#30 tag 24jam
KB Bank Catat Pendapatan Bunga Mencapai Rp 3,70 Triliun
KB Bank berhasil mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp3,70 triliun atau naik 14,76% yoy dari periode yang sama pada tahun 2023. [484] url asal
#kilas #kb-bank #tom-woo-yeul-lee #net-interest-income #kredit-umkm-dan-ritel #obligasi-global-singapura #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #kilas-korporasi
(Kontan-Investasi) 04/11/24 08:00
v/17445275/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Kinerja PT Bank KB Bukopin Tbk atau KB Bank menunjukkan pertumbuhan di kuartal III 2024. Bank berkode saham BBKP itu berhasil mencatatkan pendapatan bunga sebesar Rp3,70 triliun atau naik 14,76% year on year (yoy) dari periode yang sama pada tahun 2023.
Catatan baik tersebut turut diimbangi dengan pengelolaan beban bunga yang baik. Per September 2024, KB Bank mencatat beban bunga sebesar Rp2,95 triliun atau terkendali sebesar 4,69% yoy. Berkat pengendalian bunga yang baik, Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih atau net-interest income (NII) yang signifikan sebesar 84,15% atau tumbuh menjadi Rp753 miliar pada September 2024 dari Rp409 miliar pada September 2023.
Direktur Utama KB Bank Tom (Woo Yeul) Lee menyampaikan, pertumbuhan kredit-kredit baru KB Bank menjadi faktor pendorong pertumbuhan kinerja pada kuartal III 2024. Tercatat kredit baru KB Bank tumbuh dua digit mencapai 19,11%. Adapun segmen UMKM dan ritel menjadi pendorong utama dengan kontribusi masing-masing sebesar 41,82% dan 65,30% yoy.
Pertumbuhan kredit tersebut turut memperbaiki net interest margin (NIM) KB Bank pada periode kuartal III 2024 menjadi 1,46% dari 0,66% pada periode sama di tahun sebelumnya.
Berkat catatan positif tersebut, pada bulan Oktober 2024 ini KB Bank juga telah berhasil menerbitkan obligasi global perdana di Singapura sebesar US$300 juta. Tom menegaskan, penerbitan obligasi global ini berguna untuk memperkuat struktur pendanaan KB Bank, sehingga dapat mendorong peningkatan NIM kedepannya.
“Perseroan secara konsisten terus mencatatkan sejumlah pertumbuhan bisnis yang positif seiring dengan perjalanan transformasi pasca menjadi bagian dari KB Financial Group (KBFG). Selain itu, aspek fundamental juga kian membaik dengan akselerasi pada peningkatan kualitas aset,” kata Tom pada Kamis (31/10/2024).
Hingga kuartal III 2024, KB Bank juga berhasil membukukan peningkatan kualitas aset. Rasio LAR KB Bank pada posisi September 2024 turun menjadi 24,92% dari 43,96% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Rasio NPL gross pada posisi September 2024 juga tercatat turun menjadi satu digit 9,58% dari 11,22% pada periode September 2023.
Dengan posisi keuangan yang baik, Tom optimis kinerja KB Bank akan terus tumbuh meskipun ekonomi global sedang mengalami fluktuasi. Hal itu dibuktikan dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) KB Bank 10,26%.
Tom mencatat pertumbuhan DPK ditopang oleh dana-dana murah atau CASA yang mencapai 22,11% yoy pada kuartal III 2024. Adapun Rasio CASA turut terdongkrak menjadi 25,54% pada September 2024 dari 23,06% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dengan tingginya DPK, Tom menegaskan KB Bank yakin dapat menjadi bank pilihan utama masyarakat Indonesia, khususnya dalam memberikan akses layanan perbankan dan keuangan. Tingginya pinjaman dari sektor UMKM dan retail semakin memperkuat bukti dan komitmen KB Bank dalam mendukung perekonomian nasional.
“Kami terus bekerja keras dengan penuh dedikasi dan integritas untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan serta memberikan solusi terbaik bagi kebutuhan nasabah-nasabah kami akan layanan perbankan dan keuangan,” pungkas Tom Lee.
Saham GOTO Melesat di Tengah Komitmen Jangka Panjang Alibaba
Harga saham GOTO ditutup menguat 7% ke level Rp 65/saham pada perdagangan pertama pekan ini setelah libur. [599] url asal
#goto #kilas #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #kilas-korporasi
(Kontan-Investasi) 17/09/24 17:35
v/15137752/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID -Jakarta. Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ditutup menguat 7% ke level Rp 65/saham pada perdagangan pertama pekan ini setelah libur dalam rangka cuti bersama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin 16 September 2024.
Penguatan harga saham GOTO sudah terjadi sejak pekan lalu ketika bangkit dari level Rp 52 dan terus melejit hingga ditutup di level Rp 61/saham pada penutupan perdagangan Jumat (13/9).
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, pada penutupan pasar Selasa ini, saham GOTO diperdagangkan dengan volume sebanyak 7,41 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 477,20 miliar.
Dalam sepekan terakhir, saham GOTO melejit 23% kendati sempat mencapai level terendah Rp 52 pada 3 September lalu.
