#30 tag 24jam
Lokasi Lomba-lomba 17 Agustus 2024 di Tangerang
Festival Literasi 2024 diselenggarakan di Atrium Mall Tangcity, 19–25 Agustus 2024. [479] url asal
#lomba-di-tangerang #lomba-17-agustus #lomba #tangerang
(Bisnis.Com) 17/08/24 15:04
v/14511386/
Bisnis.com, JAKARTA – Seluruh kota dan kabupaten di Indonesia merayakan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 melalui lomba-lomba.
Salah satunya adalah Kota Tangerang. Berdasarkan situs resmi Kota Tangerang, terdapat lebih dari 60 rangkaian acara yang telah disiapkan selama bulan Agustus.
Selain itu, berbagai pusat perbelanjaan pun menyediakan wadah agar masyarakat Tangerang dapat ikut serta dalam kemeriahan peringatan HUT ke-79 RI ini. Banyak lomba dan kompetisi yang diselenggarakan bermacam-macam pihak.
Simak lomba-lomba selama bulan Agustus di Tangerang:
1. Perlombaan Kecamatan Periuk
Di Kecamatan Periuk, Anda bisa menghadiri berbagai lomba yang diselenggarakan oleh pemerintah sepanjang bulan Agustus.
- 1–31 Agustus: Permainan 17-an di Alun-Alun Kec. Periuk
- 1–31 Agustus: Lomba futsal di Lapangan Futsal Kec. Periuk
- 1–31 Agustus: Lomba catur
- 4–24 Agustus: Fashion show
- 10–31 Agustus: Lomba baca puisi
- 11–17 Agustus: Lomba tumpeng
2. Festival Literasi 2024
Festival Literasi 2024 diselenggarakan di Atrium Mall Tangcity, 19–25 Agustus 2024. Dilengkapi berbagai acara menarik seperti bedah buku, pameran literasi, hingga stand up comedy, festival ini bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat Indonesia.
Berbagai lomba juga diadakan untuk berbagai kalangan. Antara lain adalah lomba bertutur untuk tingkat SD, SMP, dan guru SD; lomba menulis komik untuk tingkat SMA/SMK, mahasiswa, dan umum; lomba menulis cerpen untuk SMP; lomba mewarnai untuk anak RA, TK, dan PAUD; dan lomba menulis/membaca puisi untuk tingkat SMP.
3. Traditional Games, Mall @ Alam Sutera
Mall @ Alam Sutera menyelenggarakan selebrasi kemerdekaan Indonesia dengan mengadakan lomba permainan tradisional di The Atrium, lantai dasar. Lomba ini diadakan tanggal 17 Agustus pukul 16.00–17.30 WIB.
Lomba yang dapat diikuti antara lain lomba sendok kelereng, lomba joget balon, lomba terong bola, dan lomba memasukkan pensil ke dalam botol. Kategorinya adalah untuk anak berusia 6–15 tahun, tanpa dipungut biaya pendaftaran.
4. Lomba Desain Kemeja Batik Motif Kota Tangerang
Dalam rangka Digifest Vol. 2, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang mengadakan lomba digital art untuk membuat kemeja batik motif Kota Tangerang.
Dengan batas pengumpulan karya tanggal 19 Agustus, pengumuman pemenang akan dilakukan pada puncak acara Digifest, 23 Agustus 2024. Pemenang memiliki kesempatan untuk memenangkan total uang tunai sebesar Rp27 juta.
5. Lomba Games on Ice, Bintaro Jaya Xchange Mall
Untuk memeriahkan HUT ke-79 RI, Bintaro Jaya Xchange Mall mengadakan lomba unik pada 17 Agustus 2024. Mall ini akan menyelenggarakan lomba tradisional di ice skating rink mall.
Antara lain, terdapat lomba memindahkan bendera, lari kelereng, tendang bola, dan lomba lempar bola. Peserta lomba akan mendapatkan voucher diskon untuk main ice skating BX Rink.
6. Titan Run 2024, Tangerang Selatan
Titan Run 2024 adalah kompetisi lari di QBig BSD City, Tangerang Selatan, pada 10 Agustus 2024. Lomba yang dilaksanakan dalam rangka HUT ke-79 RI ini memiliki 3 kategori rute lari: 17,8K, 10K, dan 5K.
Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp600.000, Anda mendapatkan race pack kaos lomba, produk sponsor, hingga beragam menu makanan gratis di lokasi. (Ilma Rayhana)
Lokasi Lomba dan Perayaan 17 Agustus 2024 di Depok
Ciplaz Depok mengadakan Pesta Rakyat Merah Putih sepanjang bulan Agustus. [518] url asal
#lomba-17 #lomba-17-agustus #17-agustus #perayaan-lomba-17-di-depok
(Bisnis.Com) 17/08/24 12:22
v/14506596/
Bisnis.com, JAKARTA – Setiap kota memiliki acara perayaan dan lomba 17 Agustus dalam rangka hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
Salah satunya adalah Kota Depok. Pemerintah Kota Depok mengadakan beragam lomba selama 19 hari di seluruh wilayah Depok. Sementara itu, terdapat pula inisiatif dari warga dan swasta untuk mengadakan lomba sendiri.
