JAKARTA,investor.id – PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menyebut, tiga produk Reksa Dana Saham Power Fund Serie (PFS) mengungguli kinerja Indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam tiga bulan terakhir. Sebab, ketiganya mencatatkan kenaikan hingga 18%.
Head of IPOT Fund Dody Mardiansyah menjelaskan, dalam tiga bulan terakhir, saat IHSG hanya tumbuh 13,6% hingga 20 September 2024 lalu, PFS berhasil mencatat pertumbuhan yang mengesankan.
“Reksa Dana Indeks Premier ETF IDX High Dividend 20 (XIHD) melesat hingga 18,4%, sementara Reksa Dana Indeks Premier ETF IDX30 (XIID) dan Reksa Dana Premier ETF SRI-KEHATI (XISR) masing-masing tumbuh 18,3% dan 16,4%,” ungkap Doddy dalam keteranganya, Rabu (2/10/2024).
Doddy mengatakan, pihaknya percaya bahwa pendekatan investasi pasif bukan hanya sekadar strategi, tetapi juga filosofi yang berorientasi pada stabilitas dan pertumbuhan jangka panjang. Reksa Dana Saham Power Fund Serie telah menunjukkan bahwa dengan manajemen yang tepat dan pemilihan aset yang cermat, investor dapat meraih hasil yang lebih baik tanpa risiko yang berlebihan.
Dengan strategi pengelolaan indeks yang efisien, PFS terdiversifikasi secara optimal untuk mengikuti pergerakan pasar tanpa frekuensi transaksi yang tinggi. Pendekatan ini mengurangi risiko dari keputusan investasi jangka pendek yang sering kali membawa ketidakpastian.
“Melalui pemantauan rutin dan strategi yang matang, PFS berhasil menyusun portofolio yang efisien, menghadirkan kinerja yang melampaui harapan,” paparnya.
Menurut Doddy, PFS telah memberikan kinerja yang konsisten, mengatasi banyak reksa dana aktif yang berusaha keras untuk mengungguli pasar. Keberhasilan ini menggarisbawahi pentingnya pemilihan strategi investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan individu.
"Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya investasi cerdas, kami berharap hasil positif dari PFS dapat menginspirasi lebih banyak investor untuk mempertimbangkan pendekatan pasif yang lebih menguntungkan. Kami percaya bahwa dengan pendekatan yang bijak, investor dapat meraih hasil yang optimal tanpa harus menghadapi risiko berlebihan,” pungkas Dody.
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News