Adapun selama sepekan lalu (9-13 September), dari sisi volume perdagangan, saham GOTO masuk urutan pertama dengan volume sebanyak 42,94 miliar saham atau 35% dari total saham yang diperdagangan di Bursa. Dari sisi nilai, saham GOTO masuk urutan ke-6 besar dengan nilai perdagangan Rp 2,36 triliun selama sepekan, atau 3% dari nilai transaksi sepekan di Bursa.
Setelah perdagangan saham ditutup sore ini, investor pasar modal pun mendapatkan kabar positif dari GOTO setelah resmi meneken kemitraan strategis dengan Alibaba. perusahaan teknologi dan e-commerce global terkemuka.
Penguatan kemitraan strategis ini mengukuhkan komitmen Alibaba sebagai investor jangka panjang GoTo. Kemitraan ini akan dilakukan selama 5 tahun, dengan komitmen Alibaba untuk mempertahankan kepemilikan saham GoTo selama periode kemitraan tersebut.
Per 31 Agustus 2024, Alibaba Group memiliki 88.531.124.993 saham seri A GoTo melalui Taobao China Holding Limited. Sementara itu, pemegang saham lainnya untuk Seri A yakni SVF GT Subco (Singapore) Pte Ltd 7,58% dan investor publik (di bawah 5%) 78,41%.
Patrick Walujo, Direktur Utama GoTo, mengatakan kolaborasi dengan Alibaba ini tidak hanya akan memperkuat infrastruktur teknologi GoTo, namun juga akan meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menghadirkan solusi dan layanan terdepan kepada jutaan pengguna dan pelaku bisnis di Indonesia.
“Kemitraan ini menjadi titik pencapaian penting dalam upaya kami menghadirkan ekonomi digital Indonesia yang tangguh dan inklusif. Langkah ini juga memperkuat komitmen GoTo menghadirkan kemitraan yang dapat mendorong pertumbuhan berkelanjutan secara jangka panjang, serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham,” kata Patrick, dalam siaran pers, Selasa (17/9).
Adapun kolaborasi ini akan menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi Alibaba Cloud untuk mendukung keseluruhan ekosistem GoTo. Nota kesepahaman diteken pada 13 September 2024, dan menjadi salah satu kemitraan strategis Alibaba Cloud yang paling signifikan di Asia Tenggara.
Per kuartal 2-2024, GoTo mampu mencatatkan pemulihan kinerja dengan raihan EBITDA grup yang disesuaikan pada Q2-2024 (3 bulan) mengecil menjadi rugi EBITDA Rp 48 miliar, membaik 95% dari periode yang sama tahun lalu rugi EBITDA Rp 885 miliar.
Secara 6 bulan, rugi EBITDA grup yang disesuaikan juga membaik 92% menjadi rugi EBITDA Rp 150 miliar dari periode yang sama tahun lalu rugi EBITDA Rp 1,78 triliun.
Sebelumnya, Research Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Niko Margaronis dan Sabela Nur Amalia menyebut kinerja bisnis on-demand service (ODS) atau Gojek semakin baik dengan berbagai strategi yang dilakukan, di antaranya Produk Hemat.
Mereka mencermati Produk Hemat Gojek ini mampu menghasilkan lebih banyak pesanan bagi pengemudi, walaupun pengemudi mungkin menerima pendapatan yang lebih rendah per pesanan. “Tapi peningkatan volume pesanan harian menghasilkan pendapatan keseluruhan yang lebih tinggi," jelas Niko dan Sabela dalam riset yang dipublikasikan pada Kamis (29/8).
Menurut Data.AI, GOTO tidak hanya mempertahankan posisinya yang kuat di layanan ODS, tetapi juga semakin berkembang di bidang financial technology (fintech) dengan adanya GoPay.
Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk GOTO dengan target harga di Rp 90 per saham.
Tutup Gojek Vietnam, GoTo Fokus Kebut Bisnis di Pasar yang Lebih Menjanjikan
GOTO mengumumkan perseroan akan menutup operasional Gojek di Vietnam mulai Senin 16 September mendatang. [506] url asal
#goto #kilas #pt-goto-gojek-tokopedia-tbk #pt-goto-gojek-tokopedia-tbk-goto #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #kilas-korporasi
(Kontan-Investasi) 04/09/24 16:59
v/14896217/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan perseroan akan menutup operasional Gojek di Vietnam mulai Senin 16 September mendatang dan mendorong fokus di operasional yang lebih prospektif demi mengejar pertumbuhan jangka panjang.
“Kami mengambil keputusan strategis ini agar bisa lebih fokus mengembangkan dan memperkuat kegiatan operasional yang dapat memberikan potensi pertumbuhan signifikan secara berkelanjutan. Strategi ini sejalan dengan agenda Grup GoTo dalam mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang," kata Sekretaris Perusahaan GoTo, Koesoemohadiani, dalam keterangan resmi, Rabu (4/9/2024).
Gojek merupakan layanan on-demand services dari GoTo, ekosistem digital terbesar nasional yang terintegrasi termasuk dengan layanan fintech melalui GoTo Financial (GTF).
Manajemen GoTo menegaskan Indonesia memiliki potensi pasar yang besar dengan ekonomi digital yang terus bertumbuh. Pada kuartal kedua 2024, pertumbuhan GTV dan jumlah pesanan yang diselesaikan bisnis Gojek, masing-masing mencapai 18% dan 24%, yang merupakan pencapaian tertinggi bisnis on-demand services GoTo.
