#30 tag 24jam
2 item, 1 hal
Konser Sheila on 7 di 'Si Jalak Harupat', Nostalgia Penuh Energi di Malam Bandung
Ribuan penggemar Sheila on 7 telah memadati stadion yang terletak di Soreang, Kabupaten Bandung sejak Sabtu sore, 28 September 2024. [966] url asal
#sheila-on-7 #konser-sheila-on-7 #konser-tunggu-aku-di-bandung #tunggu-aku-di-bandung #bandung #soreang #nostalgia #stadion-si-jalak-harupat
(MedCom) 29/09/24 17:57
v/15728573/
Soreang: Pukul 18.40 WIB menjadi akhir dari kecemasan para penonton Sheila on 7 pascalangit gelap menggelayut, dan menumpahkan hujan sejam sebelumnya. Sekira 30 ribu penikmat karya Eros dan kawan-kawan itu pun menanggalkan jas hujannya, menyambut langit terang yang menjadi latar sempurna konser 'Tunggu Aku di Bandung'.Ribuan penggemar Sheila on 7 telah memadati stadion yang terletak di Soreang, Kabupaten Bandung sejak Sabtu sore, 28 September 2024. Jumlahnya berangsur meningkat menjadi sekitar 35 ribu penonton yang memenuhi seluruh sisi tribun dan lapangan berumput si Jalak Harupat pada malam harinya.

Suasana hujan sebelum konser Tunggu Aku di Bandung di Mulai. Foto: Medcom.id/Citra Larasati
Sebuah layar putih yang menutupi panggung pun diturunkan, tanda konser segera dimulai pukul 19.50 WIB. Tiga lampu besar menyorot tiga personal utama secara bergantian hingga membentuk siluet, sebelum layar tersingkap dan menampilkan seisi panggung, membuka malam dengan 'Pagi yang Menakjubkan'.
Usai menyapa dengan 'Hei semua orang teriaklah di telingaku..' band asal Yogyakarta ini kemudian menyambungnya dengan hits Jadikan Aku Pacarmu dan Film Favorit secara berturut-turut. Sebelum akhirnya Akhdiyat Duta Modjo membuka salam menyapa para penggemarnya.
"Di manapun kalian di Jalak Harupat, berbahagialah!" sapa Duta, di panggung TAD, di Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu, 28 September 2024.
Dari generasi X akhir, milenial, hingga generasi Z larut dalam nostalgia dan melodi yang menemani perjalanan hidup mereka selama lebih dari dua dekade. Tak terbilang pekikan penonton meneriakkan nama-nama para personel band asal Yogyakarta tersebut sepanjang Sheila on 7 menggemakan lagu-lagu hits mereka.
Cahaya lampu panggung serta instrumen yang dimainkan Eros Chandra, Adam Subarkah dan Bounty Ramadhan bersaut-sautan membuat adrenalin penonton terpacu. Duta, sang vokalis, tampil penuh energi, menyapa para penonton dengan hangat sembari sesekali mencairkan suasana menggunakan bahasa sunda "Hiji.. dua.. tilu," pekik Duta, saat mengantarkan pergantian lagu antara 'Bila Kau Tak di Sampingku' dan 'Seberapa Pantas'.
Duta yang malam itu mengenakan kaos abu-abu berbalut outer coklat menambahkan lagi sapaan kepada para penggemarnya. Baru sejurus kemudian melempar 'Itu Aku..' dan 'Yang Terlewatkan' sambil khusus menyapa para penonton yang baru pertama kali menonton konser S07.
Mengantarkan dua lagu berikutnya, 'Kita' dan 'Tunjukkan Padaku', Eros menyelipkan cerita, perjalanan Sheila on 7 yang menembus kemacetan saat menuju si Jalak Harupat. "Siapa yang ke sini enggak kena macet? capek ga? Oke, lagu berikutnya merupakan salah satu lagu yang mungkin menginspirasi bapak ibu kalian saat bikin kalian," seru Eros sebelum intro 'Kita' dimainkan.
