KOMPAS.com – Malaysia adalah salah satu destinasi wisata di Asia Tenggara yang memiliki daya tarik sepanjang tahun.
Dengan iklim tropisnya, negara ini memiliki dua musim utama, yaitu musim panas yang kering dan musim hujan.
Namun, ada waktu-waktu tertentu yang direkomendasikan untuk liburan ke berbagai wilayah Malaysia agar pengalaman Anda lebih optimal.
Dilansir dari laman lonelyplanet, berikut adalah waktu-waktu terbaik untuk liburan di Malaysia berdasarkan tujuan dan musim.
1. Desember–Februari: Pantai barat Semenanjung Malaysia
Bulan-bulan ini adalah waktu terbaik untuk menikmati pantai-pantai di bagian barat Malaysia, seperti Langkawi dan George Town di Penang karena cuaca cenderung kering.
Meskipun ada curah hujan, biasanya hanya terjadi di sore hari dan tidak mengganggu aktivitas wisata.
Selain itu, pada akhir Januari atau awal Februari, wisatawan dapat menikmati perayaan budaya besar, seperti Tahun Baru China dan Thaipusam.
2. Maret–Mei: Periode musim semi yang kering
Maret hingga Mei adalah waktu yang ideal untuk wisata alam di taman nasional Malaysia, seperti Taman Negara atau Gunung Kinabalu di Sabah.
Cuaca yang cenderung kering dan tidak terlalu lembap, cocok untuk aktivitas luar ruangan seperti mendaki dan melihat satwa liar.
April juga menjadi waktu terbaik untuk berkunjung ke Sabah karena kondisi yang lebih kering, ideal untuk kegiatan menyelam dan mendaki.
3. Juni–September: Pantai timur dan Kuala Lumpur
Di musim panas utara ini, pantai timur Malaysia seperti Pulau Redang dan Pulau Perhentian menjadi destinasi favorit dengan kondisi cuaca yang lebih kering dan visibilitas bawah laut yang baik, cocok untuk snorkeling dan menyelam.
www.luxuo.com Petronas Tower, Kuala Lumpur, Malaysia.Kuala Lumpur juga berada dalam musim yang relatif kering, meskipun tetap lembap. Pada bulan Juli, ada banyak festival menarik seperti Festival George Town di Penang dan Rainforest World Music Festival di Kuching.
4. Oktober–November: Melaka dan Cameron Highlands
Pada musim hujan ini, Melaka dan Cameron Highlands justru menjadi pilihan ideal. Kota bersejarah Melaka biasanya tidak terlalu terpengaruh oleh hujan, menjadikannya tempat yang nyaman untuk menjelajahi budaya dan sejarah.
Di Cameron Highlands, curah hujan yang meningkat membuat flora dan perkebunan teh tumbuh subur, menciptakan pemandangan memukau.