Perbankan dinilai sebagai salah satu lembaga yang memungkinkan adanya peningkatan dari perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Australia. [398] url asal
Bisnis.com, JAKARTA – Sektor perbankan memiliki peran penting sebagai katalisator dalam upaya meningkatkan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Australia, terutama di bidang investasi dan perdagangan.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Mansury usai peresmian kantor perwakilan atau representative officeBNI di Sydney, Australia pada hari ini, Kamis (5/9/2024).
Pahala mengatakan bahwa kedua negara merupakan comprehensive strategic partner. Tercatat, Indonesia merupakan mitra perdagangan bagi Australia nomor 8 dan Australia merupakan mitra perdagangan bagi Indonesia nomor 12.
"Perbankan tentunya merupakan salah satu enabler atau salah satu lembaga yang memungkinkan adanya peningkatan dari perdagangan dan investasi," ujarnya di Sydney, Kamis (5/9/2024).
Walaupun, Pahala menyoroti pada tahun 2023 terjadi penurunan dalam peringkat investasi antara Indonesia dan Australia, namun saat ini hubungan ekonomi antara kedua negara tetap berkembang.
Perusahaan Indonesia yang terkait sektor-sektor strategis atau hilirisasi dari mineral kritis, sektor pangan, serta sektor services seperti mining contracting sudah banyak yang melakukan ekspansi ke Australia. Sebaliknya, perusahaan-perusahaan Australia pun juga sudah masuk ke sektor pemrosesan mineral kritis di Indonesia.
“Moga-moga dengan adanya bank BNI di Sydney ini akan bisa membuka lebih banyak lagi kesempatan untuk meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi serta memberikan layanan bagi warga negara Indonesia dan juga diaspora yang berada di Sydney,” ucapnya yang juga menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama BNI.
Dia juga menyebutkan bahwa Kemlu RI pun sudah menandatangani kerja sama dengan BNI untuk memberikan layanan bagi diaspora termasuk bagi diaspora yang tidak memiliki paspor dan kewarganegaraan Indonesia. Hal ini dilakukan juga bisa mendorong masuknya uang atau investasi ke Indonesia secara lebih luas lagi ke depannya.
Sebagaimana diketahui, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (BBNI) resmi membuka kantor perwakilan atau representative office di Sydney, Australia pada hari ini Kamis (5/9/2024). BNI pun menjadi bank asal Indonesia pertama yang memiliki kantor di Australia.
Pahala meyakini bahwa kehadiran BNI di Sydney akan semakin memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Australia.
Beberapa sektor utama yang kerap digeluti pengusaha Indonesia di Australia, yakni sektor pertambangan dan mining contracting, di mana pengusaha Indonesia berperan sebagai penyedia jasa untuk bisa melakukan operasionalisasi dari kegiatan pertambangan di Australia.
Selain itu, pihaknya juga membidik sejumlah sektor potensial di Australia, seperti sektor kesehatan, sektor pertanian, hingga agrikultural.
“Kita berharap dengan berkembangnya sektor jasa khususnya mining contractor sektor pertambangan dan sektor jasa lainnya mudah-mudahan bisa membuka peluang bagi perusahaan Indonesia dan diaspora Indonesia,” ujarnya.
Bisnis.com, SYDNEY - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (BBNI) kini memiliki kantor perwakilan di Australia. Pembukaan kantor perwakilan baru ini menambah daftar jaringan global bank pelat merah tersebut.
Representative Office BNI telah diresmikan pada hari ini, Kamis (5/9/2024). Kantor Perwakilan BNI tersebut berada tepat di pusat bisnis Kota Sydney, tepatnya di Salesforce Tower.
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dalam sambutannya mengatakan pembukaan kantor perwakilan ini tidak hanya menjadi langkah ekspansi bagi perseroan, tetapi juga akan menjadi sejarah penting dalam kerja sama bisnis dan kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Australia.
"Sebagai bank pertama yang membuka kantor perwakilan di Australia, kami bersyukur dapat berperan mendukung implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement," ujarnya di Sydney, Kamis (5/9/2024).
Royke menambahkan pihaknya memandang kemitraan tersebut sebagai landasan strategi dalam hubungan kerja sama jangka panjang kedua negara, yang dapat menghadirkan peluang besar dalam beberapa aspek.
Pertama, memperluas perdagangan; kedua meningkatkan investasi, dan ketiga memperkuat kolaborasi di berbagai sektor yang vital bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara.
Selain itu, Royke menyampaikan, sebagai salah satu pemain industri perbankan Indonesia, BNI juga berkomitmen untuk menjadi penggerak utama potensi-potensi kerja sama kedua negara yang ada.
"Kami juga ikut memastikan bahwa kemitraan strategis Indonesia-Australia dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat dan dunia usaha di kedua negara dan juga mendukung diaspora Indonesia di Australia," kata Royke.
Jajaran direksi dan kepala divisi BNI turut hadir dalam acara peresmian Kantor Perwakilan BNI di Australia pada hari ini. Selain itu, hadir juga Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Mansury, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RI untuk Australia dan Republik Vanuatu Siswo Pramono, Asdep Bidang Jasa Keuangan BUMN Bin Nahadi, Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung, dan Dirjen Imigrasi Silmy Karim.
Peresmian Kantor Perwakilan/Representative Office BNI di Sydney, Australia, Kamis (5/9/2024)/Bisnis-Maria Y. Benyamin
Adapun, selain Australia, BNI saat ini memiliki 8 jaringan global, yaitu BNI Singapura, BNI Hong Kong, BNI Tokyo, BNI Osaka, BNI Seoul, BNI New York, BNI London, dan BNI Amsterdam.
Sepanjang semester I/2024, BBNI telah membukukan laba senilai Rp10,7 triliun atau tumbuh 3,8% secara tahunan (YoY) dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Perolehan laba bersih tersebut didukung akselerasi pertumbuhan bisnis, baik dari sisi penyaluran kredit dan transaksi nasabah, maupun momentum perbaikan kualitas aset yang terjaga.
Tercatat, BNI mencatatkan pertumbuhan kredit per Juni 2024 sebesar 11,7% YoY menjadi Rp727 triliun, meningkat dibandingkan pertumbuhan kredit di kuartal pertama yang sebesar 9,6% YoY.
Pertumbuhan kredit BNI dihasilkan dari ekspansi yang prudent di segmen berisiko rendah, yaitu korporasi blue chip baik swasta dan BUMN, kredit konsumer, dan perusahaan anak.