JAKARTA, investor.id – Beda jenis minuman kopi, beda pula jenis susu yang digunakan. Pengetahuan ini harus dipahami para pengusaha kafe.
“Saat ini industri kafe menjamur dan marak minuman berbasis powder yang memakai susu sebagai campuran. Sayangnya, edukasi soal penggunaan susu yang tepat belum begitu meluas. Padahal, beda jenis minuman kopi, beda pula jenis susu yang digunakan,” ujar Trade Marketing Manager Food Service PT Indolakto (Indomilk), Prita Utami di sela Jakarta Coffee Week (JCW) 2024 di ICE BSD, Jumat (1/11/2024).
Prita memaparkan, ada 7 kategori produk dairy (susu dan olahannya) yang harus diketahui dan dipahami para pelaku usaha F&B, khususnya pelaku usaha kopi. Produk dairy itu adalah fresh milk, UHT milk, powdered milk, sweetened condensed milk, evaporated milk, dan ice cream.
“Fresh milk merupakan produk susu segar yang dikemas melalui proses pasteurisasi, cocok dipakai untuk membuat speciality coffee. UHT Full Cream untuk membuat minuman kopi dingin, kedua produk ini merupakan produk tanpa penambahan gula (no added sugar),” papar Prita.
“Sedangkan sweetened condensed milk atau kental manis dan evaporated milk biasa digunakan sebagai campuran ala kopi tradisional,” lanjut Prita.
Selanjutnya, susu bubuk dengan kandungan lemak dan protein yang tinggi dapat memberikan aroma dan cita rasa susu yang kuat pada baking, cooking, dan minuman.
Ice cream memberikan rasa susu yang kuat dan lezat sebagai topping pada makanan dan minuman.
"Fresh Milk dapat dipilih untuk menyempurnakan berbagai sajian minuman kopi panas seperti coffee latte, dengan karakter rasa yang plain, mudah di-frothing sehingga dapat menghasilkan busa yang lentur dan mudah dibentuk untuk menciptakan latte art yang smooth, silky dan shiny,” kata Restu Sadam Hasan, 1st Winner Indonesia Latte Art Champion 2019 & 2021.
Coffee Consultant & World Certified Coffee Judge, Hendri Kurniawan, menjelaskan, UHT Full Cream dengan karakter susu yang rich, milky, dan creamy merupakan jenis susu untuk berbagai sajian minuman kopi dingin karena teksturnya lebih tahan lama dan rasa tetap enak walaupun es sudah mencair.
“UHT Full Cream diformulasikan untuk multipurpose applications yang juga bisa digunakan untuk campuran kopi dan minuman dingin lainnya. UHT Full Cream juga mudah di-frothing, merupakan solusi untuk area yang tidak memiliki akses akan produk susu segar,” jelas Hendri.
Diakui Prita, pasar kopi yang luas di Indonesia membuat permintaan bahan baku khususnya susu segar berkualitas tinggi berpotensi tumbuh secara signifikan. Selain kualitas, sertifikasi halal dan keamanan pangan produk, Indomilk berkomitmen untuk menjadi solusi dan dukungan yang komprehensif bagi para pelaku usaha F&B berupa jaringan distribusi yang luas serta kolaborasi dan ko-kreasi bersama demi kepuasan konsumen.
Di JCW 2024, Indomilk, produk susu dari PT Indolakto entitas anak PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk untuk kedua kalinya sebagai official milk sponsor event Jakarta Coffee Week (JCW) 2024
Indomilk berkolaborasi dengan beberapa customer dan expert kopi menghadirkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya edukatif seperti talkshow, latte art coaching clinic dan signature beverage coaching clinic.
Keikutsertaan dalam JCW merupakan rangkaian penutup acara Indomilk coffeepreneur workshop yang pada tahun ini sudah masuk tahun ke-3, yang bertujuan untuk menambah wawasan atas aneka jenis susu guna mendukung para pelaku usaha kopi dalam berkreasi membuat aneka minuman dengan campuran susu. Program tersebut sudah berjalan dari tahun 2022 hingga 2024 di 27 titik dan telah menjangkau lebih dari 1.000 coffeepreneur dan/atau barista.
Editor: Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News