Sementara pasar bisnis ODS GoTo di Singapura memiliki nilai pemesanan rata-rata (average order value) yang besar. Pangsa pasar bisnis ODS meningkat 3 poin persentase hanya di Q2 2024.
Adapun Vietnam menyumbang kurang dari 0,5% dari GTV Grup GoTo di Q2-2024 dan 2% dari GTV Gojek. Dengan demikian, keputusan bisnis ini tidak akan berdampak negatif pada operasional GoTo secara lebih luas, serta kinerja bisnis dan keuangan secara keseluruhan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada karyawan, pelanggan, mitra pengemudi, dan mitra merchant yang telah berperan besar terhadap bisnis kami di Vietnam. Seluruh pihak yang terdampak akan menerima dukungan selama proses transisi, dengan mematuhi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di wilayah tersebut," kata Koesoemohadiani.
Meski demikian, manajemen GoTo menegaskan bahwa perseroan akan terus berinvestasi dalam pertumbuhan, sambil tetap berkomitmen mendukung tercapainya pedoman kinerja Grup, yaitu EBITDA yang disesuaikan impas (break even) untuk keseluruhan tahun 2024.
Gojek pertama kali hadir di Singapura dan Vietnam pada tahun 2018. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2023 yang disusun Google, Temasek, Bain & Company 2023, total populasi pasar Asia Tenggara mencapai 605 juta populasi, dengan pasar terbesar dari Indonesia (278 juta penduduk), disusul Filipina 117 juta. Adapun Vietnam 99 juta populasi dan Singapura hanya 6 juta.
Masih menurut laporan e-Conomy SEA, Indonesia akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang angka Gross Merchandise Value (GMV) atau nilai ekonomi digitalnya bisa menembus US$ 110 miliar pada 2025 mendatang, atau setara dengan Rp 1.705 triliun (kurs Rp 15.500/US$).
Nilai estimasi skala ekonomi digital Indonesia itu jauh lebih besar dibandingkan dengan estimasi GMV Vietnam di 2025 yang diprediksi mencapai US$ 43 miliar atau setara Rp 667 triliun.
Per semester I-2024, bisnis Gojek mampu mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan raihan EBITDA yang disesuaikan positif menjadi Rp 256 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang masih rugi EBITDA disesuaikan Rp 410 miliar.
Dengan demikian, Gojek berhasil meraih EBITDA yang disesuaikan positif dalam 3 kuartal berturut-turut sejak Q4-2023. EBITDA (earnings before interest, tax, depreciation, and amortization) yang disesuaikan adalah pengukuran keuangan non-PSAK yang dimulai dengan rugi sebelum pajak penghasilan dan disesuaikan dengan biaya-biaya lain.
GOTO Makin Efisien, Biaya dan Beban 6 Bulan Dipangkas 27%
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Selasa (30/7/2024), perseroan makin efisien dengan memangkas sejumlah beban perusahaan secara Yoy. [747] url asal
#goto #kilas #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #kilas-korporasi
(Kontan) 30/07/24 19:10
v/12674984/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Jakarta. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melaporkan kinerja 6 bulan atau paruh pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau year on year (YoY) dengan perbaikan signifikan.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Selasa (30/7/2024), perseroan makin efisien dengan memangkas sejumlah beban perusahaan secara Yoy.
Beban penjualan dan pemasaran GOTO per Juni berhasil ditekan sebesar 56,1% menjadi Rp 1,45 triliun, dari periode yang sama tahun lalu Rp 3,30 triliun.
Dengan demikian, total biaya dan beban perseroan berkurang hingga 27,2% menjadi Rp 9,47 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 12,99 triliun.
Penurunan ini membuat rugi operasional (rugi usaha) GOTO pada periode 6 bulan YoY turun sebesar 72% menjadi Rp 1,73 triliun dari rugi operasional di Juni 2023 sebesar Rp 6,11 triliun.
Sementara itu, GOTO membukukan pendapatan bersih di semester I-2024 ini sebesar Rp 7,74 triliun, naik 12,4% dibandingkan dengan periode yang sama Juni 2023 sebesar Rp 6,88 triliun.
Beban yang turun, ditambah dengan kenaikan pendapatan bersih, membuat induk perusahaan Gojek dan GoTo Financial (GTF) ini mampu memangkas rugi bersih atribusi entitas induk sebesar 62,3% menjadi Rp 2,7 triliun, dari rugi bersih sebelumnya Rp 7,16 triliun.
Pendapatan Terbesar
Mengacu laporan publikasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan terbesar disumbang pendapatan imbalan jasa sebesar Rp 2,93 triliun atau 38% dari total pendapatan bersih.
Segmen pendapatan bersih dengan pertumbuhan tertinggi yakni pendapatan jasa pinjaman, dari lini bisnis GoTo Financial (GTF), yang meroket 662% menjadi Rp 667 miliar, dari periode Juni tahun sebelumnya hanya Rp 88 miliar.
Lainnya ada segmen pendapatan dari jasa pengiriman (delivery service) yang juga melesat 174% menjadi Rp 2,66 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 972 miliar.
GOTO juga mendapatkan e-commerce service fee dari transaksi Tokopedia sebesar Rp 267 miliar di Juni 2024. Pendapatan ini baru diperoleh tahun ini setelah terjadi investasi TikTok di Tokopedia yang dirampungkan pada akhir Januari 2024.
