PT Kereta Api Indonesia (Pesero) Daop 1 Jakarta akan melakukan perawatan dan perbaikan pada eskalator di Stasiun Gambir. Hal ini dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan kereta api untuk akses keberangkatan dan kedatangan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ)
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko mengatakan, selama proses pengerjaan tentunya akan menimbulkan gangguan pada pelayanan penumpang di Stasiun Gambir. Pasalnya selama perbaikan/penggantian suku cadang eskalator tersebut tidak dapat dioperasikan.
Ia menambahkan, mulai hari ini 4 November 2024 s.d 1 Desember 2024, eskalator di Stasiun Gambir secara bertahap akan dilakukan perawatan dan penggantian suku cadang. Tahapan - tahapan tersebut yaitu:
1. Tahap kesatu dimulai tanggal 4 November 2024 s.d 6 November 2024 (selama 3 hari) pekerjaan perawatan dan penggantian suku cadang dilakukan pada eskalator no 4 yang menuju peron 3 dan 4;
2. Tahap kedua dimulai tanggal 11 November 2024 s.d 13 November 2024 (selama 3 hari) pekerjaan perawatan dan penggantian suku cadang dilakukan pada eskalator no 2 yang menuju peron 1 dan 2;
3. Tahap ketiga dimulai tanggal 18 November 2024 s.d 20 November 2024 (selama 3 hari) pekerjaan perawatan dan penggantian suku cadang dilakukan pada eskalator no 3 dari lantai dasar; dan.
4. Tahap keempat dimulai tanggal 25 November 2024 s.d 27 November 2024 (selama 3 hari) pekerjaan perawatan dan penggantian suku cadang dilakukan pada eskalator no 1 dari lantai dasar;
KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan KAI yang pada saat ini s.d selesainya proses perawatan dan penggantian suku cadang escalator terganggu kenyamanannya saat beraktifitas / bepergian menggunakan KA dari Stasiun Gambir.
"Atas terganggunya pelayanan dan aktivitas pelanggan KA di Stasiun Gambir dampak perawatan dan penggantian eskalator, KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan KAI di Stasiun Gambir," kata Ixfan dalam keterangan tertulis, Senin (4/11/2024).
Ixfan juga mengimbau agar para pelanggan selalu berhati-hati saat melewati area-area yang berada dekat dengan pekerjaan perawatan dan penggantian suku cadang eskalator.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) era Kabinet Indonesia Maju, Budi Santoso malam ini mendatangi Istana Negara. Kedatangan Budi Santoso untuk menanti pengumuman Menteri dan Wakil Menteri di Kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Saat ditanya mengenai posisi apa yang diemban di Kabinet Prabowo, Budi enggan menyebutkan. Dia hanya bilang untuk melihat pengumuman nanti.
"Nanti kan baru pengumuman, kalo memang disebutkan sebagai menteri ya besok jam 10 ada pelantikan," kata Budi saat ditemui di Istana Negara, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024).
Diketahui Budi merupakan salah satu tokoh yang dipanggil ke kediaman Prabowo Subianto dan mengikuti pembekalan di Hambalang beberapa waktu lalu. Terkait pembahasan pada saat itu, Budi menyebut berkaitan dengan arahan-arahan dan kebijakan ke depan yang sejalan dengan visi dan misinya. Namun, dia bilang Prabowo tidak menyebutkan spesifik bidangnya apa.
"Kan waktu di Kertanegara ya sebenarnya arahan arahan beliau tentang kebijakan ke depan seperti apa, visi misi beliau seperti apa, tapi tidak spesifik bidang apa, kita tunggu nanti aja setengah sembilan," jelasnya.
Seperti diketahui, malam ini Presiden Prabowo akan mengumumkan menteri-menteri dalam kabinetnya. Sejumlah tokoh telah datang ke Istana Negara, seperti Budie Arie, Muhaimin Iskandar, Airlangga Hartarto, hingga Bahlil Lahadalia.
