KOMPAS.com - Pelita Jaya Jakarta berhasil meraih gelar juara Indonesia Basketball League (IBL), kompetisi teratas bola basket Tanah Air, musim 2024.
Pelita Jaya memastikan gelar juara IBL 2024 setelah menang atas Satria Muda di babak final dengan skor seri 2-1.
Sebelumnya, Pelita Jaya sempat mengalami kekalahan pada pertandingan pertama 71-84.
Lalu, Pelita Jaya bangkit dan memenangi dua pertandingan berikutnya.
Game kedua dimenangkan dengan kedudukan 82-70. Adapun pada game ketiga yang menentukan, Pelita Jaya meraih kemenangan dengan skor 73-65. Kemenangan itu menjadikan Pelita Jaya juara IBL 2024.
Pelita Jaya mengakhiri puasa gelar selama tujuh tahun. Kali terakhir Pelita Jaya menjadi juara IBL ialah pada 2017.
Adapun ini adalah gelar keempat dalam sejarah Pelita Jaya, yang semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai tim papan atas di IBL.
Selain itu, kemenangan ini juga memastikan Pelita Jaya lolos ke FIBA Basketball Champions League (BCL) Asia Qualifiers 2025.
Bagi Pelita Jaya, ini adalah tiket keduanya membawa nama Indonesia di kancah internasional melalui BCL Asia Qualifiers.
Sebelumnya, Pelita Jaya jalani debut dan berhasil duduk di 5 Besar Asia.
Kesuksesan Pelita Jaya juara IBL 2024 ini tak lepas dari performa cemerlang dari Muhammad Arighi. Dia menjadi sorotan dalam final ini dengan mencetak 13 poin dalam 23 menit permainan.
Sebelumnya, Pelita Jaya telah mencapai final tiga tahun berturut-turut, tetapi selalu gagal meraih gelar juara.
Kemenangan ini merupakan bukti dari ketekunan dan kerja keras seluruh tim.sangat berirama dengan motto tim Jakarta ini, "United we stand".
Musim ini, tim besutan Johannis Winar ini juga diperkuat pemain impor anyar KJ Mcdaniels, James Dickey III, dan pemain andalan tim nasional Filipina, Justin brownlee.
Mereka menunjukkan kerja sama solid dengan pemain top Indonesia yang ada di dalam skuad, seperti Brandon Jawato, Vincent Kosasih, dan Reza Guntara.
Demikian juga dengan para roster muda seperti Agassi Goantara,Yesaya Saudale, Hendrick Xavi Yonga, Aldy izzatur, Nickson Gosal, serta duo jawara Liga Mahasiswa Anto Boy Ratan dan Greans Tangkulung.
Mereka akan menjadi senjata potensial bagi Pelita Jaya pada musim-musim ke depan.
Kesuksesan Pelita Jaya juara IBL 2024 ini membuat kapten Andakara Prastawa mengungkapkan rasa syukur. Ini karena momen juara tersebut sangat dinantikan oleh semuanya.
"Ini adalah momen yang sangat berarti bagi kami semua. Kami telah bekerja keras sepanjang musim ini dan akhirnya semua usaha itu terbayar. Terima kasih kepada seluruh tim, pelatih, manajemen dan pastinya para PJHolics yang selalu mendukung kami!" ucap Prastawa dalam siaran pers yang diterima.
Finals MVP Jerome Beane Jr menambahkan sudah lama memimpikan menjadi juara di IBL. Apalagi semua telah bekerja keras untuk menjadi yang terbaik.
"Juara di ajang ini seperti mimpi jadi kenyataan. Ini bukan soal saya mendapatkan penghargaan sebagai MVP, tetapi ini soal perjuangan semua pemain yang total untuk tim ini," ucapnya.
"Kami telah menghadapi berbagai macam tantangan, tetapi kami mampu melewati semuanya dengan kebersamaan. Kemenangan ini pun seperti bukti kelulusan dari ujian yang kami lalui selama ini. United we stand," kata Beane.
Sementara itu, pelatih Pelita Jaya Johannis Winar menegaskan kesuksesan Pelita Jaya memenangi gelar juara di IBL 2024 adalah berkat dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim.
"Kami menghadapi banyak tantangan sepanjang musim ini baik di IBL dan BCL Asia, tetapi kami berhasil mengatasinya dengan semangat kebersamaan," tuturnya.
"Saya sangat bangga dengan apa yang telah dicapai oleh tim ini. Tugas kami untuk terus berkembang dan menjadi tim yang lebih solid lagi menuju musim depan," ujarnya.
"Kemenangan ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi Pelita Jaya, tetapi juga memberikan harapan baru bagi para pendukung bahwa tim ini dapat terus bersaing dan meraih prestasi di masa depan," katanya.