Simak lokasi-lokasi perlombaan 17 Agustus di Kota Depok:
1. Lomba Pemkot Depok
Pemerintah Kota Depok mengadakan 10 rangkaian lomba di seluruh wilayah Depok selama bulan Agustus.
Antara lain, yang dapat Anda catat dan ikuti adalah:
- 17 Agustus: Lomba menghias tumpeng di Balaikota Depok, diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Depok.
- 7–22 Agustus: Lomba content creating di media sosial, oleh Diskominfo.
- 19 Agustus: Lomba Fashion Show di Trans Studio Mall, diselenggarakan oleh Disdagin.
- 19 Agustus: Lomba vocal group, diselenggarakan oleh Disporyata di Jakarta Global University, GDC.
- 23 Agustus: Lomba baris berbaris, diselenggarakan oleh Bakesbangpol di Lapangan Balaikota Depok.
- 24 Agustus: Lomba deklamasi puisi, diselenggarakan oleh BKD di Gedung Dibaleka, Depok.
- 24 Agustus: Lomba olahraga tradisional, diselenggarakan oleh Bakesbangpol di Lapangan Balaikota Depok.
2. Lomba Dance, Band, Fashion Show, dan Fashion Design, Mall Depok Town Square
Travelapak dan Universitas BSI mengadakan berbagai macam lomba untuk remaja berusia 15–22 tahun. Acara fashion design, fashion show, dan dance diselenggarakan pada 17 Agustus 2024. Sementara itu, lomba band dilaksanakan pada 18 Agustus 2024. Keduanya berlokasi di pusat perbelanjaan Depok Town Square.
Dengan uang registrasi sekitar Rp100.000–Rp300.000, para peserta berkesempatan memenangkan piala, sertifikat, dan jutaan uang tunai.
3. Pesta Rakyat Merah Putih, Ciplaz Depok
Ciplaz Depok mengadakan Pesta Rakyat Merah Putih sepanjang bulan Agustus. Terdapat berbagai acara menarik, seperti diskon toko besar-besaran, Depok Mini Zoo, diskon untuk orang dengan nama Agus, hingga perlombaan baru setiap harinya.
Antara lain permainan lomba 17-an adalah lomba memindahkan kelereng, makan kerupuk, joget balon, makan apel, dan cantol topi yang dilaksanakan pada 17–18 Agustus 2024 dengan hadiah jutaan rupiah.
Adapun lomba tari tradisional dilaksanakan pada Minggu, 25 Agustus, serta lomba LKBB Merah Putih dilaksanakan pada Minggu, 31 Agustus.
4. Pesona Nusantara, Mall Pesona Square
Pesona Square mengadakan acara Pesona Nusantara sepanjang bulan Agustus dalam rangka merayakan HUT ke-79 RI. Mall ini mengadakan acara yang menarik untuk keluarga hingga berbagai pertunjukan seni.
Salah satu perlombaan yang dilaksanakan adalah Show And Tell Competition pada tanggal 18 Agustus di Main Atrium, Pesona Square. Kompetisi oleh English First ini diadakan untuk anak agar dapat berlomba memenangkan hadiah dengan cara bercerita dalam bahasa Inggris.
5. Trans Studio Mall Cibubur
Khusus 16–18 Agustus 2024, TSM Cibubur mengadakan berbagai acara menarik dalam rangka pekan kemerdekaan.
Terdapat acara seperti live performance, auto show, memberi makan ikan, juga diskon-diskon besar untuk toko mall.
Anak diberi kesempatan untuk mengikuti lomba mewarnai tanggal 18 Agustus 2024. Selain itu, ada Fashion De Competition atau kompetisi fashion show di tanggal yang sama.
6. Semarak Kemerdekaan RW14 Bojongsari
Berbeda dari yang lain, salah satu RW di Bojongsari memutuskan untuk membuat acara kemerdekaannya dengan meriah selama 16–31 Agustus 2024.
Acara meliputi tasyakuran, layar tancap, hingga beragam perlombaan yang dapat diikuti masyarakat. Lomba yang diadakan antara lain jalan sehat, mini soccer, hingga panggung gembira. (Ilma Rayhana)
Lokasi Lomba 17 Agustus 2024 di Jakarta, Ada Lomba Makan Durian
Acara perlombaan 17 Agustus sudah menjadi tradisi turun temurun untuk memeriahkan HUT ke-79 RI. [531] url asal
#lomba-17-agustus #lomba-makan-durian #17-agustus #upacara-bendera #lomba
(Bisnis.Com) 17/08/24 10:34
v/14505021/
Bisnis.com, JAKARTA – Pengelola mal di Jakarta menggelar lomba unik untuk memeriahkan 17 Agustus 2024 dan meningkatkan jumlah pengunjung.
Lomba sangat beraneka ragam, mulai dari lomba makan durian, lomba nyanyi, lomba band. merias wajah dan tiup balon. Lomba 17 Agustus sudah menjadi tradisi turun temurun untuk memeriahkan HUT ke-79 RI.
