#30 tag 24jam
Gubernur Kalteng: Wujudkan Nilai Kebangsaan dan Keagamaan dalam Kehidupan Sehari-hari
Perayaan HUT ke-79 Republik Indonesia tahun ini hendaknya menjadi momentum penting. [381] url asal
#gubernur-kalteng #sugianto-sabran #adv
(Republika - News) 19/08/24 23:02
v/14516865/
REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA – Perayaan HUT ke-79 Republik Indonesia tahun ini hendaknya menjadi momentum penting untuk kita semua, selain sebagai peringatan kemerdekaan bangsa, juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan panjang negara kita, mengenang perjuangan para pahlawan, dan memperkuat tekad kita untuk membangun bangsa yang lebih baik.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran pada acara Kalteng Bershalawat, yang dipusatkan di area Istana Isen Mulang (IIM) Palangka Raya, Ahad (18/8/2024) malam. Acara tersebut digelar Pemerintah Provinsi Kalteng dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan RI.
Mengawali sambutannya Gubernur mengatakan, majelis Kalteng Bersholawat ini sebagai salah satu bentuk syukur atas semua nikmat yang telah Allah berikan kepada bangsa dan negara, khususnya daerah dan masyarakat Kalimantan Tengah.
“Mengingat Bumi Pertiwi yang kini berusia 79 tahun, dengan berbagai kemajuan pembangunan yang ada, hal tersebut tidak lepas dari jasa, jerih payah, dan perjuangan para pendahulu kita,” ucapnya melalui keterangan tertulis, Senin (19/8/2024).
Selanjutnya, menjadi harapan kita bersama, Kalteng Bershalawat ini dapat mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menambah kecintaan kita kepada Rasulullah SAW.
Melalui kegiatan ini, semoga kita semua semakin terpacu untuk mewujudkan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, guna membangun Kalimantan Tengah Makin BERKAH dan Indonesia Maju, Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur.
“Pada malam ini kita resapi lantunan shalawat yang akan dipimpin Al Mukarram Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, berkenan memimpin kami dalam melantunkan shalawat teruntuk junjungan kita Nabi Muhammad SAW, serta memunajatkan doa agar Provinsi Kalimantan Tengah dan Negara Indonesia senantiasa dilimpahkan perlindungan dan keberkahan," kata Gubernur.
“Kita juga akan memperoleh pencerahan yang akan disampaikan oleh Al Habib Ahmad Al Habsyi, untuk nantinya dapat memberikan tausiyah dan pencerahan kepada kita semua, semata-mata untuk mendapatkan ridha Allah SWT,” tutupnya.
Lantunan shalawat yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf tersebut diiringi oleh Hadrah Az-Zahir dari Pekalongan, setelah itu dilanjutkan dengan mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Habib Ahmad Al Habsyi.
Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Wagub Kalteng H. Edy Pratowo, Wakil Ketua DPRD Kalteng H. Abdul Razak, Ketua TP-PKK Prov. Kalteng Ivo Sugianto Sabran, Forkopimda, Sekda Prov. Kalteng H. Nuryakin, Ketua MUI Kalteng Khairil Anwar, Pj. Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu, Pj. Bupati Kapuas Darliansjah, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov. Kalteng, dan masyarakat Kota Palangka Raya.
Gubernur Kalteng Luncurkan Tabungan Beasiswa Berkah Wirausaha
Kegiatan tersebut bertujuan membantu para mahasiswa yang kurang mampu. [685] url asal
#gubernur-kalteng #sugianto-sabran #adv
(Republika - News) 19/08/24 22:46
v/14516866/
REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengadakan silaturahmi dengan mahasiswa lingkup Pemprov Kalteng sekaligus me-launching Tabungan Beasiswa Berkah (TABE) Wirausaha, dan membuka pasar murah untuk mahasiswa yang tidak mampu dan mahasiswa perantauan, yang berlangsung di area Bundaran Besar (Bunbes) Palangka Raya, Ahad (18/8/2024) sore.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan RI. Gubernur Kalteng mengakui ketika awal-awal masa kepemimpinannya dihadapkan pada anggaran APBD yang masih terbatas serta fokus pada pembangunan infrastruktur dan perekonomian.
Tetapi lanjutnya dia, kondisinya sekarang sudah berbeda. "Karena anggaran APBD kita naik sehingga pemerintah provinsi bisa memberikan bantuan kepada mahasiswa, walaupun belum maksimal,” ucapnya melalui keterangan tertulis, Senin (19/8/2024).
Sebagai Gubernur, ia berharap, “Mudah-mudahan periode berikutnya nanti lima tahun ke depan bantuan TABE ini bisa naik lagi di angka 5 juta rupiah per mahasiswa penerima TABE,” sambung Gubernur.
Dikatakannya pula, kalau APBD Kalimantan Tengah bisa menyentuh Rp 13 triliun, maka tidak jadi masalah bantuan untuk mahasiswa sampai maksimal Rp 15 juta. “Apalagi didukung adanya pasar penyeimbang beberapa bulan sekali dari pemerintah provinsi, hal ini akan mengurangi beban orang tua yang ada di kampung-kampung,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut diserahkan pula bantuan UKM CSR Bank Kalteng dengan pemerintah provinsi yang diberikan kepada 942 mahasiswa penerima program Stilumus Bantuan Usaha yang totalnya sebesar Rp 942.000.000 atau masing-masing penerima bantuan sebesar Rp 1 juta.
