#30 tag 24jam
Menko Airlangga hingga Wamen Perumahan Dampingi Kegiatan Prabowo di China Halaman all
Presiden Prabowo Subianto didampingi para menteri ekonomi dalam kunjungan penting ke China untuk memperkuat hubungan bilateral. Halaman all [719] url asal
#menteri-ekonomi #prabowo-subianto #kunjungan-ke-china #hubungan-indonesia-china
(Kompas.com) 09/11/24 16:13
v/17889195/
JAKARTA, KOMPAS.com - Para menteri bidang ekonomi mendampingi Presiden Prabowo Subianto mengawali kegiatannya di China pada Sabtu (9/11/2024).
Mereka yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah.
Dilansir dari siaran YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu siang, tampak para menteri tersebut ikut dalam pertemuan bilateral yang dilakukan Presiden Prabowo dengan Ketua Kongres Rakyat Nasional (National People’s Congress) China, Zhao Leji, di Great Hall of the People, Beijing.
Dalam sambutannya saat pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kunjungan kenegaraan Indonesia ke China sebagai bentuk komitmen untuk mempererat persahabatan dan kerja sama antara kedua negara.
"Kunjungan ini menunjukkan rasa hormat kami yang besar kepada China serta komitmen kami untuk menjaga dan meningkatkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara,” ujar Prabowo.
"Kunjungan ini menunjukkan rasa hormat kami yang besar kepada China serta komitmen kami untuk menjaga dan meningkatkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara,” lanjut Kepala Negara.
Merespons pertanyaan itu, Zhao Leji mengapresiasi kunjungan Presiden Prabowo ke China. Zhao Leji berharap pertemuan ini akan makin memperjelas dan meningkatkan semangat demi kemajuan kedua negara dan mempererat hubungan Indonesia-Tiongkok.
“Semoga Presiden Xi Jinping dan Presiden Prabowo di masa depan dapat membuat kemajuan untuk kedua negara,” ucap Zhao Leji.
Sementara itu, pada Sabtu malam, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi Jinping.
Agenda pertemuan itu dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiyono dalam keterangannya pada Sabtu.
"Rencananya nanti malam akan ada pertemuan bilateral antara Bapak Presiden dengan Presiden Xi Jinping, yang dilanjutkan acara makan malam kenegaraan," kata Sugiyono, dilansir dari YouTube Sekretariat Presiden.
Selain itu, dalam rangkaian kegiatan kunjungan di China ini, Presiden Prabowo juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Perdana Menteri Li Qiang.
Pertemuan dengan para pemimpin China itu akan membahas lebih lanjut cara-cara baru untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia-China, termasuk bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi.
Alasan Prabowo Ajak Menteri-Menteri Ekonomi
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, ada alasan tersendiri yang melatarbelakangi kunjungan Presiden Prabowo ke China secara spesifik didampingi oleh menteri-menteri yang membidangi urusan khusus perumahan dan perikanan.
Yakni adanya kerja sama yang akan dilakukan dengan pemerintah China untuk bidang-bidang tersebut.
"Ya itulah yang mau dilakukan hubungan kerja sama dengan pemerintah Tiongkok (China) kan begitu bidang-bidangnya," ungkap Prasetyo, dilansir dari siaran Kompas TV, Jumat (8/11/2024).
Prasetyo juga mengungkapkan, Presiden Prabowo ingin menjaga hubungan baik dengan negara-negara sahabat melalui rangkaian kunjungan kali ini.
Terlebih, Prabowo baru saja dilantik sebagai Kepala Negara baru.
Di sisi lain, Prasetyo juga menyebut ada sejumlah target kerja sama ekonomi yang ingin dicapai Indonesia dalam lawatan Presiden, khususnya untuk bidang perdagangan, energi hijau, dan kelautan.
"Kerja sama-kerja sama yang kita harapkan menguntungkan untuk bangsa Indonesia, misalnya kerja sama di bidang perdagangan, di bidang energi, green energy, dan seterusnya. Banyak, kelautan kerja sama antar negara kawasan Asia Tenggara, perdagangan dengan teman-teman di Eropa, banyak sekali yang dibawa oleh Pak Prabowo," jelasnya.
Sementara itu, untuk target penandatanganan MoU investasi, Prasetyo menyatakan masih menunggu perkembangan kesepakatan selama proses lawatan.
"Belum, belum. Nanti kita lihat kalau memang di sana memungkinkan sudah terjadi kesepakatan-kesepakatan, tentu akan dilanjutkan," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, China merupakan negara pertama yang dikunjungi Presiden Prabowo dalam rangkaian lawatan luar negerinya selama 16 hari.
Prabowo berangkat ke China pada Jumat dan nantinya perjalanan akan dilanjutkan ke Amerika Serikat, Peru, Brasil, hingga Inggris.
Kemudian, Kepala Negara juga berencana melanjutkan lawatan ke sejumlah negara Timur Tengah selepas dari Inggris.