Simak lokasi-lokasi lomba 17 Agustus di Jakarta:
1. Acara Perayaan Kemerdekaan, Pantai Festival Ancol
Ancol menyelenggarakan banyak kemeriahan dalam rangka hari ulang tahun kemerdekaan RI. Salah satu lokasinya adalah di Plaza Festival Ancol.
Sejak pukul 09.00–13.00 WIB, diadakan berbagai lomba 17 Agustus seperti lomba sedotan dalam botol, goyang kardus, tarik sarung, bola corong, kerupuk jumbo, hingga tepung sedotan.
Selain itu, terdapat salah satu mata lomba terbesar yaitu Panjat Pinang Kolosal pada 52 pohon di Pantai Festival, pukul 14.00–15.00 WIB. Anda dapat mulai registrasi sejak pukul 09.00 WIB.
2. Fashion show Agustus, Dunia Fantasi
Dufan akan mengadakan fashion show pada 17.00 WIB, tepatnya di depan wahana Turangga-Rangga. Fashion show ini berhadiah tiket Dufan dan Fast Trax untuk pemenangnya.
Selain itu, Dufan juga menyelenggarakan lomba seperti lomba kelereng, rias wajah, dan tiup balon di lokasi yang sama–setiap akhir pekan di bulan Agustus.
3. MerdekaRia Fest
Beberapa puncak acara MerdekaRia di Ancol dilakukan pada tanggal 18 Agustus 2024. Salah satunya adalah Pawai Nusantara, yaitu lomba gerak jalan kelompok. Dengan total hadiah sekitar Rp28 juta, Pawai Nusantara terbuka untuk umum dengan jumlah maksimal 20 orang per kelompok.
Selain itu, terdapat juga lomba band musik yang disebut Battle of the Bands. Lomba yang satu ini diselenggarakan di Pasar Seni Ancol pada tanggal yang sama. Total hadiah bagi band pemenang adalah 37 juta rupiah.
4. Perlombaan 17 Agustus di Atlantis, Ancol
Panjat Pinang Kolosal di Pantai Festival juga diadakan di Atlantis, dengan menggunakan 2 pohon pada pukul 12.15 WIB.
Selain itu, diadakan juga perlombaan seperti lari matras, teko ukur, tebar bola, hingga panjat pinang miring dengan berbagai doorprize. Selama akhir pekan HUT ke-79 RI, permainan akan dimulai pukul 10.00.
Special Kemerdekaan, Games 17an identik dengan hari jadi Indonesia, Games yang hanya muncul pada perayaan kemerdekaan ini nantinya pengunjung dapat merayakan kemerdekaan di Atlantis Ancol.
5. Pesta Rakyat, TMII
TMII mengadakan Pesta Rakyat, yang terdiri dari perlombaan dan pertunjukan meriah. Lomba yang diadakan di TMII dibagi menjadi 2 kategori: lomba dewasa dan lomba anak-anak.
Lomba dewasa terdiri dari estafet balon air, makan kerupuk, estafet tepung, tarik tambang, cantol caping, balap karung, dan joget balon.
Sementara itu, lomba anak-anak terdiri dari kelereng pakai sendok, pensil ke dalam botol, ABC 5 dasar balon, cantol caping, dan joget balon.
Sementara itu, berbagai pertunjukan diadakan sepanjang akhir pekan, diakhiri dengan pertunjukan Maliq & D’Essentials hingga Fourtwnty pada hari Minggu, 18 Agustus 2024 pukul 19.00 WIB.
6. Pesta Durian Lokal, Kota Kasablanka
Indonesia Shopping Festival mengadakan acara bertemakan “Pesta Durian Lokal” di Sky Garden, Kota Kasablanka, selama 1 Agustus–1 September 2024. Pesta durian ini menghadirkan berbagai jenis durian serta ragam olahan durian, seperti pancake hingga es krim mochi.
Pesta Durian Lokal juga mengadakan sebuah lomba makan durian dalam rangka HUT ke-79 RI. Lomba makan durian dalam waktu 10 menit, diadakan tanggal 17 Agustus 2024 dengan kuota terbatas. (Ilma Rayhana)
10 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus yang Menarik dan Unik
Dari voucer belanja hingga uang tunai, ini rekomendasi dan ide hadiah lomba 17 Agustus [407] url asal
#ide-hadiah-lomba-17-agustus #lomba-17-agustus #hadiah-17-agustus
(Bisnis.Com) 17/08/24 09:10
v/14504447/
Bisnis.com, JAKARTA - Momen hut ke-17 RI identik dengan lomba dan ragam hadiah menarik bagi peserta lomba.
Aneka lomba yang dipertandingkan pun cukup menarik, dan memiliki kekhasannya seperti balap karung, panjat pinang dan lainnya.
Sedangkan untuk hadiahnya juga beragam.