PT Kereta Api Indonesia mencatat peningkatan penumpang di Stasiun Pasar Senen. Revitalisasi stasiun dilakukan untuk antisipasi lonjakan penumpang. [621] url asal
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan volume jumlah penumpang KA Jarak Jauh di Stasiun Pasar Senen dari tahun ke tahun. Stasiun itu dijanjikan mendapatkan perbaikan fasilitas.
Stasiun Pasar Senen melayani 32 perjalanan kereta api jarak jauh dan 52 perjalanan Commuterline. Pada 2021, Stasiun Pasar Senen melayani 1.218.734 penumpang kereta api jarak jauh. Angka itu meningkat signifikan sebesar 155,8 persen pada 2022 menjadi 3.117.565 penumpang. Kemudian, pada tahun 2023 jumlahnya kembali meningkat 30,73 persen menjadi 4.075.619 penumpang.
"Dari Januari hingga September 2024, volume penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen telah mencapai 3.076.540 penumpang. Selain itu, untuk Commuterline ada peningkatan antara tahun 2022 dan 2023. Pada tahun 2022 jumlah pengguna Commuterline yang naik dan turun di Stasiun Pasar Senen yaitu 2.454.306 pengguna, angka tersebut mengalami kenaikan sebanyak 38,16 persen pada tahun 2023 yaitu 3.391.023 pengguna. Dari Januari hingga September 2024, jumlah pengguna Commuterline di Stasiun Pasar Senen sudah mencapai 3.048.234 pengguna," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba, dalam rilis kepada detikTravel, Rabu (16/10/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anne mengatakan dengan peningkatan volume kereta api jarak jauh maupun Commuterline di Stasiun Pasar Senen, KAI melakukan program revitalisasi pengembangan secara berkesinambungan pada Stasiun Pasar Senen. Langkah itu dilakukan agar mampu mengantisipasi lonjakan peningkatan jumlah penumpang.
"Saat ini, di Stasiun Pasar Senen sudah terdapat fasilitas face recognition. Sejak mulai dioperasionalkan pada tanggal 14 September 2024 hingga 10 Oktober 2024, fasilitas face recognition sudah digunakan oleh 20.913 penumpang kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen," kata Anne.
Anne juga mengklaim Stasiun Pasar Senen lebih nyaman dibandingkan sebelumnya. Terdapat sejumlah penambahan fasilitas di stasiun peninggalan kolonial Belanda tersebut, seperti penambahan ruang tunggu ber-AC di hall stasiun, fasilitas eskalator menuju peron 3 dan 4.
"Guna dapat melayani penumpang yang terus meningkat, Stasiun Pasar Senen akan terus mengalami pembangunan. Direncanakan pada tahap selanjutnya, akan dikembangkan dengan tambahan bangunan di sebelah stasiun yang ada saat ini. Nantinya zona keberangkatan dan kedatangan dipisahkan. Rencananya pembangunan untuk pengembangan Stasiun Pasar Senen tersebut akan memakan waktu sekitar dua tahun hingga akhir 2026," kata Anne.
Anne menjelaskan terdapat tiga poin penting dalam rencana pengembangan Stasiun Pasar Senen yakni pembangunan hall dan crossing penumpang baru, beutifikasi stasiun cagar budaya dan penataan landscape, pedestrian dan area parkir.
Luas Stasiun Pasar Senen akan bertambah dari 15.900 m2 menjadi 20.000 m2, sehingga mampu menampung pelanggan KA jarak jauh sebanyak 44.747 penumpang per hari dan pelanggan Commuterline sebanyak 11.144 penumpang per hari.
"Sebagai upaya untuk menciptakan solusi ekosistem perkeretaapian, KAI berkomitmen untuk mengintegrasikan layanan transportasi publik ramah lingkungan. Revitalisasi Stasiun Pasar Senen diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat yang lebih efisien dan berkelanjutan," kata Anne.