Secara kuartalan, Q2-2024 dibandingkan dengan Q2-2023, nilai transaksi bruto (GTV) inti grup (yang mengecualikan merchant payment gateway) naik 54% YoY mencapai Rp 63,2 triliun, sementara GTV grup pada kuartal ini juga naik 26% mencapai Rp 121,5 triliun.
Pendapatan bruto khusus di Q2-2024 juga naik 39% YoY menjadi Rp 4,3 triliun. Kerugian EBITDA Grup yang disesuaikan pun membaik sebesar 95% YoY mencapai Rp 48 miliar. Kinerja yang baik ini ditopang pertumbuhan pengguna pada segmen layanan hemat dari On-Demand Services (ODS atau Gojek), peningkatan penggunaan aplikasi GoPay, pertumbuhan pemberian pinjaman serta pengelolaan beban usaha secara disiplin.
Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo, menjelaskan percepatan pertumbuhan di kuartal kedua kembali menegaskan tepatnya strategi untuk fokus pada konsumen mass market.
“Kami akan terus memberikan solusi bagi seluruh konsumen kami, baik yang membutuhkan kenyamanan maupun mementingkan harga. Langkah ini akan terus menjadi landasan pertumbuhan perseroan, seiring dengan upaya kami meningkatkan topline serta terus berkomitmen mencapai EBITDA Grup yang disesuaikan breakeven untuk keseluruhan tahun buku 2024,” katanya, dalam siaran pers.
“Di akhir tahun pertama jabatan saya sebagai Direktur Utama, Perseroan telah mencatatkan fundamental terkuat hingga saat ini, dan saya bangga dapat berperan dalam peningkatan tersebut. Saya bergabung dengan tim yang kuat, dan didukung talenta baru yang telah mendorong pertumbuhan lebih lanjut.”
Jacky Lo, Direktur Keuangan Grup GoTo, mengatakan pada kuartal kedua 2024, GoTo mencatatkan akselerasi pertumbuhan yang pesat dengan GTV inti Grup mencapai Rp 63,2 triliun, tumbuh 54% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara pendapatan bruto Grup juga meningkat 39% YoY.
Dia menjelaskan, sejak awal tahun, jumlah pelanggan Gojek Plus tumbuh dua kali lipat, di saat yang sama adopsi aplikasi GoPay dan produk pinjaman perseroan juga terus meluas. Hal tersebut, disertai dengan langkah strategis menyasar mass market, mendorong peningkatan jumlah pengguna bertransaksi bulanan (monthly transacting user) Grup GoTo sebesar 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya pada kuartal kedua 2024.
“Pertumbuhan ini tercapai, seiring pengurangan beban usaha dan perbaikan EBITDA yang disesuaikan, yang dilaporkan secara year-on-year untuk delapan kuartal secara berturut-turut. Dengan situasi tersebut, kami meyakini bahwa perseroan berada pada jalur yang tepat untuk terus tumbuh sekaligus terus berkomitmen mencapai target profitabilitas,” kata Jacky.
Adapun beban kas rutin tetap Grup juga turun 5% YoY di Q2-2024, dengan biaya korporasi rutin yang dilaporkan turun 44% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. GoTo juga terus mencatatkan kas dan posisi keuangan yang kuat. Pada 30 Juni 2024, perseroan memiliki Rp 22 triliun (setara US$ 1,34 miliar) kas, setara kas, dan deposito jangka pendek.
Ini Efek Positif GOTO Mau Hapus 10 Miliar Saham Treasuri
GOTO mengumumkan akan menarik kembali saham treasuri perseroan. [507] url asal
#goto #kilas #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #kilas-korporasi
(Kontan-Investasi) 24/07/24 18:44
v/11952434/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID -Jakarta. Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan akan menarik kembali saham treasuri perseroan yang diharapkan bisa meningkatkan nilai pemegang saham perusahaan. Saham yang akan ditarik kembali ini merupakan saham yang dibeli kembali perseroan (buyback) di tahun 2021 dan 2022.
Perseroan akan meminta persertujuan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang rencananya akan diselenggarakan pada 30 Agustus 2024.
Manajemen GOTO menjelaskan akan mengurangi modal ditempatkan dan disetor perseroan dengan menarik kembali sebanyak 10.264.665.616 saham Seri A perseroan, yang merupakan saham yang dibeli kembali di masa sebelum IPO dan saham yang diperoleh oleh perseroan dari pelaksanaan program stabilisasi harga saham Perseroan pasca-IPO (greenshoe).
Rencana ini sejalan dengan kewajiban pengalihan saham hasil pembelian kembali yang diatur di dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 29/2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka.
Penarikan kembali saham treasuri ini tidak akan berdampak pada pelaksanaan rencana pembelian kembali saham perseroan yang telah sebelumnya disetujui oleh pemegang saham Perseroan pada bulan Juni 2024.
Dampak positif
Menurut Koesoemohadiani, Corporate Secretary GoTo, langkah perseroan melakukan penarikan kembali saham treasuri ini berkaitan dengan sejumlah inisiatif pembelian kembali saham yang telah dilakukan oleh perseroan sebelum IPO, serta terkait dengan program greenshoe sebagaimana dijelaskan pada Prospektus IPO Perseroan.