Bagi Anda yang kebetulan bagian dari panitia lomba 17 Agustus tahun ini, berikut ide hadiah yang menarik dilansir dari paxel dan berbagai sumber
1. Perlengkapan Sekolah
Ide hadiah lomba 17 Agustus yang pertama adalah perlengkapan sekolah. Hadiah ini sangat cocok untuk diberikan kepada anak-anak yang mengikuti lomba Agustusan. Perlengkapan sekolah yang bisa dijadikan hadiah di antaranya seperti buku dan alat tulis, tempat pensil, tas sekolah, kaos kaki hingga sepatu sekolah.
2. Mainan Edukasi untuk Anak-anak
Mainan edukasi yang dapat mengembangkan kreativitas anak juga cocok menjadi hadiah lomba 17 Agustus untuk anak-anak balita yang mengikuti lomba. Mainan yang bisa diberikan di antaranya puzzle, mainan blok hingga papan gambar.
3. Aksesoris Gadget
Ide hadiah lomba 17 Agustus selanjutnya adalah aksesoris gadget yang cocok diberikan untuk remaja. Di era digital saat ini, aksesoris gadget sudah menjadi kebutuhan bagi banyak orang saat ini, termasuk para remaja. Aksesoris gadget yang bisa dijadikan hadiah di antaranya powerbank, phone holder hingga headset.
4. Barang Fashion
Barang fashion juga bisa menjadi hadiah untuk lomba 17 Agustus yang menarik untuk remaja. Ada banyak pilihan barang fashion yang cocok dijadikan untuk hadiah lomba, seperti topi, jam tangan, t-shirt, jaket hingga tas (tote bag atau sling bag).
5. Peralatan Rumah Tangga
Selanjutnya, ada peralatan rumah tangga yang cocok dijadikan hadiah untuk orang dewasa seperti ibu-ibu yang mengikuti lomba. Ada berbagai pilihan peralatan rumah tangga yang bisa kamu jadikan hadiah, misalnya seperti alat masak (panci, talenan, teflon), alat makan, atau hingga alat mandi (ember, gayung, handuk).
6. Perlengkapan Olahraga
Ide hadiah lomba 17 Agustus yang terakhir ini juga sangat cocok untuk hadiah lomba bagi ibu-ibu dan peserta orang dewasa lainnya. Perlengkapan olahraga yang bisa dijadikan hadiah lomba Agustusan antara lain matras yoga, topi sporty, baju olahraga, botol minum, dan lain sebagainya.
7. Uang Tunai
Uang tunai juga bisa menjadi pilihan hadiah menarik dan tentunya lebih bermanfaat bagi yang mendapatkannya.
8. Sembako
Hadiah yang satu ini cocok untuk diberikan pada peserta ibu-ibu yang biasanya juga banyak ikut serta dalam lomba
9. Alat Elektronik
Alat elektronik bisa menjadi hadiah yang sangat menarik dan membuat banyak orang akan berlomba lebih bersemangat karena harganya yang cukup mahal.
10. Voucher belanja
Voucer belanja juga bisa menjadi inspirasi hadiah lomba 17 Agustus. Terutama vocer belanja di minimarket atau tempat makan.
Tradisi Unik 17 Agustus-an di Berbagai Daerah
Dari pacu kude hingga estafet obor, ini deretan tradisi unik 17 Agustus di tanah air [534] url asal
#tradisi-unik-17-agustus #lomba-17-agustus #tradisi
(Bisnis.Com) 15/08/24 15:22
v/14450077/
Bisnis.com, JAKARTA – Masyarakat Indonesia selalu menyambut bulan Agustus dengan antusias setiap tahunnya. Bulan Agustus menjadi ajang bagi para masyarakat untuk menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia.
Untuk memeriahkannya, banyak daerah di Indonesia yang menyelenggarakan berbagai tradisi unik saat 17 Agustus-an.
Dilansir dari Wonderful Indonesia, berikut tradisi unik 17 Agustus-an di berbagai daerah:
1. Tradisi Pacu Kude, Aceh
Pacu Kude merupakan tradisi unik di Aceh yang sudah dimainkan sejak masa kolonial Belanda. Biasanya, mereka memainkan tradisi unik tersebut setelah melaksanakan panen. Tradisi pacuan kuda ini menggunakan kuda hasil persilangan antara kuda Australia dan kuda Gayo.
Pada tahun 1956, setelah Indonesia merdeka, pemerintah secara resmi mengambil alih permainan rakyat ini. Sejak saat itu, masyarakat Aceh menganggap bahwa tradisi ini merupakan simbol dari perjuangan rakyat Aceh untuk mencapai kemerdekaan.
2. Lomba Dayung, Banjarmasin
Lomba Dayung Perahu Naga rutin dilakukan setiap tahunnya di Sungai Martapura sejak tahun 1924. Lomba asal Banjarmasin ini menarik perhatian banyak orang lantaran menjadi sarana hiburan untuk menyambut ulang tahun kemerdekaan.
Selain itu, lomba ini juga menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit pendayung andal. Meskipun awalnya hanya diperuntukkan bagi warga setempat, kini lomba dayung dapat diikuti oleh beragam peserta, termasuk dari provinsi tetangga.
