Bisnis.com, JAKARTA - Iran dan Israel saling sebar ancaman untuk menyerang satu sama lain, setelah kematian pemimpinan Hizbullah.
Israel secara keji menjatuhkan beberapa roket ke Lebanon untuk membunuh pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrullah.
Balas dendam akhirnya diberikan oleh Iran pada Selasa (1/10/024). Setidaknya 200 roket dijatuhkan di ibu kota Tel Aviv.
Setekah itu, Israel mengancam akan mengirim serangan balasan terhadap Iran yang mengincar ibu kota.
Presiden Iran Masoud kemudian mengatakan, akan terus memberikan balasan terhadap apa saja yang dilakukan oleh Israel.
Tindakan saling serang antar dua negara ini kemudian menimbulkan pertanyaan. Bagaimana kondisi kekuatan militer kedua negara?
Berikut perbandingan kekuatan militer Iran vs Israel:
Iran
Iran memiliki kekuatan Udara yang cukup kuat. Dalam laporan Reuters, angkatan udara Iran punya sekitar 37 ribu personel.
Sedangkan total militer yang dimilikinya yakni 610 tantara aktif dan 350 ribu tantara cadangan.
Adapun menurut laporan dari Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS), tentara Iran tak sebanyak itu dan sudah banyak berkurang imbas sanksi embargo internasional.
Iran saat ini punya belasan jet tempur yang masih berfungsi, di mana kebanyakan merupakan warisan Amerika Serikat dan Rusia. Beberapa jet tempurnya yakni F-4, F-5, Sukhoi-24, dan beberapa pesawat MiG-29, F7 dan F14.
Selain itu, Iran juga punya pesawat nirawak atau drone untuk menyerang musuh melalui jalur udara. IIS mencatat rudal Iran juga masih banyak, yani lebih dari 3.500 rudal.
Adapun pada 2016, Iran sempat mendapatkan sumbangan rudal antipesawat S-3000 dari Rusia, yang mampu menyerang beberapa target secara bersamaan.
Iran juga punya model rudal yang sama, yang dibuat oleh mereka sendiri dan dinamakan dengan rudal Sayyad dan Raad.
Untuk kekuatan darat, Iran memiliki lebih banyak tank dari Israel yakni sebanyak 1996. Kemudian ada 65 ribu kendaraan lapis baja, 580 ribu artileri dan 775 mobile rocket projectors.
Kekuataan Iran di laut pun tak boleh diremahkan, negara ini memiliki 19 kapal selam, 21 kapal patrol, dan puluhan alat hingga kendaraan canggih lain.
Israel
Melansir Al Jazeera, menurut Neraca Militer 2023 Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS), Israel memiliki 169.500 personel militer aktif di angkatan darat, angkatan laut, dan paramiliter.
Sebanyak 465.000 lainnya merupakan pasukan cadangan, sementara 8.000 lainnya merupakan bagian dari paramiliter.
Kemudian merujuk pada Global Fire Power, Israel berada di urutan ke-18 sebagai negara dengan kekuatan militer terbaik di dunia pada 2023.
Negara ini menganggarkan 20,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp320 triliun untuk melengkapi persenjataan mereka di bidang militer.
Berikut rincian kekuatan militer Israel yang aktif saat ini:
1. Pasukan
- 170.000 personel militer aktif
- 465.000 pasukan cadangan
2. Kekuasaan di darat
- 2.200+ tank
- Artileri 530 (SP, Derek, MRL, MOR)
3. Kekuatan di udara
- 339 pesawat berkemampuan tempur termasuk 309 jet tempur serang darat
- 196 jet F-16
- 83 jet F-15
- 30 jet F-35
- 142 helikopter
- 43 helikopter serang Apache
4. Kekuatan angkatan laut
- 5 kapal selam
- 49 patroli dan kombatan pesisir
5. Sistem Pertahanan
Israel mengklaim memiliki sistem pertahanan paling canggih di dunia bernama Iron Dome, yang dirancang untuk mencegat dan menghancurkan roket jarak pendek menggunakan teknologi radar.
Selain itu, Israel juga memiliki balon mata-mata raksasa bernama Sky Dew untuk melindungi wilayah kekuasannya.
Sky Dew merupakan sistem, balon udara, yang mampu terbang di ketinggian dengan radar dan sistem deteksi untuk memindai jarak jauh ke segala arah.
Alat ini bisa mendetekti penyebaran drone, kapal pesiar, dan rudal jarak jauh.
Israel tercatat memiliki sekitar 80 senjata nuklir, dengan 30 di antaranya adalah bom yang dirancang untuk pengiriman dengan pesawat, sementara 50 sisanya dapat ditembakkan melalui rudal balistik jarak menengah, Jericho II.