Menurut dia, penarikan kembali saham treasuri akan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham seiring berkurangnya jumlah saham perseroan yang beredar, dan pada saat yang bersamaan memastikan kepatuhan pada ketentuan yang berlaku.
Sebagai catatan, dengan penghapusan saham treasuri, laba bersih per saham (earnings per share/EPS) sebuah perusahaan akan menjadi lebih besar karena saham yang ditempatkan dan disetor jumlahnya kian menyusut.
Adapun besaran saham treasuri yang akan dihapus ini setara dengan 8% dari total saham treasuri GOTO yang mencapai 127.063.873.734 per saham per Maret 2024.
Di sisi lain, perseroan juga mengumumkan akan mengajukan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement untuk mendapatkan persetujuan pemegang saham.
Rencana tersebut diajukan kepada pemegang saham setiap tahun untuk mendapatkan persetujuan agar perseroan memiliki fleksibilitas untuk menghimpun pendanaan sejalan dengan kebutuhan perseroan, apabila penghimpunan dana memang diperlukan.
Langkah ini akan menempatkan perseroan sejajar dengan berbagai perusahaan publik global yang tidak harus menjalani proses yang serupa seperti GoTo.
Koesoemohadiani mengatakan pengajuan rencana PMTHMETD untuk mendapat persetujuan pemegang saham bukan berarti perseroan akan segera melaksanakan PMTHMETD apabila hal ini disetujui oleh pemegang saham. Lebih lanjut perseroan pada saat ini belum memiliki rencana yang dapat menyebabkan dibutuhkannya penghimpunan dana tambahan oleh Perseroan.
“Rencana tersebut diajukan agar perseroan memiliki fleksibilitas apabila terdapat kebutuhan penghimpunan pendanaan untuk mendukung peluang pertumbuhan perseroan atau dalam menghadapi ketidakpastian kondisi makroekonomi,” katanya.
Perseroan akan mengajukan rencana ini secara tahunan, walau belum tentu perseroan akan melaksanakan rencana PMTMHMETD tersebut agar Perseroan memiliki fleksibilitas yang akan dilaksanakan secara bijak dan penuh kehati-hatian.
Per 31 Maret 2024, Perseroan memiliki Rp23,0 triliun (setara sekitar US$1,5 miliar) kas, setara kas, dan deposito jangka pendek. Perseroan tetap berkomitmen mencapai EBITDA Grup yang disesuaikan impas untuk keseluruhan tahun 2024.
Durian Traveler, Kini Hadir di Samarinda
Pada tanggal 20 Juli 2024, DT Store Samarinda secara resmi telah beroperasi secara penuh. [440] url asal
#kilas #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #kilas-korporasi
(Kontan-Investasi) 23/07/24 11:38
v/11782502/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Durian Traveler Store terus bergerak untuk terus melakukan ekspansi di Indonesia. Terbaru cabang store terbaru dibuka di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Pada tanggal 20 Juli 2024, DT Store Samarinda secara resmi telah beroperasi secara penuh dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat bagi para pecinta durian yang ada di wilayah Kota Samarinda dan sekitarnya.
Tak hanya itu saja, Durian Traveler Store Samarinda hadir untuk menggenjot bisnis komoditas durian yang kini sedang digalakkan. Kehadirannya di tengah-tengah masyarakat Kota Samarinda, bisa menjadi rumah bagi para petani yang ada di wilayah Kalimantan Timur.
"Kami hadir di Kalimantan Timur tepatnya di kota Samarinda sebagai rumah bersama para pebisnis durian. Jadi kami mewujudkan ini sebagai tempat ngumpul para petani di Kaltim. Jadi di sini jadi tempat buat berbagi ilmu dan pengalaman tentang permasalahan yang terjadi dalam budidaya durian,” ucap Komisari Durian Traveler, Nurmualif pada giat Grand Launcing Durian Traveler Kota Samarinda, di Jl. Niaga Utara A No.16, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Prai yang akrab disapa Alif itu menyampaikan kalau selama ini, durian hanya ditanam secara konvensional. Jadi tidak heran kalau para petani durian masih mengalami kesulitan untuk bisa merasakan panen dari setiap varietas durian, karena cara tanamnya masih menggunakan cara yang lama.
"Di sisi hilir, kita sudah membangun jejaring ritel. Di mana kita juga memberi solusi bagi petani yang bingung menjual ke mana. Makanya Durian Traveler Store di sini kita hadir untuk menampung hasil panen petani durian di Kaltim dengan kualitas yang sesuai dengan standar kita. Bertani durian itu tidak mudah dan tidak murah. Kita pengen petani durian di Indonesia itu sadar bahwa durian ini merupakan komuditi yang punya nilai ekonomis tinggi," kata Alif.
Sementara itu Direktur Durian Traveler Store, Sgiti Purwanto mengatakan pihaknya bukan hanya menarget skala pasar nasional. Durian Traveler Store ingin terus merambah penjualan secara Internasional, supaya bisa mengalahkan negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia.

"Seperti negara tetang kita di Malaysia dan di Thailand, sudah menjadi komoditi ekspor yang luar biasa. Bahkan wisata kebun durian udah menguntungkan pemerintah daerah dan lingkungan sekitarnya, itu yang sedang kami arah ke sana," ucap Sigit.