Lagu yang hits pada 1999 ini sanggup membuat suasana kian memanas, seisi stadion tak henti-hentinya bernyanyi bersama. Bahkan mampu membangkitkan kembali kenangan tersendiri bagi para penonton.
"Terima kasih...terima kasih...terima kasih...terima kasih karena sudah hadir di sini. Mengingat banyak sekali cerita menuju hari ini. Tapi semoga hari ini semuanya bahagia," ujar Duta yang disambut intro 'Sahabat Sejati'.

Panggung Sheila on 7 di Konser Tunggu Aku di Bandung. Foto: Medcom.id/Citra Larasati
Konser grup band Sheila On 7 di Bandung, Jawa Barat, yang dipromotori Antara Suara dan Goldlive siap digelar pada Sabtu (28/9/2024) hari ini.
Konser Sheila On 7 bertajuk Tunggu Aku berlangsung di Stadion Si Jalak Karupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung.
Sebelumnya, pihak Antara Suara promotor konser Sheila On 7 "Tunggu Aku di Bandung" mengumumkan, venue pindah dati Gelora Bandung Lautan Api ke Stadion Si Jalak Harupat.
Momentum Melamar Kekasih
Lalu disusul 'Sephia', 'Pemuja Rahasia', Betapa, dan Hari Bersamanya yang dibawakan secara berturut-turut. Suasana malam yang cerah berubah syahdu, ketika Sheila on 7 mengantarkan 'Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki'.Makin romantis saat layar lebar yang terpampang di kanan kiri panggung menayangkan video sejumlah penonton yang tengah bernyanyi dan menggandeng pasangannya. Puncaknya, tak kalah dengan konser Bruno Mars beberapa waktu laly, salah satu penonton pun memanfaatkan momentum tersebut untuk melamar pujaan hatinya.

Penonton Sheila on 7 melamar kekasihnya. Foto: Medcom.id/Citra Larasati
Sembari berlutut, seorang pria membawa cincin dan menyodorkannya kepada seorang perempuan di tengah keramaian penonton. "Mudah-mudahan yang melamar tadi benar-benar diterima ya. Kalau enggak diterima, kita harus 'Berlapang Dada'," ucap Duta mencoba menjembatani ke nada-nada 'Berlapang Dada' pada lagu berikutnya.
Saat konser mencapai puncaknya, tak lama kemudian kehadiran Saktia Ari Seno atau Ustaz Salman al-Jugjawy yang akrab disapa Sakti membuat teriakan penonton semakin membahana di seantero stadion.
Sakti yang tidak lagi menjadi personel Sheila on 7 ini mendampingi permainan gitar Eros pada dua lagu 'Temani Aku' dan 'Dan'. Tampak dengan jelas, cerita-cerita kehidupan penonton begitu melekat pada lirik-lirik lagu Sheila on 7.
Malam itu terasa seperti memutar perjalanan waktu, mengingatkan para penonton akan momen-momen berharga yang diwarnai oleh lagu-lagu Sheila on 7. Menjelang akhir, Sheila membawakan hits-hits lainnya seperti 'Melompat Lebih Tinggi', 'Saat Aku Lanjut Usia', 'Pria Kesepian', 'Kisah Klasik untuk Masa Depan', Pejantan Tangguh, dan ditutup dengan 'Tunggu Aku di Jakarta'.

Saktia Ari Seno atau Ustaz Salman al-Jugjawy di konser 'TAD' Sheila on 7. Foto: Medcom.id/Citra Larasati
Lagu terakhir mampu membuat suasana stadion meledak dengan tepuk tangan dan sorakan panjang yang membanjiri Si Jalak Harupat. Sheila on 7 menutup malam itu dengan senyuman lebar dan lambaian tangan, sementara para penonton tampak enggan beranjak, masih terhanyut dalam euforia.
Konser di Bandung kali ini bukan hanya sekadar menjadi konser penutup rangkaian 'TAD' di 5 kota, namun juga momentum reuni emosional penggemar dengan bagi band yang dikenal dengan personel-personelnya yang sederhana ini.
