serta melelahkan tiga reaktor pembangkit listrik tenaga nuklir.
Tsunami Ancam Jepang Usai Gempa 7,1 SR, Apa Kabar Kondisi Belasan Reaktor Nuklir?
Ada gelombang tsunami setinggi 50 sentimeter (1,6 kaki) terdeteksi di Pantai Kyushu. [297] url asal
#gempa-jepang #tsunami-jepang #peringatan-tsunami-jepang #gempa-jepang-picu-tsunami #reaktor-nuklir-di-jepang #gempa-jepang-dan-reaktor-nuklir #reaktor-nuklir-jepang #belasan-reaktor-nuklir-jepang #rea
(Republika - News) 08/08/24 16:42
v/13802096/
REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO — Gempa bumi menghentak lepas pantai selatan Jepang pada Kamis (8/7/2024) yang memicu peringatan tsunami. Warga diminta untuk menjauh dari garis pantai. Meski demikian, tidak ada laporan langsung mengenai korban luka atau kerusakan serius, lapor Associated Press.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan, gempa tersebut berkekuatan 7,1 SR dan berpusat di perairan lepas pantai timur pulau utama selatan Jepang, Kyushu, dengan kedalaman sekitar 30 kilometer (18,6 mil).
Gempa paling kuat mengguncang kota Nichinan dan beberapa daerah di sekitarnya yang berada di prefektur Miyazaki, Pulau Kyushu. Badan meteorologi mengatakan, gelombang tsunami setinggi 50 sentimeter (1,6 kaki) terdeteksi di sepanjang bagian pantai selatan Kyushu dan pulau Shikoku yang berdekatan sekitar setengah jam setelah gempa terjadi.
Otoritas Regulasi Nuklir mengatakan, sebanyak 12 reaktor nuklir, termasuk tiga reaktor yang saat ini beroperasi, di Kyushu dan Shikoku tetap aman.
Gempa bumi di daerah yang memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir itu telah menjadi perhatian utama sejak gempa bumi besar dan tsunami pada bulan Maret 2011 yang memicu bencana nuklir Fukushima.
Rapat darurat..
Para ahli seismologi mengadakan pertemuan darurat untuk menganalisa apakah gempa tersebut mempengaruhi Palung Nankai di dekatnya, yang merupakan sumber gempa bumi dahsyat di masa lalu.
Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi mengatakan bahwa para pejabat sedang menilai kemungkinan adanya korban luka atau kerusakan serius, meskipun tidak ada yang segera dilaporkan. Dia mendesak penduduk di wilayah yang terkena dampak untuk menjauh dari garis pantai.
Televisi publik NHK Jepang mengatakan ada laporan tentang jendela-jendela yang pecah di bandara Miyazaki yang berada di dekat pusat gempa.
Jepang terletak di "Cincin Api" Pasifik, garis patahan seismik yang mengelilingi Samudra Pasifik, dan merupakan salah satu negara yang paling rawan gempa bumi di dunia. Gempa bumi pada tanggal 1 Januari di wilayah utara-tengah Jepang, Noto, menewaskan lebih dari 240 orang.