3. Obor Estafet, Semarang
Warga Kelurahan Papandayan, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, memiliki tradisi unik untuk menyambut hari kemerdekaan, yaitu dengan melakukan lari obor estafet. Acara yang sudah dilakukan lebih dari tiga dekade ini diramaikan oleh para atlet terbaik di Semarang. Lomba lari sambil membawa obor ini mengandung nilai simbolis. Obor yang dibawa para peserta merupakan representasi dari semangat para pahlawan saat memperjuangkan kemerdekaan.
4. Lomba Sampan Layar, Batam
Lomba sampan layar merupakan permainan tradisional warga Batam yang telah diselenggarakan sejak tahun 1965. Dalam lomba yang biasanya dilaksanakan setelah upacara peringatan HUT RI ini mempertontonkan pertandingan antar banyak perahu kayu warna-warni. Karena sudah cukup populer, acara ini bahkan diikuti oleh para wisatawan domestik dan mancanegara.
5. Barikan, Malang
Setiap malam pada tanggal 16 Agustus, warga Malang melakukan sebuah tradisi unik yang bernama Barikan. Acara yang berbentuk syukuran ini akan diisi dengan acara doa bersama, renungan kemerdekaan, menyanyikan lagu kebangsaan, dan makan bersama. Selain sebagai wujud syukur, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para warga Malang.
6. Sepakbola Durian, Kebumen
Tidak hanya lomba makan kerupuk yang sudah biasa saja, warga Kebumen juga melakukan perlombaan yang cukup ekstrim. Mereka secara rutin mengadakan lomba sepakbola, tetapi menggunakan durian untuk mengganti bolanya. Tidak sembarangan orang bisa menjadi peserta dalam lomba ini, perlombaan biasanya hanya diikuti oleh orang tertentu–seperti anggota laskar Densus 99 dan anggota forum spiritual. Untuk keselamatan para peserta, perlombaan akan dibuka dengan doa bersama.
7. Pawai Jampana, Bandung
Pawai Jampana merupakan tradisi masyarakat Bandung untuk menyambut hari kemerdekaan. Para peserta pawai akan membawa tandu besar yang berisi aneka hasil bumi, hasil kerajinan, dan berbagai macam makanan. Berbagai hasil bumi dalam puluhan tandu tersebut akan diperebutkan oleh para peserta pawai. Selain itu, makanan pada tandu juga akan disantap bersama-sama.
8. Peresean, Lombok
Peresean merupakan ajang adu ketangkasan dari para jagoan di Lombok. Setiap tahunnya, pepadu-pepadu (jagoan) dari berbagai pelosok Lombok akan saling serang dengan bermodalkan senjata rotan dan perisau yang terbuat dari kulit sapi atau kerbau. Tradisi kesenian masyarakat Suku Sasak ini mengandung nilai persaudaraan dan sikap ksatria dari seorang laki-laki. (Rafi Abid Wibisono)
Yang Mau Lomba 17 Agustus, Ketahui Empat Kriteria Judi
Hati-hati potensi judi pada lomba 17 Agustus. [372] url asal
#lomba-17-agustus #judi #judi-online #lomba-tujuh-belasan-termasuk-judi #hut-ri
(Republika - Khazanah) 12/08/24 14:45
v/14313967/
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar berbagai macam perlombaan. Namun, sebagai seorang Muslim, perlu mengetahui kriteria apa saja yang bisa menyebabkan sebuah permainan, lomba atau undian dikategorikan sebuah judi.
Pada laman Rumah Fiqih, KH Ahmad Sarwat Lc menjelaskan bahwa secara ringkasnya sebuah permainan atau akad akan menjadi judi yang diharamkan jika terpenuhi empat kriterianya.
1. Adanya Dua Pihak Yang Bertaruh
Tidaklah dikatakan judi apabila yang bertaruh hanya satu pihak saja. Setidaknya harus ada dua belah pihak atau lebih untuk bisa memenuhi syarat judi.
Contohnya, jika saya menantang kamu untuk adu panco dan saya sediakan hadiah Rp 100 ribu jika kamu berhasil mengalahkan saya. Tetapi kamu sendiri tidak bertaruh apa-apa, sehingga apabila kamu kalah maka kamu tidak perlu kehilangan harta pertaruhan.
Maka adu panco ini bukan judi, karena yang bertaruh hanya satu pihak saja.
2. Yang Dipertaruhkan Berupa Harta
Tidaklah dikatakan sebagai judi manakala yang dipertaruhkan bukan termasuk harta. Harta itu bisa bermacam bentuknya. Bisa berbentuk uang, benda berharga seperti emas, perak, jam tangan, gelang, kalung, perhiasan, rumah, tanah, kendaraan, surat berharga. Bahkan harta juga berupa jasa yang punya nilai tertentu.
Adapun jika yang dipertaruhkan bukan berupa harta, seperti pertaruhan untuk mendapatkan shaf yang terdepan dengan cara diundi seperti yang disebutkan dalam hadits nabawi, maka undian itu bukan termasuk judi.