Sigit optimis kalau potensi durian yang ada di Kalimantan Timur memiliki peluang dalam mengembangkan potensi bisnis si raja buah.
Nah bagi kalian yang memang pecinta durian, Durian Traveler Store Samarinda menjual berbagai jenis durian premium lokal Indonesia yang telah dibudidayakan para petani. Seperti Bawor, Blakthorn RI, Musang King RI, dan jenis durian lokal lainnya yang memiliki kualitas bersaing.
Tak hanya menyuguhkan durian lokal saja, tapi ada pengalaman baru yang didapat para pelanggarn. Durian Traveler Store Samarinda untuk menjadi ladang edukasi dan ilmu tentang durian yang berkualitas, bagi siapa saja yang datang berbelanja.
Punya CFO Baru, Begini Strategi Keuangan GOTO Kejar Profit
Simon memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang finansial. [727] url asal
#goto #kilas #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #kilas-korporasi
(Kontan) 18/07/24 12:30
v/11177046/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Jakarta. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan akan menunjuk kandidat Chief Financial Officer (CFO) yang baru, Simon Tak Leung Ho, untuk menggantikan CFO dan Direktur GOTO Wei-Jye Jacky Lo yang mengundurkan diri.
Penunjukkan CFO dan Direktur GOTO ini akan bergantung pada persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Agustus 2024, sekaligus untuk menyetujui pula pengunduran diri Jacky Lo.
Berdasarkan keterangan resmi GOTO, Rabu (17/7/2024), Simon memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang finansial, meliputi manajemen keuangan, strategi perusahaan, pasar modal, dan hubungan investor.
Beberapa jabatan yang pernah diembannya ialah posisi senior di perbankan internasional, di antaranya Citigroup dan ABN AMRO.
Simon juga pernah menjabat sebagai CFO di FinVolution Group, platform teknologi finansial di China yang tercatat di Bursa Efek New York (NYSE). Jabatan terakhirnya adalah sebagai CFO di Maya Group, perusahaan pembayaran dan perbankan digital terkemuka di Filipina.
Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo, mengatakan pengalaman Simon yang sangat luas dan pengetahuan yang mendalam di bidang keuangan akan sangat bernilai bagi GOTO seiring dengan upaya perseroan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Simon akan menjadi bagian dari manajemen senior dan akan berperan penting dalam memastikan perseroan untuk memberikan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham,” kata Patrick, dalam siaran pers, dikutip Kamis (18/7/2024).
Dalam keterangan resmi saat merilis kinerja Q1-2024, Patrick menegaskan strategi keuangan dalam mengejar profit. Strategi pertumbuhan itu di antaranya memperluas basis pengguna, memperdalam wallet share (daya beli) pengguna ekosistem, menurunkan beban operasional, serta memperkuat kemitraan dengan TikTok.
“Kami berharap dapat mencapai tingkat pertumbuhan yang lebih cepat di tahun ini, dan saat yang sama tetap berkomitmen kepada tujuan profitabilitas yang telah kami tetapkan,” kata Patrick.
Tahun ini, perseroan menetapkan pedoman kinerja yakni EBITDA grup yang disesuaikan impas untuk tahun buku 2024. Sepanjang tahun lalu, EBITDA grup yang disesuaikan tercatat minus Rp 3,67 triliun, berhasil di bawah target awal yakni minus Rp 3,8-Rp 4,5 triliun.
Strategi Gojek-GTF
Mengutip paparan manajemen saat Paparan Publik Insidental, Rabu (28/2/2024), manajemen GoTo di bawah arahan Patrick Walujo menjelaskan tiga strategi besar yang menjadi fokus tahun ini demi mencapai profit.
Pertama, GoTo akan meningkatkan frekuensi pengguna eksisting dan terus memperluas jangkauan pasar, melalui inovasi produk yang menjangkau konsumen yang memprioritaskan harga.
Sepanjang 2023, GoTo meluncurkan berbagai produk dan inovasi yang menyasar segmen konsumen yang memprioritaskan harga untuk memperluas jangkauan pasar. Produk itu di antaranya, GoCar Hemat, GoFood Mode Hemat, GoTransit yang dikelola lini bisnis On-Demand Service (ODS) atau Gojek.
Di lini bisnis Financial Technology (fintech), GoTo Financial (GTF) merilis aplikasi GoPay yang telah diunduh lebih dari 20 juta kali per akhir Maret 2024.
Kedua, perseroan akan meningkatkan monetisasi dan memperkuat fundamental perusahaan via inovasi produk dengan take rate (tingkat komisi) yang lebih tinggi, mulai dari Gopay Later dan Gopay Pinjam. Perseroan bersama mitra strategisnya, Bank Jago, juga meluncurkan layanan tabungan GoPay Tabungan by Jago.
Ketiga, memperkuat fundamental melalui pengelolaan beban usaha secara disiplin, dari beban infrastruktur dan pengembangan teknologi informasi, beban operasional tetap, dan insentif dan promosi.
Di Q1-2024, total biaya dan beban GOTO turun 32% menjadi Rp 5,02 triliun dari Q1-2023 sebesar Rp 7,38 triliun. Sementara itu, pendapatan bersih tembus Rp 4,08 triliun, naik 22% dari sebelumnya Rp 3,33 triliun. Rugi bersih atribusi entitas induk juga turun 78% menjadi Rp 861,91 miliar dari sebelumnya rugi bersih Rp 3,86 triliun.
