JAKARTA, KOMPAS.com - Samsung Galaxy Z Flip 6 resmi masuk Indonesia pada Rabu (24/7/2024). Ponsel ini membawa banyak peningkatan, salah satunya kamera yang makin canggih untuk membuat konten, mulai dari resolusi kamera yang makin besar hingga fitur-fitur yang di-upgrade.
Head of Mobile Experience Business, Samsung Electronics Indonesia Lo Khing Seng mengatakan kamera Samsung Z Flip 6 naik kelas. Kini, resolusi kamera utama ponsel ini ditingkatkan menjadi 50 MP.
Berbeda dengan pendahulunya yang dirilis tahun lalu, Samsung Galaxy Z Flip 5, yang dibekali kamera utama 12 MP.
"Samsung Galaxy Z Flip 6 hadir membawa peningkatan yang lebih besar dan disempurnakan. Resolusi kameranya kini empat kali lebih besar dari seri sebelumnya," kata Lo Khing Seng di atas panggung acara Local Launch Galaxy Z Fold-Flip 6 di Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2024).
Kamera 50 MP ini memiliki bukaan lensa (aperture) f/1.8, dengan Dual Pixel AutoFocus, dan teknologi penstabil gambar (Optical Image Stabilization/OIS). Kamera 50 MP tersebut masih ditemani dengan kamera ultrawide 12 MP (f/2.2).
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Kamera Samsung Galaxy Z Flip 6 naik kelas. Kini, kamera utamanya beresolusi 50 MP, naik 4x lipat dari seri sebelumnya. Tak hanya resolusinya saja yang ditingkatkan, fitur kameranya pun di-
upgrade. Salah satu yang istimewa, kata Lo Khing Seng, adalah fitur fitur AI ekslusif bernama AutoZoom.
Dengan AutoZoom di FlexCam (mode memotret dengan menekuk ponsel), pengguna dapat secara otomatis dan hands-free menemukan framing yang paling tepat untuk pengguna.
Samsung Z Flip 6 juga membawa fitur Nightography yang ditingkatkan dengan noise reduction. Menurut Lo Khing Seng, ini bakal memberikan hasil foto dan video yang lebih baik bahkan dalam kondisi low-light
Fitur Nightography ponsel ini juga dikembangkan lewat kerjasama dengan aplikasi sosial media popular, Instagram. Jadi, pengguna bisa mengambil foto yang lebih baik di malam hari dan membagikannya langsung dari aplikasi.
"Pengguna bisa mengambil foto dan merekam video dengan Nightography mode, langsung dari Instagram. Ini akan mempermudah pengguna saat membuat konten dengan hasil yang lebih bagus," kata Lo Khing Seng.
Samsung Galaxy Z Flip 6 memiliki fitur Super HDR untuk memotret dan merekam konten dengan lebih tajam.
Lo Khing Seng menambahkan, proses pembuatan konten dengan Samsung Z Flip 6 lebih eksploratif. Hal ini berkat adanya fitur AI Generative Edit seperti Portrait Studio, Instant Slow-Mo, dan Live Effect.
Dengan Generative Edit "Portrait Studio", pengguna dapat menyulap foto menjadi ala karakter komik dan kartun 3D, lukisan cat air, hingga sketsa hitam-putih. Berikut demonstrasi fitur Portrait Studio untuk membuat avatar AI di Samsung Z Flip 6.
Samsung Galaxy Z Flip 6 juga dilengkapi dengan fitur Instant Slow-Mo versi upgrade. Fitur Instant Slow-Mo ini memungkinkan pengguna menerapkan efek gerakan lambat atau slow motion 1/4x pada video apapun.
Sebenarnya, fitur Instant Slow-Mo debut pertama kali di Samsung S24 series. Ketika itu, pengguna harus masuk ke pengeditan di galeri HP Samsung S24 series untuk menerapkan efek slow motion dan memotong video slow motion untuk dibagikan ke platform lain.
Nah, Instant Slow-Mo ini di-upgrade. Samsung kini menyederhanakan proses memotong dan menyimpan video slow motion, dengan disertakannya shortcut download.
Dengan shortcut download yang baru, pengguna bisa menyimpan hasil video Instant Slow-Mo secara langsung di galeri Samsung Galaxy Z Flip 6, tanpa perlu masuk ke mode pengeditan terlebih dahulu. Shortcut download ini diwakili dengan ikon "panah ke bawah" di pojok kiri atas video.
Hasil video Instant Slow-Mo akan langsung tersimpan ke galeri. Pengguna bisa membagikan video ini ke Instagram Reels, Instagram Stories, TikTok, dan media sosial lain.
Sebelum ada shortcut download, pengguna harus secara manual memotong dan menyimpan bagian yang diedit dengan Instant slow motion.
Hasil video yang diedit pakai fitur Instant Slow-Mo ini terbilang bagus dan mengesankan, tak terlihat patah-patah.
Hal ini berkat perangkat lunak "Pro Visual Engine" yang dikembangkan Samsung. Pro Visual Engine mengandalkan AI untuk menambahkan efek slow motion pada video.
Apa yang dilakukan AI Pro Visual Engine di sini adalah membaca bingkai video secara berurutan, lalu menambahkan bingkai yang dihasilkan AI di antara bingkai tersebut.
Dengan begitu, ketika video diperlambat (1/4x) dengan AI, video tetap terlihat mulus secara alami. Pro Visual Engine pertama kali debut di Galaxy S24 series. Kemudian dibawa ke Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6 terbaru.
Samsung Galaxy Z Flip 6 juga punya fitur Live Effect. Fitur ini bisa menyulap obyek foto 2D yang diam menjadi 3D yang bergerak.