“Saya minta Kadis Koperasi dan UKM terus gali potensi mahasiswa, supaya selain mereka belajar juga ada keinginan untuk bekerja, sehingga akhirnya mereka nanti bisa mandiri,” kata Gubernur.
Selain itu, Sugianto juga meminta mahasiswa, pemuda pemudi Isen Mulang, pemuda pemudi Tambun Bungai untuk tetap semangat belajar, dan bagi mahasiswa-mahasiswa perantauan yang ada di Kalimantan Tengah tetap semangat dan fokus belajar.
“Bagi yang merasa ingin bekerja seperti UMKM tadi, akan kami support dengan pendanaan/permodalan,” ujarnya.
Sementara itu, Wagub Kalteng H. Edy Pratowo dalam arahannya kepada mahasiswa yang hadir menyampaikan, bahwa rangkaian kegiatan tersebut adalah bentuk perhatian Pemprov Kalteng melalui Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, yang selalu peduli terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM).
“Banyak hal yang sudah dilakukan, melalui beasiswa Berkah, dan hari ini akan di Launching TABE Wirausaha. Kami juga berharap melalui adik-adik mahasiswa, terus kita bergandengan tangan mengawal pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah untuk keberlanjutan Kalteng BERKAH di masa yang akan datang,” tuturnya.
Hal yang senada disampaikan oleh Sekda Prov. Kalteng H. Nuryakin bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh Gubernur Kalteng tersebut bertujuan membantu para mahasiswa yang kurang mampu, supaya bisa memiliki kehidupan yang layak khususnya untuk konsumsi sehari-hari.
Selanjutnya, Sekda menjelaskan pula, peluncuran TABE Wirausaha merupakan kegiatan kerja sama antara pemerintah provinsi dengan Bank Kalteng, dan pada hari ini kita akan menumbuhkan wirausaha-wirausaha muda sebanyak 942 orang mahasiswa yang sudah mempunyai usaha.
“Kita akan membantu melalui CSR Bank Kalteng sesuai dengan persetujuan pak Gubernur, yaitu masing-masing mahasiswa yang sudah mendaftarkan dirinya selaku wirausaha muda akan dibantu sebesar 1 juta rupiah,” jelasnya.
Serangkaian dengan kegiatan tersebut, dilaksanakan pula pasar murah yang membagikan sebanyak 6.000 paket bantuan sembako oleh Gubernur Kalteng, terdiri dari beras 10 kg, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg, kue kering 1 kaleng, susu 1 kaleng, sirup 1 botol dan daging ayam 1 pack, dengan total harga di pasaran sebesar Rp 327.000 per paket. Tetapi Pemprov. Kalteng memberi subsidi sebesar Rp 307.000 sehingga mahasiswa cukup menebus sebesar Rp 20 ribu saja.
Diinformasikan pula, pada kesempatan tersebut Gubernur Kalteng menyerahkan dukungan Bantuan Belajar (BABE) Berkah bagi siswa Paskibraka Tingkat Nasional dan Provinsi total sebesar Rp 280.000.000 untuk 56 orang. Kemudian Bantuan Belajar (BABE) Berkah bagi peserta Marching Band Tingkat Provinsi Kalteng total sebesar Rp 175.000.000 untuk 70 orang.
Kemudian Bantuan Belajar (BABE) Berkah bagi siswa Pelestari Seni dan Budaya total sebesar Rp 72.000.000 untuk 36 orang, bantuan BABE Berkah bagi siswa Kelompok Paduan Suara total sebesar Rp 57.000.000 untuk 114 orang, serta bantuan BABE Berkah bagi siswa Kelompok Penari, Pemusik dan Crew Talent total sebesar Rp 84.000.000 untuk 42 orang; dan bantuan BABE Berkah bagi siswa Berprestasi sebanyak 2 (dua) unit laptop.
Akhiri Masa Jabatan, Gubernur Kalteng Persembahkan Karya-karya Monumental
Di penghujung masa jabatan, pasangan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo marathon selesaikan program proyek-proyek strategis. - Bagian all [714] url asal
#gubernur-kalteng #sugianto-sabran #pemprov-kalteng #inews-id-stories
(iNews - Terkini) 12/07/24 14:36
v/10531532/
PALANGKA RAYA, iNews.id - Di penghujung masa jabatan, pasangan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo marathon selesaikan program proyek-proyek strategis, khususnya yang berdampak pada hajat hidup orang banyak.
Banyak kalangan menilai, Gubernur Kalteng dua periode tersebut sebagai seorang yang sangat visioner, ide dan gagasannya mampu menembus dan menjawab tantangan di masa depan. Terlebih dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sudah berada di depan mata, maka Kalimantan Tengah harus siap dalam segala hal sebagai penyangga IKN.
