JAKARTA, investor.id - Literasi keuangan di Indonesia masih perlu ditingkatkan agar masyarakat Indonesia terhindar dari penipuan dan aktivitas-aktivitas keuangan yang ilegal.
Selain itu, diharapkan melalui literasi keuangan masyarakat dapat mengetahui jenis-jenis produk sektor keuangan seperti perbankan, dana pensiun, asuransi, pasar modal, dan pembiayaan.
Berdasarkan hasil survei SNLIK 2024, Indeks Literasi Keuangan Nasional berada di angka 65,43%, sedangkan Literasi Keuangan Konvensional dan Syariah tercatat di 65,09% dan 39,11%.
Sementara itu, Indeks Inklusi Keuangan Nasional mencapai 75,02%, sedangkan Inklusi Keuangan Konvensional dan Syariah tercatat di 73,55% dan 12,88%.
Angka-angka ini memberikan gambaran mengenai seberapa jauh masyarakat Indonesia telah memahami dan mengakses produk keuangan, baik konvensional maupun syariah.
Sejak 2013, indeks literasi keuangan meningkat dari 21,84 persen hingga mencapai 65,43 persen pada 2024. Kenaikan ini mencerminkan semakin banyaknya masyarakat yang memahami produk dan layanan keuangan, berkat upaya edukasi kolaboratif yang dilakukan oleh pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku industri.
Jika ditilik berdasarkan wilayah, pada tahun 2024, masih terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat literasi dan inklusi keuangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.
Indeks literasi keuangan di perkotaan mencapai 69,71 persen, sementara di perdesaan tercatat lebih rendah, yaitu 59,25 persen. Di sisi lain, indeks inklusi keuangan juga lebih tinggi di perkotaan dengan 78,41 persen, dibandingkan dengan perdesaan yang baru mencapai 70,13 persen.
Peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah perdesaan perlu menjadi prioritas penting dalam mendorong pemerataan akses layanan keuangan di Indonesia.
Untuk meningkatkan literasi keuangan digelar Multifinance Day yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) di Gaia Bumi Raya City, Pontianak, pada tanggal 11-13 Oktober 2024.
Dalam acara ini, sebanyak 93 perusahaan pembiayaan di Indonesia hadir untuk memperkenalkan produk dan layanan mereka kepada masyarakat. Multifinance Day tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperlihatkan berbagai produk pembiayaan, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan positif seperti donor darah, CosWalk Competition, K-Pop Dance Competition, serta Fashion Show untuk anak-anak dan dewasa. Selain itu, terdapat pula lomba mewarnai khusus untuk anak-anak tingkat SD dan TK.
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) kembali turut serta dalam acara Multifinance Day. Menyambut mendekatnya akhir tahun 2024, yang biasanya diiringi dengan peningkatan permintaan kendaraan pribadi, BRI Finance optimistis dapat menyediakan solusi pembiayaan yang tepat.
Untuk itu, BRI Finance menawarkan suku bunga yang kompetitif, sebesar 2,75% per tahun untuk pembiayaan mobil baru dan 8,42% per tahun untuk pembiayaan mobil bekas.
Selain memenuhi kebutuhan pembiayaan kendaraan, BRI Finance juga memberikan kemudahan bagi calon debitur yang memerlukan dana tambahan untuk kebutuhan konsumtif seperti liburan, biaya pendidikan, dan berbagai kebutuhan lainnya.
Melalui program BRIFlash (Fasilitas Dana Tunai), BRI Finance memungkinkan calon debitur untuk memperoleh dana hingga Rp 500 juta dengan agunan BPKB mobil, dengan suku bunga mulai dari 9,12% per tahun.
“Kami percaya bahwa Multifinance Day menjadi acara yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap layanan pembiayaan yang berkualitas. Kami berkomitmen untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan produk dan layanan yang kompetitif,” kata Wahyudi Darmawan, Direktur Utama BRI Finance dalam keteranganya di Jakarta, Sabtu (12/10/2024).
“ Kami yakin, dengan dukungan dari APPI dan partisipasi sejumlah perusahaan pembiayaan lainnya, acara ini akan menjadi sukses,” tambah Wahyudi Darmawan.
Acara Multifinance Day 2024 bukan hanya sekedar ajang pameran, tetapi juga interaksi langsung antara perusahaan pembiayaan dan masyarakat. Ini adalah kesempatan bagi BRI Finance untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan masyarakat dan membangun citra perusahaan yang lebih positif di mata publik.
“Dengan semangat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pembiayaan yang tepat, Multifinance Day menjadi momen yang sangat penting bagi BRI Finance dan perusahaan pembiayaan lainnya. Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk mengenalkan produk, tetapi juga untuk bersinergi dalam membangun industri pembiayaan yang lebih baik di Indonesia,” pungkasnya.
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News