Menurut manajemen, perseroan akan terus berinvestasi pada bisnis ODS dan GTF, serta mempercepat integrasi produk-produk fintech dengan TikTok dan Tokopedia. Mengacu keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) 12 Juli lalu, GOTO bahkan sudah menyuntikkan Rp 2,5 triliun untuk pengembangan bisnis GTF dari dana penawaran umum (IPO).
Pada Q1-2024, tingkat pemberian pinjaman dari bisnis pinjaman konsumen GTF (mencakup buy now pay later/BNPL dan pinjaman tunai) naik 43% secara kuartalan (QoQ) menjadi Rp 2,7 triliun dan melesat lebih dari tiga kali lipat year on year (YoY). Dari jumlah itu, Bank Jago menyalurkan 75%, naik dari 70% pada kuartal sebelumnya.
Selain itu, GoTo juga bermitra dengan TikTok untuk memudahkan pengguna menghubungkan akun GoPay mereka dengan Shop Tokopedia, yang telah selesai pada pertengahan Maret 2024.
“Integrasi dengan TikTok juga terus mengalami kemajuan yang baik, setelah penyesuaian yang dilakukan GoTo terhadap produk BNPL pada Januari 2024 menghasilkan tingkat penetrasi lebih tinggi di platform Tokopedia,” tulis manajemen GOTO.
Jacky Lo Kerek Kinerja GOTO, Calon CFO Baru Janjikan Keberlanjutan
GOTO mengumumkan kandidat CFO baru, Simon Tak Leung Ho untuk menggantikan posisi Wei-Jye Jacky Lo yang mengundurkan diri. [639] url asal
#kilas #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #kilas-korporasi
(Kontan) 17/07/24 17:15
v/11087004/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Jakarta - Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan kandidat Chief Financial Officer (CFO) baru, Simon Tak Leung Ho untuk menggantikan posisi Wei-Jye Jacky Lo yang mengundurkan diri. Dia juga dicalonkan sebagai kandidat Direktur Perseroan.
Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo, menjelaskan, pengalaman Simon yang sangat luas serta pengetahuannya yang mendalam di bidang keuangan akan sangat bernilai bagi GOTO seiring dengan upaya perseroan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.
Penunjukkan Simon sebagai anggota direksi akan bergantung kepada persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Agustus 2024.
“Simon akan menjadi bagian dari manajemen senior dan akan berperan penting dalam memastikan perseroan untuk memberikan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham,” kata Patrick, dalam siaran pers, dikutip Rabu (17/7/2024).
Patrick juga menyampaikan apresiasinya kepada kepemimpinan Jacky Lo dalam meningkatkan kinerja keuangan GOTO.
Per kuartal I-2024, performa keuangan GOTO terus meningkat dan mengalami perbaikan dari sisi bottom line. GOTO mencatatkan rugi bersih atribusi entitas induk sebesar Rp 861,91 miliar pada 3 bulan pertama tahun ini, mampu dipangkas hingga 78% dari periode yang sama tahun lalu yang rugi hingga Rp 3,86 triliun. Ini adalah rugi bersih terendah sepanjang sejarah perusahaan ini tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022.
Dalam setahun, di 2023, Jacky juga mampu menekan total biaya dan beban perusahaan hingga 40% atau terpangkas sebesar Rp 16 triliun YoY, dan rugi operasional (rugi usaha) turun 66,11% menjadi Rp 10,28 triliun dari rugi Rp 30,33 triliun.
Di Q1-2024, Jacky juga berhasil menekan biaya dan beban sebesar 32% menjadi Rp 5,02 triliun dari Q1-2023 Rp 7,38 triliun. Penurunan beban terbesar yakni dari beban penjualan dan pemasaran yang bisa diturunkan hingga 56% menjadi Rp 723 miliar dari Rp 1,63 triliun dan beban pengembangan produk turun 62% menjadi Rp 353 miliar dari Rp 933 miliar.
Sementara itu, GOTO mencatatkan pendapatan bersih di Q1-2024 naik 22% menjadi Rp4,08 triliun dari pendapatan kuartal I-2023 sebesar Rp 3,33 triliun.
Pendapatan terbesar dari pos imbalan jasa yang mencapai Rp 1,58 triliun atau 39% porsinya terhadap total pendapatan, disusul pendapatan dari jasa pengiriman Rp 1,38 triliun, jasa pinjaman Rp 285 miliar, imbalan iklan Rp 264 miliar, imbalan jasa e-commerce (dari Tokopedia) sebesar Rp 110 miliar, dan pendapatan lain lain senilai Rp 458 miliar.
“Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk pengabdian dan kontribusi Jacky Lo di GoTo. Di bawah kepemimpinannya, perseroan berhasil mencatatkan kondisi keuangan yang lebih baik, khususnya dalam peningkatan profitabilitas dan efisiensi beban usaha,” kata Patrick.
Mengacu keterangan resmi GOTO, Simon memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang finansial, meliputi manajemen keuangan, strategi perusahaan, pasar modal, dan hubungan investor.