3. Ada Lomba atau Undian Yang Menentukan Menang Kalah
Dalam bahasa Arab, kriteria yang nomor tiga ini disebut dengan mughalabah, yaitu adanya pertaruhan menang dan kalah. Bentuknya bisa berupa undian yang semata-mata menggantungkan nasib saja, alias nasib-nasiban, tetapi bisa juga berupa hal-hal yang pakai pikiran, kecerdasan, kemampuan intelektual dan lain sebagainya.
Dalam hal ini yang menjadi titik masalah bukan undian dan untung-untungannya, melainkan adanya pemenang dan adanya pihak yang kalah. Bagaimana cara menentukannya, sama sekali tidak ada kaitan dengan hukum perjudian itu sendiri.
4. Yang Menang Berhak Mengambil Harta Yang Kalah
Terakhir, yang menjadi gol dalam hukum judi adalah kriteria yang terakhir ini, yaitu adanya ketentuan bahwa pihak yang memang berhak mengambil harta pertaruhan pihak yang kalah. Pihak yang kalah harus rela dan ikhlas untuk kehilangan hartanya.
Maka apabila keempat permainan atau akad di atas telah terpenuhi, resmilah hukumnya menjadi judi yang diharamkan oleh syariat Islam. Demikian penjelasan singkatnya.
Benarkah Lomba Tujuh Belasan Termasuk Perbuatan Judi?
Ada empat kriteria dalam perlombaan yang bisa dikategorikan judi. [786] url asal
#17-agustus #lomba-tujuhbelasan #panjat-pinang #lomba-balap-karung #lomba-tujuh-belasan-termasuk-judi #judi-dan-lomba-17-an #lomba-17-agustus #hadiah-untuk-lomba #lombah-tujuhbelasan-judi #judi-dalam-l
(Republika - Khazanah) 12/08/24 11:05
v/14281678/
REPUBLIKA.CO.ID, Masyarakat Indonesia mempunyai tradisi untuk menyelenggarakan perlombaan 17 Agustus untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Muncul pertanyaan dari umat Islam, apakah perlombaan 17 Agustus termasuk judi atau tidak?
Ustaz Luky Nugroho Lc melalui tayangan video pada laman Rumah Fiqih menjawab pertanyaan tersebut. Dia mengatakan, lomba 17 Agustus termasuk judi atau bukan? Jawabannya secara umum tergantung, bisa termasuk judi tapi bisa juga bukan termasuk judi.
"Sebenarnya ukuran sebuah permainan, game, lomba atau sejenisnya itu termasuk kategori judi atau tidak itu bisa dibedakan dengan mudah," kata Ustaz Luky.
Paling tidak kalau ada empat kriteria dalam perlombaan 17 Agustus yang bisa dikategorikan ke dalam perbuatan judi.
Pertama, minimal ada dua pihak yang bertaruh, baik secara langsung atau tidak. Misalnya, jika bermain bola dan bertaruh, tetapi kita juga yang ikut main bola atau menjadi bagian dari tim sepak bola. Itu namanya bertaruh secara langsung. Hal tersebut bisa jadi termasuk perbuatan judi.
Mengenai yang bertaruh tidak langsung, contohnya dua tim sepak bola bertanding, kita memilih salah satu tim sepak bola dan bertaruh dengan lawan bertaruh. Jika tim yang dipilih menang maka mendapatkan harta hasil taruhan, sebaliknya jika tim yang dipilih kalah maka kehilangan harta taruhan.
Kedua, ada yang dipertaruhkan berupa harta. Harta ini macam-macam bisa uang, jasa, kendaraan dan lain sebagainya. Misalnya bertaruh jasa, kalau tim di Liga Inggris yang didukung menang dan pihak lainnya kalah maka dia harus membersihkan rumah pemenang selama satu pekan. Sebaliknya kalau tim yang kita dukung kalah, maka kita yang akan membersihkan rumah pihak lainnya dalam sepekan. Hal tersebut, ujar dia, termasuk judi
Ketiga, adanya satu konsep atau sistem entah itu permainan, undian atau kocokan untuk menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Sistem itu juga bisa seperti perlombaan dan game. Dalam hal ini yang menjadi titik masalah bukan undian dan untung-untungan, melainkan adanya pemenang dan adanya pihak yang kalah.
Keempat, yang menang berhak mengambil harta yang dipertaruhkan oleh mereka yang kalah. Artinya kalau ada empat hal tersebut dalam sebuah lomba maka suatu perlombaan bisa dikatakan judi.
Ustaz Luky Nugroho Lc mengungkapkan, lalu bagaimana dengan lomba 17 Agustus apakah bisa dikategorikan judi atau bukan judi, jawabannya bisa termasuk perbuatan judi tapi bisa juga tidak termasuk judi.
Kategori judi dan bukan judi..
Dia mengungkapkan, gambaran umumnya dalam lomba 17 Agustus biasanya dana yang digunakan hasil pungutan atau diminta dari warga sebuah RT tertentu. Panitianya berkeliling minta dana untuk perlombaan 17 Agustus.
