JAKARTA, investor,id - Saham emiten properti, PT Metro Realty Tbk (MTSM) kembali kena suspensi Bursa Efek Indonesia (BEI). Kali ini suspensi diterapkan mulai sesi I 22 Oktober 2024 sampai dengan pengumuman lebih lanjut.
Sebelumnya, saham Metro Realty kena suspensi pada 18 Oktober dan dibuka kembali perdagangannya pada 21 Oktober kemarin.
Pada Senin, 21 Oktober saham MTSM langsung lompat 10% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 220.
Batas auto reject saham MTSM 10% lantaran saham ini sedang tercatat di papan pemantauan khusus full call auction (FCA).
Saham Metro Realty tengah menjadi-jadi karena dalam sepekan terakhir telah terbang 141,76% alias 1 bagger lebih.
BEI menilai telah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham Metro Realty (MTSM).
“Dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham Metro Realty (MTSM) di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 22 Oktober 2024 sampai dengan pengumuman bursa lebih lanjut,” jelas pengumuman BEI.
Rencana Tindakan Korporasi
BEI sempat meminta penjelasan Metro Realty (MTSM) terkait volatilitas saham perseroan. Salah satu pertanyaan BEI adalah apakah perseroan memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham perseroan di bursa (paling tidak dalam 3 bulan mendatang).
Sekretaris Perusahaan MTSM, Oscar menyebutkan bahwa perseroan berencana untuk melakukan tindakan korporasi. “Hanya saja masih dalam tahap proses dalam perseroan,” jelas Oscar dalam keterbukaan informasi 16 Oktober 2024.
Metro Realty merupakan emiten properti dengan properti-propertinya seperti Metro Pasar Baru, Melawai Plaza, dan Metro Sunter Plaza.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News