Simon mengawali kariernya di bidang konsultan manajemen sebelum beralih ke sektor keuangan. Sebelumnya, dia menduduki berbagai posisi senior di perbankan internasional, di antaranya Citigroup dan ABN AMRO. Simon juga pernah menjabat sebagai CFO di FinVolution Group, platform teknologi finansial di China yang tercatat di Bursa Efek New York (NYSE), sebelum beralih ke jabatan terakhirnya sebagai CFO di Maya Group, perusahaan pembayaran dan perbankan digital terkemuka di Filipina.
Simon akan berdomisili di Indonesia, membawahi divisi keuangan dan hubungan investor GoTo, dan bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama Grup GoTo, Patrick Walujo.
“Saya telah lama mengagumi kemampuan Grup GoTo yang telah membawa banyak perubahan dan memberikan solusi bagi jutaan masyarakat di Indonesia dan negara GoTo beroperasi di Asia Tenggara. Saya menyambut baik kesempatan menjadi bagian dari perjalanan Grup GoTo dan akan bekerja sama secara erat dengan jajaran manajemen untuk memastikan pertumbuhan optimal perseroan.”
Adapun Jacky Lo sebelumnya diangkat menjadi Direktur dan CFO GOTO sejak 2021. Sebelum mengundurkan diri, mantan CFO OneConnect Smart Technology ini bertanggung jawab memimpin semua tim dan fungsi keuangan GoTo, termasuk perencanaan dan analisis keuangan, akuntansi dan pelaporan, serta pajak dan perbendaharaan.
Meski Tokopedia sudah di TikTok, William Tanuwijaya Tetap Tambah Saham GOTO
Hal itu terungkap dalam informasi Daftar Pemegang Saham bulanan yang diterbitkan GOTO di situs BEI. [475] url asal
#william-tanuwijaya #goto #kilas #tiktok-shop-tokopedia #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #kilas-korporasi
(Kontan) 09/07/24 19:24
v/10217147/
Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Jakarta - Usai pengendalian Tokopedia berpindah ke Tiktok, pendiri Tokopedia William Tanuwijaya justru menambah kepemilikan sahamnya di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan membeli sebanyak 1.065.093.550 saham Seri A GOTO.
Hal itu terungkap dalam informasi Daftar Pemegang Saham bulanan yang diterbitkan GOTO di situs Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/7/2024). Pembelian saham seri A itu membuat kepemilikan William bertambah menjadi 8.361.318.091 saham seri A GOTO atau setara 0,70% saham seri A.
Tidak ada kewajiban bagi William untuk menyampaikan keterbukaan informasi mengingat dirinya sudah tak lagi menjabat dalam struktur komisaris GOTO pasca Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 11 Juni lalu.
Selain itu, nilai pembelian juga tidak material sehingga tidak memerlukan kewajiban keterbukaan informasi termasuk dari emiten.
Perlu dicatat, William juga masih memiliki saham Seri B atau saham dengan hak suara multipel (Multiple Voting Share/MVS) GOTO sebanyak 12.588.634.432 saham atau setara dengan 1,05% saham, bersama dengan empat pihak lainnya.
Jika merujuk pada data BEI, harga rata-rata saham GOTO selama sebulan (Mei-Juni 2024) yakni di level Rp 60,19/saham sehingga penambahan saham William itu setara dengan nilai pembelian sekitar Rp 64 miliar.
Pada 31 Januari 2024, GOTO dan TikTok mengumumkan penyelesaian dari transaksi yang akan memperkuat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Dengan investasi senilai lebih dari US$1,5 miliar, atau setara dengan Rp 24 triliun, TikTok akan menjadi pemegang 75% saham GOTO, sisanya 25% saham milik GOTO. Imbasnya, Tokopedia tak lagi terkonsolidasi dalam laporan keuangan GOTO, tetapi menjadi perusahaan asosiasi.
Dengan investasi itu, bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia secara resmi bergabung di bawah PT Tokopedia.
"GoTo juga akan menerima aliran pendapatan dalam bentuk e-commerce service fee dari Tokopedia sejalan dengan skala dan pertumbuhan perusahaan tersebut. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi arus kas Grup GoTo seiring fokus Perseroan pada profitabilitas jangka panjang,” tulis manajemen GOTO.
Berdasarkan DPS tersebut, per 31 Mei 2024, pemegang saham mayoritas GOTO di antaranya SVF GT Subco (Singapura) sebesar 7,58%, Taobao China Holding 7,37%, PT Saham Anak Bangsa 2,24%, publik (di bawah 5%) sebesar 78,26%, sisanya komisaris dan direksi.
Per Selasa ini (9/7), saham GOTO ramai dibeli investor asing sebesar Rp 19,48 miliar dalam sehari sehingga total sepekan terakhir GOTO dibeli asing sebanyak Rp 40 miliar, saat saham GOTO masih di level Rp 50/saham.
Situs Tokopedia mencatat, William adalah pendiri e-commerce tersebut, bersama rekannya Leontinus Alpha Edison.
Pada 17 Agustus 2009, keduanya meluncurkan Tokopedia dengan misi pemerataan ekonomi secara digital dan William kemudian menjadi CEO Tokopedia..
William kemudian menjadi Komisaris GoTo sejak tahun 2021 setelah Gojek dan Tokopedia bersinergi menjadi GOTO, dan menjadi Co-Chairman di Dewan Komisaris GoTo sejak tahun 2023, sebelum masa baktinya selesai di 11 Juni 2024.