Anak-anak warga yang membayar pungutan biasanya dijadikan peserta lomba. Karena ini sebuah lomba, maka yang menang lomba akan mendapatkan hadiah yang mana hadiahnya itu 100 persen bisa dipastikan umumnya berasal dari uang yang dipungut dari orang tua mereka. Karena itu, pemenang dapat hadiah dan yang kalah tidak dapat hadiah.
"Jadi kira-kira dalam lomba 17 Agustus itu, ada empat hal yang tadi disebutkan atau tidak, ada yang bertaruh dan berlomba atau tidak?," ujar Ustaz Luky.
Ustaz Luky mengatakan, yang dipertaruhkan harta sekalipun tidak langsung berupa harta tapi itu uang yang digunakan atau yang ditarik dari warga RT tertentu itu yang digunakan untuk membeli hadiah lomba 17 Agustus. Artinya bahwa secara tidak langsung para orang tua mempertaruhkan uangnya untuk anaknya ikut lomba 17 Agustus.
Ada perlombaan atau sistem untuk menentukan siapa yang menang dan kalah. Misalnya lomba makan kerupuk yang kalah didiskualifikasi, dan yang menang melanjutkan lombanya untuk menentukan juara satu, dua dan tiga.
Pihak yang menang berhak mengambil harta yang kalah, sekalipun tidak semua tapi paling tidak dari sini kita bisa lihat bahwa ketika orang tua mereka ini menyerahkan harta dan sumbangan untuk nanti membeli hadiah lomba 17 Agustus, maka ketika anak mereka kalah lomba, mereka tidak dapat apa-apa tapi yang menang mendapatkan harta mereka.
Paling tidak sudah terkumpul empat syarat seuatu permainan atau perlombaan untuk dikategorikan sebuah perjudian. Ini yang ternyata banyak masyarakat belum paham dan menganggapnya bukan sebuah perjudian padahal ternyata sebuah perjudian tapi dilakukan tanpa sadar.
Supaya tak menjadi judi
Ustaz Luky Nugroho Lc mengungkapkan, lantas bagaimana supaya perlombaan 17 Agustus tidak dianggap perjudian. Bisa saja maka hilangkan salah satu syarat permainan atau perlombaan dianggap sebuah judi agar tidak menjadi judi.
Misalkan hilangkan biaya untuk membeli hadiah. Biayanya ini bukan diperoleh dari uang sumbangan atau uang iuran atau uang karang taruna warga setempat. Karena kalau menggunakan uang karang taruna tapi ada anggota keluarga dari karang taruna yang ikut berlomba bisa jadi dikatakan sebuah judi lagi. Karena kalau dia kalah dia tidak dapat apa-apa, tapi kalau dia menang dia mendapatkan hadiah sementara yang lainnya tidak dapat apa-apa.
Kalau tidak ingin dikategorikan sebuah judi maka ada baiknya untuk mencari sponsor bisa dari kelurahan atau RW. Kalau seperti itu baru bisa dikatakan bukan sebuah judi, karena harta yang dipertaruhkan tidak berasal dari mereka yang ikut lomba atau berasal dari orang tua yang anaknya ikut lomba.
Ide Lomba 17 Agustus, Jadi Seru dan Meriah
Memasuki bulan Agustus, setiap daerah sudah mulai melaksanakan lomba untuk merayakan HUT ke-79 RI. [776] url asal
#ide-lomba #lomba #rekomendasi-lomba #lomba-17-agustus #ide-lomba-17-agustus #hut-kemerdekaan-ri #lomba-unik #lomba-seru #lomba
(Bisnis.Com) 05/08/24 13:59
v/13376513/
Bisnis.com, JAKARTA - Setiap daerah di Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan RI dengan berbagai perlombaan unik. Lomba sepeda lambat adalah contohnya, yang justru mencari peserta terlambat sebagai pemenangnya.
Perayaan HUT ke-79 RI diselenggarakan dalam bentuk perlombaan setiap tanggal 17 Agustus. Bentuk perayaan yang dilakukan di setiap tempat juga berbeda.
Dilansir dari laman bfi.co.id dan tokopedia.com, berikut adalah deretan perlombaan:
1. Make up dengan mata tertutup
Umumnya, peserta yang mengikuti perlombaan ini adalah orang dewasa, khususnya ibu-ibu. Sesuai dengan namanya, cara memainkan lomba ini adalah dengan merias wajah peserta lainnya dengan mata tertutup.
2. Fashion Show dengan tema hari kemerdekaan
Pada lomba ini, para peserta dibebaskan untuk menggunakan busana kreatif hasil ide masing-masing – dengan tema hari kemerdekaan, lalu ditampilkan dengan cara berjalan bak seorang model. Pemenang dari lomba ini adalah peserta dengan busana paling kreatif dibanding peserta lainnya.
3. Perang bantal
Berbeda dari yang lain, lomba ini adalah permainan air. Perang bantal biasanya dimainkan oleh 2 orang yang duduk di sebuah kayu yang dipasangkan di atas air. Sembari menjaga keseimbangan, peserta akan saling memukul satu sama lain menggunakan bantal. Pemenang dari lomba ini adalah peserta yang dapat bertahan hingga akhir tanpa jatuh kedalam air.