Menko Airlangga hingga Wamen Perumahan Dampingi Kegiatan Prabowo di China
Presiden Prabowo Subianto didampingi para menteri ekonomi dalam kunjungan penting ke China untuk memperkuat hubungan bilateral. Halaman all [719] url asal
#menteri-ekonomi #prabowo-subianto #kunjungan-ke-china #hubungan-indonesia-china
(Kompas.com - Money) 09/11/24 16:13
v/17888962/
JAKARTA, KOMPAS.com - Para menteri bidang ekonomi mendampingi Presiden Prabowo Subianto mengawali kegiatannya di China pada Sabtu (9/11/2024).
Mereka yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah.
Dilansir dari siaran YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu siang, tampak para menteri tersebut ikut dalam pertemuan bilateral yang dilakukan Presiden Prabowo dengan Ketua Kongres Rakyat Nasional (National People’s Congress) China, Zhao Leji, di Great Hall of the People, Beijing.
Dalam sambutannya saat pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kunjungan kenegaraan Indonesia ke China sebagai bentuk komitmen untuk mempererat persahabatan dan kerja sama antara kedua negara.
"Kunjungan ini menunjukkan rasa hormat kami yang besar kepada China serta komitmen kami untuk menjaga dan meningkatkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara,” ujar Prabowo.
"Kunjungan ini menunjukkan rasa hormat kami yang besar kepada China serta komitmen kami untuk menjaga dan meningkatkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara,” lanjut Kepala Negara.
Merespons pertanyaan itu, Zhao Leji mengapresiasi kunjungan Presiden Prabowo ke China. Zhao Leji berharap pertemuan ini akan makin memperjelas dan meningkatkan semangat demi kemajuan kedua negara dan mempererat hubungan Indonesia-Tiongkok.
“Semoga Presiden Xi Jinping dan Presiden Prabowo di masa depan dapat membuat kemajuan untuk kedua negara,” ucap Zhao Leji.
Sementara itu, pada Sabtu malam, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Xi Jinping.
Agenda pertemuan itu dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiyono dalam keterangannya pada Sabtu.
"Rencananya nanti malam akan ada pertemuan bilateral antara Bapak Presiden dengan Presiden Xi Jinping, yang dilanjutkan acara makan malam kenegaraan," kata Sugiyono, dilansir dari YouTube Sekretariat Presiden.
Selain itu, dalam rangkaian kegiatan kunjungan di China ini, Presiden Prabowo juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Perdana Menteri Li Qiang.
Pertemuan dengan para pemimpin China itu akan membahas lebih lanjut cara-cara baru untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia-China, termasuk bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi.
Alasan Prabowo Ajak Menteri-Menteri Ekonomi
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, ada alasan tersendiri yang melatarbelakangi kunjungan Presiden Prabowo ke China secara spesifik didampingi oleh menteri-menteri yang membidangi urusan khusus perumahan dan perikanan.
Yakni adanya kerja sama yang akan dilakukan dengan pemerintah China untuk bidang-bidang tersebut.
"Ya itulah yang mau dilakukan hubungan kerja sama dengan pemerintah Tiongkok (China) kan begitu bidang-bidangnya," ungkap Prasetyo, dilansir dari siaran Kompas TV, Jumat (8/11/2024).
Prasetyo juga mengungkapkan, Presiden Prabowo ingin menjaga hubungan baik dengan negara-negara sahabat melalui rangkaian kunjungan kali ini.
Terlebih, Prabowo baru saja dilantik sebagai Kepala Negara baru.
Di sisi lain, Prasetyo juga menyebut ada sejumlah target kerja sama ekonomi yang ingin dicapai Indonesia dalam lawatan Presiden, khususnya untuk bidang perdagangan, energi hijau, dan kelautan.
"Kerja sama-kerja sama yang kita harapkan menguntungkan untuk bangsa Indonesia, misalnya kerja sama di bidang perdagangan, di bidang energi, green energy, dan seterusnya. Banyak, kelautan kerja sama antar negara kawasan Asia Tenggara, perdagangan dengan teman-teman di Eropa, banyak sekali yang dibawa oleh Pak Prabowo," jelasnya.
Sementara itu, untuk target penandatanganan MoU investasi, Prasetyo menyatakan masih menunggu perkembangan kesepakatan selama proses lawatan.
"Belum, belum. Nanti kita lihat kalau memang di sana memungkinkan sudah terjadi kesepakatan-kesepakatan, tentu akan dilanjutkan," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, China merupakan negara pertama yang dikunjungi Presiden Prabowo dalam rangkaian lawatan luar negerinya selama 16 hari.
Prabowo berangkat ke China pada Jumat dan nantinya perjalanan akan dilanjutkan ke Amerika Serikat, Peru, Brasil, hingga Inggris.
Kemudian, Kepala Negara juga berencana melanjutkan lawatan ke sejumlah negara Timur Tengah selepas dari Inggris.