Sheila on 7 selalu mampu membuktikan, bahkan setelah bertahun-tahun berkarier, lagu-lagu mereka tetap relevan, menjadi bagian dari hidup banyak orang. Dengan penuh harapan, penonton pulang membawa kenangan indah dari malam yang akan selalu dikenang sebagai salah satu momen terbaik dalam perjalanan musikal mereka.
| Baca juga: Meriahnya Konser 'Tunggu Aku di Bandung' Sheila on 7 |
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(CEU)
Sheila On 7 Kembali Pindah Venue Konser untuk Kedua Kalinya di Bandung
Konser bertema “Tunggu Aku di Bandung” dipindahkan ke Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. [435] url asal
#sheila-on-7 #konser-tunggu-aku-di-bandung #konser-sheila-on-7-bandung
(MedCom) 24/09/24 20:55
v/15501142/
Bandung: Grup musik Sheila On 7 diketahui pindah venue sebanyak dua kali saat gelar konser di Bandung. Konser bertema “Tunggu Aku di Bandung” dipindahkan ke Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dari yang semula direncanakan akan tampil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 28 September 2024.Pihak promotor Sheila On 7 di Bandung, Antara Suara dan Gold Live Indonesia, kembali mengabarkan pemindahan lokasi konser Sheila On 7 yang bertema “Tunggu Aku di Bandung”. Promotor memutuskan untuk pindah venue ke Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Sebelumnya, Duta dan kawan-kawan dijadwalkan akan tampil di Stadion Siliwangi Bandung. Namun, promotor memutuskan untuk pindah venue ke Stadion GBLA.
Tak berselang lama, promotor secara tiba-tiba kembali memindahkan venue untuk yang kedua kalinya ke Stadion Si Jalak Harupat. Melalui pernyataan Komisaris PT PBB, Umuh Muchtar selaku pengelola Stadion GBLA menjelaskan bahwa penunjukan Stadion GBLA tidak valid. Ia menduga pihak promotor konser melakukan tindakan klaim sepihak.
| Baca juga: Abdee Gitaris Slank Dirawat Intensif di Rumah Sakit |
Atas masalah tersebut, pihak promotor menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Sheila Gank (sebutan fans Sheila On 7) lewat akun resmi mereka di Instagram.
“Hallo Sheila Gank. Kami sadar ini bukan kabar baik, Antara Suara dan GOLDLive Indonesia dari lubuk hati terdalam memohon maaf atas keputusan ini,” tulis pihak promotor yang dilansir dari akun @antara.suara dan @goldlive.indonesia pada Selasa, 24 September malam WIB.
Melihat keadaan itu, Sheila On 7 pun turut melayangkan permintaan maaf mereka kepada Sheila Gank di Bandung lewat unggahan Instagram Story terbaru di akun instagram resmi @sheilaon7.
“Buat teman-teman yang telah melakukan pemesanan tiket TAD Bandung, berkaitan dengan pindah pindahnya venue acara untuk kedua kalinya, dan tentunya dengan telah dilakukannya pemesanan akomodasi yang lokasinya seharusnya bisa mendekati lokasi acara sebelumnya, dan sekarang menjadi lebih jauh, maka Sheila On 7 memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, dan kami pastikan bahwa hal tersebut terjadi di luar kuasa kami,” tulis manajemen band.
Band asal Yogyakarta itu, menyarankan bagi Sheila Gank yang telah membeli tiket konser dan merasa keberatan mengenai jarak ke lokasi, agar mempertimbangkan dengan baik opsi pengembalian uang tiket yang sudah ditawarkan oleh promotor.
“Jadi monggo (Silahkan) dipertimbangkan lalu dipilih opsi yang diyakini terbaik bagi kalian masing-masing nggih (ya). Bagi yang tidak jadi hadir kami sekali lagi memohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan bagi yang tetap hadir kami mengucapkan terima kasih dan semoga kita semua dilancarkan dan dimudahkan Allah untuk bisa bertemu dalam kondisi yang terbaik bagi semuanya, Amiin,” tulis Duta dan Kawan-kawan.
(Basuki Rachmat)
dan followChannel WhatsApp Medcom.id
(ASA)