Ditemui di Palangka Raya pada Kamis (11/7/2024), Gubernur Sugianto Sabran mengatakan pentingnya kesiapan Kalteng menyambut IKN, agar benar-benar memiliki peran strategis sebagai penyangga IKN ke depan.
“Tidak ada kata lain, kita harus siap dalam segala hal, di antaranya dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam, baik itu sentra kawasan ekonomi hingga sektor wisatanya. Tidak kalah pentingnya adalah pengembangan dan peningkatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan pelatihan,” ucapnya.
Membangun Universitas Modern
Menurut Sugianto, percuma memiliki kekayaan alam yang melimpah, apabila tidak memiliki SDM yang memadai dan memiliki daya saing. Untuk itu, Pemprov Kalteng akan membangun perguruan tinggi yang representatif, yang mampu bersaing dengan daerah lain di pulau Jawa khususnya.
“Dengan dibangunnya perguruan tinggi yang memadai, putra-putri Kalteng tidak mesti harus kuliah di luar Kalteng, karena apa yang mereka butuhkan sudah tersedia dengan baik. Membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan ini merupakan investasi masa depan, jangan berpikir berapa banyak anggaran yang dikeluarkan, tapi berpikirlah seberapa besar manfaat yang akan didapatkan kelak,” tuturnya.
Rumah Sakit Pemprov Kalteng di Kabupaten
Sebagian kalangan mengkritisi gagasan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran membangun rumah sakit pemerintah provinsi di kabupaten, karena dipandang tidak tepat tujuan dan sasaran, serta sulit untuk dikembangkan.
Pandangan-pandangan tersebut kini sudah terpatahkan, setelah gedung rumah sakit di Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan tersebut berdiri megah dan siap beroperasi paling lambat pada Desember mendatang. Rumah sakit kelas B dengan desain modern tersebut dilengkapi ruangan dan peralatan yang mumpuni, tidak kalah saing dengan rumah sakit lain di wilayah Indonesia, bahkan internasional.
Menurut Sugianto Sabran, membangun rumah sakit provinsi di daerah untuk menjawab keterjangakuan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan kesehatan.
“Dalam membangun, kita harus mampu menembus masa depan dengan bercermin pada kondisi masa lalu dan faktual masa kini. Luasan Kalteng satu setengah kali pulau Jawa dengan geografis yang spesifik, pemerataan pembangunan dan layanan tidak semudah pulau Jawa. Kesehatan merupakan hajat hidup orang banyak, karena itulah, sentra-sentra layanan kesehatan seperti rumah sakit modern perlu dibangun di daerah untuk memperpendek jangkauan layanan kesehatan,” katanya.
Dia menambahkan, rumah sakit ini, akan dilengkapi peralatan modern bertaraf internasional, serta penyiapan SDM kesehatan yang unggul, di antaranya dokter-dokter spesialis.
”Kita akan biayai sekolah atau kuliah di universitas terbaik, baik di dalam mapun luar negeri untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Kalimantan Tengah,” ucapnya.
Dia menuturkan, dalam tahun ini juga akan mulai dibangunnya RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. Pembangunan ini merupakan relokasi dari rumah sakit sebelumnya yang sudah tidak memadai, terkesan kumuh, dan tidak modern.
Bundaran Besar Simbol Ketahanan dan Peradaban
Renovasi bundaran besar Palangka Raya kini telah usai, dan merupakan kebanggan bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Selain itu, menjadi kado terindah di akhir masa jabatan Gubernur Kalteng.
Bundaran besar yang persis berada di jantung Kota Palangka Raya tersebut, berdiri megah menyerupai Talawang (perisai), memaknai ketahanan dan simbol peradaban.
“Kalimantan Tengah harus memiliki landmark, terlebih Kota Palangka Raya yang merupakan ibu kota provinsi, harus mencerminkan wajah Provinsi Kalimantan Tengah. Bundaran ini diharapkan menjadi tugu peringatan kebangkitan pembangunan di Kalteng, dan sentrum budaya dan peradaban,” ujar Sugianto Sabran.
APBD dan Shrimp Estate
Berbanding lurus dengan capaian-capaian pembangunan di era kepemimpinan Sugianto Sabran-Edy Pratowo, APBD Kalteng meningkat tajam menyentuh angka Rp8,79 triliun pada anggaran murni tahun 2024. Bahkan, diperkirakan akan mampu menyentuh angka Rp10 triliun pada anggaran perubahan. Hal ini menunjukkan kenaikan tiga kali lipat sejak awal menjabat pada 2016, APBD Kalteng hanya Rp3,43 triliun.
Sugianto Sabran mengatakan, dengan peningkatan APBD yang meningkat tajam, akan semakin mudah dalam melaksanakan program dan kegiatan prioritas, termasuk pengembangan kawasan tambak udang vaname (shrimp estate) di Kabupaten Sukamara, yang akan mampu menjadi daya ungkit perekonomian masyarakat pesisir khususnya.
"Kawasan tambak udang vaname yang kita kembangkan saat ini seluas 40,17 hektare, hal ini akan dikembangkan optimal. Ke depan, akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi yang tangguh di Kalimantan Tengah,” tuturnya.
Editor: Anindita Trinoviana