4. Sepeda lambat
Lomba ini umumnya terdiri dari beberapa babak, dimana setiap babak memiliki 5-10 peserta. Berbeda dari lomba balapan lainnya – cepat-cepat menuju garis finish, lomba ini justru mencari siapa yang paling lambat menuju garis finish. Semua peserta diwajibkan untuk mengayuh sepeda dengan kecepatan selambat mungkin, tanpa terjatuh.
5. Tebak gambar
Lomba ini dapat diikuti secara berkelompok yang masing-masing beranggotakan 5-7 orang, dan membentuk barisan panjang. Anggota terdepan dalam kelompok harus menggambar sesuatu sesuai dengan instruksi panitia.
Gambar tersebut akan dikerjakan oleh anggota-anggota selanjutnya dengan waktu singkat. Anggota terakhir dalam kelompok akan menebak isi gambar, dan jika tebakannya benar, mereka akan memenangkan pertandingan atau mendapatkan poin, begitupun sebaliknya.
6. Memasak hidangan khas Indonesia
Lomba ini dapat diikuti oleh masyarakat secara berkelompok. Walau terdengar mudah, lomba ini justru akan memperlihatkan keterampilan memasak seseorang sekaligus kemampuan bekerjasamanya. Para peserta hanya perlu membawa bahan masakan sesuai hidangan pilihan mereka. Tentu, pemenangnya adalah mereka dengan masakan terbaik, yang dinilai berdasarkan penampilan dan rasanya.
7. Estafet kardus
Keahlian utama yang diperlukan dalam lomba ini adalah kerjasama. Dengan 2 potongan kardus, kelompok yang berisikan beberapa orang ini berlomba-lomba menuju garis finish dengan menapakkan kaki pada 2 kardus tersebut. Kelompok yang menapakkan kakinya di luar kardus akan langsung didiskualifikasi atau mendapatkan pengurangan waktu (jika sampai garis finish).
8. Tebak gerakan
Serupa dengan tebak gerakan, setiap tim dalam lomba ini dapat diisi oleh 5-7 anggota yang membentuk baris panjang. Anggota pertama akan diberikan sebuah kata oleh panitia. Kata tersebut akan diberikan ke anggota kedua melalui gerakan tanpa suara, peserta kedua akan menyampaikan hal yang sama dengan cara yang sama ke anggota ketiga, begitupun seterusnya.
Anggota terakhir harus menjawab arti gerakan tersebut – seharusnya sama dengan yang pertama, untuk memenangkan pertandingan atau mendapatkan poin.
9. Menangkap belut
Lomba menangkap belut cenderung sulit, karena tubuh belut yang licin untuk ditangkap. Peserta harus memindahkan belut dari wadah satu ke wadah lainnya yang masih kosong. pemenang dari lomba ini adalah peserta dengan jumlah perpindahan belut terbanyak.
10. Estafet sarung
Permainan estafet sarung biasanya dilakukan dengan cara berkelompok yang berisi 5-7 orang setiap timnya. Cara bermainnya cukup mudah, yaitu memindahkan sarung dari satu anggota ke anggota lainnya dengan tangan yang saling berpegangan. Tim yang paling cepat memindahkan sarung sampai anggota terakhir adalah pemenangnya.
11. Sepak bola menggunakan sarung
Peserta dalam lomba ini akan terbagi ke dalam dua tim, dimana seluruh peserta harus menggunakan sarung ketika bermain sepak bola. Pergerakan yang dibatasi oleh sarung menjadi tantangan tersendiri bagi setiap peserta. Serupa dengan permainan sepak bola pada umumnya, pemenang adalah tim dengan perolehan skor lebih tinggi dari tim lawan.
12. Memasukkan paku ke dalam botol
Lomba ini cenderung sederhana, dimana setiap peserta harus berlomba-lomba memasukkan paku yang telah dikaitkan tali ke dalam botol. Lomba ini cukup sulit ketika Anda sadar bahwa permainannya membutuhkan tingkat konsentrasi yang sangat tinggi.
13. Memindahkan kacang menggunakan sumpit
Dalam lomba ini, peserta yang dapat mengumpulkan kacang dengan jumlah terbanyak akan memenangkan pertandingan. Serupa dengan lomba sebelumnya, lomba ini juga cukup sulit ketika Anda sadar bahwa permainan ini membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi.
14. Joget balon
Dalam lomba ini, peserta akan dibagi berpasang-pasangan. Cara memainkannya adalah dengan saling berhadapan dengan mengapit balon di bagian dada, perut atau dahi, lalu joget sambil menahan balon agar tidak meletus. Pasangan yang paling lama menahan balon tidak meletus adalah pemenangnya.
15. Menghias masker
Berbeda dari lomba lainnya, lomba ini memperlihatkan keterampilan seni seseorang, termasuk anak kecil dan orang dewasa. Pemenang adalah mereka dengan hasil riasan masker terbaik, yang penilaiannya dilakukan berdasarkan tingkat kreativitas dan estetika setiap masker. (Yoga Al Kemal)